Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

BLENDED LEARNING METHOD ASSISTED BY GOOGLE FOR EDUCATION AND PhET INTERACTIVE SIMULATION TO TRAIN SCIENCE PROCESS SKILLS FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Abdul Ghofur; Mohamad Nur; Wasis Wasis
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 7 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v7n1.p47-51

Abstract

The research, which was conducted in Jombang while still adhering to the health protocol, aims to produce high- quality learning tools using the blended learning method assisted by Google for education and PhET interactive simulation to train science process skills in terms of validity, practicality, and effectiveness. The research was carried out in two stages by adapting the 4D model from Thiagarajan followed by the implementation of learning with One Group Pretest-Posttest Design. The results obtained include the validity of the device of 3.68 with a very valid category, practicality in terms of the implementation of learning is very good with an assessment of 3.8. As for the effectiveness in terms of science process skills, students are in the high category with an N-Gain of 0.77 with an average science process skill of 83.33. In practicing science process skills, students still need to deepen in determining variables and defining variables. In addition to an increase in the aspect of science process skills, there is an increase in the cognitive assessment aspect of the product at an N-Gain of 0.78 with an average of 81.67. The obstacle to the application of the blended learning model is that students have not received full permission to operate the device, so there is a need for alternatives to reduce these obstacles. Based on the results of the data analysis, it is concluded that the blended learning device developed is able to train students' science process skills, but requires adjustments to the situation and conditions of students and education units.
PERBEDAAN PENGGUNAAN LABORATORIUM REAL DAN LABORATORIUM VIRTUAL PADA KETERAMPILAN PROSES DAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI TITRASI ASAM BASA Nanik Sulistiowati; Leny Yuanita; Wasis Wasis
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 2 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v2n2.p191-197

Abstract

The research was an experimental study to identify differences on process skills and students achievement by using real and virtual laboratories in acid base titration. The subject was students of 11st science class at Wachid Hasyim 2 Taman Sidoarjo High School. The research used 4 classes with real laboratory learning class as a control class while 3 classes given by the virtual laboratory as an experimental classes. Design of research was Control Group pre-test-post-test design. The result was a feasibility lesson plans on using real laboratory showed similar results with learning using virtual laboratory were categorized very wel l, student activity during the learning process using real and virtual  laboratory showed the same result were an increase in inquiry activities. The average value of the process skills of students used real laboratory on control class is 79,12 and virtual laboratory on experiment class 1, 2, and 3 were 80,18; 79,88; and 81,16 respectively.  The average value the results of students  achievement  used real laboratory on control class is 78,25 and virtual laboratory on experiment class 1, 2, and 3 were 79,48; 79,63; and 80,26 respectively. Process skills showed correlation with students achievement in use real and virtual laboratories. The conclusion was there are no differences in the skills process and students achievement by using real and virtual laboratories in acid base titration therefore virtual laboratory could be used as simulation media in schools with computing facilities before students learn using real laboratory. The virtual laboratory were not a competitor and didnt function to replace the real laboratory.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan proses dan hasil belajar siswa dengan menggunakan laboratorium real dan laboratorium virtual materi titrasi asam basa. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA di SMA Wachid Hasyim 2 Taman Sidoarjo. Uji coba penelitian menggunakan 4 kelas dengan pembagian 1 kelas diberikan pembelajaran dengan laboratorium real sebagai kelas kontrol sedangkan 3 kelas diberikan pembelajaran dengan laboratorium virtual sebagai kelas eksperimen. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Control Group pre-test-post-test Design. Hasil dari penelitian ini adalah keterlaksanaan RPP pada pembelajaran menggunakan laboratorium real menunjukkan hasil yang sama dengan pembelajaran menggunakan laboratorium virtual yaitu berkategori sangat baik, aktivitas siswa selama pros es pembelajaran menggunakan laboratorium real dan laboratorium virtual menunjukkan hasil yang sama yaitu mengalami peningkatan dalam kegiatan inkuiri. Nilai rata-rata keterampilan proses siswa yang menggunakan laboratorium real pada kelas kontrol sebesar 79,12 dan menggunakan laboratorium virtual pada kelas eksperimen 1, 2, dan 3 berturut-turut sebesar 80,18; 79,88; dan 81,16. Nilai rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan laboratorium real pada kontrol sebesar 78,25 dan menggunakan laboratorium virtual pada kelas eksperimen 1, 2, dan 3 berturut-turut sebesar 79,48; 79,63; dan 80,26. Keterampilan proses menunjukkan adanya korelasi dengan hasil belajar produk pada pembelajaran yang menggunakan laboratorium real dan laboratorium virtual. Simpulan dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan pada keterampilan proses dan hasil belajar siswa dengan menggunakan laboratorium real dan laboratorium virtual materi titrasi asam basa sehingga laboratorium virtual dapat digunakan sebagai media simulasi pada sekolah yang memiliki fasilitas komputasi sebelum siswa belajar menggunakan laboratorium real. Laboratorium virtual bukanlah kompetitor dan tidak difungsikan untuk menggantikan laboratorium real.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF YANG DI IMPLEMENTASIKAN MELALUI KEGIATAN EKSPERIMEN PADA MATERI KALOR UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS Theo Jhoni Hartanto; Soegimin W.W; Wasis Wasis
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 2 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v2n2.p231-239

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran fisika berbasis kombinasi model pembelajaran langsung dan model pembelajaran kooperatif pada materi kalor yang valid, praktis, dan efektif untuk melatih keterampilan pros es sains. Pengembangan perangkat dalam penelitian ini mengadaptasi model. Validitas perangkat menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat digunakan dalam pembelajaran. Kepraktisan perangkat ditinjau dari: (a) Keterlaksanaan RPP 1 dan keterlaksanaan RPP 2 memperoleh kategori baik; dan (b) Aktivitas siswa yang dominan pada pertemuan pertama adalah memperhatikan penjelasan guru dan aktivitas yang dominan pada pertemuan kedua adalah mengerjakan LKS. Keefektifan perangkat ditinjau dari: (a) Ketuntasan hasil belajar kognitif produk sebesar 87,5% di kelas VII-A dan 86,36% di kelas VII-B; (b) Keterampilan proses sains melalui tes kinerja menghasilkan ketuntasan sebesar 75,00% di kelas VII-A dan 86,36% di kelas VII-B; dan (c) Respon siswa pada umumnya sangat positif terhadap perangkat dan kegiatan pembelajaran.  Berdasarkan temuan-temuan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis model pembelajaran langsung dan model pembelajaran kooperatif melalui kegiatan eksperimen yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran fisika pada materi kalor.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS MODEL PEMAKNAAN UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN MENANAMKAN KARAKTER Suwar Suwar; Wasis Wasis; Toeti Koestiari
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v3n2.p387-397

Abstract

The research was aimed to produce a science physics learning package based on the Model Pemaknaan to facilitate science process skills and cultivate character on the subject of Electromagnetic Induction. The object is achieved through the process of describing the feasibility, practicality, and effectiveness of learning package are developed. This type of research is the development of research, to develop a learning package including syllabus, lesson plans, worksheets, student textbooks, and learning outcomes assessment sheet. The researcher developed the learning package using 4-D and used One Group Pre Test Post Test Design during the implementation. The subjects in this research is learning package, were tested on students of SMP Negeri 2 Mojokerto. Data collection was conducted in three sessions. Analysis of experimental data showed that the developed learning package categorized feasible, practical, and effective. Feasibility in terms of legibility student textbooks was 90%, and validation results were expressed valid. Demonstrated the practicality of enforceability lesson plan average of 97.6%, 76.7% student's activity. The effectiveness of the learning package is shown with 82.4% cognitive learning outcomes, 94.6% psychomotor, 97.3%  science process skills, and 95.8% affective average (100% moral knowing, 100% moral feeling, 87.5%  acting morally), and 92.1% the positive response of students (100 % respond positively to the interpretation phase, characteristic of Model Pemaknaan. Based on the results of data analysis concluded that the science physics learning package based Model Pemaknaan  in the subject matter of electromagnetic induction feasible, practical, and effective to use in learning tofacilitate science process skills and cultivate character of junior high school students. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan perangkat pembelajaran IPA Fisika berbasis model pemaknaan untuk melatihkan keterampilan proses sains dan menanamkan karakter pada pokok bahasan Induksi Elektromagnetik. Tujuan tersebut dicapai melalui proses mendiskripsikan kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan perangkat pembelajaran yang dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan, yaitu mengembangkan perangkat pembelajaran meliputi Silabus, RPP, LKS, BAS, dan LPHB. Model pengembangan perangkat yang digunakan adalah model pengembangan 4-D, sedangkan dalam uji coba perangkat digunakan rancangan One Group Pretest Posttest Design. Subjek dalam penelitian ini adalah perangkat pembelajaran yang diujicobakan pada siswa SMP Negeri 2 Mojokerto. Pengambilan data dilakukan dalam tiga kali pertemuan. Analisis data penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori layak, praktis, dan efektif. Kelayakan ditinjau dari keterbacaan BAS 90% dan hasil validitasi yang menyatakan perangkat pembelajaran valid. Kepraktisan ditunjukkan dari keterlaksanaan RPP rata-rata 97,6%, aktivitas siswa 76,7%.  Keefektifan perangkat pembelajaran ditunjukkan dengan hasil belajar kognitif 82,4%,  psikomotor 94,6%,  keterampilan proses sains 97,3%, dan afektif rata-rata 95,8% (moral knowing  100%, moral feeling 100%, moral acting 87,5%), serta respon positif siswa 92,1 % (100% merespon positif terhadap fase pemaknaan, ciri khas model pemaknaan). Berdasarkan hasil analisis data di atas disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA Fisika berbasis model pembelajaran pemaknaan pada materi pokok induksi elektromagnet layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran untuk melatihkan keterampilan proses sains dan menanamkan karakter siswa SMP.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL TPS DENGAN MEDIA LECTORA INSPIRE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Zulkifli Zakaria; Wasis Wasis; Wahono Widodo
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v3n2.p405-409

Abstract

This study aimed to develop learning material of TPS Model by using Lectora Inspire Media on the main subject of Newtons Law for Senior High School students. The Learning material development uses 4-D Model. Tryout II had been done to 90 students, by using one group pretest-posttest design and the replication to class X-1, X-2, and X-3 in SMA Negeri Mojoagung. The result of study shows: (1) The learning material that developed consists of: Lesson Plan, Students Book, Students Work Sheets, Lectora Inspire media, and the learning result assessment with worthy category are 3,9 4,0 and the reliability are 81% - 93%. (2) The developed learning material is relatively practicable, it is showed by: (a) the Lesson plan implementation is well categorized, and 100% implemented with 94% reliability, (b) the most dominant of students activity are asking and answering the questions in Lectora Inspire Media, (c) The students response toward the lesson using Lectora Inspire Media is positive, and (3) The students learning result is increase, it is shown by the increasing of pretest average score is 34,7 43,0 and the posttest average score is 79,8 85,5 with normalized-gain 0,68 0.74, (4) the constrains that faced are the students are not familiar with TPS model, the students are not familiar to connect between the video of motivation to learn with the material that will be learned. Based on the study, it can be concluded that Learning material of TPS Model with Lectora Inspire Media which developed is effective to increase the students learning result of Newtons Law material.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran model TPS dengan media Lectora Inspire pada pokok bahasan hukum Newton untuk siswa SMA. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model 4-D. Ujicoba II dilakukan pada 90 siswa, dengan desain one group pretest-posttest dan dilakukan replikasi pada kelas X-1, X-2, dan X-3 SMA Negeri Mojoagung. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi: RPP, buku siswa, LKS, media Lectora Inspire, dan tes hasil belajar berkategori layak dengan skor penilaian 3,9-4,0 dengan reliabilitas 81%-93%. (2) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan tergolong praktis, hal ini ditunjukkan oleh: (a) Keterlaksanaan RPP berkategori baik, dan terlaksana 100% dengan reliabilitas 94%, (b) Aktivitas siswa paling menonjol adalah mengajukan/menjawab pertanyaan yang ada dalam Lectora Inspire, (c) respon siswa terhadap pembelajaran dengan media Lectora Inspire adalah positif, dan (3) Hasil belajar siswa mengalami peningkatan, hal ini ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata pretest 34,7-43,0 dan untuk skor rata-rata postest 79,8-85,5 dengan normalized-gain  0,68-0,74, (4) kendala yang dihadapi adalah siswa belum terbiasa dengan model pembelajaran TPS, siswa belum terbiasa untuk menghubungkan antara motivasi belajar berupa video dengan materi yang akan dipelajari. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran model TPS dengan media Lectora Inspire yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Hukum Newton.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERORIENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SQUARE DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN KETUNTASAN BELAJAR SISWA Berry Frisky Apriliyani; Wasis Widodo; Z.A. Imam Supardi
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v4n2.p579-590

Abstract

This study aimed to describe feasibility of Physics learning materials developed oriented cooperative learning model of think pair square type to improve social skills and master of learning outcomes in the learning of heat in senior high school (SMA). Development is done based on the model of four-D. Learning materials developed consists of lesson plans, Student Textbook, worksheets, achievement test and observation of social skills of students. The learning materials is tryout to the class X SMA Kemala Bhayangkari I Surabaya in the second semester of the school year 2013/2014. The replication consist of three classes namely X-A class, X-B class and X-C .One group pretest and postest design are used in the experiment. Descriptive technique is used in data analysis. From data analysis of three classes replication show that the validation of learning material is included to good category, the application of learning material is also good, learning activity close to students centered and students respont learning acivity is postitive. Learning outcomes of X-A class, X-B class and X-C class  is average 82 with, medium category in normally gain score. The outcomes of students sosial skills in X-A class, X-B class and X-C class is 2.80 included to good category. Based on the data analysis it can be concluded that the Physics Learning Materials Oriented Cooperative Learning Model of Think Pair Square Type for Improving Students Social Skills and Student Learning Master feasible to be used in learning activity. Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan kelayakan perangkat pembelajaran Fisika berorientasi pembelajaran kooperatif Think Pair Square untuk meningkatkan keterampilan sosial dan ketuntasan hasil belajar pada materi Kalor di SMA. Pengembangan perangkat pembelajaran dilakukan berdasarkan  model four-D tetapi hanya sampai tahap pengembangan (develop). Perangkat pembelajaran yang dikembangkan terdiri dari RPP, Buku Ajar Siswa, LKS, tes hasil belajar dan pengamatan keterampilan sosial siswa. Perangkat pembelajaran tersebut diujikan terhadap siswa kelas X SMA Kemala Bhayangkari I Surabaya pada semester ganjil tahun ajaran 2014/2015 dengan replikasi 3 kelas yaitu kelas X-A, kelas X-B dan kelas X-C. Rancangan yang digunakan pada penelitian adalah one group pre-test dan post-test design. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian secara keseluruhan untuk 3 kelas replikasi menunjukkan bahwa validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori baik, keterlaksanaan RPP berkategori baik, aktivitas siswa mengalami peningkatan kearah yang berpusat pada siswa, siswa memberikan respon positif terhadap proses pembelajaran. Hasil belajar kelas X-A, kelas X-B dan kelas X-C rata-rata sebesar 82 dengan dengan skor peningkatan (normal-gain) sedang,. Keterampilan sosial siswa kelas X-A, kelas X-B dan kelas X-C rata-rata sebesar 2.80 dengan kategori mengalami kemajuan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran Fisika Berorientasi Model Pembelajaraan Kooperatif Tipe Think Pair Square dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa dan Ketuntasan Belajar Siswa layak digunakan dalam pembelajaran.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS PENDEKATAN ILMIAH YANG DIINTEGRASIKAN DENGAN PROSEDUR MATEMATIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KALOR TINGKAT SMA Jansensius Dani Hurint; Wasis Wasis; Rudiana Agustini
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v4n2.p622-635

Abstract

This study aims to produce of learning materials which is effective to improve students achievement. This learning is done by learning materials applying based on scientific approach integrated with mathematical procedure. This study is learning materials developing used 4D model and implemented by one group pretest-posttest design. Data analysis using descriptive qualitative. Results of the study as follow: validator evaluation for Plan of Conducting Teaching (Rencana Pelaksanaan Pelajaran (RPP)), student book, Students Working Sheet (Lembar Kerja Siswa (LKS)) by category of appropriate to use. Test of students cognitive, psychomotor, and affective study by categories of valid and easy to understand. Conducting RPP on 1st, 2nd, and 3rd meetings as much as 100%. Students cognitive competence achievement by pretest and posttest gain score as much as 25% for its high category, 75% for its medium category, and 0% for its low category. Finishing cognitive competence, psychomotor, and affective study results are 75%, 98.3% and 98.3% in that order. This study concluded that physics learning materials based on scientific approach which integrated with mathematical procedure is effective in improving students achievement on heat subject matter for high school. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran, yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Pembelajaran ini dilakukan dengan cara menerapkan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan ilmiah yang diintegrasikan dengan prosedur matematis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4D dan desain ujicoba one group pretest-posttest design. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh sebagai berikut: hasil penilaian validator terhadap Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Buku Siswa, Lembar Kerja Siswa (LKS) dengan kategori sangat layak untuk digunakan. Tes hasil belajar kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap dengan kategori valid dan mudah dipahami. Keterlaksanaan RPP pada pertemuan I, II, dan III sebesar 100%. Hasil belajar kompetensi pengetahuan dengan gain score pretest dan posttest sebesar 25% untuk kategori tinggi, 75% untuk kategori sedang, dan 0% untuk kategori rendah. Ketuntasan hasil belajar pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara berurutan adalah 75%, 98,3%, dan 98,3%. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa perangkat pembelajaran Fisika berbasis pendekatan ilmiah yang diintegrasikan dengan prosedur matematis efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi kalor tingkat SMA.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MODEL INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN KINERJA ILMIAH SISWA Dian Pradianti; Wasis Wasis; Rudiana Agustini
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v4n2.p672-680

Abstract

This research aims to produce physics teaching material through guided inquiry model which is valid, practical, and effective to facilitate the students scientific skill  in senior high school. The development of teaching material used the Kemp model and was tested in class X MIA of SMAN 1 Pasir Belengkong first semester in academic year 2014/2015 by using the one-group pretest-posttest design. The data collection used Validation, observation, tets, and questionnaire student responses. The data analysis techniques used quantitativ and qualitativ descriptive analysis. The results of this research are:1) Teaching material developed has a valid category; 2) The practicality of teaching material in terms of a good category in feasibility of lesson plans and the students activities in accordance with steps of guided inquiry model; and 3) The teaching material effectiveness in terms of: (a) Improving students learning achievement seen with high gain scores; (b)  Percentage of scientific skill of students indicated by the increased of each meeting; and (c) The studentsresponds toward material and implementation of learning are positive. Based on the result of the above  Its conclusion that the teaching material through guided inquiry model are valid, practical, and effective  so that used to facilitate the students scientific skill in senior high school. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran fisika model inkuiri terbimbing yang valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kinerja ilmiah siswa SMA. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model Kemp dan diujicobakan di kelas X MIA SMAN 1 Pasir Belenkong semester genap tahun ajaran 2014/2015 dengan one-group pretest-posttest design. Pengumpulan data menggunakan metode validasi, observasi, tes, dan angket respon siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan deskriptip kualitatif. Temuan hasil penelitian, yaitu: 1) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori valid; 2) Kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP berkategori baik dan aktivitas siswa sesuai dengan tahap-tahap pada model inkuiri terbimbing; dan 3) Keefektifan perangkat pembelajaran ditinjau dari: (a) Peningkatan hasil belajar siswa rata-rata tinggi; (b) Persentase kinerja ilmiah siswa ditunjukkan dengan meningkatnya setiap pertemuannya; dan (c) Respon siswa terhadap perangkat dan pelaksanaan pembelajaran positif. Berdasarkan hasil-hasil di atas disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran model inkuiri terbimbing yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif  sehingga layak digunakan untuk melatihkan kinerja ilmiah siswa SMA.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF Rinda Purwo Saputro; Wasis Wasis; Toeti Koestiari
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p693-702

Abstract

This research is aims to develop a valid and effective learning material, by using discovery learning model to increase learning outcomes and creative thinking skills on static fluid material in senior high school. Thiagarajans 4-D model is used to develop the learning materials and tryout with one group pretest-posttest design. The data were analyzed by quantitative and qualitative description. The results show that: a) Development of learning materials are valid; b) Feasibility of learning material can be applied well ; c) Students activities during Discovery Learning  model are good; d) The students responses toward learning material and implementation are positive; e) Results of learning outcomes in religious attitude are good, aspects of social attitude are good, aspects of knowledge increase with medium level, and aspect of science process skills have excellent predicate; f) Results of creative thinking skills students is increasing in medium level either on fluency thinking, flexibility thinking, or originality thinking. So, it can be concluded that the physics learning materials using Discovery Learning model are valid and effective to increase learning outcomes and creative thinking skills. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran fisika model Discovery Learning  yang valid dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir kreatif pada materi fluida statis di SMA. Rancangan pengembangan yang digunakan mengikuti model 4-D dari Thiagarajan dengan desain uji coba one group pretest-posttest design. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil yang diperoleh menunjukkan: a) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid; b) Keterlaksanaan perangkat pembelajaran pada uji coba terlaksana dengan baik; c) Aktivitas siswa selama pembelajaran mengikuti langkah-langkah model Discovery Learning secara baik; d) Respon siswa terhadap perangkat dan model pembelajaran positif; e) Hasil belajar siswa pada aspek sikap religius baik, aspek sikap sosial baik, aspek pengetahuan meningkat dengan rata-rata peningkatan berkategori tinggi, serta aspek keterampilan proses sains memperoleh predikat sangat baik; f) Hasil keterampilan berpikir kreatif siswa mengalami peningkatan berkategori sedang pada aspek berpikir lancar, berpikir luwes, dan berpikir orisinal. Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran fisika model Discovery Learning yang telah dikembangkan dinyatakan valid dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir kreatif.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA MODEL KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN DI KELAS VII SMP Intannani Mustikasari; Endang Susantini; Wasis Wasis
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p931-933

Abstract

This research aims to produce the teaching materials based on  science cooperative Group Investigation model which is valid, practical, and effective to facilitate the students decision making skill. The development of teaching material used the 4-D model  and was implemented in 7th-B grade of SMPN 6 Surabaya in the first  semester of  2015/2016 by using the Pre-Experimental One-Group Pretest-Posttest Design. The data collection used validation, observation, quetionnaires, test, and documentation. The data analysis techniques used quantitative and qualitative descriptive analysis.The results of this research are:(1) Teaching material developed to be use consisted of Syllabus, Lesson Plan, Book, Student Worksheet and Test of student learning outcomes are valid; (2) The practicality of teaching material categorized in terms of: (a) The teaching materials categorized in  feasibility of lesson plan, (b) The legibility of the student book;(c) The constraints encountered obstacles during the implemantion and (3) The teaching material effectiveness in terms of: (a) Improving students learning decision making skill by getting gain score in medium category; (b) Improving students learning achievement by getting score in medium catagory; (c) The students give a positive responses toward teaching material and implementation of teaching material developed . Thus, teaching materials based on science cooperative Group Investigation model are valid, practical, and effective to facilitate the students scientific decision making skill in VII grade of Junior High School. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA model kooperatif tipe Group Investigation yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam mengambil keputusan. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model 4-D  dan diujicobakan di Kelas VII-B SMPN 6 Surabaya pada semester ganjil tahun ajaran 2015/2016 dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan metode validasi, observasi, angket, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi Silabus, RPP, Bahan Ajar Siswa, LKS, dan Lembar Penilaian berkategori valid; (2) Perangkat pembelajaran berkategori praktis ditinjau dari: (a) Keterlaksanaan RPP, (b) Keterbacaan bahan ajar siswa, (c) Kendala-kendala yang dijumpai selama proses KBM; serta (3) Perangkat pembelajaran telah efektif ditinjau dari: (a) Peningkatan nilai keterampilan siswa dalam mengambil keputusan siswa dengan perolehan skor n-gain pada kategori sedang, (b) Peningkatan nilai pengetahuan dengan perolehan skor n-gain pada kategori sedang, (c) Siswa merespon positif perangkat yang dikembangkan dan implementasinya. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA model kooperatif tipe Group Investigation yang digunakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam mengambil keputusan di kelas VII SMP