Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PERENCANAAN STRUKTUR ATAS BETON BERTULANG DAN RAB GEDUNG RUSUNAWA KABUPATEN PONOROGO Nugroho, Bayu Wicaksono; Taufiq Rochman; Akhmad Suryadi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Rusunawa Kabupaten Ponorogo memiliki 4 lantai dengan luas bangunan sebesar ±2.000 m2. Data yang dibutuhkan adalah data kebutuhan orang per kamar digunakan untuk acuan dalam pemodelan struktur gedung dan data beban mati, beban hidup, beban gempa dan gambar teknik serta data harga satuan pekerjaan di daerah Kabupaten Ponorogo. Perhitungan pembebanan yang bekerja menggunakan software Robot Structural Analysis Professional 2017. Semua elemen struktur beton menggunakan mutu beton (fc’) 25 MPa dan mutu baja tulangan (fy) 400 MPa. Dari analisa dan pembahasan didapatkan hasil tulangan pada pelat atap D10-200 pada daerah tumpuan dan lapangan, pelat lantai D10-150 pada daerah tumpuan. Perhitungan balok 250/600 didapat hasil tulangan tumpuan atas 3D16, tulangan susut 2D13 dan tumpuan bawah 2D16. Sedangkan pada lapangan didapatkan lapangan atas 2D16, tulangan susut 2D13 dan untuk lapangan bawah 3D16. Perhitungan Kolom 400/500 didapatkan hasil tulangan utama 12D19 dengan tulangan sengkang 3D10-100 pada tumpuan dan 3D10-200 pada lapangan. Perhitungan Kolom 300/400 didapatkan hasil tulangan utama 8D19 dengan tulangan sengkang D10-150 pada tumpuan dan D10-200 pada lapangan. Perhitungan biaya pekerjaan struktur atas gedung Rusunawa Kabupaten Ponorogo membutuhkan biaya sebesar Rp. 4.846.383.000,00 termasuk pajak (PPN) 10%.
ANALISIS KEKUATAN BETON NORMAL DENGAN BOTTOM ASH SEBAGAI SUBTITUSI PASIR - MRK Adinyamas, Sabgiar; Akhmad Suryadi; Sugeng Riyanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batu Bara merupakan salah satu hasil tambang yang terkenal dari Kalimantan dan memiliki jumlah yang cukup besar. Hal ini membuat batu bara menghasilkan limbah cukup banyak dan mencemari lingkungan. Maka, perlu dilakukan proses pengolahan limbah untuk mengurangi pencemaran lingkungan dengan menjadikannya substitusi pasir pada beton normal. Maka, perlu dilakukan proses pengolahan limbah untuk mengurangi pencemaran lingkungan dengan menjadikannya substitusi pasir pada beton normal. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari substitusi limbah batu bara (Bottom ash) terhadap nilai kuat tekan, dan kuat tarik belah pada variasi 0%, 20%, 25%, 30% & 35% serta menghitung jumlah biaya yang dibutuhkan. Perencanaan campuran beton normal menggunakan SNI 03-2834-2000 dengan mutu 25 MPa. Berdasarkan hasil yang diperoleh nilai kuat tekan rata-rata terbesar pada umur 28 hari adalah variasi 35% sebesar 17,46 MPa dan yang terkecil variasi 25 % sebesar 14,25 MPa. Sedangkan, hasil kuat tarik belah rata-rata terbesar di umur 28 hari adalah variasi 20% sebesar 4,074 MPa dan terendah adalah variasi 35% sebesar 3,22 MPa. Dalam perhitungan biaya pada setiap variasi cenderung menurun dengan biaya terendah yang diperoleh pada variasi 35% sebesar Rp 656.630,00 dan menghemat Rp. 36.800,00 dari biaya beton variasi 0%.
PERENCANAAN JARINGAN PIPA AIR BERSIH KECAMATAN KLAKAH KABUPATEN LUMAJANG Maulidiyah, Sheliza Syahadan; Sutikno; Akhmad Suryadi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Klakah merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Lumajang. Luas Kecamatan Klakah adalah 83,67 km2 dengan jumlah penduduk tahun 2020 sebanyak 54.902 jiwa yang tersebar di 12 desa. Skripsi ini bertujuan untuk menghitung proyeksi jumlah penduduk 15 tahun ke depan menggunakan 3 metode, yaitu metode aritmatika, geometrik, dan eksponensial, menghitung analisa hidrolika untuk mengetahui debit kebutuhan air, dimensi jaringan pipa distribusi dan pipa transmisi, serta dimensi reservoir. Hasil penyusunan skripsi didapat Proyeksi kebutuhan jumlah penduduk pada tahun 2035 untuk Desa Sumberwringin adalah 3344 jiwa dan untuk Desa Tegalrandu adalah 6058 jiwa. Debit yang diperlukan untuk keperluan penduduk pada tahun 2035 adalah 17,046 liter/detik. Pipa transmisi dan distribusi yang digunakan dalam perencanaan jaringan pipa air bersih di Kecamatan Klakah adalah pipa HDPE dengan diameter 8 inch. Reservoir menggunakan beton bertulang dengan dimensi panjang 3 m, lebar 3 meter, dan tinggi 1,7 meter.
ANALISIS PERBANDINGAN BETON SELF-COMPACTING CONCRETE MENGGUNAKAN AGREGAT KASAR MADURA Nursugiyanto, Farras Indra; Akhmad Suryadi; Armin Naibaho
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi dalam bidang konstruksi yang semakin pesat, membuat berkembangnya juga aspek-aspek metode konstruksi yang dilakukan. Metode pekerjaan pembetonan sangat erat kaitannya dengan proses yang disebut pemadatan. Tujuan dari pemadatan adalah menghilangkan udara yang terjebak dalam beton segar sehingga diperoleh beton tahan lama dan tidak berongga yang dapat mengakibatkan beton itu keropos. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Bahan Bangunan dan Beton Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan dari kuat tekan beton dari sampel beton SCC antara beton agregat kasar Pasuruan dengan beton agregat kasar Sumenep. Metode penelitian ini meliputi : beton SCC menggunakan 100% agregat kasar Sumenep dan beton SCC menggunakan 100% agregat kasar Pasuruan terhadap kuat tekan beton fc’ 35 Mpa. Mix design beton SCC menggunakan metode Trial Error. Hasil pengujian tekan beton SCC umur 7 hari untuk agregat kasar Sumenep dan agregat kasar Pasuruan berturut-turut sebesar 19,90 Mpa, dan 24,90 Mpa. Hasil pengujian tekan beton SCC umur 14 hari untuk agregat kasar Sumenep dan agregat kasar Pasuruan berturut-turut sebesar 30,27 Mpa, dan 38,76 Mpa. Hasil pengujian tekan beton SCC umur 21 hari untuk agregat kasar Sumenep dan agregat kasar Pasuruan berturut-turut sebesar 42,44 Mpa, dan 43,86 Mpa. Hasil pengujian tekan beton SCC umur 28 hari untuk agregat kasar Sumenep dan agregat kasar Pasuruan berturut-turut sebesar 42,44 Mpa, dan 44,14 Mpa. Hasil pengujian tarik belah beton SCC umur 28 hari untuk agregat kasar Sumenep dan agregat kasar Pasuruan sebesar 15,04 Mpa, dan 15,48 Mpa. Perbandingan biaya pembuatan beton SCC selisihnya sebesar Rp 85,702.02 lebih murah menggunakan agregat Pasuruan.
ANALISA SUBTITUSI PENAMBAHAN GYPSUM PADA CAMPURAN ASPAL HOT ROLLED SHEET – WEARING COURSE (HRS-WC) Ashari, Faridudin; Akhmad Suryadi; Sugeng Riyanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan gipsum sebagai bahan substitusi semen terhadap peningkatan kualitas karakteristik Marshall. Penelitian dilakukan dengan mensubstitusi penambahan semen Portland pengganti gypsum sebagai bahan pengisi. Masing-masing variasi berjumlah 3 benda uji pada kondisi standar (2x75) tumbukan. Hasil karakteristik campuran Marshall dengan gradasi persentase optimal dilakukan dengan menggunakan variasi kadar aspal (6,5%, 7%, 7,5%, 8% dan 8,5%) untuk mencari kadar aspal optimum (KAO), dan terakhir dilakukan penelitian. untuk campuran HRS WC menggunakan kadar aspal optimal dengan bahan substitusi semen/gipsum (9%/0%, 4,5%/4,5% dan 0%/9%). Dari hasil uji volumetrik dan Marshall pada tingkat substitusi penambahan semen/gypsum 9%/0% dan 0%/9% memenuhi persyaratan RSNI 03-1737-1989, sedangkan substitusi penambahan semen/gypsum 4,5%/ 4,5% tidak memenuhi persyaratan RSNI 03-1737-1989. Hasil yang didapatkan optimal pada KAO sebesar 8%, dan penambahan semen/gypsum 0%/9%. Pada substitusi penambahan semen/gypsum 0%/9% nilai VMA sebesar 18,02%; VFB 94,81%; VIM 0,93%; Stabilitas 1110,11 kg; Aliran 3,03 mm; dan MQ 366,78 kg/mm.
DESAIN MODIFIKASI STRUKTUR METODE BETON PRACETAK SAMBUNGAN BASAH PADA GEDUNG AC POLITEKNIK NEGERI MALANG - MRK Wicaksono, Aditya; Akhmad Suryadi; Bobby Asukmajaya
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Gedung AC merupakan salah satu bagian pembangunan gedung baru di Politeknik Negeri Malang yang terletak di Jalan Soekarno Hatta No. 09 Kota Malang, dengan menggunakan metode beton konvensional. Perlu diketahui proyek Gedung AC berada pada wilayah berkategori desain seismik E dan merupakan klasifikasi bangunan rendah dengan tinggi 8 lantai, maka bangunan tersebut perlu direncanakan sesuai kaidah bangunan tahan gempa. Pada tugas akhir ini elemen struktur eksisting dimodifikasi menggunakan metode pracetak, penggunaan metode ini didasari dengan mempertimbangkan daripada segi mutu dan kemudahan pelaksanaannya. Desain modifikasi struktur dilakukan pada elemen sekunder meliputi : balok anak dan pelat, serta elemen primer : kolom dan balok induk. Dalam mendesain elemen struktur pracetak, berpedoman pada SNI 2847:2019 Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung, SNI-1726-2019 Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, SNI-1727-2020 Tata Cara Perhitungan Pembebanan Untuk Bangunan Rumah dan Gedung. Data yang digunakan meliputi detail drawing, dari data tersebut dilakukan preliminary desain dimensi serta tebal elemen struktur. Selanjutnya, dilakukan perhitungan penulangan berdasarkan hasil gaya yang di dapat dari software Robot Structural Analysis Professional (RSAP) serta pendesainan sambungan. Perencanaan akhir berupa analisa dan perhitungan stuktur metode pracetak, metode pelaksanaan, RAB, gambar desain modifikasi struktur serta pendetailan penulangan. Adapun hasil modifikasi dari tugas akhir ini yaitu dimensi balok induk B-1 35/70, B1-A 40/70, B-2 30/60, B-2A 30/60, B-3 20/30, B-6 30/70, balok anak B-4A 25/50, B-4B 15/25,B-5 25/40 tebal pelat 140, dan dimensi kolom K1 lantai 1-3 90/90, lantai 4-6 70/70. Lantai 7-atap 50/50, K1-A lantai 1-3 100/100, lantai 4-6 80/80, lantai 7-atap 60/60, K2 lantai 1-3 40/40, lantai 4-6 35/35, lantai 7-atap 30/30, didapatkan hasil perhitungan RAB untuk harga satuan pekerjaan struktur metode beton konvensional adalah sebesar Rp. 24,685.859,143 dan metode beton pracetak sebesar Rp. 42.164.920,853, selisih harga keduanya adalah 25% lebih mahal untuk metode beton pracetak..
PERENCANAAN ULANG FONDASI TIANG BOR (BORED PILE) PEMBANGUNAN GUEST HOUSE EXINDO NGANJUK - MRK Putri, Astri Andini; Dandung Novianto; Akhmad Suryadi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk memenuhi kebutuhan fasilitas penginapan di Kota Nganjuk, maka Kota Nganjuk menambah fasilitas berupa Guest House Exindo di Jalan Citarum III Perum Kauman Inside No. 57, Kauman, Nganjuk. Dengan latar belakang pembangunan Guest House Exindo dengan fokus terhadap perencanaan ulang struktur bawah (fondasi) dikarenakan lokasi pembangunan tersebut daerah padat penduduk dan ada bangunan bertingkat di samping proyek maka disini penulis akan mengambil skripsi dengan judul “Perencanaan Ulang Fondasi Tiang Bor (Bore Pile) Pembangunan Guest House Exindo Nganjuk”. Perhitungan pembebanan struktur atas menggunakan software Robot Structural Analysis Profesional 2020 dan mengacu pada SNI 2847 :2019. Dengan data yang lengkap seperti data pengambilan sampel tanah (Data SPT), gambar perencanaan hingga mengetahui kondisi existing, maka akan mempermudah dan mempercepat perhitungan perencanaan ulang fondasi tiang bor ini. Hasil dari analisis ini menunjukkan bahwa daya dukung kelompok tiang sebesar 2455,606 ton dan jumlah tiang 201 tiang, diameter tiang bor digunakan 40 cm dengan kedalaman 13 meter dan 8,5 meter. Penurunan tiang sudah memenuhi yaitu 11,55 mm, penurunan izin sebesar 15 mm, sedangkan biaya pekerjaan fondasi dan pile cap sebesar Rp. 10.006.690.645,00.
ANALISA PENGGUNAAN LIMBAH GYPSUM SEBAGAI SUBTITUSI SEMEN TERHADAP PEFORMA BETON NORMAL Lalita, I Gede Raditya; Akhmad Suryadi; Utami Retno Pudjowati
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampai saat ini bahan bangunan beton masih dipakai disemua negara di dunia, dikarenakan bahan beton ini mempunyai keistimewaan yaitu material campuran mudah didapat. Dalam hal ini penggunaan limbah gypsum adalah sebagai bahan pengganti semen dan diharapkan limbah gypsum agar lebih bermanfaat baik dari segi biaya dan kekuatan beton itu sendiri. Banyak para peneliti dan para ahli yang sudah berusaha mengembangkan material ini baik dari sisi kekuatan, kemudahan pelaksanaan, nilai ekonomis. Material limbah gypsum akan dicampur sebagai substitusi semen dengan komposisi 10%, 20%, 30% dari prosentase semen itu sendiri. Kesimpulan: Campuran Limbah Gypsum pada beton tidak memberikan tambahan kekuatan pada beton tetapi memberikan kemudahan dalam pelaksanaan (workability).
PENGARUH PEMAKAIAN LIMBAH BATA RINGAN DAN BAHAN TAMBAH SILICA FUME PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN HANCUR adila zaidayanti; Sugeng Riyanto; Akhmad Suryadi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya penggunaan beton ringan hebel atau autoclaved aerated concrete(AAC) menyisakan limbah konstruksi yangtidak dapat digunakan kembali. Melihat dampak yang terjadi akibat minimnya pengolahan limbah konstruksi terhadaplingkungan, dilakukan uji coba penggunaan material beton ringan hebel sebagai substitusi agregat halus pada campuran beton.Campuran akan ditambahkan bahan tambah berupa silica fume sebesar 0% dan 10% dengan tujuan untuk memperbaiki sifatbeton akibat adanya kandungan kapur pada hebel yang beresiko pada penurunan nilai kuat tekan. Tujuan dilakukan penelitianini adalah untuk menganalisis sifat karakteristik agregat halus berupa limbah hebel dan mengevaluasi dampak penggunaanlimbah hebel dan silica fume terhadap kuat tekan hancur beton. Penelitian ini menggunakan metode cor in-situ dengan alatconcrete mixer dan perencanaan campuran menggunakan SNI 03-2834-2000. Beton dicetak kubus 15x15x15cm dan dilakukancuring selama 7, 14, dan 28 hari. Untuk analisis keterkaitan penggunaan limbah bata ringan dan silica fume terhadap nilai kuattekan dilakukan dengan menggunakan metode Two Way ANOVA. Berdasarkan hasil pengujian, kuat tekan beton yang diperolehpada umur 28 hari dengan campuran 0% silica fume dan pemakaian limbah bata ringan sebesar 0%, 15%, 25%, 30% diperolehnilai kuat tekan sebesar 30,10 Mpa, 25,15 Mpa, 20,48 Mpa, 17,48 Mpa. Untuk penggunaan 10% silica fume dan 0%, 15%, 25%,30% limbah hebel, diperoleh kuat tekan hancur pada umur 28 hari sebesar 32,12 Mpa, 28,6 Mpa, 23,8 Mpa, 23,79 Mpa.
PERENCANAAN ULANG STRUKTUR JEMBATAN BETON BERTULANG KECAMATAN JABUNG KABUPATEN MALANG AGUM GUMELAR WIDIYANTO PUTRO; Akhmad Suryadi; Taufiq Rochman
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan Umpak yang berada di Kecamatan Jabung Kabupaten Malang merupakan akses alternatif ke Kecamatan Singosari. Meningkatnya daerah wisata di Kabupaten Malang semakin meningkatnya kendaraan yang melintasi Jembatan Umpak, maka perlu dilaksanakan perencanaan pada struktur Jembatan Umpak. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang ulang struktur jembatan beton bertulang kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Data yang dibutuhkan adalah peta lokasi jembatan beton bertulang, data gembar gambar jembatan sebelumnya untuk merencankan dimensi ulang jembatan, data sudut geser dalam tanah, serta data berat jenis tanah untuk menghitung stabilitas abutment terhadap geser, guling, dan daya dukung tanah. Hasil menunjukkan dimensi dari tiang sandaran 0,15 meter x 0,20 meter, menggunakan pipa diameter 3 inchi tulangan yang digunakan 4 D10, sengkang ∅8-200. Gelagar utama memiliki dimensi 0,50 meter x 1,00 meter memakai tulangan utama tarik 7 D36, tulangan tekan 5 D36, serta Sengkang ∅8-200, pada perhitungan abutment didapat dimensi, kepala abutment 0,50 meter x 1,00 meter menggunakan badan abutment 1,00 meter x 3,00 meter dan kaki abutment 4,75 m x 1,00 . wingwall sumbu y menggunakan tulangan tekan D40 – 100, dan tulangan lentur D18 – 150, pada sumbu x tulangan tekan D40 – 100, dan tulangan lentur D18 – 150, serta kontrol, abutment memiliki nilai stabilitas geser 2,73 lebih besar dari angka keamanan yang ditentukan 1,5, abutment aman terhadap geser, nilai stabilitas guling 4,33 lebih besar dari angka keamanan yang ditentukan 2, abutment aman terhadap guling, abutment memiliki nilai stabilitas daya dukung tanah 15,52 lebih besar dari angka keamanan yang ditentukan 3, abutment aman terhadap daya dukung tanah.