Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Pengadaan Barang Kebutuhan Food and Beverage Department Oleh Purchasing di Pangeran Beach Hotel Padang Gina Ilma Rizal; Kasmita Kasmita
JURNAL KAJIAN PARIWISATA DAN BISNIS PERHOTELAN Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Kajian Pariwisata dan Bisnis Perhotelan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkpbp.v2i2.29572

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang dari hasil pengamatan pengalaman lapangan industri tentang pengadaan barang oleh purchasing di Pangeran Beach Hotel Padang. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari hasil wawancara dan dokumentasi yang kemudian di analisis dengan pola pikir deduktif. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu 1 orang Cost Control, 1 orang Purchasing, 1 orang Admin F&B, dan 3 orang Supplier selanjutnya dilakukan reduksi data, penyajian data, dan pengambilan data. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan hal-hal yang berkaitan dengan pengadaan barang oleh purchasing di Pangeran Beach Hotel Padang yaitu: a) Permintaan Pembelian, membuat form permintaan terlebih dahulu, seperti: Market List yaitu form permintaan barang kebutuhan sehari-hari, Purchase Request yaitu form permintaan barang dengan pemakaian dalam jangka panjang, dan Purchase Order yaitu form pembelian ke supplier. b) Pemilihan Pemasok ditinjau dari kriteria seperti kualitas barang, harga barang, kemampuan kredit dalam jangka panjang. c) Order Pembelian, menggunakan sistem harian atau bulanan dengan menggunakan komunikasi melalui telepon atau whatsapp.
Pengaruh Beban Kerja, Lingkungan Kerja dan Kompensasi Terhadap Turnover Intention Karyawan di Harris Resort Batam Waterfront Edo Yolanda; Kasmita Kasmita
JURNAL KAJIAN PARIWISATA DAN BISNIS PERHOTELAN Vol 2 No 3 (2021): Jurnal Kajian Pariwisata dan Bisnis Perhotelan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkpbp.v2i3.41872

Abstract

Penelitian ini dilakukan sebab adanya terdapat fakta masalah ditemukan pada saat melakukan penelitian di tempat meneliti tersebut, adapun fakta masalah yang ditemukan penulis adalah Tingginya tingkat turnover intention karyawan yang mencapai angka lebih dari 10% di setiap tahunnya, meningkatnya cost hotel akibat sering melakukan training karyawan baru, adanya keluhan karyawan mengenai jam kerja dan beban pekerjaan yang terlalu membebani karyawan lalu insentif yang diterima karyawan kurang memberikan rasa puas, hubungan pekerjaan yang kurang harmonis antar department. Penelitian ini memiliki tujuan umum yaitu melihat bagaimana angka peningkatan turnover intention di harris resort batam waterfront yang dilihat dari 11 indikator dan terdapat 4 variabel di dalamnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif, dan skala likert. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi berganda Populasi penelitian ini adalah karyawan Harris Resort Batam Waterfront. Sampel yang diambil penulis yaitu semua staff yang bekerja sebagai tenaga kontrak dalam jumlah 75 orang diambil menggunakan teknik keseluruhan sampel. teknik ini digunakan untuk melihat bagaimana perasaan seorang karyawan dalam bekerja. Berdasarkan pengujian ini didapati nilai hipotesis, diperoleh R Square yang disesuaikan sebesar 0.182 pengaruh independen kepada dependen sebanyak 18.2% serta 81,8% ditentukan oleh faktor lain. Selanjutnya didapati jumlah F hitung sebesar 5.249 total sig. 0.003 < 0.05, dari nilai tersebut disimpulkan dari atribut ketiga variabel memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel (Y). Didapatkan nilai t variabel beban kerja 0,289 dengan signifikansi 0.054 < 0,05 Artinya tiap-tiap kenaikan 1 satuan beban kerja (X1) akan menurunkan tingkat Turnover Intention (Y) sebesar 0,289 dan Artinya memberikan pengaruh yang searah antara X1 terhadap (Y) dimana setiap kenaikan 1 satuan Beban kerja (X1) akan menurunkan tingkat Turnover Intention (Y) 6,920. Sedangkan Lingkungan kerja (X2) sebesar -0,234 dengan signifikansi 0.001 < 0,05, berarti tiap-tiap kenaikan 1 satuan lingkungan kerja (X2) akan meningkatkan tingkat Turnover Intention (Y) sebesar 0,289 dan Kompensasi (X3) sebesar -0,385 dengan signifikansi 0.001 < 0,05. Artinya tiap-tiap kenaikan 1 satuan kompensasi (X3) akan meningkatkan tingkat Turnover Intention (Y). Dari penelitian ini didapatkan hipotesis berupa Ha diterima dan Ho ditolak.
Pengaruh Faktor Internal dan Faktor Eksternal Terhadap Tingkat Hunian Kamar Hotel di Kota Payakumbuh Humaira Hadi; Kasmita Kasmita
JURNAL KAJIAN PARIWISATA DAN BISNIS PERHOTELAN Vol 2 No 3 (2021): Jurnal Kajian Pariwisata dan Bisnis Perhotelan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkpbp.v2i3.42572

Abstract

Penelitian awalnya dilakukan karena banyaknya wisatawan yang berkunjung ke kota Payakumbuh dan memilih untuk menginap di kota lain, sehingga membuat tingkat hunian hotel kota Payakumbuh menurun setiap tahunnya. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah agar dapat menganalisa faktor internal dan eksternal tingkat hunian hotel. Penelitian ini terdiri dari 3 variabel yaitu faktor internal (X1), faktor eksternal (X2) dan tingkat hunian hotel (Y). Jenis penelitian ini adalah asosiatif kausal dengan data kuantitatif. Sampel penelitian yaitu wisatawan yang menginap di Kota Payakumbuh sebanyak 100 orang yang diambil dari 10 hotel yang ada di Kota Payakumbuh. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling dengan beberapa kriteria berumur diatas 21 tahun dan tamu yang membayar tagihan hotel sendiri. Teknik pengumpulan data adalah dengan pengisian kuesioner dengan lima pilihan jawaban, kuesioner tersebut terdiri dari 19 pernyataan terkait faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi okupansi hotel di Kota Payakumbuh,dan data tingkat hunian hotel yang diberikan oleh masing-masing hotel. Regresi linier berganda adalah teknik analisis yang digunakan. Berdasarkan data yang telah diolah variabel faktor internal memiliki rerata sebesar 3,70 dan tingkat capaian responden 74% dengan kategori cukup. Variabel faktor eksternal memiliki rata-rata 3,45 dan tingkat capaian responden 69% dengan kategori cukup. Berdasarkan hasil pengujian regresi linear berganda tingkat hunian hotel di Kota Payakumbuh dipengaruhi oleh faktor internal dengan koefien 0,032 dengan tingkat signifikansi 0,003 > 0,005, dan faktor eksternal 0,171 dengan tingkat signifikansi 0,000 > 0,005. Nilai koefisien determinan sebesar 48,2 % .
Pengaruh Fasilitas Terhadap Repurchase Intention di Objek Wisata Saparandaman Pool dan Café Kabupaten Solok Selatan Filzah Abdul Hamdani; Kasmita Kasmita
JURNAL KAJIAN PARIWISATA DAN BISNIS PERHOTELAN Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Kajian Pariwisata dan Bisnis Perhotelan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkpbp.v3i1.43572

Abstract

The research was conducted because of several problems that arise in the Saparandaman pool and cafe, namely the complaints of visitors about the available facilities and influencing the desire of visitors to come back to the Saparandaman pool and cafe. This is evidenced by the reviews of visitors who complain about the inadequate and inadequate facilities available. In addition, the number of visitor visits is not stable and tends to decrease every month. This study intends to find out the extent of the influence of facilities on the repurchase intention of visitors at the Saparandaman pool and cafe. This research is a quantitative type using a causal associative approach. The population used is visitors who come to the Saparandaman pool and cafe. The sampling technique used purposive sampling using special criteria so that 95 samples were obtained. By using a structured questionnaire according to the Likert scale which is tested for validity and reliability. Hypothesis testing using a simple linear regression test. From the research that has been carried out, it is known that the facilities at the Saparandaman pool and cafe are in the bad category at a percentage of 54%, while repurchase intention is in the bad category at a percentage of 54%. Based on the results of hypothesis testing, the calculated F value is 10,046 with Sig 0.002 <0.05 so that Ha is obtained. Then obtained F count of 10,046 in sig. 0.002 <0.05, it is concluded that the facility has an effect on repurchase intention. Regression coefficient 0.241 with sig 0.002 <0.05. This means that each additional 1 unit of the facility can add 0.241 repurchase intention. R Square value of 0.097 which concluded that the influence of the facility variable on repurchase intention was 9.7% and 90.3% was determined by other factors.
The Effect of Work Compensation on Intention to Stay in the Hotel Industry During the COVID 19 Pandemic with Job Embeddedness as Mediation: (Study on Hotel Management Graduates, Universitas Negeri Padang) Feri Ferdian; Youmil Abrian; Hijriyantomi Suyuthie; Kasmita Kasmita; Rizki Amelia Sinensis
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol. 18 No. 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jom.v18i1.2134.2022

Abstract

Purpose - This study aimed to analyze the effect of work compensation on the intention to stay in the hotel industry during the COVID 19 pandemic mediated by job embeddedness. Methodology - A quantitative approach was used on 670 graduates who majored in hotel management based on purposive sampling. The sample size was estimated at 30% of the total population (201 graduates) working in the hotel industry, collecting 145 respondents. Furthermore, the data were analyzed using the Partial Least Square Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Findings - The results showed that work compensation affected the graduates’ intentions to stay and job embeddedness in the hotel industry during the COVID 19 pandemic. Job embeddedness affected the intention to stay and mediated its relationship with compensation. Originality - The effect of work compensation on graduates’ intention to stay in the hotel industry during the pandemic was investigated to gain a better understanding. Furthermore, testing job embeddedness as a mediator of the relationship between work compensation and staying intentions produced a new theoretical understanding. Novelty in this study found that graduates still have the intention to stay in the hotel industry due to the job embeddedness that has been formed as a result of the work compensation received which is still in line with their expectations even in the conditions of the COVID 19 pandemic.
Analisis Pengaruh Brand Image Coffee Shop Rimbun Espresso & Brew Bar Terhadap Kepuasan Konsumen di Kalagan Mahasiswa Kota Padang Dian Harini; Kasmita Kasmita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.926 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4794

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi ketidakpuasan pelanggan terhadap Coffee Shop Rimbun Espresso Brew & Bar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Analisis Pengaruh Brand Image Coffee Shop Rimbun Espresso & Brew Bar Terhadap Kepuasan Konsumen Jenis penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif metode asosiatif kausal. Populasi yang melakukan kunjungan di Coffee Shop Rimbun Espresso & Brew Bar. Teknik sampling menggunakan purposive random sampling dengan jumlah sampel 305 responden. Teknik analisis data menggunakan deskripsi data, analisis regresi logistik dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini didapatkan 1) Variabel X (Brand Image) menunjukan secara keseluruhan dengan presentase 41,4% dengan kategori cukup mempercayai atau yakin terhadap brand Coffee Shop Rimbun Espresso & Brew Bar dan sisanya 58,6% tidak mempercayai atau tidak yakin. 2) Variabel Y (Kepuasan Konsumen) menunjukan presentase 45,6% mahasiswa cukup puas dengan Coffee Shop Rimbun Espresso & Brew Bar dan sisanya 54,4% mahasiswa tidak puas. 3) Terdapat pengaruh yang signifikan antara Brand Image terhadap kepuasan pelanggan di Coffee Shop Rimbun Espresso & Brew Bar sebesar 41,4% sedangkan 58,6% dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak teliti.
Analisis Tingkat Popularitas Dan Profitabilitas Menu di Coffee Shop Kopi Bermakna Padang Mita Permata Sari; Kasmita Kasmita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.645 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari penjualan menu Coffee Shop di Kopi Bermakna Padang yang tidak memenuhi target penjualan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat popularitas dan profitabilitas menu Coffee Shop di Kopi Bermakna .Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah minuman yang di Kopi Bermakna Padang dengan jumlah 33 menu. Data dalam penelitian ini di peroleh melalui observasi dan studi dokumentasi yang kemudian di analisis menggunakan menu engineering worksheet pada Microsoft excel. Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa dari 33 menu di Coffee Shop Kopi Bermakna, 18 menu memiliki profitabilitas tinggi dengan rentang CM (15,500 – 31.000) > CM (14.803) dan sebanyak 11 menu memiliki popularitas tinggi dengan rentang MM ( 2 – 31 %) > MM (2%). Tidak terdapat menu dengan kategori stars, 18 menu termasuk kategori puzzle, 9 menu termasuk kategori plowhorses, dan 6 menu termasuk kategori dog.
Analisis Penerapan Food Hygiene pada Penyelenggaraan Makanan di Kantin Karyawan Hotel Ragkayo Basa Padang Charisma Nadya Putri; Kasmita Kasmita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.838 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya beberapa permasalahan yang ditemukan oleh peneliti seperti Terdapatnya bahan makanan yang kurang segar, penyimpanan bahan makanan yang tidak rapi dan tidak menutup freezer dengan baik, adanya staff saat mengolah makanan tidak memakai sarung tangan dan topi saat memasak yang mana rentan akan adanya hygiene tidak terjamin, makanan yang disajikan dibiarkan terbuka yang akan rentan masuknya sesuatu ke makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan food hygien pada penyelenggaraan makanan di kantin karyawan Hotel Rangkayo Basa Padang. Penelitian menggunakan adalah metode deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi pengumpulan data dengan pengamatan langsung dan pencatatan secara sistematis terhadap objek yang akan diteliti. Observasi dilakukan oleh peneliti dengan cara pengamatan dan pencatatan mengenai penerapan food hygiene dalam penyelenggaraan makanan di kantin karyawan Hotel Rangkayo Basa Padang. Teknik analisis data menggunakan persentase dan diskriptif analisis. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan bahan makanan, penyimpanan bahan makanan, pengolahan bahan makanan dan penyajian rata-rata sudah ditafsirkan sebagian besar telah di laksanakan sesuai dengan standar hygiene, namun masih ada beberapa indikator yang ditafsirkan belum mencapai setengah dari yang ditetapkan.
Pengaruh Promosi Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan ke Objek Wisata Pemandian Pincuran 7 Kabupaten Sijunjung Endang Irhartini; Kasmita Kasmita
JURNAL KAJIAN PARIWISATA DAN BISNIS PERHOTELAN Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Kajian Pariwisata dan Bisnis Perhotelan
Publisher : Departemen Pariwisata Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkpbp.v4i1.41972

Abstract

This study aims to obtain results on how influential promotion is on tourists' visiting decisions at the Pincuran 7 Bathing tourist attraction in Sijunjung Regency. The type of research used is quantitative with a causal associative approach. The research sample is visitors who have visited the Pincuran 7 Baths tourist attraction using the Purposive Sampling technique. Data were collected by distributing closed questionnaires that had been prepared and had passed the validity and reliability trials, and used a Likert scale with linear regression analysis and were then given to respondents. very good category, (2) The decision to visit to get the proportion (59.60%) is in the sufficient category, (3) The results of simple linear regression hypothesis testing obtained F count 5.347 with a significance of 0.023> 0.05. get poetry that the promotion variable can explains the decision to visit significantly, then the R square is 0.052 so that it can be interpreted that the effect of promotion on the decision to visit is as much as 5.2%.
PERILAKU REMAJA DI KELURAHAN GURUN LAWAS NAN XX TENTANG KONSUMSI MAKANAN TRADISIONAL DAN MAKANAN MODERN Putri Yulianda Walmi; Sari Mustika; Kasmita; Lucy Fridayati
Journal of Scientech Research and Development Vol 5 No 1 (2023): JSRD, June 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v5i1.102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan, sikap dan tindakan mengonsumsi makanan tradisional dan makanan modern pada remaja Kelurahan Gurun Lawas Nan XX. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel 91 orang yang dipilih dengan rumus slovin berdasarkan taraf kesalahan 10%. Metode pengumpulan data dengan instrumen tes ,kuesioner dan lembar food frequency questionnair. Data penelitian dianalisis melalui metode pengkategorian penilaian berdasarkan skor mean ideal dan standar deviasi ideal dengan bantuan program SPSS 23.0. Berdasarkan hasil penelitian, 1) Pengetahuan remaja tentang makanan tradisional berada pada kategori rendah dengan tingkat capaian 34%, 2) Pengetahuan remaja tentang makanan modern berada pada kategori sedang dengan tingkat capaian 45%, 3) Sikap remaja terhadap makanan tradisional berada pada kategori rendah dengan tingkat capaian 34%, 4) Sikap remaja terhadap makanan modern berada pada kategori sedang dengan tingkat capaian 38%, 5) Tindakan mengkonsumsi makanan tradisional berada pada kategori sedang dengan tingkat capaian 43%, dan 6) Tindakan mengkonsumsi makanan modern berada pada kategori sedang dengan tingkat capaian 38%.