Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Hubungan Antara Diabetes Melitus Tipe 2, Kadar High Density Lipoprotein dan Kadar Low Density Lipoprotein dengan Tipe Stroke di Rumah Sakit Umum Daerah Praya Putri, Baiq Shareny Aprina; Setiarini, Rohmania; Azmi, Fahriana; Tunjung, I Wayan
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i3.18781

Abstract

ABSTRACT Stroke is still one of the major health problems, not only in Indonesia but in the world. Stroke is the second leading cause of disability and death in the world. This study aims to analyze the relationship between type 2 diabetes mellitus (DM), high density lipoprotein (HDL) levels, and low density lipoprotein (LDL) levels with stroke type at Praya Regional General Hospital. This study used analytic observational method with cross-sectional design. The population was stroke patients who were hospitalized. The sampling technique was purposive sampling. The sample consisted of 91 respondents who met the inclusion and exclusion criteria. Data analysis was performed using the chi-square test. The results showed there was no significant relationship between type 2 diabetes mellitus and stroke type with a p-value of 0.684 (p-value ≥ 0.05). There is a significant relationship between HDL levels and stroke type with a p-value of 0.005 (p-value < 0.05). There is a significant relationship between LDL levels and non-hemorrhagic stroke type with a p-value of 0.031 (p-value < 0.05). In conclusion, there was no significant association between type 2 diabetes mellitus and stroke type, but there was a significant association between high density lipoprotein and low density lipoprotein levels with stroke type in Praya Regional General Hospital. Keywords: Stroke, Type 2 DM, HDL, LDL  ABSTRAK Stroke masih menjadi salah satu masalah utama kesehatan, bukan hanya di Indonesia namun di dunia. Stroke menjadi penyebab utama kecacatan dan penyebab kematian nomor dua di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara diabtes melitus (DM) tipe 2, kadar high density lipoprotein (HDL), dan kadar low density lipoprotein (LDL) dengan tipa stroke di Rumah Sakit Umum Daerah Praya. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi adalah penderita penyakit stroke yang rawat inap. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Sampel terdiri dari 91 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara diabetes melitus tipe 2 dengan tipe stroke dengan p-value 0,684  (p-value ≥ 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara kadar HDL dengan tipe stroke dengan p-value 0,005 (p-value < 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara kadar LDL dengan tipe stroke non hemoragik dengan p-value 0,031 (p-value < 0,05). Kesimpulannya tidak ditemukan hubungan signifikan antara diabetes melitus tipe 2 dengan tipe stroke, tetapi terdapat hubungan signifikan antara kadar high density lipoprotein dan low density lipoprotein dengan dengan tipe stroke di Rumah Sakit Umum Daerah Praya.  Kata Kunci: Stroke, DM Tipe 2, HDL, LDL
Hubungan Durasi Penggunaan Komputer Dengan Kejadian Nyeri Kepala Pada Mahasiswa Semester Akhir FK UNIZAR Gandhi Satya Wahyudi, A.A Ngurah; Qurratu Ainin, Dina; Ronanarasafa, Ronanarasafa; Setiarini, Rohmania
Journals of Ners Community Vol 14 No 2 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.2517

Abstract

Komputer merupakan salah satu bentuk penemuan manusia dalam bidang teknologi yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Komputer telah banyak digunakan oleh manusia dalam menunjang aktivitas produktif pada setiap kalangan usia terutama mahasiswa. Namun perlu diketahui bahwa penggunaan komputer tidak selalu memberikan dampak positif bagi manusia, terutama jika digunakan pada waktu yang lama. Penggunaan komputer yang berlebihan akan meningkatkan resiko permasalahan kesehatan seperti nyeri kepala, mata lelah dan sakit punggung yang tidak hanya berdampak buruk bagi kualitas hidup, namun dapat menganggu proses studi mereka. Untuk mengetahui hubungan antara durasi penggunaan komputer dengan kejadian nyeri kepala yang dialami oleh mahasiswa semester akhir.Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Penelitian dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar pada tanggal 15 Januari 2023-21 Januari 2023. Sampel penelitian sebanyak 60 responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji Chi-square.Responden yang menggunakan komputer dengan durasi < 3 jam berjumlah 24 orang (40%) dan responden yang menggunakan komputer dengan durasi > 3 jam sebanyak 36 orang (60%). Responden yang menderita nyeri kepala berjumlah 36 orang (60%) dan responden yang tidak menderita nyeri kepala berjumlah 24 orang (40%). Terdapat hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan komputer dengan kejadian nyeri kepala pada mahasiswa semester akhir Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar, dengan nilai p-value 0,00 (p-value < 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan komputer dengan kejadian nyeri kepala pada mahasiswa semester akhir FK Unizar Tahun 2022.
HUBUNGAN DIABETES MELITUS TIPE 2, HIPERKOLESTEROLEMIA, DAN FIBRILASI ATRIUM DENGAN KEJADIAN STROKE Febrian, Haikal Youris; Setiarini, Rohmania; Utami, Sukandriani; Luh Kadek Trisna Lestari
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Non-communicable diseases (NCDs), including stroke, are a major health issue in developing countries and a cause of premature death and disability. Stroke disease data in NTB Province increased from 2013 to 2018 with a prevalence of 4.5% to 8%. Stroke risk factors consist of non-modifiable factors such as age, genetics, race or ethnicity, and modifiable factors such as hypertension, diabetes mellitus, smoking behavior, obesity, and heart disease. The study aims to determine the relationship between type 2 diabetes mellitus, hypercholesterolemia, and atrial fibrillation with the incidence of stroke at the NTB Provincial Hospital. This research is an observational analytical quantitative study using a cross-sectional research design. The sampling technique used was simple random sampling with the Slovin's formula. The study sample was patients who had been diagnosed with stroke in the neurology polyclinic at the NTB Provincial Hospital in 2023 through CT scan examination results with an age of 15-80 years, as many as 97 samples. We analyzed the obtained data using the chi-square correlation test. The results showed that of the 97 respondents, most of them experienced non-hemorrhagic stroke as many as 51 people (52.6%). There was a significant relationship between type 2 diabetes mellitus and the incidence of stroke (p = 0.012). There was no significant relationship between hypercholesterolemia and the incidence of stroke (p = 0.216). There was no significant relationship between atrial fibrillation and the incidence of stroke (p = 0.082). Type 2 diabetes mellitus is one of the factors that influences the incidence of stroke at the NTB Provincial Hospital
HUBUNGAN TINGKAT KESEPIAN DAN KECEMASAN DENGAN INSOMNIA PADA LANSIA DI PUSKESMAS CAKRANEGARA KOTA MATARAM Kamila Safitri; Irwan Syuhada; Sulatun Hidayati; Rohmania Setiarini
Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences Vol. 1 No. 2 (2023): Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/6y201091

Abstract

Proses penuaan yaitu kondisi dimana terjadinya penurunan dari fungsi organ baik secara fisik maupun psikologis. Perubahan fisik dapat terjadi pada seseorang yang sudah berada pada fase lanjut usia, tidak hanya perubahan fisik, tetapi perubahan mental, maupun emosional dapat terjadi pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hubungan tingkat kesepian dan kecemasan dengan insomnia pada lansia di Puskesmas Cakranegara Kota Mataram. Penelitian menggunakan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel penelitian sebanyak 90 responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji kolerasi Spearman Rank. Hasil dari penelitian pada karakteristik responden didapatkan lansia berjenis kelamin perempuan dan laki-laki berjumlah sama (50,0%), berada pada rentang usia 65-70 tahun (50,0%), dan tamat SD (35,6%). Responden sebagian besar memiliki kesepian sedang (52,2%), kecemasan sedang (42,2%) dan insomnia sedang (51,1%). Pada analisis bivariat didapatkan p-value sebesar 0,000 (p-value <0,05) dengan nilai koefisien korelasi 0,406 dan 0,365. Kesimpulannya, terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kesepian, keecmasan dengan insomnia pada lansia di Puskesmas Cakranegara Kota Mataram.
Hubungan Tingkat Konsumsi Air Minum, Stretching, dan Pola Latihan Berlebih dengan Kejadian Kram Otot Pada Atlet Renang di Kawasan Kota Mataram Prabawa, Anak Agung Gede Oka Satria; Rahadianti, Dian; Setiarini, Rohmania; Pebruanto, Henry
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i8.19095

Abstract

ABSTRACT Swimming is a water sport that involves using all the muscles in the body. One common issue faced by swimmers is muscle cramps, also known as Exercise-Associated Muscle Cramps (EAMC). These cramps occur when a muscle or group of muscles contracts continuously, causing pain. This study aimed to examine the relationship between water intake, stretching, and overtraining with the occurrence of muscle cramps in swimming athletes in Mataram. It also analyzed each of these factors individually. The study used an analytical observational approach with a prospective cohort design. The sample included 68 swimming athletes from clubs in Mataram (Jatayu, Tirta Mayura, Top, Rinjani, and Moyoshak), selected from a total population of 162 through multistage random sampling. This method combined Proportionate Stratified Random Sampling and Simple Random Sampling techniques. The results, analyzed using the chi-square test, showed significant relationships between water intake (p = 0.000), stretching (p = 0.000), and training patterns (p = 0.001) with the occurrence of muscle cramps. The study concluded that staying hydrated, doing proper stretching, and following a balanced training routine can help prevent muscle cramps and maintain healthy muscles. Keywords: Water Intake, Stretching, Training Patterns, Muscle Cramps, Swimming Athletes.  ABSTRAK Renang merupakan salah satu aktivitas olahraga air yang melibatkan semua otot pada tubuh. Masalah yang paling banyak dikeluhkan oleh perenang adalah kram otot atau Exercise Associated Muscle Cramps (EAMC). Kram otot atau Exercise Associated Muscle Cramps (EAMC) merupakan kontraksi yang terjadi terus menerus pada otot atau sekelompok otot yang nantinya menyebabkan rasa nyeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara tingkat konsumsi air minum, stretching, serta pola latihan berlebih dengan kejadian kram otot pada atlet renang di kota Mataram, dengan juga mengidentifikasi masing-masing variabel tersebut. Penelitian ini menerapkan jenis penelitian analitik observasional dengan desain penelitian kohort prospektif. Sampel dalam penelitian ini adalah atlet renang pada club renang di kota Mataram yang tergabung didalam club Jatayu, Tirta Mayura, Top, Rinjani, dan Moyoshak dengan total 68 responden, dipilih dari populasi berjumlah 162 menggunakan teknik multistage random sampling yang terdiri dari dua metode yakni Proportionate Stratified Random Sampling dan Simple Random Sampling. Hasil penelitian dengan menggunakan uji analisis chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara konsumsi air minum (p = 0,000), durasi stretching (p = 0,000), dan pola latihan (p = 0,001) dengan kejadian kram otot pada atlet renang di Kota Mataram. Dari hasil penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa konsumsi air yang cukup, Stretching yang memadai, dan pola latihan yang baik dapat mencegah kram otot dan mendukung kesehatan otot secara optimal. Kata Kunci: Konsumsi Air Minum, Stretching, Pola Latihan, Kram Otot, Atlet Renang.
Relationship Between Family History of Stroke, Hypertension and Smoking History with The Incidence of Ischemic Stroke in Stroke Patients Timur, Insan Rabbani; Tunjung, I Wayan; Iing, Iing; Setiarini, Rohmania
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i1.8493

Abstract

The most prevalent kind of stroke and a major global cause of disability and death is ischemic stroke. According to data, smoking and hypertension are the main risk factors for stroke, which is very common in Indonesia, especially in Central Lombok. Numerous studies also link the likelihood of specific stroke subtypes to family history. Based on these facts, the purpose of this study is to determine and examine the association between the incidence of ischemic stroke in stroke patients at Praya Regional General Hospital, Central Lombok, and smoking, hypertension, and family history of stroke. This study employs an observational analytic approach with a cross-sectional research design. The sampling technique used is purposive sampling. Data were analysed using the Chi-Square test with a significance level of p < 0.05 and multiple logistic regression analysis. Of the 108 respondents, univariate analysis showed that 28.7% had a family history of stroke, 74.1% had hypertension, and 50.9% had a history of smoking. Bivariate analysis revealed no significant association between family history of stroke and ischemic stroke (p = 0.301). In contrast, hypertension (p = 0.007) and smoking history (p = 0.016) demonstrated significant associations. Multivariate analysis indicated that hypertension increased the likelihood of ischemic stroke by four times (Exp(B) = 4.074; p = 0.004), while smoking history elevated the risk by 3.3 times (Exp(B) = 3.364; p = 0.009). The conclusion is that hypertension and smoking history have a significant relationship with ischemic stroke, increasing the risk by 3.9 times and 3.2 times respectively, while family history of stroke does not show a significant relationship.
Hubungan Durasi Penggunaan Komputer Dengan Kejadian Nyeri Kepala Pada Mahasiswa Semester Akhir FK UNIZAR Gandhi Satya Wahyudi, A.A Ngurah; Qurratu Ainin, Dina; Ronanarasafa, Ronanarasafa; Setiarini, Rohmania
Journals of Ners Community Vol 14 No 2 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.2517

Abstract

Komputer merupakan salah satu bentuk penemuan manusia dalam bidang teknologi yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Komputer telah banyak digunakan oleh manusia dalam menunjang aktivitas produktif pada setiap kalangan usia terutama mahasiswa. Namun perlu diketahui bahwa penggunaan komputer tidak selalu memberikan dampak positif bagi manusia, terutama jika digunakan pada waktu yang lama. Penggunaan komputer yang berlebihan akan meningkatkan resiko permasalahan kesehatan seperti nyeri kepala, mata lelah dan sakit punggung yang tidak hanya berdampak buruk bagi kualitas hidup, namun dapat menganggu proses studi mereka. Untuk mengetahui hubungan antara durasi penggunaan komputer dengan kejadian nyeri kepala yang dialami oleh mahasiswa semester akhir.Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Penelitian dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar pada tanggal 15 Januari 2023-21 Januari 2023. Sampel penelitian sebanyak 60 responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji Chi-square.Responden yang menggunakan komputer dengan durasi < 3 jam berjumlah 24 orang (40%) dan responden yang menggunakan komputer dengan durasi > 3 jam sebanyak 36 orang (60%). Responden yang menderita nyeri kepala berjumlah 36 orang (60%) dan responden yang tidak menderita nyeri kepala berjumlah 24 orang (40%). Terdapat hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan komputer dengan kejadian nyeri kepala pada mahasiswa semester akhir Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar, dengan nilai p-value 0,00 (p-value < 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan komputer dengan kejadian nyeri kepala pada mahasiswa semester akhir FK Unizar Tahun 2022.
HUBUNGAN USIA, JENIS KELAMIN, DIABETES MELITUS TIPE II, DAN HIPERTENSI DENGAN TIPE STROKE DI RSUD PROVINSI NTB Marini Lumintang; Rohmania Setiarini; Sukandriani Utami; I Wayan Tunjung
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 4 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/v6d2vt91

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi perhatian dunia. Di Provinsi NTB, penyakit stroke mengalami peningkatan dari tahun 2013 sampai 2018 dengan prevalensi sebanyak 4,5 % menjadi 8 %. Faktor risiko terjadinya stroke dapat diklasifikasikan menjadi faktor yang tidak dapat dimodifikasi dan faktor yang dapat dimodifikasi. Usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, ras atau etnik adalah faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi. Faktor risiko yang dapat dimodifikasi ialah diabetes melitus (DM), hipertensi, dislipidemia, obesitas, atrial fibrillation, gaya hidup (merokok, alkohol, dan aktivitas fisik). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan usia, jenis kelamin, DM tipe II dan hipertensi dengan tipe stroke di RSUD Provisnsi NTB tahun 2022. Metode yang digunakan yaitu cross sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 126 dengan teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Uji statistik yang digunakan yaitu uji chi square. Penelitian menunjukkan bahwa 126 responden stroke, sebagian besar responden mengalami stroke non hemoragik yaitu sebanyak 64 orang (50,8%). Berdasarkan hasil analisis bivariat didapatkan hasil p-value = 0,158 (p > 0,05) untuk usia yang artinya tidak terdapat hubungan antara usia dengan tipe stroke. Nilai p-value = 0,49 untuk jenis kelamin yang artinya tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan tipe stroke. Nilai p-value = 0,001 untuk Diabetes melitus tipe II yang menandakan terdapat hubungan antara diabetes melitus dengan tipe stroke. Nilai p-value = 0,002 untuk hipertensi yang artinya terdapat hubungan antara hipertensi dengan tipe stroke. Faktor risiko terjadinya stroke di RSUD Provinsi NTB tahun 2022 antara lain ialah DM tipe II dan hipertensi. Kata Kunci: stroke, DM tipe II, hipertensi
The Relationship Between Body Mass Index (BMI), Gender and Hypertension With The Incidence of Knee Osteoarthritis at North Lombok Regency Hospital Aron Baihaqi, Muhammad; Setiarini, Rohmania; Pebruanto, Henry; Sutrisna Wiatma, Deny
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 6 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v6i1.534

Abstract

Osteoarthritis (OA) of the knee is a degenerative joint disease that often occurs in old age and is one of the main causes of pain and limited mobility. The incidence of knee OA is influenced by various risk factors, including body mass index (BMI), gender, and hypertension, but the results of studies related to these factors still show differences in findings. In North Lombok Regency, data on risk factors for knee OA is still limited. This study aims to analyze the relationship between BMI, gender, and hypertension with the incidence of knee osteoarthritis at North Lombok Regency Hospital. This study uses an analytical observational design with a case control approach. The case group consists of 54 patients who were diagnosed with knee osteoarthritis and underwent treatment at the North Lombok Regency Hospital in the period of July 2024-July 2025. The control group consisted of 54 people who were patients of the Internal Medicine Polyclinic of the North Lombok Regency Hospital in August 2025 who did not suffer from knee osteoarthritis. Sampling of the control group was carried out using purposive sampling techniques based on inclusion and exclusion criteria. Data were obtained from the patient's medical records and analyzed using univariate and bivariate analyses to assess the relationship between independent variables and the incidence of knee OA. he results of this study are expected to show the relationship between BMI, gender, and hypertension with the occurrence of knee osteoarthritis, and to support prevention and treatment efforts for knee osteoarthritis at North Lombok Regency Hospital.
HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN SKIZOFRENIA RAWAT JALAN DI RSJ MUTIARA SUKMA, PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Alif Wahyu Adam; Danang Nur Adi Wibawa; Hardinata; Rohmania Setiarini
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/wkdg1q03

Abstract

Penurunan fungsi kognitif sering terjadi pada skizofrenia dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, sehingga berpotensi menurunkan kualitas hidup pasien.Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan fungsi kognitif dengan kualitas hidup pada penderita skizofrenia rawat jalan di RSJ Mutiara Sukma, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Penelitian analitik observasional dengan desain potong lintang (cross-sectional) dilaksanakan pada Agustus 2023 di RSJ Mutiara Sukma, NTB. Sampel terdiri dari 98 pasien skizofrenia rawat jalan yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Pengukuran fungsi kognitif dan kualitas hidup dilakukan menggunakan instrumen terstruktur. Analisis hubungan menggunakan uji korelasi Spearman pada taraf signifikansi p<0,05.Terdapat hubungan bermakna antara fungsi kognitif dan kualitas hidup (r = −0,570; p < 0,001), yang menunjukkan bahwa semakin berat gangguan fungsi kognitif maka kualitas hidup cenderung semakin rendah. Fungsi kognitif berhubungan signifikan dengan kualitas hidup pada pasien skizofrenia rawat jalan di RSJ Mutiara Sukma, NTB. Penguatan skrining kognitif dan intervensi rehabilitatif berpotensi mendukung peningkatan kualitas hidup dalam layanan kesehatan jiwa rawat jalan.