Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Inovasi Teknologi Pakan sebagai Strategi Revitalisasi Usaha Ternak Kambing di Tandam Hilir Satu Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Henry Iskandar; Muslim; Eko Wahyu Nugrahadi; Nur Basuki; Suprapto
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.2861

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Tandam Hilir Satu, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, dengan tujuan meningkatkan efisiensi produksi pakan dan memperkuat kapasitas manajemen usaha peternak kambing rakyat. Permasalahan utama mitra adalah proses pencacahan pakan yang masih dilakukan secara manual, membutuhkan waktu 3–4 jam per hari, melibatkan dua hingga tiga tenaga kerja, dan berdampak pada tingginya biaya operasional. Solusi yang diterapkan berupa inovasi teknologi Chopper & Mixer Pakan Kambing Inovatif Hemat Energi (CHOMIK-E), pelatihan pembukuan sederhana, serta pelatihan pemasaran digital dan branding usaha. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui analisis situasi, perancangan teknologi, pelatihan, dan pendampingan. Hasil menunjukkan peningkatan efisiensi waktu sebesar 60%, penurunan biaya tenaga kerja hingga 40%, dan peningkatan kapasitas produksi pakan tiga kali lipat. Mitra juga mampu menerapkan sistem pembukuan usaha dan mengelola pemasaran digital melalui identitas usaha “Mitra Muktar Farm.” Kesimpulannya, kombinasi inovasi teknologi dan penguatan manajerial mampu merevitalisasi usaha peternakan kambing rakyat dan mendorong keberlanjutan ekonomi masyarakat pedesaan.
Assistance for Improving Household Welfare in Labuhan Deli District through Strengthening Income, Education, and Health Aspects Muammar Rinaldi; Indra Maipita; Eko Wahyu Nugrahadi
Outline Journal of Community Development Vol. 3 No. 3: March 2026
Publisher : Outline Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61730/jvyhw166

Abstract

This community service activity aims to improve household welfare in Labuhan Deli District by strengthening the aspects of income, education, and health. The program was implemented to increase community awareness and capacity in managing household economic activities, supporting educational development, and promoting healthy living practices among family members. The target participants of this activity were households categorized as economically vulnerable in the community. The methods used in this program included socialization, training, counseling, and community mentoring. These activities were conducted through a participatory approach involving group discussions, educational sessions, and practical guidance related to household financial management, the importance of education for children, and basic health practices such as hygiene and preventive care. In addition, monitoring and evaluation were carried out to observe changes in knowledge and behavior among participants after the implementation of the program. The results show that participants experienced increased understanding of household income management, improved awareness of the importance of education, and better knowledge of maintaining family health. Participants also demonstrated positive responses and active participation during the mentoring sessions. In conclusion, the assistance program contributed positively to strengthening the economic, educational, and health capacities of households, thereby supporting sustainable improvements in community welfare.
PENGARUH INFLASI, NILAI TUKAR, PENANAMAN MODAL ASING (PMA) DAN INDEKS PRODUKSI INDUSTRI TERHADAP EKSPOR NON-MIGAS DI INDONESIA TAHUN 2005-2024 Salsabila Fayza; Haikal Rahman; Eko Wahyu Nugrahadi; Dita Eka Pertiwi Sirait; Zulkarnain Siregar
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 6 (2026): 2026 Juni
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i6.928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh inflasi, nilai tukar, penanaman modal asing (PMA), serta indeks produksi industri terhadap ekspor non-migas di Indonesia dengan menggunakan data sekunder berbentuk runtut waktu (time series) periode 2005-2024 yang disusun secara triwulanan dan diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, serta Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Analisis dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan software EViews 12. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap ekspor non-migas, sedangkan nilai tukar dan PMA berpengaruh positif dan signifikan, sementara indeks produksi industri tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara simultan, seluruh variabel independen terbukti berpengaruh signifikan terhadap ekspor non-migas. Nilai koefisien determinasi sebesar 66,18% mengindikasikan bahwa model mampu menjelaskan variasi ekspor non-migas, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja ekspor non-migas dipengaruhi oleh faktor makroekonomi dan sektor riil secara bersamaan, sehingga diperlukan kebijakan yang mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing ekspor nasional.
The Effect of HDI and Unemployment Rate on Poverty in the Riau Islands Azhar Suganda; Novi Ramadhini; Putri Nabila Harahap; Eko Wahyu Nugrahadi; Grace Gultom
Equity: Jurnal Ekonomi Vol 12 No 1 (2024): Equity : Jurnal Ekonomi
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/equity.v12i1.308

Abstract

Poverty in the Riau Islands Province will be studied from 2018 to 2023 with a focus on how it affects HDI and unemployment rates. We analyzed secondary data obtained by the Central Statistics Agency (BPS) using quantitative methods in this research which uses a documentation approach. Random Effect Model (REM) was selected as the best estimation model after a series of panel data tests, including Chow, Hausman, and Legrange Multiplier tests. Unemployment has a significant and positive effect on poverty according to this research (coefficient = 3971.224). This means there is an increase of 39% in the underprivileged population for every 1% increase in the unemployment rate. There is a positive and statistically significant correlation between HDI and poverty (r=2086.092), which shows that a 1% increase in HDI means an increase in poverty of 20%. The findings from this study show increasing employment opportunities and improving the quality of human resources as potential efforts to reduce poverty in the Riau Islands Province.
Pengaruh Pendapatan dan Jumlah Penduduk terhadap Permintaan Gas Elpiji 3 Kg di Sumatera Utara Tahun 2019-2023 Khairun Nikmah Sinaga; Eko Wahyu Nugrahadi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13009

Abstract

Gas Elpiji 3 kg merupakan energi bersubsidi yang menjadi kebutuhan utama rumah tangga dan usaha mikro di Indonesia. Peningkatan permintaan LPG 3 kg di Provinsi Sumatera Utara memerlukan kajian mengenai faktor-faktor yang memengaruhinya, khususnya pendapatan dan jumlah penduduk. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendapatan dan jumlah penduduk terhadap permintaan gas elpiji 3 kg di Provinsi Sumatera Utara tahun 2019-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk data panel yang mencakup 33 kabupaten/kota selama periode 2019-2023. Data dianalisis menggunakan regresi data panel. Berdasarkan uji Chow dan uji Hausman, Fixed Effect Model (FEM) dipilih sebagai model terbaik untuk mengestimasi hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pendapatan tidak berpengaruh signifikan terhadap permintaan gas elpiji 3 kg (p = 0,3737), demikian pula jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan (p = 0,4304). Namun, secara simultan pendapatan dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap permintaan gas elpiji 3 kg (Prob. F = 0,0000) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,844850, yang menunjukkan bahwa 84,49% variasi permintaan dapat dijelaskan oleh model. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendapatan dan jumlah penduduk bukan merupakan penentu utama permintaan LPG 3 kg secara individual, tetapi keduanya berkontribusi secara bersama-sama terhadap variasi permintaan. Oleh karena itu, kebijakan distribusi dan subsidi LPG 3 kg perlu mempertimbangkan karakteristik wilayah serta faktor lain di luar model penelitian agar penyaluran subsidi lebih efektif dan tepat sasaran.