Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengetahuan Ibu tentang Kejang Demam pada Anak Balita Siddiq, Cakra Muhafizhdien; Cahyaningsih, Henny; Ariyanti, Metia; Sofyana, Haris; Nursyamsiyah, Nursyamsiyah; Ramdaniati, Sri
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v5i2.4371

Abstract

Kejang demam merupakan salah satu kondisi medis yang paling sering terjadi pada anak balita dan seringkali menimbulkan kekhawatiran pada orang tua, khususnya ibu. Pengetahuan ibu mengenai kejang demam sangat penting agar dapat melakukan penanganan pertama yang tepat dan mencegah dampak buruk pada anak. Namun, masih banyak ibu yang belum memiliki pengetahuan yang memadai tentang kejang demam, sehingga tindakan yang dilakukan seringkali kurang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang kejang demam pada anak balita. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik sampling jenis non-probability sampling diambil dengan cara accidental sampling. Sampel penelitian adalah ibu yang memiliki anak balita, dengan jumlah responden sebanyak 108 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dianalisis secara statistik menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki pengetahuan yang cukup sebanyak 57 orang (52,8%), pengetahuan baik sebesar 44 (40,7%) dan pengetahuan kurang 7 (6,5%). Saran dari penelitian ini adalah melanjutkan program pendidikan kesehatan yang sudah terjadwal hal ini sangat diperlukan agar ibu mampu melakukan penanganan kejang demam dengan benar dan mengurangi risiko komplikasi pada anak.
Hubungan Imunisasi BCG dengan Kejadian Tuberkulosis Paru pada Anak di RSUD Al-Ihsan Provinsi Jawa Barat Cahyaningsih, Henny; Sari, Amelia Puspita; Nursyamsiyah, Nursyamsiyah; Ariyanti, Metia; Lukman, Mamat; Shalahuddin, Iwan
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i3.24547

Abstract

ABSTRACT Due to the extremely high number of cases, pulmonary tuberculosis in children is a serious public health concern in Indonesia. One of the globally recommended preventive efforts is the early administration of the vaccination against Bacillus Calmette-Guérin (BCG). To reduce the chance of developing pulmonary tuberculosis, babies less than two months are often vaccinated with BCG.  The bacteria Mycobacterium tuberculosis is the cause of the infectious illness TB, which can cause serious consequences and even death, especially in susceptible age groups like children. Consequently, the BCG vaccine is essential for avoiding pulmonary TB in children at a young age. This study aims to analyze the relationship between Bacillus Calmette–Guérin (BCG) immunization status and the occurrence of pulmonary tuberculosis in children. The researcher employed a quantitative approach utilizing a cross-sectional design, implemented accidental sampling as the method for selecting participants, and included at least 120 individuals in the sample. The results indicated a significant association between BCG vaccination and the incidence of pulmonary tuberculosis in children (p-value = 0.001), revealing a moderately strong correlation coefficient with a negative association. It is anticipated that hospitals will persist in raising public awareness regarding the importance of BCG vaccination and its link to pulmonary tuberculosis incidence. Keywords: BCG Immunization, Preschool, Pulmonary Tuberculosis.  ABSTRAK Tingkat insidensi tuberkulosis paru pada populasi anak di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan serius.  Salah satu upaya preventif terhadap penyakit dapat dilakukan melalui pemberian anak-anak imunisasi Bacillus Calmette-Guerin (BCG) sejak usia dini.  Bayi berusia di bawah dua bulan biasanya diberi imunisasi BCG untuk mengurangi risiko infeksi tuberkulosis paru. TB disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis, yang dapat menyebabkan komplikasi serius bahkan kematian, terutama pada anak-anak dan kelompok usia yang rentan. Akibatnya, imunisasi BCG sangat penting untuk mencegah tuberkulosis paru pada anak-anak sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status imunisasi Bacillus Calmette–Guérin (BCG) dengan kejadian tuberkulosis paru pada anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan berupa sampel random. Sampel minimal yang diambil adalah 120 orang. Dalam penelitian ini, lembar observasi, yang juga dikenal sebagai checklist, digunakan dan diuji dengan uji Chi-square. Temuan menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara imunisasi BCG dengan frekuensi kejadian tuberkulosis paru pada anak (p-value = 0,001), dengan arah korelasi negatif dan koefisien korelasi yang kuat. Diharapkan rumah sakit dapat terus memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat mengenai pentingnya imunisasi BCG dan kaitannya dengan kasus tuberkulosis paru. Kata Kunci: Imunisasi BCG, Preschool, Tuberkulosis Paru.