Rivelino Hamel
Universitas Sam Ratulangi

Published : 36 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA FAKTOR PERSONIL PERENCANAAN PULANG DENGAN KELENGKAPAN RESUME MEDIS PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MABA KABUPATEN HALMAHERA TIMUR Tahalele, Selfince; Mulyadi, Ns; Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.12014

Abstract

Abstract. Medical summary can be a subject of study for quality control of medical records. Nursing activities are not optimal at this time is the patient's discharge planning activities. One of the factors that determine the success of the planning process was a factor of personnel discharge planning. The aim of research was to determine the relationship between the factors of personnel discharge planning with the completeness of patient’s medical summary at the General Hospital of East Halmahera Regency Maba. Methods of analytic observational study using cross sectional design. This research was conducted at the General Hospital Maba of East Halmahera on February 29 to March 5, 2016. The samples were nurses and entry summary documentation with the quantities of each 34. The sampling technique was purposive sampling. Research instruments using questionnaires and observation guides. Data analysis was performed using chi-square test, at the significance level of 95% (α ≤ 0.05) indicates the value ρ = 0.012, this value is smaller than α = 0.05 and OR = 19,2. Conclusion: there is a relationship between the factors of discharge planning personnel with the completeness of patient’s medical summary at the General Hospital Maba of East Halmahera Regency. Suggestions for nurses can improve performance especially in completeness of patient’s medical summary to establish good communication between health professionals and patients and their families, although the number of nurses is still relatively small. Keywords :Personnel Discharge Planning Factor, Completeness Of Patient’s Medical Summary Abstrak.Resume medis dapat menjadi bahan kajian untuk pengendalian mutu rekam medis. Kegiatan keperawatan yang belum optimal saat ini adalah kegiatan perencanaan pulang pasien. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan proses perencanaan pulang yaitu faktor personil perencanaan pulang. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara faktor personil perencanaan pulang dengan kelengkapan resume medis pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Maba Kabupaten Halmahera Timur.Metode penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Maba Kabupaten Halmahera Timur pada 29 Februari – 5 Maret 2016.Sampel penelitian adalah perawat dan dokumentasi ringkasan masuk keluar dengan jumlah masing-masing 34.Teknik pengambilan sampel, yaitu purposive sampling.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan panduan observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square, pada tingkat kemaknaan 95% (α ≤ 0,05) menunjukkan nilai ρ=0,012, nilai ini lebih kecil dari α=0,05 dan OR=19,2. Kesimpulan : ada hubungan antara faktor personil perencanaan pulang dengan kelengkapan resume medis pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Maba Kabupaten Halmahera Timur. Saran untuk perawat dapat meningkatkan kinerja mereka khususnya dalam kelengkapan resume medis pasien dengan menjalin komunikasi yang baik antara tenaga kesehatan maupun dengan pasien dan keluarga pasien walaupun jumlah tenaga perawat yang masih tergolong sedikit. Kata Kunci: Faktor Personil Perencanaan Pulang, Kelengkapan Resume Medis pasien.
PENGARUH TERAPI RENDAM AIR HANGAT PADA KAKI TERHADAP INSOMNIA PADA LANSIA DI KELURAHAN ANGGES KECAMATAN TAHUNA BARAT Wungouw, Herlina; Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i2.25193

Abstract

Abstract: One of the most common health problems of the elderly is insomnia, a condition that causes the individual to be unable to obtain and maintain adequate sleep. With warm water soak therapy on the feet, it can cope with the difficulty sleeping problem. The Research Purpose is to determine the effect of warm water soak therapy on the feet against insomnia for the elderly. This Research Method is Pre Experimental with Research Design that used is Static Group Comparison. The Sampling Technique using Purposive Sampling, with the number of samples are 32 elderly people. The Research Result using Independent Sample t.test obtained the significance value that is 0,000≤ 0,05. The Research Conclusion indicate that there is influence of warm water soak therapy on feet against insomnia for elderly In Urban Village of Angges, Sub District of West Tahuna. Keywords : Insomnia, Elderly, Warm Water Soak TherapyAbstrak: Salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia adalah insomnia, suatu keadaan yang menyebabkan individu tidak mampu mendapatkan dan mempertahankan tidur yang adekuat. Dengan terapi rendam air hangat pada kaki yang dapat menanggulangi masalah dalam kesulitan tidur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi rendam air hangat pada kaki terhadap insomnia pada lansia. Metode penelitian ini adalah Pre Eksperimental dengan Desain penelitian yang digunakan Static Gruoup Comparison. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling, dengan jumlah sampel 32 orang lansia. Hasil penelitian menggunakan uji Independent Sample t.test diperoleh nilai signifikansi yaitu 0,000< 0,05. Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh terapi rendam air hangat pada kaki terhadap insomnia pada lansia Di kelurahan Angges Kecamatan Tahuna Barat.Kata Kunci : Insomnia, Lansia, Terapi Rendam Air Hangat
ANALISA RIWAYAT ORANG TUA SEBAGAI FAKTOR RESIKO OBESITAS PADA ANAK SD DI KOTA MANADO Permatasari, Ika R.I.; Mayulu, Nelly; Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2189

Abstract

Abstrak: Obesity is generally defined as an illness experienced by a person when the calories he ate far more than the calories burned Obesity can also be accompanied by a state of insulin resistance, which in turn will lead to the occurrence of diabetes mellitus This study aims to analyze the history of the parents as a risk factor obesity in elementary school children in the city of Manado with analytical survey method using a cross sectional design (cross-sectional) 136 samples using the chi-square test (x2), at the 95% significance level (α 0.05). Results showed that there is a relationship between parental history obese with obesity in elementary school children in the city of Manado conclusion obesity prevalence in primary school children in the city of Manado in 2013 were 44 males (32.4%) and 24 women (17.6%) prevalence obesity in the elderly respondents in 2013 was the father of 27 people (19.9%) and 31 women (22.8%) History of the parents is a risk factor for obesity in primary school children in the city of Manado advice provides information about obesity and more planning Scaling back about obesita monitoring the nutritional status of school children, especially elementary students to monitor the growth and development of nutritional status. Keywords: elderly, obese Abstrak: Obesitas secara umum didefinisikan sebagai sebuah penyakit yang dialami oleh seseorang saat kalori yang dia makan jauh lebih banyak dibandingkan dengan kalori yang dibakar Obesitas juga dapat disertai keadaan resistensi insulin yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya diabetes mellitus Penelitian ini bertujuan menganalisis riwayat orang tua sebagai faktor risiko terjadinya obesitas pada  anak SD di kota Manado dengan metode penelitian survei analitik dengan menggunakan  rancangan Cross sectional (potong lintang) sampel 136 menggunakan uji chi-square (x2), pada tingkat kemaknaan 95%   (α 0,05).Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara riwayat orang tua yang obes dengan kejadian obesitas pada anak SD di kota Manado kesimpulan Prevalensi Obesitas pada anak SD di Kota Manado pada tahun 2013 adalah laki-laki 44 orang (32,4%)  dan perempuan 24 orang (17,6%) Prevalensi Obesitas pada orang tua responden pada tahun 2013 adalah ayah 27 orang (19,9%)  dan perempuan 31 orang (22,8%) Riwayat orang tua  merupakan faktor risiko terjadinya obesitas pada anak SD di Kota Manado saran memberikan informasi tentang obesitas dan perencanaan lebih lanjut mengenai obesita Menggiatkan kembali monitoring status gizi anak sekolah terutama siswa SD untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan status gizinya Kata kunci : orang tua, obesitas
HUBUNGAN PENERAPAN METODE TIM DENGAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI IRINA C RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Mogopa, Cindy Putriyani; Pondaag, Linnie; Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14704

Abstract

Abstract: Performance nurse is a nurse acts committed within an organization in accordance with the powers and responsibilities of each, where a good performance can give satisfaction to the users of services and also improve the quality of nursing care. To improve and realize the quality of nursing service, hospitals should implement nursing care system process in the ward using the Professional Nursing Practice Model (PNPM). The team's method is a method in which the nursing care professional nurse led a group of nursing staff in providing nursing care to a group of clients through cooperative and collaborative efforts. The purpose of this study was to determine the relationship between the application of the method performing team nurse in the department of Irina C RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. The study design used is observational analytic with cross sectional approach. The sampling technique is by using Simple Random Sampling in accordance with the inclusion criteria with a total sample of 38 people. The results using chi-square statistic test obtained value ñ = 0,020 <á = 0,05. Conclusion the results of this study has shown there is a relationship between the application of the method performing team nurse of Irina C RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Keywords : Method Implementation Team, Implementing Nurse Performance. Abstrak: Kinerja perawat merupakan tindakan yang dilakukan seorang perawat dalam suatu organisasi sesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya masing-masing, dimana kinerja yang baik dapat memberikan kepuasan pada pengguna jasa dan juga meningkatkan mutu pelayanan keperawatan. Untuk meningkatkan dan mewujudkan mutu pelayanan keperawatan, rumah sakit harus menerapkan proses sistem asuhan keperawatan pada ruang rawat dengan menggunakan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP). Metode tim merupakan metode pemberian asuhan keperawatan dimana seorang perawat profesional memimpin sekelompok tenaga keperawatan dalam memberikan asuhan keperawatan pada sekelompok klien melalui upaya kooperatif dan kolaboratif. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara penerapan metode tim dengan kinerja perawat pelaksana di Irina C RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Desain Penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan Simple Random Sampling sesuai dengan kriteria inklusi dengan jumlah sampel 38 orang. Hasil Penelitin menggunakan uji statistik chi-square didapatkan nilai ñ = 0,020 < á = 0,05. Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara penerapan metode tim dengan kinerja perawat pelaksana di Irina C RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Kata Kunci : Penerapan Metode Tim, Kinerja Perawat Pelaksana.
PERBEDAAN KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEPERAWATAN DI IRINA A DENGAN IRINA C RSUP Prof. Dr. R. D. KANDOU MANADO Sakey, Crista Juvirta; warouw, Herman; Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5148

Abstract

Abstract : Background patient satisfaction is one measure of the success of the hospital services provided. The patient as service users expect a quality product from a hospital as a health care institution. The incidence of disability and even death caused by surgical procedures and degenerative diseases and infections has increased from year to year. This study aims see the difference in patient satisfaction in inpatient surgery (Irina A) with internal hospitalization (Irina C) and to look at patient satisfaction in each of room. The design study is a comparative descriptive study. Respondents in this study amounted to 92 people, divided in two rooms. Taken using purposive sampling technique using patient satisfaction questionnaires covering 5 dimensions namely reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangibles. Later in the analysis using IBM SPSS Statistics 20 program using the Independent t-test at 95% significance level (α = 0.05). With the results of more than half of the respondents in Irina A disgruntled otherwise most of the respondents in Irina C are satisfied, with α = 0.389. In conclusion there is no difference in patient satisfaction with nursing care in the both room. Keywords: patient satisfaction, inpatient surgery, inpatient internal Abstrak : Latar belakang kepuasan pasien merupakan salah satu ukuran keberhasilan pelayanan yang diberikan rumah sakit. Pasien sebagai pengguna jasa mengharapkan produk yang berkualitas dari rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan. Angka kejadian kecacatan bahkan kematian yang diakibatkan oleh prosedur pembedahan dan penyakit-penyakit degeneratif dan infeksi mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Tujuan untuk melihat perbedaan kepuasan pasien di rawat inap bedah (Irina A) dengan rawat inap interna (Irina C) dan guna memperoleh gambaran kepuasan pasien dimasing-masing ruangan. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif komparatif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 92 orang yang terbagi di kedua ruangan. Diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan menggunakan kuisioner tentang kepuasan pasien yang meliputi 5 dimensi yaitu reliability, responsiveness, assurance, emphaty, dan tangibles. Kemudian di analisis menggunakan program IBM SPSS Statistics 20 menggunakan uji t Independent pada tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil lebih dari separuh responden di Irina A merasa kurang puas sebaliknya sebagian besar responden di Irina C merasa puas, dengan α = 0,389. Kesimpulan tidak ada perbedaan kepuasan pasien terhadap pelayanan keperawatan di kedua ruangan. Kata kunci : kepuasan pasien, Irina bedah, Irina interna
HUBUNGAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN DI INSTALASI RAWAT INAP C RSUP Prof. Dr. R. D. KANDOU MANADO Pakudek, Kriska H; Robot, Fredna; Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5165

Abstract

Abstract: Nursing documentation is evidence of recording and reporting of nurses possessed useful for the benefit of clients, nurses and health care team in providing health services with accurate and complete data written as a nurse's responsibility. One factor that affects nurse documentation is intrinsic motivation. Purpose: Knowing the relationship of Motivation Nurse with Nursing Care Documentation Implementation in C Installation Inpatient RSUPProf. Dr. R. D. Kandou Manado. Research Methods: This research using survey method with cross sectional approach. The sampling technique using Probability Sampling with large sample 51 samples. For data analysis using Chi-square test with significance level α ≤ 0,05. Research Result: from 51 respondens who have good intrinsic motivation and complete carry out the documentation as many as 43 people, and who have less intrinsic motivation and not complete carry out the documentation as many as 3 people. p value result = 0.003 ≤ α (0,05), which means that H0 is rejected. Conclusion: There are significant relationship between motivation of nurses with nursing care documentation implementation in C installation inpatient RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado. Suggestion: for nurses who have good intrinsic motivation can maintain their motivation and for nurses who have less intrisic motivation, can further increase their motivation. Keywords: Motivation, Documentation Abstrak: Dokumentasi keperawatan adalah bukti pencatatan dan pelaporan yang dimiliki perawat, berguna untuk kepentingan klien, perawat dan tim kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan dengan data yang akurat, lengkap dan tertulis sebagai tanggung jawab perawat. Salah satu factor yang mempengaruhi pendokumentasian adalah motivasi intrinsik perawat. Tujuan: untuk mengetahui hubungan Motivasi Perawat dengan Pelaksanaan Dokumentasi Asuhan Keperawatan di Instalasi Rawat Inap C RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Metode Penelitian: penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Probability Sampling dengan besar sampel 51. Teknik analisa data menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kemaknaan α ≤ 0,05. Hasil penelitian: Dari 51 responden, yang memiliki motivasi intrinsik baik dan melakukan dokumentasi dengan lengkap sebanyak 43 orang, dan yang memiliki motivasi kurang dan melakukan dokumentasi tidak lengkap sebanyak 3 orang. Hasil p value = 0,003 ≤ α (0,05) yang berarti H0 ditolak. Kesimpulan: terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi perawat dengan pelaksanaan dokumentasi asuhan keperawatan di instalasi rawat inap C RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Saran: Diharapkan perawat yang memiliki motivasi intrinsik baik dapat mempertahankan motivasinya dan bagi perawat yang memiliki motivasi kurang, dapat lebih meningkatkan motivasi dalam dirinya. Kata Kunci : Motivasi, Dokumentasi
HUBUNGAN KELELAHAN KERJA PERAWAT DENGAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANGAN IRINA C RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Baroka, Siti; Pondaag, Linnie; Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14817

Abstract

Abstract : Nurses are medical personnel who have direct contact with the patient so that the most vulnerable to fatigue Fatigue is the work of various circumstances that accompanied the decline efensiensi and durability in the work. Objective:knowing Relations Nurse Fatigue Work With Care Documentation Processes In The Room Irina C RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado. Methods: Analytical observational study design was cross-sectional approach. The population in this study are all nurses in the room Irina C RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado, totaling 82 nurses. Results of based on research results, it can be concluded that the fatigue of nurses in the category Tired of as much as 41 respondents (65.1%) of respondents. And documentation of nursing care were largely included in the category of full with 44 respondents (69.8%) of respondents. Suggestions should though nurses were experiencing fatigue to keep doing thorough documentation. Keywords: Fatigue Work, Documentation Abstrak:Perawat merupakan tenaga medis yang memiliki kontak langsung paling sering dengan pasien sehingga rentan terhadap kelelahan Kelelahan kerja merupakan aneka keadaan yang di sertai penurunan efensiensi dan ketahanan dalam bekerja. Tujuan Penelitian mengetahui Hubungan Kelelahan Kerja Perawat Dengan Proses Pendokumentasian Asuhan Keperawtan Di Ruangan Irina C RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Desain Penelitian adalah Analitik Observasional pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana Di Ruangan Irina C RSUP Prof. DR. R. D. Kandou Manado, yang berjumlah 82 perawat. Hasil Penelitian berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa kelelahan kerja perawat berada pada kategori Lelah sebanyak 41 responden (65.1%) responden. Dan pendokumentasian asuhan keperawatan yang sebagian besar termasuk dalam kategori lengkap yaitu 44 responden (69.8%) responden. Saran sebaiknya meskipun perawat yang mengalami kelelahan agar tetap melakukan pendokumentasian yang lengkap. Kata kunci: Kelelahan Kerja perawat, Pendokumentasian
HUBUNGAN KONDISI KERJA DENGAN STRES KERJA PERAWAT DIRUNGAN INTASALASI GAWAT DARURAT MEDIK RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Lumingkewas, Mega; Warouw, Herman; Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 3 (2015): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i3.8720

Abstract

Abstract: Condition of job cover environmental variable of physical like office hours distribution, existing condition of physical goodness in the form of noise, demand and regulation, and also social relation, temperature, workplace architecture marking and lighting of voice. Target of this Research is Relations between Job’s Conditions and Nurse’s Working Stress Room Installation Serious Condition Emergency Sis of RSUP. Prof. Dr R. D. Kandou Manado. This Design Research is Analytic Survey with approach of Cross sectional. All nurses on Emergency Medic Room RSUP. Prof. DR R. D. Kandou Manado. With the number of nurses are 31 people with Intake of sample in this research use Total technique of Sampling, instrument used is used by data analysis and questioner is bivariate and univariate with test of Chi-Square. The Result of this research there are very real relations between Job’s Conditions and Nurse’s Working Stress (p=0.001). Pursuant to result of research, hence Conclusion that Job’s Conditions reside in balmy category counted 22 (71%) responder, and Working Stress mostly the included in Light category that is 25 (80.6 %) responder, hence from that better the condition of job adapted for leeway and schedule which enough in order not to happened stress in work. Keyword: Job’s Condition, Nurse’s Working Stress Abstrak: Kondisi kerja meliputi variabel lingkungan fisik seperti distribusi jam kerja, kondisi yang ada baik fisik berupa kebisingan, peraturan dan tuntutan, serta hubungan sosial, suhu, penerangan,suara dan ciri-ciri arsitektur tempat kerja. Tujuan Penelitian ini ialah Hubungan Kondisi Kerja Dengan Stres Kerja Perawat Di Ruangan Instalasi Gawat Darurat Medik RSUP. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Desain penelitian ini adalah Survei Analitik dengan pendekatan Cross sectional. Seluruh perawat IGDM RSUP. Prof. DR. R. D. Kandou Manado. Dengan jumlah perawat ada 31 orang dengan Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Total Sampling, instrument yang digunakan ialah kuesioner dan analisa data yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil penelitian terdapat hubungan yang sangat nyata antara Kondisi Kerja Dengan Stres Kerja Perawat (p=0.001). Berdasarkan hasil penelitian, maka Kesimpulan bahwa Kondisi Kerja berada pada kategori nyaman sebanyak 22 (71%) responden, dan Stres Kerja yang sebagian besar termasuk dalam kategori Ringan yaitu 25 (80.6 %) responden, maka dari itu sebaiknya kondisi kerja disesuaikan dengan jadwal dan waktu luang yang cukup agar tidak terjadi stres dalam pekerjaan. Kata Kunci : kondis kerja dan stress kerja perawat
HUBUNGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI HORMONAL DAN NON HORMONAL DENGAN KEJADIAN KANKER SERVIKS DI RUANG D ATAS BLU PROF. Dr. R.D. KANDOU MANADO Abdullah, Sarwenda; Bawotong, Jeavery; Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2236

Abstract

Abstract: Cervical Cancer is the tumor malignant epithelial cells derived from squamous. Based on the data Globacan, International Agency for Research on cancer (IARC) in 2002, pathology examination in one of Indonesia declared most cancers are cervical cancer. This disease is a major cause of cancer death in women, even every year about a quarter of a million women die from this disease. Research is done in the hospital room D upper, BLU. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado To The Effect to know relationship hormonal contraceptive use and non-hormonal with cervical cancer incidence. This observasional Type with Method cases control. Sample taken using Quota sample as much 42 people which consists of a group of cases (cervical cancer +) and control group (cervical cancer is not -). Observasional results of this study indicate that the use of 21 hormonal contraceptives 18 people cervical cancer + and 3 cervical cancer is not -. Meanwhile to of 21 non-hormonal contraceptives 2 people cervical cencer + and 19 people cervicak cancer is not. Based on the statistic test conducted, there was a significant association with contraceptive use hormone and non hormone with cancer cervical incidence, where the value p =0,00 which means that (p<0,05) wiwth the value OR 0,18. Thus it can be concluded contraceptive hormone more risk 0,18 times compared with contraceptive non-hormonal. Keywords: Contraceptive Hormonal and Non-Hormone, Cervical Cancer Abstrak: Kanker serviks adalah tumor ganas primer yang berasal dari sel epitel skuamosa. Berdasarkan data Globocan, International Agency for Research on Cancer (IARC) tahun 2002, hasil pemeriksaan patologi di Indonesia  menyatakan salah satu kanker terbanyak adalah kanker serviks. Penyakit ini merupakan penyebab kematian utama kanker pada wanita, bahkan tiap tahunnya sekitar seperempat juta wanita meninggal karena penyakit ini. Penelitian ini dilakukan di ruang inap D atas BLU. RSUP. Prof. Dr. R. D Kandou Manado dengan tujuan untuk mengetahui hubungan pemakaian kontrasepsi hormonal dan non hormonal  dengan kejadian kanker serviks. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan Metode Kasus Kontrol. Sampel diambil menggunakan Quota sampel sebanyak 42 orang yang terdiri dari kelompok kasus (kanker serviks +) dan kelompok kontrol (tidak kanker serviks -). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari 21 pemakaian kontrasepsi hormonal 18 orang kanker serviks +  dan 3 tidak kanker serviks -. Sedangkan pada dari 21 pemakaian kontrasepsi non hormonal 2 kanker serviks + dan 19 tidak kanker serviks. Berdasarkan uji statistik yang dilakukan, ada hubungan yang bermakna dengan pemakaian kontrasepsi hormonal  dan non hormonal dengan kejadian kanker serviks dimana nilai p=0,00 yang artinya (p<0,05) dengan nilai OR 0,18. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kontrasepsi hormonal dan non hormonal lebih berisiko 0,18 kali. Kata kunci: Kontrasepsi Hormonal dan Non Hormonal, Kanker Serviks.
DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN TERAPI INSULIN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Mamahit, Gabriella; Katuuk, Mario; Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.18782

Abstract

Abstarct: Diabetes Mellitus (DM) is a category of non-communicable disease that becomes a public health problem, both globally and locally. Insulin therapy is one of the managements of DM. Disobedience of therapy may lead to other harmful complications. One of the important elements in improving adherence of therapy is a family support. Purpose: The purpose of this research is to find out the correlation between family support and insulin therapy adherence of patients with type 2 DM. Sample: The sample was 102 respondents. Research Design: This research is a descriptive cross-sectional study taken with purposive sampling technique. Results: The results found that p-value = 0,0001 for social, appraisal, additional support and insulin therapy adherence, and p-value = 0,001 for emotional support and insulin therapy adherence. Conclusion: There is a significant correlation between family support and insulin therapy adherence of patients with type 2 DM. Keywords: Diabetes Mellitus, Family Support, Insulin Therapy Adherence Abstrak: Diabetes Melitus (DM) merupakan kategori penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat, baik secara global maupun lokal. Pengelolaan Diabetes Melitus salah satunya dengan terapi insulin. Ketidakpatuhan terhadap terapi dapat menimbulkan komplikasi lain yang membahayakan. Salah satu elemen penting dalam meningkatkan kepatuhan terapi adalah dukungan keluarga. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan terapi insulin pasien DMT2. Jumlah Sampel: Penelitian ini dilakukan kepada 102 penyandang DM. Desain Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian cross-sectional yang bersifat deskriptif korelatif dengan teknik purposive sampling. Hasil Penelitian: Hasil menunjukkan bahwa nilai p = 0,0001 untuk dukungan sosial, penilaian, dan tambahan dengan kepatuhan terapi insulin, dan p = 0,001 untuk dukungan emosional dengan kepatuhan terapi insulin. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kepatuhan terapi insulin pasien DMT2. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Dukungan Keluarga, Kepatuhan Terapi Insulin