Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PELATIHAN PEMBELAJARAN LITERASI-NUMERASI BERBANTUAN TEKNOLOGI DAN AI BAGI GURU SD DI MADIUN Handhika, Jeffry; Joel Iglesia Alvarez; Mayasari, Tantri; Nugroho Adi Pramono; Sarah Aszary; Sri Winarti
Jurnal Terapan Abdimas Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v11i1.23149

Abstract

Abstract. The purpose of this community service activity, in the form of training, is to provide knowledge and skills to participants, specifically teachers, related to integrated literacy and numeracy learning using technology and artificial intelligence (AI). This activity method is carried out in the form of blended meetings and assignments. The indicator of success of this activity is an increase in participants' desire to apply integrated literacy, numeracy, and technology (LNAI) learning in learning. There are four facilitators involved in this activity; one facilitator explains the material delivered in a blended manner. The training participants were 93 madrasah teachers in the city of Madiun. After the training activity, information was obtained that there was an increase in participants' desire to apply LNAI learning from 49.5% who had implemented it to 66.57% who would implement it, 33.33% who might implement it, and 0% who did not implement it. These results provide the conclusion that there is potential for increasing the application of LNAI in learning.   Abstrak. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi peserta dalam hal ini guru terkait pembelajaran literasi dan numerasi terintegrasi teknologi dan artificial intelligence (AI). Metode kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pertemuan secara blended dan penugasan. Indikator keberhasilan dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan keinginan peserta untuk menerapkan pembelajaran literasi, numerasi terintegrasi teknologi dan AI (LNAI) dalam pembelajaran. Terdapat empat fasilitator yang terlibat dalam kegiatan ini, satu fasilitator menjelaskan materi yang disampaikan secara blended. Peserta pelatihan diikuti oleh 93 guru madrasah di kota Madiun. Setelah kegiatan pelatihan, diperoleh informasi bahwa terdapat peningkatan keinginan peserta dalam menerapkan pembelajaran LNAI dari 49,5% pernah menerapkan menjadi 66,57% akan menerapkan, mungkin menerapkan 33,33% dan tidak menerapkan 0%. Hasil ini memberikan kesimpulan bahwa terdapat potensi peningkatan penerapan LNAI dalam pembelajaran.
Pengembangan Instrumen Tes Diagnosis Konsep IPA Fisika Natalia, Defrina; Handhika, Jeffry; Huriawati, Farida
Momentum: Physics Education Journal Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.953 KB) | DOI: 10.21067/mpej.v1i2.1966

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui cara mengembangkan instrumen tes diagnosis konsep IPA Fisika di SMP pada materi Getaran Gelombang, Bunyi, serta Cahaya dan Optik; (2) Mengetahui kelayakan instrumen tes diagnosis konsep IPA Fisika di SMP berdasarkan validator pada materi Getaran Gelombang, Bunyi, serta Cahaya dan Optik. Model pengembangan yang digunakan untuk mengembangkan instrumen tes diagnosis ini adalah adaptasi model pengembangan prosedural menurut Sugiyono dan model pengembangan 4-D oleh S. Tiagarajan Dorothy S. Semmel dan Melvyn L. Semmel. Desain uji coba produk pengembangan dalam penelitian ini yaitu validasi ahli, uji kelas kecil. Subjek uji coba adalah 7 siswa untuk tahap I uji kelas kecil dari kelas VIII B, dan 9 siswa untuk tahap II uji kelas kecil kelas VIII B SMPN 14 Madiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Langkah-langkah pembuatan Instrumen Tes Diagnosis dalam penelitian ini yaitu analisis ujung depan, analisis siswa, spesifikasi tujuan, membuat instrumen tes dengan indikator C1-C4, menentukan format, perancangan, validasi ahli, dan uji kelas yang dilakukan dua tahap; 2) Kualitas Instrumen Tes Diagnosis ini memperoleh kategori baik dimana yang telah dinilai oleh ahli materi memperoleh presentase sebesar 95,33% (sangat layak); 3) Hasil uji validitas 34 soal essay uji kelas VIII B SMPN 14 Madiun tahap 1 dinyatakan valid sebanyak 25 butir soal dengan kategori sangat reliabel; hasil uji validitas 25 soal pilihan ganda uji kelas VIII B SMPN 14 Madiun tahap 2 dinyatakan valid sebanyak 15 butir soal dengan kategori sangat reliabel.
Profile of Student Conceptions on the Direct Current Circuits with Multiple-Activity-Representation Handhika, Jeffry; Alvarez, Joel Iglesia; Pramono, Nugroho Adi; Mayasari, Tantri; Mafudi, Innal
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jipfalbiruni.v14i2.29152

Abstract

Difficulties in understanding concepts of Direct Current Circuits remain a persistent issue in physics learning, particularly in relating circuit construction, measurement, and conceptual reasoning. Therefore, this study aims to profile students’ conceptions of Direct Current (DC) circuits using the Multiple-Activity-Representation approach. This qualitative descriptive analysis research involved eight university students enrolled in the Fundamental Physics II course (2024/2025) at a university in Madiun. Students were asked to design, construct series, parallel, and combined circuits connected to a power supply, and measure current and voltage across each resistor. Data were collected through performance tasks, observations, and interviews, and analyzed through data reduction, categorization, and triangulation. Students’ conceptions were profiled into three categories: α, β, and γ. The findings reveal three distinct conception profiles. Students in category α were able to design and construct all types of closed circuits but demonstrated difficulties in conducting accurate measurements. Students in category β could design and construct series and parallel circuits but struggled with combined circuits and measurement processes. Students in category γ were able to design various circuit configurations conceptually but encountered difficulties in physically constructing combined circuits. These results indicate varying levels of conceptual and procedural understanding in DC circuits, particularly in integrating circuit representation, construction, and measurement. The study implies that the Multiple-Activity-Representation approach is useful for diagnosing the depth of students’ conceptions and identifying specific areas requiring instructional reinforcement, especially in experimental measurement and conceptual integration.
PERBEDAAN PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN EKSPERIMEN DAN DEMONSTRASI BERBANTUKAN PCB SEDERHANA DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Astuti, Andri Desy; Handhika, Jeffry; Kartikawati, Sulistyaning
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.812 KB) | DOI: 10.25273/jupiter.v2i2.1793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) adakah perbedaan pengaruh antara penggunaan metode pembelajaran eksperimen dan demontrasi berbantukan PCB sederhana terhadap hasil belajar siswa; 2) adakah perbedaan pengaruh antara kreativitas kategori tinggi dan rendah terhadap hasil belajar siswa melalui metode pembelajaran eksperimen dan demonstrasi berbantukan PCB sederhana ;3) adakah interaksi antara metode pembelajaran eksperimen, demonstrasi berbantukan PCB sederhana dan kreativitas siswa terhadap hasil belajar siswa.Penelitian ini berbentuk penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan dua kelas, diambil menggunakan teknik sample random sampling dengan kelas eksperimen pertama diajar dengan metode pembelajaran eksperimen dan kelas eksperimen kedua diajar dengan metode pembelajaran demonstrasi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dan metode dokumentasi untuk data kreativitas dan data hasil belajar Dasar dan Pengukuran Listrik siswa. Teknik analisis data menggunakan uji analisis variansi dua jalan sel tak sama dengan matriks 2x2 dan uji lanjut menggunakan uji Scheffe.Hasil uji hipotesis dengan taraf signifikansi (α) = 5% menunjukkan bahwa: 1) Fobs > Fα (4,004 > 4,02) maka H0A ditolak, sehingga terdapat perbedaan pengaruh antara penggunaan metode pembelajaran eksperimen dan demonstrasi berbantukan PCB Sederhana terhadap hasil belajar siswa; 2) Fobs > Fα (25,29514 > 12,0389) maka H0A ditolak, sehingga terdapat perbedaan pengaruh antara kreativitas kategori tinggi dan rendah terhadap hasil belajar siswa melalui metode pembelajaran eksperimen dan demonstrasi berbantukan PCB Sederhana; 3) Fobs > Fα (0,2329 > 4,02) maka H0B diterima, sehingga tidak terdapat interaksi antara metode pembelajaran eksperimen, demonstrasi berbantukan PCB Sederhana dan kreativitas siswa terhadap hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PENGENDALI KECEPATAN DAN SOFT STARTING MOTOR LISTRIK BERBASIS ARDUINO PADA MATA KULIAH PENGGUNAAN DAN PENGATURAN MOTOR Wijaya, Cahya Alim; Handhika, Jeffry; Kartikawati, Sulistyaning
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.963 KB) | DOI: 10.25273/jupiter.v2i2.1794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuimengetahui tingkat kelayakan trainer pengendali kecepatan dan soft starting motor listrik sebagai media pembelajaran. Dalam pembelajaran mata kuliah penggunaan dan pengaturan motor kurang adaya kolaborasi penggunaan media pembelajaran yang efisien, membuat mahasiswa kurang aktif dalam pembelajaran dan minat belajar mahasiswa menjadi kurang.Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan metode ADDIE yang meliputi: (1) Analysis (Analisis), (2) Design (Desain), (3) Development (Pengembangan), (4) Implementation (Implementasi), (5) Evaluation (Evaluasi). Penelitian ini dilakukan di Program Studi Pendidikan Teknik Elektro Universitas PGRI Madiun. Subyek penelitian adalah satu kelas mahasiswa semester 6 yang berjumlah 13 orang dan obyek penelitian adalah media pembelajaran pengendali kecepatan dan soft starting motor listrik. Instrumen yang digunakan adalah wawancara dan angket dengan lima pilihan jawaban untuk ahli media dan mahasiswa. Media pembelajaran ini divalidasi oleh 2 ahli media pembelajaran.Berdasarkan hasil unjuk kerja dari trainer diketahui bahwa rangkaian yang ada dapat bekerja dengan baik. Sedangkan hasil kelayakan media pembelajaran ditinjau dari ahli media mendapatkan skor persentase 83,22% dan dikategorikan “sangat layak”. Uji pemakaian dinilai berdasarkan angket yang di isi oleh 13 orang mahasiswa dan hasil dari uji pemakaian ini mendapatkan skor 82,10% dan dikategorikan “sangat layak”.
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC BERBASIS E-BOOK PADA MATERI RANGKAIAN INDUKTOR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Budiarti, Arifah; Handhika, Jeffry; Kartikawati, Sulistyaning
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.54 KB) | DOI: 10.25273/jupiter.v2i2.1795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model discovery learning dengan pendekatan scientific  berbasise-book interaktif pada materi Rangkaian Induktor terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini berbentuk penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakansatu kelas, diambil menggunakan metode Scientificdengan dengan penerapan media pembelajaran yaitu salah satunya E-book. Penelitian ini berbentuk penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan satu kelas, diambil menggunakan teknik sampling jenuh dengan kelas sebelum perlakuan (pretest) diajar dengan mentode konvensional/ceramah dan kelas sesudah perlakuan (posttest) diajar dengan media pembelajaran e-book. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes tulispilihanganda untuk data hasil belajar mahasiswa.Teknikanalisis data menggunakan korelasi product moment. Teknik analisis data menggunakan ujikorelasi product moment.Hasil uji hipotesis bahwa rxy hitung sebesar 0,951dan rxy tabel pada taraf signifikansi 5% adalah 0,444. Ini berarti rxy hitung >rxytabel, sehingga  Ha : ?1 = ?2 maka Ho ditolak (Ha diterima) Jadi, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penerapanmedia pembelajaran E-book dengan pendekatan scientific untukmeningkatkanhasilbelajar siswa pada mata pelajaran Rangkaian Induktor.
Penggunaan Media e-Modul untuk Meningkatkan Kemampuan Analisis Hubungan Kuat Medan Magnetik dengan Trainer Motor Listrik Prastyaningrum, Ihtiari; Handhika, Jeffry
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.252 KB) | DOI: 10.25273/jupiter.v2i2.1796

Abstract

Media e-Modul berbasis smartphone merupakan salah satu jenis modul yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Pada penelitian ini telah dikembangkan media e-Modul untuk mata kuliah Teori Medan. Fokus yang diambil adalah materi Hukum Biot-Savart. Hukum Biot-Savart merupakan salah satu dasar untuk mempelajari tentang kuat medan magnetik. Dengan adanya e-Modul ini diharapkan nantinya mahasiswa dapat menghitung secara tepat besar dari medan magnetik dan menghubungkan kuat medan tersebut dengan perangkat elektronika Motor Listrik.
Pengembangan Media Panel Box Listrik Pada Instalasi Tenaga Motor Listrik Irawan, Bagus Bambang; Purwandari, Purwandari; Handhika, Jeffry
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jupiter.v5i2.7562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui validitas media pembelajaran yang dikembangkan berupa media pembelajaran media Panel Box Listrik, 2) mengetahui respon mahasiswa terhadap penerapan media pembelajaran yang dikembangkan melalui sebaran angket. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan R&D dengan menggunakan model ADDIE. Pengujian produk menggunakan angket responterhadap media panel box listrik yang diberikan kepada mahasiswa setelah melihat video demonstrasi di link youtube. Pengujian produk media pembelajaran menggunakan angket respon untuk mengetahui minat belajar praktikum mahasiswa terhadap penggunaan media pembelajaran Panel Box Listrik. Media pembelajaran panel box listrik sangat layak digunakanberdasarkan penilaian validator dengan hasil validasi media menggunakan penghitungan analisis data CVI (Content Validation Index) dan CVR (Content Validation Ratio) mendapatkan skor nilai 1 pada semua aspek penilaian dari total kevalidannya dengan nilai 0.99. Responden mahasiswa terhadap media panel box listrik dikategorikan sangat baik dan positif yang diperoleh dari sebaran angket respon mahasiswa. Hasilnya dengan adanya mediapembelajaran berupa media Panel Box Listrik mahasiswa lebih bisa memahami dalam mempelajari rangkaian pada instalasi motor listrik.
MATH ANXIETY IN ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS: A PHENOMENOLOGICAL STUDY OF LEARNING EXPERIENCES IN THE CLASSROOM Sutrisno, Agus Hari; Murtafiah, Wasilatul; Handhika, Jeffry; Maruti, Endang Sri
JURNAL EDUSCIENCE Vol 13, No 2 (2026): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Malaysia and Indonesia)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v13i2.8731

Abstract

Purpose – This study phenomenologically examines the forms, sources, and dynamics of mathematics anxiety among students at SDN 1 Kedungrejo, Probolinggo Regency. At the elementary level, mathematics anxiety is critical, as it can hinder learning and slow students’ numeracy skill development.Methodology – The study uses a descriptive qualitative approach and a phenomenological case study design. Data came from classroom observations, interviews, and triangulation with the principal, mathematics teacher, and five students with varying anxiety levels. Analysis followed the Miles, Huberman, and Saldaña model: data reduction, narrative presentation, and drawing conclusions.Findings – The results show: (1) mathematics anxiety is an affective and socio-pedagogical construct shaped by classroom interactions and teaching patterns; (2) the anxiety stems not just from students' internal conditions, but also school structures, learning culture, and curriculum pressure; and (3) it arises from complex interplay among cognitive, emotional, and social factors in students’ daily learning.Contribution – These results show that mathematics anxiety in elementary students is multidimensional. It calls for a more humanistic, emotionally supportive approach to teaching to strengthen students' self-efficacy.
Improving the Learning Outcomes of Class VIII Students Through the Implementation of the Project-Based Learning (PjBL) Model in Science Learning Abidin, Moh. Zainal; Yuniawati, Arien; Handhika, Jeffry
EDUTIC Vol 11, No 1: 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/edutic.v11i1.20141

Abstract

This research aims to improve the learning outcomes of junior high school students in science learning.This research is a type of classroom action research carried out in one of the public junior high schools in the Madiun district. The study population was class VIII with class VIII E samples. The data analysis technique used was to compare learning outcomes in the pre-cycle to the next cycle. The results of the analysis showed that the project-based learning (PjBL) learning model was able to improve the cognitive learning outcomes of junior high school students. The success indicator of the study was seen in the improvement in cognitive learning outcomes of students who achieved a minimum completeness criteria (MCC) score of 75. While the tang performance indicator used in this study is the success rate of cognitive learning outcomes up to 75%, in the pre-cycle, as many as 71.43% of the total students have not reached the specified minimum completeness criteria (MCC). While the remaining 38.10% have reached minimum completeness criteria (MCC). The implementation of the project-based learning (PjBL) learning model shows an increase in student success in learning. In cycle I, the percentage of student success reached 61.9%. In the second cycle, the percentage of student success reached 76.1%, so there was an increase of 33.4%.