Articles
Efektivitas Token Ekonomi Untuk Mengurangi Shyness Pada Anak Sd
Rizka Zastria;
Farah Aulia;
Duryati .
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (196.736 KB)
|
DOI: 10.24036/rapun.v5i2.6631
Abstract: The effectiveness of the token economy to reduce shyness in children of elementary school . This research begin from result of observation and interview with teacher and students in one elementary school . Researcher found a phenomenon that shyness of students in elementary school. This is a experiment research with ABA design . Subject on this research are 2 students based on teacher recommendation. Result from wilcoxon signed ranks test with p = 0.039 (P <0.05) for subject A and p = 0.038 ( p < 0.05 ) for subjects N, which means that there are significant differences between the levels of shyness of student in elementary school which before and after given token economy. Keyword: Tocen economy, shyness, ABA Design Abstrak: Efektivitas token ekonomi untuk mengurangi shyness pada anak SD. Penelitian ini berawal dari hasil observasi dan wawancara peneliti dengan guru dan murid di salah satu Sekolah Dasar. Peneliti menemukan fenomena anak yang pemalu. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan ABA Design. Subjek penelitian sebanyak 2 siswa yang berdasarkan pada rekomendasi guru. Hasil uji wilcoxon signed ranks test didapatkan nilai p = 0,039 (p<0,05) untuk subjek A dan nilai p = 0,038 (p<0,05) untuk subjek N , yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat shyness pada anak sekolah dasar sebelum dan sesudah diberikan token ekonomi.Kata kunci: Token ekonomi, shyness, ABA Design
Pengaruh outbound terhadap kecerdasan Moral anak sekolah dasar
Devi Lutfia;
Mardianto .;
Duryati .
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (348.984 KB)
|
DOI: 10.24036/rapun.v5i2.6627
Abstract: Impact of outbound to moral intelligence elementary school student . This research start from the phenomenon that are low moral intelligence elementray school student and that make the researcher try to find a way to increase moral intelligence. This research is experiment research with one group pretest-posttest. Subject in this research are 11 peoples. Technique to collect data in this research use pretest scale and posttest scale. Kind of scale is Likert scale. This research proves that outbound was having an affect on moral intellingence children elementary school. Result from wilcoxon sign test Z -2,938 with significance 0.03.Keywords: moral intelligence, outbound, elementary school student Abstrak: Pengaruh outbound terhadap kecerdasan moral anak sekolah dasar. Penelitian ini berawal dari fenomena rendahnya kecerdasan moral anak sekolah dasar, sehingga mendorong peneliti mencari upaya yang dapat meningkatkan kecerdasan moral. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah sebanyak 11 orang. Teknik mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan skala awal dan skala akhir. Model skala yang digunakan yaitu skala Likert. Penelitian ini membuktikan metode outbound berpengaruh terhadap kecerdasan moral anak sekolah dasar. Hasil uji statistik non parametrik wilcoxon sign test didapatkan nilat Z – 2,938 dengan signifikansi sebesar 0.03.Kata kunci: kecerdasan moral, outbound, anak sekolah dasar
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA YANG BERSEKOLAH TATAP MUKA PADA MASA PANDEMI COVID-19
Risdayanti Risdayanti;
Duryati Duryati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 3 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v9i2.2022.502-510
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kecerdasan emosional memiliki pengaruh terhadap motivasi belajar pada siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan cluster random sampling di Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Subjek penelitian terdiri dari 40 orang siswa/i sekolah mengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) yang rentang usianya 13-18 tahun. Penelitian ini dianalisa menggunakan regresi linear sederhana di SPSS dari data yang telah dikumpulkan menggunakan skala kecerdasan emosi dan skala motivasi belajar. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa yang bersekolah tatap muka di masa pandemi covid-19. Siswa yang memahami perasaannya sendiri dan mengetahui emosi orang lain cenderung termotivasi secara instrinsik.
PERBEDAAN PERSEPSI TERHADAP SISTEM UANG JEMPUTAN DITINJAU DARI JENIS KELAMIN
Zutrafan Aryol;
Duryati Duryati
Jurnal Riset Psikologi Vol 2019, No 1 (2019): Periode Wisuda Maret 2019
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (326.737 KB)
|
DOI: 10.24036/jrp.v2019i1.6526
The differences in perceptions of men and women on the pickup system in the tradition of traditional Padang Pariaman marriage in terms of gender. The sampling technique used is purposive sampling is a determination technique samples with certain considerations. The sample in this study were men and women inPadang Pariaman area of 60 people, with details of 30 men and 30 women. The measuring instrument used in this study is the scale of perception. The results of hypothesis testing using the independent sample t-test showed (t) as much as 3.005P = 0.00 4 (p <0.05). The results showed that there were significant differences between male and female perceptions of the pickup money system in the tradition of Padang Pariaman's traditional marriage in terms of gender.Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui perbedaan persepsi laki-laki dan perempuan terhadap system uang jemputan dalam tradisi pernikahan adat daerahPadang Pariaman ditinjau dari jenis kelamin. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Sampling purposive merupakan teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Sampel dalam penelitian ini adalah laki-laki dan perempuan di daerah Padang Pariamanyang berjumlah 60 orang, dengan rincian 30orang laki-laki dan 30orang perempuan. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala persepsi. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji independent sample t-test menunjukan (t) Sebesar 3,005 P= 0,004(p<0,05). Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi laki- laki dan perempuan terhadap sistem uang jemputan dalam tradisi pernikahan adat Padang Pariaman ditinjau dari jenis kelamin.
HUBUNGAN ANTARA SELF DETERMINATION DENGAN NUMBER SENSE PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KOTA BUKITTINGGI
Shinta Rafika Nilda;
Duryati Duryati
Jurnal Riset Psikologi Vol 2020, No 4 (2020): Periode Wisuda Desember 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (466.274 KB)
|
DOI: 10.24036/jrp.v2020i4.10614
Abtract: The relationship between self determination with number sense in elementary school students in the city of Bukittinggi. This study aims to find out whether there is a relationship between self determination with number sense. This type of research is correlational quantitative. Subjects in this study were 97 people. The method used is a quantitative method with a correlational research design. The sampling technique is cluster sampling and the data collection technique is a questionnaire and test method. Based on the result of the hypothesis test that there is no relationship between self determination with number sense. As evidenced by the results of the hypothesis test obtained by r of -.204 and p = .091 (p > .05). This analysis means that the impulse is influenced by factors froms within and outside factors of the individual to carry out an activity because of a reward or amplifier does not determine students are able to have an understanding of numbers and its operation in a flexible way to solve various kinds difficulty problems in mathematics. Abstrak: Hubungan antara self determination dengan number sense pada siswa sekolah dasar di kota Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara self determination dengan number sense. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 97 orang. Metode digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Teknik pengambilan sampel adalah cluster sampling dan teknik pengumpulan data adalah angket dan metode tes. Berdasarkan hasil uji hipotesis bahwa tidak terdapat hubungan antara self determination dengan number sense. Terbukti dari hasil uji hipotesis didapatkan r sebesar -.204 dan p = .091 (p > .05). Analisis ini memiliki makna bahwa dorongan yang dipengaruhi oleh faktor dari dalam diri dan faktor dari luar diri individu untuk melakukan suatu kegiatan karena adanya sebuah imbalan atau penguat tidak menentukan siswa mampu untuk memiliki pemahaman tentang bilangan atau angka dan pengoperasiannya dengan cara yang fleksibel untuk menyelesaikan berbagai macam kesulitan persoalan dalam matematika.
HUBUNGAN GAYA BELAJAR VISUAL DENGAN NUMBER SENSE PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KOTA BUKITTINGGI
Nora Pramita;
Duryati Duryati
Jurnal Riset Psikologi Vol 2020, No 1 (2020): Periode Wisuda Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (254.61 KB)
|
DOI: 10.24036/jrp.v2020i1.8242
The relationship between visual learning style and number sense in elementary school students in Bukittinggi city. This study aims to determine the relationship between visual learning styles with number sense in elementary school students in the city of Bukittinggi. This type of research is quantitative research methods, namely correlational. The subjects in this study were fifth grade elementary school students in the city of Bukittinggi, amounting to 97 people using cluster sampling techniques. The results of this study indicate the value of the correlation coefficient (r) = -0.023 ˂ 0.195 or seen from the value of p = 0.821> 0.05 which means Ha is rejected and Ho is accepted. The conclusion of this study is that there is no relationship between visual learning styles with number sense in elementary school students in the city of Bukittinggi. In addition, fifth grade elementary school students in Bukittinggi City have a visual learning style with a high category and number sense abilities with a medium category.Hubungan gaya belajar visual dengan number sense pada siswa sekolah dasar di Kota Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya belajar visual dengan number sense pada siswa sekolah dasar di Kota Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penelitian, yaitu korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas lima sekolah dasar di Kota Bukittinggi yang berjumlah 97 orang dengan menggunakan teknik cluster sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) = -0,023 ˂ 0,195 atau dilihat dari nilai p = 0,821 > 0,05 yang berarti Ha ditolak dan Ho diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara gaya belajar visual dengan number sense pada siswa sekolah dasar di Kota Bukittinggi. Selain itu, siswa kelas lima sekolah dasar di Kota Bukittinggi mempunyai gaya belajar visual dengan kategori tinggi dan kemampuan number sense dengan kategori sedang.
KONTRIBUSI NUMBER SENSE TERHADAP KONSEP DIRI MATEMATIKA SISWA KELAS TINGGI SEKOLAH DASAR
Maharani Kusuma Wardhani;
Duryati Duryati
Jurnal Riset Psikologi Vol 2019, No 4 (2019): Periode Wisuda Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (155.61 KB)
|
DOI: 10.24036/jrp.v2019i4.7219
Contribution number sense to selfconcept mathematical in high grade elementary schools. This study aims to look at the contribution of number sense to the self-concept mathematics in high grade students of elementary school in Bukittinggi City. The design used in this study is quantitative. The number of samples in this study were 97 students from elementary school in Bukittinggi City. The sampling technique used is clustur sampling. The instruments in this study were the Test and Likert Scale. Data collection is done using the number sense test and the scale of self-concept mathematical. Processing data using simple linear regression analysis techniques. Based on the results of hypothesis testing obtained p = 0.001 (p <0.05), this means that there is a significant contribution between number sense towards the selfconcept mathematical in high grade students in elementary schools in Bukittinggi City.Kontribusi number sense terhadap konsep diri matematika siswa kelas tinggi sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kontribusi number sense terhadap konsep diri matematika pada siswa kelas tinggi sekolah dasar di Kota Bukittinggi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 97 orang siswa kelas tinggi Sekolah Dasar di Kota Bukittinggi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yakni clustur sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah Test dan Skala Likert. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan test number sense dan skala konsep diri matematika. Pengolahan data dengan menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh p = 0,001 (p < 0,05), ini berarti ada kontribusi yang signifikan antara number sense terhadap konsep diri matematika pada siswa kelas tinggi sekolah dasar di kota Bukittinggi.
HUBUNGAN NUMBER SENSE DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SD KOTA BUKITTINGGI
Indri Bella Dina;
Duryati Duryati
Jurnal Riset Psikologi Vol 2020, No 1 (2020): Periode Wisuda Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (121.24 KB)
|
DOI: 10.24036/jrp.v2020i1.8162
The relationship of number sense with the ability to solve math problems of elementary school students in Bukittinggi. This study aims to determine whether there is relationship between number sense with ability to solve mathematical problems. This type of research is quantitative correlational. The subjects in this study were 109 people. Based on the results of hypothesis testing that there is no relationship between number sense with ability to solve mathematical problems. Evidenced by the results of hypothesis test obtained r value of 0.128 and p = 0.183 (p> 0.01). An understanding of numbers and their operations and being able to use them in flexible way does not determine the success of efforts to find a way out of mathematical difficulty. In general the level of problem solving in mathematics elementary school students in city of Bukittinggi is in the medium category.Hubungan number sense dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SD Kota Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara number sense dengan kemampuan pemecahan masalah matematika. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 109 orang. Berdasarkan hasil uji hipotesis bahwa tidak terdapat hubungan antara number sense dengan kemampuan pemecahan masalah matematika. Terbukti dari hasil uji hipotesis didapatkan nilai r sebesar 0,128 dan p = 0,183 (p > 0,01). Pemahaman siswa mengenai bilangan dan operasinya serta mampu menggunakannya dengan fleksibel tidak menentukan keberhasilan usaha mencari jalan keluar dari satu kesulitan matematika. Secara umum tingkat pemecahan masalah pada pelajaran matematika siswa sekolah dasar di Kota Bukittinggi pada kategori sedang.
PENGARUH NUMBER SENSE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD DI KOTA BUKITTINGGI
Socha Sajatining Tresna Kardiadinata;
Duryati Duryati
Jurnal Riset Psikologi Vol 2019, No 3 (2019): Periode Wisuda September 2019
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (153.182 KB)
|
DOI: 10.24036/jrp.v2019i3.7094
Effect of number sense on mathematics learning achievement of elementary students in the Bukittinggi city. This study aims to see the contribution or influence of number sense on the mathematics learning achievement of elementary students in the Bukittinggi city. This study uses quantitative methods with correlational research designs. The population in this study were elementary school students in the Bukittinggi city with a total sample of 109 people taken by cluster purposive sampling technique. This study uses a number sense test instrument developed by McIntosh et al, while data on mathematics learning achievement variables are taken by the documentation method. The data analysis technique used is simple linear regression analysis. The results showed that the value of R Square was 0.059 and p = 0.011 (p <0.05) which indicated that number sense had an effect of 5.9% on mathematics learning achievement. Pengaruh number sense terhadap prestasi belajar matematika siswa SD di Kota Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kontribusi atau pengaruh number sense terhadap prestasi belajar matematika siswa SD di Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa sekolah dasar di Kota Bukittinggi dengan jumlah sampel sebanyak 109 orang yang diambil dengan teknik cluster purposive sampling. Penelitian ini menggunakan alat ukur tes number sense yang dikembangkan oleh McIntosh, et al. sedangkan data variabel prestasi belajar matematika diambil dengan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai R Square sebesar 0,059 dan p = 0,011 (p < 0,05) yang menunjukkan number sense berpengaruh sebesar 5,9 % pada prestasi belajar matematika.
HUBUNGAN PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP BAHAYA GADGET DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN MEMBERIKAN GADGET
Agnes Widiastuti;
Duryati Duryati
Jurnal Riset Psikologi Vol 2019, No 1 (2019): Periode Wisuda Maret 2019
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (357.92 KB)
|
DOI: 10.24036/jrp.v2019i1.6527
The purpose of this study was to determine the relationship between parents' perceptions of the dangers of gadgets with decisions making to giving gadgets in early childhood. The research design used was quantitative correlation. The population in this study were all mothers who had children up to 7 years old who gave gadgets to early childhood by using a sampling technique that was purposive sampling that was in accordance with the research criteria with a sample of 75 people taken using product moment statistical techniques assisted by one of the software for windows. Based on the results of hypothesis testing, the value of r = -0.710 and p = 0.000 (p <0.05) shows that the results of this study indicate that there is a significant relationship between parents' perceptions of the dangers of gadgets with decision making for gadgets in early childhood. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara persepsi orang tua terhadap bahaya gadget dengan pengambilan keputusan memberikan gadget pada anak usia dini. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasonal. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki anak usia maksimal 7 tahun yang memberikan gadget kepada anak usia dini dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling yang sesuai dengan kriteria penelitian dengan sampel sebanyak 75 orang yang diambil dengan menggunakan teknik statistik product moment yang dibantu dengan salah satu perangkat lunak untuk windows. Beradsarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai r = -0,710 dan p = 0,000 (p < 0,05) sehingga hasil penelitian ini menjukan bahwa tedapat hubungan yang signifikan antara persepsi orang tua terhadap bahaya gadget dengan pengambilan keputusan memberikan gadget pada anak usia dini.