Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PEMANFAATAN GOOGLE MAPS DAN KONTEN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN VISIBILITAS UMKM KULINER DI NAGARI MANINJAU Yuliana Yuliana; Miftahul Jannah; Putri Dwi Haryafitri; Kamila Raufa; Fitri Wulandari; Lusiana Defrianita; Aulia Rahmat
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54087

Abstract

Artikel ini membahas pemanfaatan platform Google Maps dan konten digital untuk meningkatkan visibilitas (keadaan yang dapat dilihat dan diamati) UMKM kuliner di Nagari Maninjau. Penelitian menggunakan pendekatan partisipatif, melibatkan pelaku UMKM secara langsung dalam proses pendampingan. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan, sedangkan data sekunder berasal dari dokumentasi pendukung. Hasil menunjukkan bahwa pencantuman lokasi usaha pada Google Maps menjadi strategi yang paling mudah diakses dan disambut positif oleh pelaku usaha. Sebanyak 27 UMKM berhasil dicantumkan di Google Maps, sedangkan katalog produk dan video promosi dibuat untuk 10 UMKM. Inisiatif ini terbukti efektif dalam memperluas jangkauan pemasaran dan memperkenalkan produk lokal kepada khalayak yang lebih luas.
Analisis Fenomena Bunuh Diri di Sumatera Barat dalam Perspektif Islam: (Studi Kasus Tahun 2024-2025) Rido Putra putra; Miftahul Jannah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.5795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena bunuh diri di Sumatera Barat pada tahun 2024–2025, mengkaji perilaku bunuh diri dalam perspektif Islam, serta mendeskripsikan respons pemerintah dan masyarakat dalam upaya meminimalisir kasus bunuh diri di Sumatera Barat. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kasus bunuh diri di Sumatera Barat yang tidak sejalan dengan falsafah hidup masyarakat Minangkabau, yaitu "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”. Tercatat sebanyak 18 kasus pada tahun 2024 dan 23 kasus pada tahun 2025 dengan rentang usia korban 15 hingga 75 tahun dari berbagai latar belakang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-analitik. Sumber data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap berita-berita kasus bunuh diri dari berbagai media massa di Sumatera Barat, kajian pustaka dari literatur Islam, dan dokumentasi kegiatan penyuluhan. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, fenomena bunuh diri di Sumatera Barat dipicu oleh masalah ekonomi dan jeratan utang, depresi akibat penyakit berkepanjangan, tekanan psikologis dan bullying di kalangan remaja, masalah asmara, serta pengangguran. Kedua, Islam secara tegas mengharamkan bunuh diri melalui tiga dimensi: akidah (nyawa adalah amanah Allah), akhlak (kewajiban bersabar dan tidak berputus asa), dan hukum (ancaman siksaan di akhirat dalam Q.S. An-Nisa: 29–30). Ketiga, respons pemerintah dan masyarakat masih bersifat reaktif. Pemerintah pusat telah menetapkan kerangka hukum melalui PP No. 28 Tahun 2024, namun implementasinya di daerah masih terbatas. Berbagai pihak seperti LKAAM, Komunitas MAGISTRA INDONESIA turut aktif dalam upaya pencegahan berbasis nilai Islam dan adat Minangkabau
Potensi Geowisata Terpadu Berbasis Komunitas (Community-Based Tourism) Pada Pemandian Air Panas Jorong Gurah, Nagari Batu Bajanjang, Kabupaten Solok Rahmat Ksatria Afrul; Muhammad Azka Nashan; Hafizhah Hidayati; Oxa Fathona Suri; Nurul Barorah Gusri; Miftahul Jannah; Muhammad Farhan
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 3 No 4 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Hot Spring Bath of Jorong Gurah, located in Nagari Batu Bajanjang, Solok Regency, West Sumatra, is a geothermal-based natural resource with great potential to be developed as an integrated community-based geotourism (Community-Based Tourism/CBT) destination. This study aims to identify and analyze the geotourism potential of the Jorong Gurah Hot Spring, examine the involvement of local communities—including the participation of KKN students from Universitas Negeri Padang—in tourism development efforts, and formulate sustainable development strategies. The research method used is descriptive qualitative research with field observation approaches, in-depth interviews with local residents, and documentation analysis. The results indicate that this location has significant geotourism potential, including natural Hot spring sources with beneficial mineral content, beautiful mountain landscapes, and the distinctive local wisdom of farming communities. As a concrete contribution, UNP KKN students installed directional signboards containing information about the bathing location, the division of male and female zones, and information that the facility is free and open to the public. The formulated CBT program includes cultural ecotourism development, agrotourism Based on local agriculture, and community economic empowerment through the tourism sector.