p-Index From 2021 - 2026
6.477
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering Information Technology and Telematics Dinamik Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik Bulletin of Electrical Engineering and Informatics International Journal of Advances in Intelligent Informatics Proceeding SENDI_U Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Jurnal Informatika Upgris Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) International Journal of Artificial Intelligence Research Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Informatika Jurnal Komputer Terapan IJIS - Indonesian Journal On Information System JURNAL ILMIAH INFORMATIKA JURNAL INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi) Jurnal Teknik Informatika UNIKA Santo Thomas INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science J-SAKTI (Jurnal Sains Komputer dan Informatika) JURTEKSI Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Jurnal Informasi dan Komputer JURNAL MAHAJANA INFORMASI Jurnal Manajemen Informatika dan Sistem Informasi Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Intech : Information Technology Journal of UMUS Infotek : Jurnal Informatika dan Teknologi MEANS (Media Informasi Analisa dan Sistem) Journal of Applied Data Sciences Advance Sustainable Science, Engineering and Technology (ASSET) J-SAKTI (Jurnal Sains Komputer dan Informatika) Jurnal Teknik Informatika Unika Santo Thomas (JTIUST) Jurnal Pengabdian Masyarakat Intimas (Jurnal INTIMAS): Inovasi Teknologi Informasi Dan Komputer Untuk Masyarakat Jurnal Rekayasa elektrika
Claim Missing Document
Check
Articles

Asymmetrical Half-join Method on Dual Vision Face Recognition Edy Winarno; Imam Husni Al Amin; Wiwien Hadikurniawati
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 7, No 6: December 2017
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.612 KB) | DOI: 10.11591/ijece.v7i6.pp3411-3420

Abstract

This research proposes a model of face recognition using the method of joining two face images from left and right lens from a stereo vision camera namely half-join method. Half-join method is used in face image normalization processing. The proposed half-join method is a face images joining model, which is called asymmetrical half-join. In asymmetrical half-join method, a RoI (region of interest) of face image from left and right lenses are provided based on axis center of each eye in eye detection. The cropping of face image from asymmetrical half-join model has different width depends on eyes coordinate location. The proposed system shows that the asymmetrical half-join method can produce a better of face recognition rate. The experimental results show that the asymmetrical half-join method has a better recognition rate and computation time than single vision method and symmetrical half-join method.
Peningkatan Keterampilan Bagi Tim Analis Sistem PT. TAS Melalui Analisa dan Perancangan Menggunakan Enterprise Architect Herny Februariyanti; Arief Jananto; Wiwien Hadikurniawati; Edy Winarno
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1144.106 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v5i1.11421

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masayarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai proses perancangan sistem dalam kegiatan pengembangan sistem bagi Tim Analis Sistem di PT. TAS Semarang. Analisa dan perancangan merupakan tahap didalam pengembagan sistem dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran secara jelas serta detail apa saja yang akan dikerjakan. Kegiatan yang dilakukan adalah analisis kebutuhan fungsional dan nonfungsional sistem. Kebutuhan fungsional bertujuan  untuk didapatkan informasi yang berisi proses-proses apa saja yang nanti akan dilakukan. Sedangkan kebutuhan nonfungsional dimaksudkan untuk mendapatkan informasi terkait dengan kebutuhan-kebutuhan meliputi properti perilaku-perilaku yang dimiliki oleh sistem. Tahap analisis tersebut menjadi kunci kesesuaian sistem yang akan dikembangkan dengan kebutuhan pengguna. Untuk itu penting sekali sebuah tim pengembang sistem untuk dapat melakukan analisis dengan benar serta menggunakan kaidah-kaidah yang benar. Kebutuhan tim analis ini sangat dirasakan juga oleh PT. TAS Semarang,  yang selama ini belum memiliki tim khusus untuk kegiatan analisis sistem. Selama ini PT. TAS menggunakan pihak luar dalam kegiatan analisis sistem. Dengan kondisi tersebut maka pihak PT. TAS merasa perlu memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi tim analis, hal ini disambut baik oleh tim pengabdian masyarakat untuk melakukan pelatihan dengan materi analisis dan perancangan menggunakan software enterprise architect. Kegiatan dilakukan dengan cara memberikan pelatihan secara langsung kepada peserta pelatihan, yaitu dengan ceramah penyampaian materi, praktek menggunakan software, latihan-latihan serta dilakukan evaluasi  hasil rancangan peserta pelatihan dengan cara berdiskusi dan tanya jawab secara langsung pada saat kegiatan dilaksanakan. Dengan adanya pelatihan yang diberikan diharapkan dokumentasi terkait kegiatan analisis dan perancangan sistem di PT. TAS dapat terdokumentasi dengan baik serta tidak lagi bergantung dengan pihak luar.
Implementasi Metode Hybrid AHP-SAW-TOPSIS Untuk Pemilihan Taman TOGA Galih Setiadi; Wiwien Hadikurniawati
Jurnal Informatika Vol 9, No 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.402 KB) | DOI: 10.31294/inf.v9i1.11901

Abstract

Perlombaan taman TOGA merupakan sebuah langkah yang dilakukan oleh kelurahan Tambangan Semarang untuk mendorong masyarakat kembali memanfaatkan alam. TOGA adalah tumbuhan berkhasiat yang dikelola keluarga dan ditanam pada lahan pekarangan. Dalam prakteknya proses pemilihan taman TOGA masih menggunakan cara manual. Pengambilan keputusan yang tidak tepat akan mengakibatkan taman TOGA yang terpilih tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya. Permasalahan dalam pengambilan keputusan (decision making) membuat para peneliti mengembangkan penelitian Multi-Attribute Decision Making (MADM). MADM dimanfaatkan dalam membantu kelurahan Tambangan Semarang menentukan taman TOGA terbaik berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan. Berdasarkan hasil wawancara dengan narasumber yang melakukan pemilihan, kriteria yang digunakan dalam pemilihan taman TOGA terbaik meliputi keragaman, kerapian, identitas tanaman, inovasi produk, ukuran taman, jumlah tanaman, kebersihan lingkungan, dan dokumentasi. MADM yang digunakan di dalam penelitian ini menggunakan metode hybrid Analytical Hierarchy Process (AHP), Simple Additive Weighting (SAW), dan Technique for order performance of similarity to idea solution (TOPSIS). Metode AHP dimanfaatkan dalam penentuan nilai bobot parameter, metode SAW dimanfaatkan dalam perhitungan matriks normalisasi serta metode TOPSIS dimanfaatkan dalam proses perankingan untuk mendapatkan hasil akhir. Setelah melakukan proses pemilihan dari beberapa alternatif menggunakan 8 kriteria yang sebelumnya sudah ditentukan, metode hybrid AHP-SAW-TOPSIS yang digunakan di dalam penelitian ini mendapatkan kesimpulan bahwa taman TOGA RT1 dari RW4 memiliki posisi peringkat yang paling tinggi dengan jumlah nilai 0,586. Kelurahan Tambangan Semarang bisa menggunakan MADM ini dengan mudah melalui perangkat mobile android dengan spesifikasi yang telah ditentukan.
CASE-BASED REASONING DIAGNOSA KERUSAKAN MESIN PADA MOBIL MENGGUNAKAN ALGORITMA 3W-JACCARD Angga Dewandono; Wiwien Hadikurniawati
JURNAL MAHAJANA INFORMASI Vol 6 No 1 (2021): JURNAL MAHAJANA INFORMASI
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jurnal mi.v6i1.1982

Abstract

Pada sistem pakar diagnosa kerusakan mesin mobil avanza 2017, diagnosa kerusakan dengan mengetahui jenis kerusakan knowing mobil, karakteristik rusak, kemudian didiagnosis dan diganti solusi dari masalah ini akibat kerusakan mesin mobil avanza 2017. Tidak akan menyebar ke bagian lain atau peralatan listrik, case-based reasoning adalah metode pengumpulan kasus. Kasus sebelumnya hampir sama dengan kasus baru. Data gejala baru disimpan , lalu di analisis, modifikasi, dan gunakan kembali dalam aturan penelurusuran. Dengan cara ini, pengetahuan yang terkandung dalam sistem pakar akan terus didapatkan pembaruan. Metode penalaran berbasis kasus akan dikombinasikan dengan perhitunga kemiripan 3w-jaccard dapat digunakan untuk mendiagnosis kerusakan dari gejala basis data saja. Setiap bobot nilai memiliki peran yang berbeda, membuat semakin akurat setiap gejala yang dihasilkan memiliki nialai pembobotan untuk setiap gejala, termaksud 5 poin untuk gejala penting, 4 poin gejala penting dan komponen mekanikal dan elektrika, nilai 3 menunjukan gejala sedang, gejala sedang terkait pengereman dan kopling, nilai 1 gejala umum, gejala normal terkait dengan indikator pada speedometer. Sistem akan menampilkan 5 jenis kerusakan dihitung menggunakan algoritma 3w-jaccard urutkan berdasarkan nilai tertinggi. Hasil akan muncul selama proses peninjauan. Perhitungan kemiripan kurang dari 0,5 karena dianggap hasilnya tidak sangat mirip dengan solusi yang akan di perbaiki dan perlu di tinjau,dan akan masuk ke tabel modifikasi, kemudian ahli akan mencarikan solusisnya.
IMPLEMENTASI METODE AHP PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENYELEKSIAN NASABAH PINJAMAN KREDIT Irfak Lahumu Darojat; Wiwien Hadikurniawati
Jurnal Manajemen Informatika dan Sistem Informasi Vol. 4 No. 1 (2021): MISI Januari 2021
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/misi.v4i1.239

Abstract

Sistem pendukung keputusan (SPK) dapat dipergunakan untuk membantu menyelesaikan permasalahan atau membantu dalam pengambilan suatu keputusan yang bersifat semi terstruktur ataupun bersifat terstruktur. Contoh penggunaan SPK yaitu untuk pemilihan calon nasabah pinjaman dana kredit. PT. Mandala Multifinance cabang Bawen merupakan salah satu lembaga keuangan yang bersifat swasta dan bergerak dalam bidang peminjaman atau perkreditan. Begitu meningkatnya minat masyarakat yang mengajukan pinjaman dana kredit dengan status kondisi perekonomian yang berbeda–beda membuat PT. Mandala Multifinance cabang Bawen membutuhkan suatu sistem yang dapat membantu proses penyeleksian secara tepat, cepat dan akurat untuk menentukan calon nasabah penerima pinjaman yang layak. Penelitian ini memanfaatkan metode AHP ( Analytical Hierarchy Process), metode ini paling banyak dipergunakan dalam pemecahan suatu permasalahan yang bersifat multikriteria. Dalam seleksi calon nasabah penerima pinjaman dana kredit, terdapat 6 kriteria utama yang digunakan, yaitu kriteria Pemohon Penjamin, Check BI, Jaminan, Survey Lingkungan,Pekerjaan, dan Penghasilan. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa sistem berhasil mengimplementasikan pemanfaatan metode Analitycal Hieararchy Process dalam proses penyeleksian calon nasabah.
SISTEM PAKAR MENGGUNAKAN METODE CASE BASED  REASONING (CBR) UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT KUCING Gusti Ari Prasetyo; Wiwien Hadikurniawati
Jurnal Manajemen Informatika dan Sistem Informasi Vol. 4 No. 2 (2021): MISI Juni 2021
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/misi.v4i2.338

Abstract

Abstrak Dalam makalah ini membahas tentang penyakit yang di derita oleh kucing dilihat dari gejal-gejala yang dialami, pada dasarnya pemilik kebingungan di karena kurangnya pengetahuan yang dimilki oleh masyarakat tentang penyakit yang di derita kucing . kesalahan sering terjadi akbiat ketidak tahuan masyarakat akan penyakit kucing tentang diagnosa , pengetahuan serta penaganan penyakit kucing . terkadang sulit untuk memenuhi sesorang ahli dalam keadaan mendesak/ darurat . karena itu peneliti membuat sebuah sistem pakar yang dimana untuk mendiagnosa penyakit yang di derita oleh kucing untuk memulai suatu diagnosa pada kucing dengan melihat gejala apa saja yang di alami kucing berguna untuk membantu pemilik kucing dan emmahami memelihara kucing menggunakan Case Based Reasoning (CBR) adalah teknik yang umum digunakan untuk solusi masalah , diagnosis dan deteksi penalaran, kesalahan, dukungan keputusan serta pembelajaran. Menemukan banyak aplikasi dihampir domain layanan meja bantuan, industry,dan diagnosa medis. Makalah ini mengusulkan sebuah sistem untuk diagnosis penyakit kucing. Hasil dari penelitian ini berupa sebuah sistem yang inputan gejala yang berbeda meskipun gejala yang berbeda. Secara garis besar , gejala yang akan diinputukan ke dalam sistem semakian banyak yang sama dengan kasus yang dialami maka hasil semakin tinggi merupakan suatu gejala yang diderita kucing sehingga bisa mendiagnosa suatu penyakit.
IMPLEMENTASI FUZZY CASE BASED REASONING UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT TANAMAN PADI Heru Yudia Setyo Anggoro; Wiwien Hadikurniawati
Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik Vol. 5 No. 1 (2022): JIRE April 2022
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/jire.v5i1.440

Abstract

Tanaman padi menjadi makanan pokok sebagian besar penduduk dunia. Salah satu faktor yang menyebabkan produktifitas padi menurun adalah penyakit tanaman padi, penyakit dapat diketahui dengan adanya gejala-gejala yang timbul untuk mengetahui lebih tepat yang terjadi pada tanaman padi harus memerlukan seorang ahli atau disebut dengan pakar. Sedangkan jumplah pakar yang terbatas dan tidak bisa mengatasi permasalah petani secara bersamaan. Sehinggga diperlukan sebuah sistem yang dapat membantu petani dalam mengatasi penyakit padi. Dimana didalam sistem ini terdapt beberapa nama penyakit, gejala, dan solusi. Penelitian ini dibuat Sistem Pakar diagnosa Penyakit Tanaman Padi Menggunakann Metode Fuzzy Case Based Reasoning (CBR) supaya bisa membantu petani dalam mengatai masalah penyakit padi. Fuzzy digunakan untuk menentukan sebuah bobot pada penyakit padi, dan bobot tersebut mempunyai 3 kriteria, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Sedangkan Case Based Reasoning digunakan untuk menentukan nilai kemiripan kasus lama dengan kasus baru, proses identifikasi dilakukan dengan menginput kasus baru yang isinya tentang gejala-gejala kemudian melakukan proses perhitungan nilai similarity dengan membandingkan kasus lama dengan kasus baru dan diperoleh nilai tertinggi 100%.
Rancang Bangun Aplikasi Pengolah Gambar Digital untuk Segmentasi Otomatis Lokasi Objek Angka pada Meter Listrik Eka Ardhianto; Veronica Lusiana; Wiwien Hadikurniawati
Dinamik Vol 17 No 1 (2012)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v17i1.1613

Abstract

Penggunaan komputer tidak hanya terbatas digunakan sebagai perangkat pengganti mesin ketik saja, namun telah banyak dikembangkan aplikasi yang dapat membantu penyelesaian pekerjaan manusia. Dalam hal pengolahan data meter listrik penggunaan perangkat komputer sebagai sarana pengolahan data catatan meter pelanggan listrik hingga saat ini terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dengan mengembangkan pengolahan data meter listrik dengan berbasis pengolahan pada citra foto meter listrik. Selain sebagai bukti fisik, foto yang diambil juga digunakan untuk penghitungan jumlah pemakaian KWh listrik pelanggan. Permasalahan yang muncul adalah dengan jumlah pengguna listrik yang tidak hanya sedikit maka proses entri data penggunaan KWh listrik kedalam aplikasi membutuhkan waktu lama dan terkadang terdapat kekeliruan angka yang diinputkan karena proses entri data memerlukan kejelian mata untuk melihat angka pada foto meter listrik. Dari permasalahan yang ada, maka dibutuhkan suatu perangkat aplikiasi yang mampu melakukan segmentasi secara otomatis untuk membantu menentukan lokasi angka angka meter listrik pada foto. Penelitian ini melakukan pensegmentasian lokasi angka meter listrik untuk membantu petugas entri dalam melakukan proses input data angka pemakaian listrik. Penggunaan algoritma dirancang untuk mendapatkan lokasi angka dengan menggunakan fungsi regionprops pada lingkungan MATLAB. Hasil akhir yang didapatkan adalah sebesar 47% dari sample yang diambil ternyata dapat menemukan lokasi angka meter dengan baik.
Augmented Reality Objek 3 Dimensi dengan Perangkat Artoolkit dan Blender Eka Ardhianto; Wiwien Hadikurniawati; Edy Winarno
Dinamik Vol 17 No 2 (2012)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v17i2.1658

Abstract

Perkembangan teknologi image processing mengalami kemajuan yang pesat. Penerapan teknologi tersebut merambah berbagai bidang. Kamera digunakan untuk menangkap suatu gambar atau suatu kejadian. Gambar atau kejadian yang telah ditangkap oleh kamera memiliki informasi. Informasi tersebut kemudian diolah melalui media computer dengan bantuan perangkat lunak sehingga dapat digunakan untuk membantu manusia melakukan kegiatan yang spesifik. Sepeti halnya pengolahan video untuk membuat film. Sekitar pada tahun 1996, anda mungkin masih ingat dengan film anak anak yang berjudul “Space Jam” yang mana film tersebut adalah hasil penggabungan antara objek nyata yang diperankan oleh pemain basket Michael Jordan dan tokoh animasi “Looney Tones” seperti Bugs Bunny, Tweety, Silvester Cat dan lainnya. Pada tahun 1997, Azuma menggagaskan adanya penggabungan antara suatu objek nyata dengan objek virtual yang memiliki bentuk 3 Dimensi (3D) dengan lingkungan luar yang nyata secara real-time yang saat ini dikenal dengan sebutan Augmented Reality (AR). Dalam perkembangannya, perangkat AR menjadi bermacam macam, salah satunya adalah ARToolkit. ARToolkit adalah software library, untuk membangun augmented reality (AR). Aplikasi ini adalah aplikasi yang melibatkan overlay pencitraan virtual ke dunia nyata. Dalam menggunakan ARToolkit, diperlukan sebuah marker untuk mendeteksi penempatan objek virtual. Dengan bantuan marker tersebut, kita dapat memunculkan objek virtual pada perangkat visual komputer. Dari percobaan yang dilakukan, perangkat ARToolkit dapat dirancang dengan berbagaimacam objek virtual dengan menggunakan lebih dari satu macam marker yang disediakan. Sehingga mampu menghasilkan multi objek yang divisualkan secara bersama.   Kata Kunci : Augmented Reality, Virtual Reality, ARToolkit
Implementasi Metode Image Subtracting dan Metode Regionprops untuk Mendeteksi Jumlah Objek Berwarna RGB pada File Video Eka Ardhianto; Wiwien Hadikurniawati; Zuly Budiarso
Dinamik Vol 18 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v18i2.1697

Abstract

Abstrak Bidang pengolahan citra digital mulai berkembang pesat sejak ditemukannya foto digital. Hal ini berlanjut ke bidang  pengolahan foto bergerak yang sampai saat ini disebut sebagai video. Kemajuan ini tidak terlepas dengan adanya semakin canggihnya teknologi digital yang menunjang pengolahan citra digital pada gambar diam dan gambar bergerak. Pada umumnya kamera digunakan  hanya untuk menangkap gambar dari lingkungan luar dan kemudian di simpan pada suatu media penyimpanan. Hasil perekaman sebagian besar hanya digunakan untuk koleksi saja. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk melakukan pengolahan gambar bergerak untuk mendeteksi jumlah sebuah atau lebih objek pada video. Kemampuan alat antu computer dalam menyelesaikan masalah sangat berperan untuk mendeteksi jumlah objek warna pada video. Penelitian ini menerapkan metode image subtracting dan penggunaan fungsi regionprops untuk meneyelsaikan masalah tersebut dengan beberapa tambahan script. Hasil yang didapatkan dari pengimplementasian cara image subtracting dan pemanaatan fungsi regionprops sampai hasil yang dicapai pada penelitian ini menunjukkan bahwa objek dengan kandungan warna pokok dapat terdeteksi jumlahnya. Kata kunci : Pengolahan citra digital, deteksi objek