Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Keterikatan Kerja pada Karyawan Rumah Sakit Herio Rizki Dewinda; Djamaludin Ancok; Nilam Widyarini
Psyche 165 Journal Vol. 13 (2020) No. 2
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.054 KB) | DOI: 10.35134/jpsy165.v13i2.82

Abstract

This study aims to examine the effect of job satisfaction on work engagement in hospital employees. The study sample was taken from permanent employees at the SP Hospital in West Sumatra with a total number of subjects as many as 285 people, sampling was done by proportionate stratified random sampling technique. The measuring instrument used is the result of an adaptation of a pre-existing measuring instrument by changing the measuring instrument to Indonesian. Work engagement is measured using the Utrecht Work Engagement Scale (UWES), while job satisfaction is measured using the Minnesota Satisfaction Questionnaire. Based on the results of data analysis conducted, the hypothesis was accepted, there was a significant effect between job satisfaction on work engagement in hospital employees, as indicated by the t-value of 10.681 with a significance of 0.000 (p <0.05). The contribution of job satisfaction to work engagement is 28.7% and the rest is influenced by other variables.
Hubungan antara Job Characteristic dengan Perilaku Cyberloafing pada Karyawan Tenaga Kependidikan Biro Akademik dan Kemahasiswaan di Universitas Andalas Herio Rizki Dewinda; Syarifatul Hidni Rafli; Ria Okfrima
Psyche 165 Journal Vol. 14 (2021) No. 1
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.906 KB) | DOI: 10.35134/jpsy165.v14i1.101

Abstract

This study aims to determine the relationship between Job Characteristics and Cyberloafing Behavior among Educational Staff at the Academic and Student Affairs Bureau at Andalas University. The independent variable in this study is Job Characteristic and the dependent variable is Cyberloafing. The measuring instrument used in this study was saturated sampling technique. The sample in this study were 45 employees of the Academic and Student Affairs Bureau at Andalas University. Validity and reliability tests in this study used the Aplha Cronbach technique. The results of the validity coefficient on the Job characteristic scale move from rix = 0.347 to rix = 0.657 with a reliability coefficient of α = 0.843. Meanwhile, on the cyberloafing scale, it moves from rix = 0.331 to rix = 0.670 with a reliability coefficient of α = 0.898. Based on data analysis, the correlation value is 0.434 with a positive direction, with a significance level of 0.003, which means that the hypothesis is accepted. This shows that there is a significant positive relationship between job characteristics and cyberlaofing.
Hubungan antara Self Esteem dengan Social Anxiety pada Remaja Berstatus Sosial Ekonomi Rendah Andhika Anggawira; Dwike Nur Kholiza; Herio Rizki Dewinda
Psyche 165 Journal Vol. 15 (2022) No. 2
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.002 KB) | DOI: 10.35134/jpsy165.v15i2.152

Abstract

This study aims to determine the relationship between Self Esteem and Social Anxiety in Adolescents with Low Socioeconomic Status in SMA N 1 Talamau. The independent variable in this study is Self Esteem and the dependent variable is Social Anxiety. The measuring instrument used in this study is the Self Esteem and Social Anxiety scale. The sampling technique in this study used a purposive sampling technique. The sample in this study amounted to 53 students of SMA N 1 Talamau. Validity and reliability tests in this study used Alpha Cronbach technique. The item difference index on the Self Esteem scale moves from rix = 0,376 to rix = 0,734 with a reliability coefficient of α = 0,937 while on the Social Anxiety it moves from rix = 0,396 to rix = 0,798 with a reliability coefficient equal to α = 0,945. Based on data analysis, it can be concluded that there is a significant relationship between Self Esteem and Social Anxiety, with a correlation value (r) of -0.718 with a significant level of 0.000, which means that the hypothesis is accepted. This shows that there is a significant negative relationship between Self Esteem and Social Anxiety in Adolescents with Low Socioeconomic Status in SMA N 1 Talamau.
PEMBEKALAN PERENCANAAN KARIR BAGI CALON WISUDAWAN DI BIDANG PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI Hari Kurniawan; Herio Rizki Dewinda; Irdam Irdam
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i2.5746

Abstract

Perencanaan karir menjadi hal yang penting untuk dibahas karena berkaitan dengan masa depan lulusan setelah wisuda dan masuk dunia kerja. Perencanaan karir berkaitan dengan bagaimana setiap karakteristik dan dari pekerjaan dinilai dan ditetapkan apakan sesuai dengan apa yang dimiliki. Dalam melakukan perencanaan karir maka akan dimulai dari adanya usaha secara sadar untuk menggali lebih dalam mengenai karakteristik diri yang dimiliki. Sebagai upaya persiapan individu memilih dan merencanakan karir secara tepat, dibutuhkan pencapaian kematangan karir yang terdiri atas pengetahuan tentang diri, pengetahuan tentang pekerjaan, serta kemampuan untuk merancang rencana dan langkah menuju karir yang diharapkan. Survey menjelaskan menjelaskan bahwa 91% kalangan dunia usaha memiliki anggapan bahwa lulusan perguruan tinggi belum siap untuk bekerja setelah lulus dari perkuliahan. Disamping itu survey lain menjelaskan masih banyaknya persentase penggangguran yang terjadi terutama di kalangan sarjana. Adanya ketidak matangan karir dan masih tingginya angka pengangguran terutama pada lulusan perguruan tinggi ini menandakan masih dibutuhkannya strategi khusus untuk mengurangi jumlah angka tersebut. Hal inilah yang melatar belakangi tim PKM untuk bisa ikut berpartisipasi dalam menyiapkan calon lulusan khususnya Psikologi terutama yang berminat di bidang Psikologi Industri dan Organisasi agar lebih siap dalam menyiapkan diri dalam menghadapi dunia kerja nantinya.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN ORGANISASIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) PADA KARYAWAN PT. MITRA KERINCI DI KABUPATEN SOLOK SELATAN: THE RELATIONSHIP BETWEEN EMOTIONAL INTELLIGENCE WITH ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) AT PT. KERINCI PARTNER IN SOUTH SOLOK REGENCY Ratna Juwita; Herio Rizki Dewinda; Rany Fitriany
Jurnal Psikologi Jambi Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Psikologi Jambi
Publisher : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpj.v7i1.20131

Abstract

Introduction This study aims to determine the relationship between emotional intelligence and Organizational Citizenship Behavior (OCB). The measuring instrument used in this research is the Emotional Intelligence Scale and Organizational Citizenship Behavior (OCB) scale. Method The population in this study were employees of PT. Mitra Kerinci A total of 120 people. The sampling technique in this study used a saturated sample technique. The sample in this study were 120 employees of PT Mitra Kerinci. Results The validity coefficient of Organizational Citizenship Behavior (OCB) obtained corrected item-total correlation values ranging from 0.312 to 0.734, with a reliability coefficient of 0.968. For the validity coefficient of the emotional intelligence scale, the corrected item-total correlation values ranged from 0.333 to 0.769, with a reliability coefficient of 0.976. Hypothesis test results obtained 0.01 with a significant level of 0.000 which means that there is a relationship between emotional intelligence and Organizational Citizenship Behavior OCB on employees of PT. Mitra Kerinci in South Solok Regency which means the hypothesis is accepted. Conclusions This means that the effective contribution of the Emotional Intelligence variable to Organization Citizenship Behavior (OCB) is 48% and the other 52% is influenced by other factors where other factors include being good at knowing and managing one's own emotions and reading other people's emotions, oneself. -awareness, self-regulation, social skills and more. Keywords: Emotional Intelligence, Organization Citizenship Behavior (OCB),Employees. Abstrak Pendahuluan Penelitian bertujuan untuk melihat hubungan antara kecerdasan emosional dengan organisasional citizenship behavior (OCB). Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Kecerdasan emosional dan skala Organisasional Citizenship Behavior (OCB). Metode Populasi dalam penelitian ini adalah Karyawan PT. Mtra Kerinci sebanyak 120 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik sampel jenuh. Sample penelitian ini adalah 120 Karyawan PT mitra kerinci. Hasil Koefisien validitas organisasional Citizenship Behavior (OCB) diperoleh nilai corrected item-total correlation berkisaran antara 0,312 sampai dengan 0,734, dengan koefisien reabilitas sebesar 0,968. Untuk koefisien validitas skala kecerdasan emosi diperoleh nilai corrected item-total correlation berkisar antara 0,333 sampai dengan 0,769, dengan koefisien reabilitas sebesar 0,976. Hasil uji hipotesis diperoleh 0,01 dengan taraf signifikan 0,000 yang berarti terdapat hubungan antara kecerdasan emosional dengan organization citizenship behavior (OCB) pada Karyawan PT. Mitra Kerinci Di Kabupaten Solok Selatan yang berarti hipotesis diterima. Kesimpulan Hal ini berarti ada sumbangan efektif dari variabel kecerdasan emosional terhadap organization citizenship ehavior (OCB) adalah sebesar 48% dan 52% lagi dipengaruhi oleh faktor lain yang mana faktor lain itu diantaranya pandai mengetahui dan mengelolah emosi diri sendiri dan membaca emosi orang lain, kesadaran diri, pengaturan diri, keterampilan sosial dan lainnya. Kata kunci : Kecerdasan Emosional, Organisasional Citizenship Behavior (OCB), Karyawan
Peran Pendidikan Karakter dalam Mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang Bermutu Ummil Khairiyah; Herio Rizki Dewinda
Psyche 165 Journal Vol. 15 (2022) No. 3
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.768 KB) | DOI: 10.35134/jpsy165.v15i3.175

Abstract

Sumber daya manusia merupakan faktor yang penting dan strategis dalam kesuksesan sebuah organisasi dan bidang industri lainnya. Pengelolaan sumber daya manusia menjadi pokok utama perhatian pemerintah dan berbagai pihak, karena sumber daya manusia yang bermutu dan berkualitas memiliki kontribusi terhadap percepatan pembangunan perekonomian negara. Banyak upaya dan usaha yang harus dilakukan agar sumber daya manusia meningkat dan dapat bersaing baik di dalam negeri maupun bersaing secara internasional. Salah satu usaha penting dalam meningkatkan sumber daya manusia adalah dengan meningkatkan soft skill. Soft skill menjadi perhatian utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang bermutu dan berkualitas di dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peran pendidikan karakter yang diterapkan dalam dunia pendidikan mampu mengembangkan soft skill individu sehingga bisa menghasilkan sumber daya manusia yang bermutu dan berkarakter sehingga dapat berguna sesuai dengan bidangnya. Penelitian ini menggunakan studi literatur dari berbagai sumber yang relevan dengan penelitian, metode systematic review digunakan dalam melakukan review, telaah isi, evaluasi secara terstruktur, melakukan klasifikasi, dan mengkategorikan evidence based yang didapatkan sebelumnya.  Literatur yang digunakan pada penelitian ini diambil dari sumber-sumber yang relevan dan mutakhir yang diambil dari beberapa sumber jurnal terbaru. Hasil analisa menunjukkan metode pendidikan karakter mampu mengembangkan soft skill dari peserta didik sehingga mempersiapkan mereka menjadi sumber daya manusia yang bermutu, berkarakter, unggul dan siap bersaing di kancah nasional dan internasional.
Hubungan Self-Esteem dengan Workplace Bullying pada Karyawan PT. X di Kota Padang Khairiyah, Ummil; Dena, Ilham Bagus; Dewinda, Herio Rizki
Psyche 165 Journal Vol. 16 (2023) No. 4
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v16i4.316

Abstract

Human resources are important in a company. Companies generally employ employees according to their respective capacities. Being an employee requires someone to adapt in the workplace, because they are sometimes placed in various divisions that require cooperation and good relationships with other people. However, workplace bullying also often occurs by co-workers or other seniors, so this is an important thing that must also be paid attention to, because it can hinder many things, including the performance of employees who experience this. This research aims to determine the relationship between self-esteem and workplace bullying employees in PT. X in Padang City. The independent variable in this research is self-esteem while the dependent variable is workplace bullying. The measuring instruments used in this research are the self-esteem scale and the workplace bullying scale. The sampling technique in this research used a saturated sampling technique. The sample in this research was 108 employees of the company. Validity and reliability testing in this research used the Cronbach's Alpha technique. The validity coefficient results on the self-esteem scale move from rix=0.327 to rix=0.783 with a reliability coefficient value of α=0.914, while the validity coefficient results on the workplace bullying scale move from rix=0.393 to rix=0.782 with a reliability coefficient value of α=0.927 . Based on data analysis, a correlation value of -0.663 was obtained with a significance level of 0.000, which means the hypothesis was accepted. This shows that there is a strong and significant relationship between self-esteem and workplace bullying employees in PT. X in the city of Padang.
Peningkatan resiliensi pada siswa korban bullying melalui pelatihan dengan menggunakan modul resiliensi Dewinda, Herio Rizki; Fitria, Linda; Wijaya, Indra
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 10, No 1 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020243314

Abstract

Bullying merupakan fenomena global yang bisa terjadi dimana saja tanpa memandang status sosial. Bullying bisa diartikan sebagai perilaku negatif yang dilakukan secara sengaja dan berulang yang ditujukan kepada individu ataupun sekelompok orang yang mengalami kesulitan untuk mempertahankan dirinya, dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul resiliensi untuk siswa SLTP korban bullying. Penelitian dilaksanakan pada siswa SMP Pembangunan Laboratorium UNP. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu kuesioner yaitu inventori resiliensi untuk siswa SLTP. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode statistik parametrik. Uji F atau yang sering disebut uji analisis ragam atau ANOVA digunakan untuk mencari perbedaan antara nilai rata-rata atau nilai kelompok data. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara mean skor pretest dan postest pada pelatihan resiliensi. Hal ini menjelaskan adanya peningkatan tingkat resiliensi siswa SLTP korban bullying setelah mengikuti  pelatihan resiliensi jika dibandingkan sebelum mengikuti pelatihan. Ini ditandai dengan adanya komitmen dari peserta pelatihan bahwa tidak akan terpengaruh oleh ancaman, ejekan yang diterima, serta akan menolak atau mengatakan tidak atas keinginan para pembully yang mengancam.
Perilaku Prososial Ditinjau dari Penalaran Moral pada Siswa SMP Rahayu, Purwanti Endah; Juniartika, Rifa; Utami, Sabrina Etika; Khairiyah, Ummil; Dewinda, Herio Rizki
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penalaran moral dengan perilaku prososial pada siswa SMP Negeri 31 Tebo Jambi. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penalaran moral dan variabel terikat adalah perilaku prososial. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala penalaran moral dan perilaku prososial. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 115 siswa SMP Negeri 31 Tebo Jambi. Uji validitas dan reliabilitas pada penelitian ini menggunakan teknik Alpha Cronbach. Hasil koefisien validitas pada skala penalaran moral bergerak dari rix = 0,302 sampai dengan rix = 0.813 dengan koefisien reliabilitas sebesar α = 0,940  sedangkan pada skal perilaku prososial bergerak dari rix = 0,336 sampai dengan rix = 0.637 dengan koefisien reliabilitas sebesar α = 0,898  . Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai korelasi sebesar 0.506 dengan taraf signifikansi 0,000 yang berarti hipotesis diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara penalaran moral dengan perilaku prososial pada siswa SMP Negeri 31 Tebo Jambi.
Hubungan Antara Internal Locus of Control dengan Resiliensi pada Pegawai Kantor Wali Nagari Kinali Irdam, Irdam; Dewinda, Herio Rizki; Natura, Belly; Dina, Nur Aulia; Mustika, Rara
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara internal locus of control dengan resiliensi pada pegawai kantor wali nagari kinali. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah internal locus of control dan variabel terikat adalah resiliensi. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala internal locus of control dengan resiliensi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah 42 pegawai kantor wali nagari kinali. Uji validitas dan reliabilitas pada penelitian ini mengunakan teknik Alpha Cronbach. Hasil koefisien validitas pada skala internal locus of control bergerak dari rix = 0,325 sampai dengan rix = 0,820. Dan dengan koefisien reliabilitas sebesar α = 0,921 sedangkan pada skala resiliensi bergerak riy dari 0, 325 sampai dengan riy = 0, 856. Dan dengan koefisien reliabilitas sebesar α = 0,932 Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar rxy = 0.644 dengan taraf signifikansi p = 0,000 yang berarti hipotesis diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan sangat signifikan antara hubungan internal locus of control dengan resiliensi pada pegawai kantor wali nagari kinali. Adapun sumbangan efektif dari variabel hubungan antara internal locus of control dengan resiliensi sebesar 41%, hal ini diartikan bahwa internal locus of control memberikan kontribusi terhadap resiliensi, sedangkan sisanya sebesar 59% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Adapun faktor lain menurut Reivich dan Shatte (2018) faktor yang mempengaruhi resiliensi, yaitu yang pertama regulasi emosi, pengendalian impuls, optimisme, analisis kausal, empati, efikasi diri, dan reching out diasumsikan menjadi penyebab dominan dalam menyebabkan resiliensi dalam suatu organisasi.