Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Peningkatan resiliensi pada siswa korban bullying melalui pelatihan dengan menggunakan modul resiliensi Herio Rizki Dewinda; Linda Fitria; Indra Wijaya
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020243314

Abstract

Bullying merupakan fenomena global yang bisa terjadi dimana saja tanpa memandang status sosial. Bullying bisa diartikan sebagai perilaku negatif yang dilakukan secara sengaja dan berulang yang ditujukan kepada individu ataupun sekelompok orang yang mengalami kesulitan untuk mempertahankan dirinya, dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul resiliensi untuk siswa SLTP korban bullying. Penelitian dilaksanakan pada siswa SMP Pembangunan Laboratorium UNP. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu kuesioner yaitu inventori resiliensi untuk siswa SLTP. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode statistik parametrik. Uji F atau yang sering disebut uji analisis ragam atau ANOVA digunakan untuk mencari perbedaan antara nilai rata-rata atau nilai kelompok data. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara mean skor pretest dan postest pada pelatihan resiliensi. Hal ini menjelaskan adanya peningkatan tingkat resiliensi siswa SLTP korban bullying setelah mengikuti  pelatihan resiliensi jika dibandingkan sebelum mengikuti pelatihan. Ini ditandai dengan adanya komitmen dari peserta pelatihan bahwa tidak akan terpengaruh oleh ancaman, ejekan yang diterima, serta akan menolak atau mengatakan tidak atas keinginan para pembully yang mengancam.
Pelaksanaan pelatihan resiliensi berbasis i am, i have dan i can sebagai upaya meningkatkan ketahanan siswa terhadap perilaku bullying di sekolah menengah ata Dewinda, Herio Rizki; Fitria, Linda; Wijaya, Indra
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202626485

Abstract

Perilaku perundungan (bullying) adalah isu kesehatan masyarakat yang penting dan tantangan serius di lingkungan sekolah. Korban bullying rentan mengalami dampak negatif pada kesehatan mental dan fisik, termasuk kecemasan, depresi, dan penurunan kesejahteraan jangka panjang. Resiliensi didefinisikan sebagai kemampuan untuk beradaptasi secara positif dan bangkit kembali dari kesulitan atau ancaman. Peningkatan resiliensi dipandang sebagai faktor protektif untuk meningkatkan ketahanan siswa terhadap bullying.Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan resiliensi guna mengembangkan ketahanan siswa SMA ketika dihadapkan pada perilaku bullying. Efektivitas pelatihan diukur melalui metode eksperimen dengan desain One Group Pretest and Posttest Design. Subjek penelitian adalah 24 siswa SMA Dian Andalas Kota Padang. Pelatihan ini berfokus pada tiga aspek utama resiliensi: I Am, I Have, dan I Can. Data dianalisis menggunakan uji beda (paired sample t-test). Hasil menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest (M = 10.83) dan posttest (M = 12.63). Uji t berpasangan menghasilkan nilai t(23) = -3.43 dengan signifikansi p=0.002, menegaskan bahwa peningkatan skor (rata-rata 1.79 poin) sangat signifikan secara statistik. Disimpulkan bahwa pelatihan resiliensi efektif meningkatkan ketahanan siswa terhadap perilaku bullying. Temuan ini mendukung bahwa resiliensi adalah proses yang dapat dipelajari melalui intervensi terstruktur. Program berbasis resiliensi direkomendasikan sebagai strategi preventif proaktif untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman.