Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Midpro

PERBEDAAN KETERAMPILAN PERTOLONGAN PERSALINAN NORMAL ANTARA MEDIA MODEL DAN MEDIA VIDEO PADA MAHASISWA SEMESTER TIGA DI PRODI DIII KEBIDANAN STIKES MUHAMMADIYAH LAMONGAN TAHUN 2016 Kustini Kustini
Jurnal MIDPRO Vol 9, No 2 (2017): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/midpro.v9i2.24

Abstract

Lack of midwives, knowledge and skills leads to low performance and quality of service. The effort can be done is increase the knowledge and skill, reality shows that most learning using only one kind of media and one time demonstration. The issue is using media is minimize exactly on practical helping labor and laboratories learning in STIKES Muhamadiyah Lamongan.The purpose of this study is to determine the difference skill helping normally labor using model and Video in STIKES Muhammadiyah Lamongan 2016. This research is comparative analytical study with cross sectional approach. The population is 100 students and the sample of 80 student, uses simple random sampling. Independent variable is the use of model and video, dependent variable is skill of helping normally labor.The results is more than a majority respondent who use model is able to doing skill helping normally labor, that 29 respondent (72,5%), and more than majority proficient doing skill helping normally labor, that 24 respondent (60%).Analysis using SPP 16.0 with Mann Whitney test α = 0,05, p=0.000 so p < α, concluded that there are difference skill helping normally labor between using model and video media.Seeing these results it is necessary to use a medium that is thought to correspond to the learning objectives that lead to learning motivation so that skills become better destination.Keywords: media, models, videos, normal delivery
Hubungan Antara Dukungan Suami Dengan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Di Puskesmas Turi Kustini Kustini; Husnul Muthoharoh
Jurnal MIDPRO Vol 11, No 2 (2019): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/md.v11i2.104

Abstract

Kelas ibu hamil merupakan sarana belajar kelompok yang membahas tentang kehamilan, persalinan, nifas, perawatan bayi dan lain-lain, namun pada pemanfaatan kelas ibu hamil masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor – factor yang mempengaruhi pelaksanaan kelas ibu hamil dipuskesmas Turi  kabupaten Lamongan tahun 2019  Desain penelitian survei sampel ini adalah cross sectional menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel 110 ibu hamil secara systematic random sampling. Analisis data meliputi análisis univariat, bivariat (chi-square) dan multivariat (poisson regresi). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada pengaruh antara dukungan suami p-value : 0,00 <  α 0,05 dengan partisipasi ibu mengikuti pelaksanaan kelas ibu hamil,. Upaya peningkatan dukungan suami untuk mengikuti pelaksanaan kelas ibu hamil dengan meningkatan pengetahun suami serta meningkatkan semua komponen pendukung pelaksanaan kelas ibu hamil di Kota Lamongan.  Kata kunci : Dukungan Suami, pelaksanaan kelas ibu hamil
Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Tentang Diare Dengan Penanganan Pertama Diare Pada Anak Usia 1-5 Tahun (Studi Kasus Di Polindes Geger Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan Tahun 2018) Kustini Kustini
Jurnal MIDPRO Vol 10, No 2 (2018): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.299 KB) | DOI: 10.30736/midpro.v10i2.78

Abstract

Diare merupakan suatu kondisi di mana terjadi perubahan dalam kepadatan dalam kepadatan dan karakter tinja cair dan dikeluarkan tiga kali atau lebih perhari. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang diare dengan penanganan pertama diare pada anak usia 1-5 tahun di Polindes Geger Kecamatan Turi Kabupaten LamonganDesain penelitian ini merupakan Analitik korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang mempunyai balita usia 1-5 tahun yang balitanya  mengalami diare, sebanyak 74 orang. Pemilihan sampel dengan tehnik  sampling  Non  Probability  Sampling  tipe  Simple Random Sampling dengan sampel 34 orang dengan variabel independent pengetahuan ibu tentang diare dan variabel dependent penanganan pertama diare. Uji analisis dan penelitian ini adalah Spearman ro dengan tingkat kemaknaan ά 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mempunyai pengetahuan baik yaitu 16 orang (47%) dan sebagian besar responden mempunyai penanganan pertama yang benar yaitu 25 orang (73%).Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang diare dengan penanganan pertama diare pada anak usia 1-5 tahun. Untuk itu diharapkan ibu dapat mencegah dengan cara selalu hidup sehat maka anak yang sehat tidak terserang diare dan apabila terjadi diare maka dilakukan penanganan pertama diare pada anak dengan cara memberikan cairan oralit sehingga anak tidak sampai terjadi dehidrasi dan angka kematian balita karena diare dapat menurun.Kata Kunci: pengetahuan tentang diare, penanganan pertama
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY ”D” P2002 AKSEPTOR AKTIF SUNTIK 3 BULAN DENGAN MENOMETRORAGIA DI PUSKESMAS LAMONGAN TAHUN 2015 Kustini Kustini; Triana Riski Oktaviani
Jurnal MIDPRO Vol 7, No 2 (2015): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/midpro.v7i2.32

Abstract

Menometroragia merupakan perdarahan haid yang lebih banyak dan lebih lama dari normal (lebih dari 8 hari). Di puskesmas Lamongan masih terdapat angka kejadian akseptor aktif suntik 3 bulan dengan menometroragia sebesar 1,3%.Metode yang dipakai dalam penyusunan laporan hasil penelitian ini diskriptif observasi yang dilaksanakan dengan pendekatan kohort mulai dari kehamilan sampai dengan kontrasepsi yang digunakan saat ini melalui wawancara, pengkajian data primer, sekunder, pemeriksaan fisik, penunjang dan dilakukan pendokumentasian standar asuhan kebidanan SOAP.Hasil asuhan kebidanan pada Ny “D” P2002 akseptor aktif suntik 3 bulan dengan menometroragia tidak terdapat kesenjangan antara tinjauan teori dan tinjauan kasus berdasarkan data subyektif, obyektif, analisa dan penatalaksanaan.Berdasarkan hasil studi kasus diperoleh data bahwa pada menometroragia disebabkan karena ketidak seimbangan hormon yang mempengaruhi siklus haid, hal ini dikuatkan oleh teori dari Prawiroharjo (2008) bahwa faktor penyebab Menometroragia karena ketidak seimbangan hormone yang dapat mempengaruhi siklus haid, sebab-sebab organis perdarahan dari uterus, tuba, dan ovarium. Menometoragia  yang  dialami akseptor  kontrasepsi  suntik  maka  perlu  dilakukan  suatu  pemeriksaan lebih lanjut  untuk  mengetahui  sejauh  mana  pengaruh kontrasepsi  suntik  terhadap  gangguan  siklus  haid  yakni  Menometoragia (Prawiroharjo : 2008).Peran petugas kesehatan dapat memberikan konseling dan asuhan kepada pasangan usia subur tentang penyebab Menometroragia untuk mendeteksi secara dini adanya Menometroragia.Keywords: Menometroragia, Akseptor aktif, Hormonal 3 bulan
PERBEDAAN PENURUNAN TFU PADA IBU NIFAS FISIOLOGIS DAN IBU NIFAS POST SC DI RUANG MELATI RSUD Dr.SOEGIRI KABUPATEN LAMONGAN Kustini Kustini
Jurnal MIDPRO Vol 10, No 1 (2018): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.013 KB) | DOI: 10.30736/midpro.v10i1.61

Abstract

Masa nifas merupakan masa sesudah persalinan, mulai dari saat selesai persalinan sampaipulihnya kembali alat-alat kandungan ke keadaan sebelum hamil. Masa nifas berlangsung sekitar 6 minggu. Pada masa nifas terjadi perubahan fisiologis, salah satunya adalah involusi Uteri Rancangan penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik komparatif, tempat penelitian di RSUD. Dr Soegiri Lamongan, waktu pengumpulan data menggunakan Cross Sectional, tanpa perlakuan, dengan cara obervasi dengan tujuan penelitian diskriptif kualitatif dengan sumber data sekunder, dengan jumlah sampel 104 responden diambil secara non random. Analisis data meliputi análisis univariat dan Analisa inferensial. Hasil analisa inferensial menunjukan ada perbedaan penurunan TFU pada ibu nifas fisiologis dan ibu nifas post SC, Koefisien Kontingensi diperoleh hasil nilai koefisien kontingensi (C) = 0,390 dan  = 0.00 dimana < 0.05. upaya untuk mencegah terjadinya gangguan proses penurunan TFU yaitu memberikan informasi sekaligus penyuluhan tentang pentingnya asupan nutrisi, menyusui dan mobilisasi dini bagi ibu nifas. Disamping itu diperlukan kerja sama yang baik antara ibu nifas, keluarga, dan petugas kesehatan, khususnya peran bidan sehingga dapat mendeteksi dini adanya komplikasi masa nifas, salah satunya keterlambatan proses penurunan TFU.Kata kunci: Ibu Nifas Fisiologis, Ibu Nifas Post SC, Perbedaan Penurunan TFU