Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Pupuk Organik (Abu Sekam dan Ampas Kopi Cair) dan Konsentrasi Pupuk Daun terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada Merah (Lactuca Sativa L.) Hadi, Pramono; Ega, Fatiha Danu
AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 4 No 1 (2022): June
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/agroscript.v4i1.944

Abstract

Pemberian pupuk organik dapat mempengaruhi terhadap kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman selada. Penggunaan sekam padi mempengaruhi pertumbuhan tanaman akibat kandungan Si, sedangkan ampas kopi mempengaruhi sifat fisik tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik (abu sekam dan ampas kopi cair) dan konsentrasi pupuk daun pada budidaya tanaman selada merah. Penelitian ini menggunakan metode faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu pupuk organik (abu sekam dan ampas kopi cair), terdiri dari 2 taraf yaitu tanpa pupuk organik dan pupuk organik. Faktor kedua yaitu konsentrasi pupuk daun, terdiri dari 4 taraf yaitu tanpa  pupuk  daun Gandasil-D, pupuk daun Gandasil-D 1g.L-1 air, pupuk  daun Gandasil-D 3g.L-1 air, dan pupuk daun Gandasil-D 5g.L-1 air. Analisis data menggunakan sidik ragam dengan uji F 5%. Bila berbeda nyata dilanjutkan dengan Uji Duncan’s Multiple Range Test..5%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pupuk organik berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, panjang akar, berat brangkasan basah, dan berat brangkasan kering. Pemberian konsentrasi pupuk daun tidak berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, panjang akar, berat brangkasan basah, dan berat brangkasan kering. Interaksi pupuk organik abu sekam dan ampas kopi cair dengan konsentrasi pupuk daun tidak berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, panjang akar, berat brangkasan basah, dan berat brangkasan kering. Hasil terbaik diperoleh pada semua kombinasi perlakuan pupuk organik abu sekam dan ampas kopi cair dengan pemberian pupuk daun Gandasil-D 3 g.L-1 untuk semua parameter pengamatan.
Pemanfaatan Internet of Things (IoT) dalam Pengembangan Pertanian Cerdas: Studi Komparatif Beberapa Negara Hadi, Pramono; Basiroh, Basiroh; Jalil, Abdul
Jurnal Penelitian IPTEKS Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENELITIAN IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/penelitianipteks.v11i1.1559

Abstract

Internet of Things (IoT) telah menjadi salah satu teknologi kunci dalam transformasi pertanian modern melalui konsep smart farming. Teknologi ini memungkinkan pemantauan dan pengelolaan pertanian secara real-time berbasis data, sehingga berpotensi meningkatkan efisiensi penggunaan input, produktivitas, dan keberlanjutan sistem pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan IoT dalam sektor pertanian di beberapa negara serta mengidentifikasi tantangan dan faktor kunci keberhasilan implementasinya, khususnya dalam konteks negara berkembang. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional, dokumen kebijakan, serta laporan resmi yang dipublikasikan pada periode 2018–2025. Negara yang dikaji meliputi Belanda, Amerika Serikat, Jepang, India, dan Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa IoT berperan penting dalam pemantauan lahan dan tanaman, manajemen irigasi cerdas, deteksi dini hama dan penyakit, pengelolaan ternak, serta pengambilan keputusan berbasis data. Namun, implementasi IoT pertanian masih menghadapi tantangan utama berupa keterbatasan infrastruktur, biaya investasi tinggi, isu interoperabilitas dan tata kelola data, keamanan siber, serta rendahnya kapasitas sumber daya manusia. Di Indonesia, meskipun adopsi IoT masih terbatas, penerapan smart farming pada hidroponik, greenhouse, irigasi tetes, dan perikanan menunjukkan potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan IoT pertanian memerlukan pendekatan yang kontekstual, inklusif, dan didukung oleh kebijakan serta penguatan kapasitas kelembagaan.
Pengaruh Berbagai Media Tanam dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair (POC) Urine Kelinci terhadap Pertumbuhan serta Hasil Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L) Setiyanto, Setiyanto; Hadi, Pramono; Rachmawatie, Srie Juli
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Takuana (January-March)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i4.371

Abstract

This study evaluated the effects of growing media and rabbit urine liquid organic fertilizer (LOF) concentrations on the growth and yield of mustard greens (Brassica juncea L.) in Klaten Regency, Indonesia. A factorial completely randomized design tested three growing media (cow, goat, and chicken manure mixed with fermented rice husk at a 1:1 ratio) and three LOF concentrations (10, 20, and 30 mL L⁻¹). Plant height, leaf number, fresh weight, and root weight were measured and analyzed using ANOVA followed by Duncan’s multiple range test (α = 0.05). Growing media had no significant effect on any parameter. LOF concentration significantly increased leaf number but did not affect plant height, fresh weight, or root weight, and no interaction effects were detected. These results indicate that rabbit urine LOF primarily promotes vegetative leaf development rather than overall biomass accumulation in mustard greens.
Respon Pertumbuhan Bayam Brazil (Alternanthera sissoo) terhadap Pemberian POC Lindi dan Bokashi Kotoran Kambing Astuti, Ary; Hadi, Pramono; Widiastuti, Libria
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Takuana (January-March)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i4.395

Abstract

This study evaluated the effects of leachate-based liquid organic fertilizer (LOF) and goat manure bokashi on the growth and yield of Brazilian spinach (Alternanthera sissoo). A factorial completely randomized design was applied with three levels of leachate (0, 250, and 500 ppm) and three levels of bokashi (0, 120, and 240 g per polybag). Data were analyzed using ANOVA followed by Duncan’s Multiple Range Test at 5%. Leachate application did not significantly affect plant height, root length, root volume, leaf number, or fresh biomass. In contrast, bokashi significantly increased leaf number and fresh biomass, while no significant interaction between treatments was observed. These results indicate that goat manure bokashi improves vegetative growth and yield of Brazilian spinach, whereas the tested leachate concentrations were insufficient to enhance plant performance. Further studies are recommended to optimize leachate dosage and combination with inorganic fertilizers.
Pengaruh Pemberian POC Buah Maja dan Pupuk Kotoran Kambing terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) pada Sistem Polybag Purwanto, Rohmad; Hadi, Pramono; Widiastuti, Libria
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Takuana (January-March)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i4.407

Abstract

Pakcoy (Brassica rapa L.) is an economically important leafy vegetable that has potential for organic production. The application of liquid organic fertilizer (POC) from maja fruit with goat manure will have positive impact on plant growth, yield and soil fertility improvement. This research was conducted to analyze the influences of POC from maja fruit concentration, goat manure dose, and its interaction on the growth and yield of pakcoy. The research was conducted at the village of Ngadirejo, District of Kartasura, Regency of Sukoharjo in the hamlet of Klinggen from December 2025 to January 2026. A 2-factor, 3-replication factorial CRD was used for this study. The 1st factor was the concentration of POC from maja fruit, ie (M1; 10, M2; 20, and M3; 30) ml/L, and the 2nd factor was goat manure rate ie (K1; 500, K2; 750, and K3; 1000) g/polybag) as followed by 250g of goat manure into each concentration. Plant height, leaf width, fresh weight, and root volume were observed. Data were subjected to analysis of variance (ANOVA) and further subjected to DMRT at 5% level of significance whenever significant F values obtained. The K factor had a significant effect on leaf width, while other parameters were not significantly different.