Claim Missing Document
Check
Articles

Sebaran Salinitas secara Horisontal di Muara Sungai Bondet, Cirebon, Jawa Barat Haidar, Althaf Zhafran; Handoyo, Gentur; Indrayanti, Elis
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v10i2.30461

Abstract

 Fluktuasi salinitas merupakan kondisi yang umum terjadi di daerah muara yang merupakan tempat bercampurnya massa air laut dengan air tawar. Salah satunya adalah muara Sungai  Bondet yang terletak  di  Desa  Mertasinga,  Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Masuknya air laut ke sungai menyebabkan menurunnya fungsi penting sungai sebagai penunjang kehidupan masyarakat sehari-hari, pertambakan, dan sarana transportasi nelayan. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui distribusi salinitas di muara Sungai Bondet ke arah hulu sungai. Pengambilan data dilakukan di 10 stasiun pengamatan dari tanggal 19 Agustus sampai 21 Agustus 2020, secara horisontal dan vertikal. Pengolahan data menggunakan software ODV (Ocean  Data  View) 4.0,  Surfer  9  dan  ArcGis  10.3.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi salinitas secara horisontal dari 10 stasiun pengamatan berkisar dari 0 sampai >30 ppt, dan masuknya air asin mencapai 1,2 km dari muara ke sungai. Salinity fluctuations are a common condition in estuary where seawater and fresh water mix. One of the estuary is the Bondet River which is located in Mertasinga Village, Cirebon Regency, West Java. Saltwater intrusion causes the important function of the river as a support for daily household activities, aquaculture, and also transportation for fishing boats become decrease. Therefore, this research was conducted to knowing the salinity distribution at the estuary of the Bondet River to the upstream. Data collection was carried out at 10 observation stations from August, 19 to August, 21 2020, horizontally and vertically. Data processing using ODV (Ocean Data View) 4.0, Surfer 9 and ArcGis 10.3 software. The results showed that the horizontal distribution of salinity from 10 observation station ranged from 0 to > 30 ppt, and the intake of saltwater reached 1,2 km from the estuary to the river. 
A MAP OF VULNERABILITY TSUNAMI AND PLAN EVACUATION IN COASTAL VILLAGE OF PARANGTRITIS SUB-DISTRICT KRETEK DISTRICT BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Gentur Handoyo; Agus A.D. Suryo Putro; Petrus Subardjo
Jurnal Kelautan Vol 10, No 2 (2017)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v10i2.2838

Abstract

ABSTRACTThe tsunami often hitthe southern coast of Java several times, where Parangtritis located in that area. This is due to the meeting of Indo-Australian plate with the Eurasian plate in the south of Java that results in a major tectonic tsunami source. Tsunami waves from this region takes 50 to 100 minutes to reach the beach. Considering the short span of time to self-rescue, than its necessary to concieve a map of vulnerability to the tsunami region to plan evacuation routes and tsunami temporary evacuation place (TES) tsunami incoastal village of Parangtritis. The material used as an object to study in this research is the vulnerability of the tsunami, tsunami runoff based on the runup height, the proposed evacuation routes and tsunami temporary evacuation place (TES) as. The result,village in Parangtritis is a tsunami prone areas with vast percentage of the tsunami-prone areas at 66.45%. When the tsunami run up reach 16m the affected area was 788.07 Ha. There are three proposed evacuation route through the Parangtritis roads, Depok roads and Depok-Parangtritis roads. There are 12 proposed temporary evacuation place which spread in the village Parangtritis. Keywords: Inundation, Plate, Runup
Kajian Struktur Komunitas Makrozoobenthos Sebagal Bioindikator di Perairan Muara Sungai Ketiwon, Tegal Raden Ario; Gentur Handoyo
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 7, No 1 (2002): Jurnal Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.24 KB) | DOI: 10.14710/ik.ijms.7.1.17-22

Abstract

Abstrak Suatu kajian terhadap struktur komunitas makrozoobenthos sebagai bioindikator di perairan muara Sungai Ketiwon, Tegal telah dilakukan berdasarkan data bulan Mei sampai Juni 2001. Setiap dua minggu sekali sampel air dan makrozoobenthos diambil dari 10 stasiun pada Iokasi penelitian untuk diketahui parameter fisika-kimia air serta struktur komunitas makrozoobenthos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perairan muara sungai Ketiwon telah mengalami pencemaren tingkat ringan hingga sedang, ditunjukkan dengan adanya perubahan struktur komunitas makrozoobenthos pada stasiun-stastun di lokasi penelitian dan beberapa parameter fisik-kimia air yang nilainya telah melewati ambang batas yang disyaratkan dalam KEPMEN LH. No. 2/1988. Kata kunci: makrozoobenthos, bioindikator, muara Abstract This study on makrozoobenthos community as bioindicator of the Ketiwon rivers estuary, Tegal (Central Java) is based on data obtained from May to June 2001. On two weekly, water and macrozoobenthos samples were taken from research area (10 stations) for determination of physical-chemistry water parameters and benthic structure community. The results of research showed that the Ketiwon rivers estuary had low to medium pollution level, which shown by some physical-chemistry factors that already over the sea water quality standard for marine organisms based on KEPMEN LH. No. 2/1988. Moreover macrozoobenthos community structure community changed between stations in the research area. Keywords: macrozoobenthos, bioindicator, estuary
Karakteristik Pola Arus Dalam Kaitannya dengan Kondisi Kualitas Perairan dan Kelimpahan Fitoplankton di Perairan Kawasan Taman Nasional Laut Karimunjawa Muhammad Yusuf; Gentur Handoyo; Muslim Muslim; Sri Yulina Wulandari; Heriyoso Setiyono
Buletin Oseanografi Marina Vol 1, No 5 (2012): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.311 KB) | DOI: 10.14710/buloma.v1i5.6918

Abstract

Perairan Kepulauan Karimunjawa memiliki karakteristik yang spesifik secara geografis maupun ekologis karena terletak di tengah lautan yang jauh dari daratan utama, dikelilingi oleh banyak pulau-pulau kecil dan hamparan terumbu karang, sehingga perairannya termasuk semi tertutup. Kondisi ini memberikan keuntungan karena menjadi daerah jebakan unsur hara. Arah dan pola sebaran spasial unsur hara (nitrat dan fosfat) dan Fitoplankton sangat dipengaruhi oleh bagaimana arah dan kecepatan arus yang terjadi serta tipe dan kondisi perairan yaitu semi tertutup. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pola arus (arah dan kecepatan) dalam kaitannya dengan kondisi kualitas perairan terutama sebaran nitrat, fosfat, dan kelimpahan individu fitoplankton di perairan Kawasan Taman Nasional Karimunjawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arah arus dari hasil model adalah dominan menuju ke arah Barat, dan hasil ini sesuai dengan arah arus dari pengukuran secara in-situ di stasiun-stasiun yang diteliti. Kecepatan arus maksimal untuk permukaan laut termasuk kategori sedang, yaitu sebesar 0,309 m/detik dengan kecepatan rata-rata 0,055 m/detik. Dilihat dari arah sebaran paramater kualitas air terutama nitrat dan fosfat menunjukkan bahwa konsentrasi yang relatif lebih besar berada di pulau-pulau yang terletak di sebalah Barat, seperti P. Parang dan P. Nyamuk (nitrat), dan P. Nyamuk untuk unsur fosfat. Kelimpahan fitoplankton yang tinggi juga terdapat di pulau-pulau yang lokasinya terletak di sebalah Barat seperti pulau Parang (sisi Timur dan Selatan), dan pulau Nyamuk (semua sisi). Ada kecenderungan bahwa arah sebaran parameter kualitas air yang memiliki konsentrasi lebih tinggi terutama suhu, pH, oksigen terlarut, dan nitrat ternyata mengikuti arah sebaran arus yang tejadi.   Kata Kunci: Pola Arus, Kualitas Perairan, Fitoplankton, Karimunjawa.
Identifikasi Fishing Ground Ikan Teri (Stolephorus sp) Menggunakan Citra Modis di Perairan Karimunjawa, Jepara Rizky Aditya; Anindya Wirasatriya; Kunarso Kunarso; Lilik Maslukah; Petrus Subardjo; Agus Anugroho Dwi Suryosaputro; Gentur Handoyo
Buletin Oseanografi Marina Vol 7, No 2 (2018): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1142.731 KB) | DOI: 10.14710/buloma.v7i2.20549

Abstract

Fishing ground  atau  zona  penangkapan ikan  adalah  suatu  kawasan perairan  yang  menjadi sasaran dalam usaha penangkapan ikan. Ikan teri merupakan hasil tangkapan ikan yang populer di Karimunjawa. Penelitian ini bertujuan memprediksi zona tangkapan ikan di Perairan Karimunjawa berdasarkan sebaran klorofil-a dan suhu permukaan laut dengan memanfaatkan data citra satelit Aqua Modis level-3. Sebaran klorofil-a yang tinggi terlihat pada bulan Mei sampai Juli. Nilai korelasi antara klorofil-a dengan tangkapan ikan di lapangan sebesar r=0,869 yang berarti berhubungan sangat erat. Sedangkan nilai korelasi Suhu Permukaan Laut (SPL) dengan tangkapan ikan hanya sebesar r=0,387. Hal ini berarti hasil tangkapan ikan teri di Kepulauan Karimunjawa lebih dipengaruhi oleh sebaran klorofil-a dari pada SPL. Oleh karena itu dalam penentuan potensi fishing ground dengan menggunakan data MODI klimatologi bulanan, kami hanya menggunakan parameter klorofil-a. Perairan Karimunjawa memiliki kandungan klorofil-a rata rata sebesar 0,29 mg/m3. Berdasarkan analisa sebaran klorofil-a klimatologi bulanan, lokasi potensi fishing ground berada pada barat dan tenggara dari perairan Pulau Nyamuk, Barat Pulau Kemujan termasuk Pulau Cemara Besar dan Kecil, dan di perairan sekitar Pulau Parang yang dapat ditemukan disetiap bulannya. Anchovy Ground Fishing Identification (Stolephorus sp) Using Fashionable Images in the Waters of Karimunjawa, Jepara Fishing ground or fishing zone is an area in the ocean which becomes a target for fishing activities. Common target for fishing activity in Karimunjawa is anchovy. The aim of this study is to predict fishing zone on the waters of Karimunjawa based on the chlorophyll distribution and sea surface temperature by utilizing level 3 Aqua MODIS data. The high chlorophyll-a distribution is observed from May to July. The correlation value between chlorophyll-a and fish catch based on insitu data is strong with r = 0.869. Conversely, the correlation between insitu SPL correlation and fish catch is weak with r = 0.38. Therefore, we only used chlorophyll-a parameter to determine the potential fishing ground in Karimun Jawa. Karimunjawa waters have an average chlorophyll-a conscentration of 0.29 mg/m3, Based on monthly climatology of MODIS  chlorophyll data, the location of potential fishing ground is west and southeast from the waters of the island of Nyamuk, the west of Kemujan Island including Pulau Cemara Besar and Kecil, and in the waters around Parang Island which can be found every month.
Analisis Sebaran Klorofil-A dan Suhu Permukaan Laut sebagai Fishing Ground Potensial (Ikan Pelagis Kecil) di Perairan Kendal, Jawa Tengah Andita Agung; Muhammad Zainuri; Anindya Wirasatriya; Lilik Maslukah; Petrus Subardjo; Agus Anugroho Dwi Suryosaputro; Gentur Handoyo
Buletin Oseanografi Marina Vol 7, No 2 (2018): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1139.643 KB) | DOI: 10.14710/buloma.v7i2.20378

Abstract

Perairan Kendal merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah dengan luas wilayah ± 1.002,23  dan mengalami perkembangan pesat terutama di bidang perikanan. Perairan Kendal adalah salah satu wilayah penyebaran ikan demersal dan pelagis yang cukup potensial di perairan Utara Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini untuk memprediksi zonasi fishing ground ikan pelagis  kecil di Perairan Kendal berdasarkan parameter klorofil-a dan suhu permukaan laut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, penentuan lokasi pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa perairan Kendal memiliki nilai konsentrasi klorofil-a berkisar antara 0.34 – 4.86 mg/  konsentrasi tertinggi di Timur Laut muara sungai Bodri dan di ikuti dengan hasil tangkapan ikan paling banyak yaitu 53 kg. Konsentrasi suhu permukaan laut berkisar 30,5 - 31ᵒC. Perbedaan nilai konsentrasi klorofil-a dan suhu permukaan laut dipengaruhi oleh angin yang berhembus di perairan sehingga diduga mengakibatkan terjadinya proses mixing.  Analysis of Chlorophyll-A Distribution and Potential Sea Surface As Fishing Ground Temperature in Kendal Coastal, Central JavaThe waters of Kendal is one district in Central Java with an area of ± 1.002.23  and experienced rapid development, especially in the field of fisheries. The waters of Kendal is one of the potential demersal and pelagic fish distribution areas in the waters of North Central Java. The purpose of this study was to predict the potential fishing ground of small pelagic fish in Kendal Waters based on the parameters of chlorophyll-a and sea surface temperature. This research uses quantitative method while determining the location of sampling using purposive sampling method. Based on the research results it can be seen that the waters of Kendal has a value of chlorophyll-a concentration ranging from 0.34 - 4.86 mg/   with the highest concentration that is in the Northeast estuary Bodri river and followed by the catch of most fish that is 53 kg. Concentrations of sea surface temperature range from 30.5 - 31ᵒC. Differences in the value of a-chlorophyll concentration and sea-surface temperatures across the waters are influenced by winds that blow in the waters resulting in a mixing process. 
Distribusi Material Padatan Tersuspensi di Muara Sungai Sambas, Kalimantan Barat Petrus Subardjo; Agus Anugroho Dwi Suryo; Ibnu Pratikno; Gentur Handoyo; Karlina Putri Diani
Buletin Oseanografi Marina Vol 7, No 1 (2018): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.931 KB) | DOI: 10.14710/buloma.v7i1.19035

Abstract

Muara Sungai Sambas merupakan gerbang bagi kapal-kapal yang akan melakukan aktivitas bongkar muat hasil tangkapan ikan di PPN Pemangkat. Besarnya konsentrasi material padatan tersuspensi berkaitan dengan tingkat sedimentasi di muara Sungai Sambas yang dapat menyebabkan pendangkalan sehingga aliran sungai ke laut terhambat dan alur pelayaran terganggu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi dan pola sebaran material padatan tersuspensi di muara Sungai Sambas Provinsi Kalimantan Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Analisis material padatan tersuspensi menggunakan metode Gravimetri. Data utama yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data material padatan tersuspensi, arus,  dan pasang surut serta data pendukung berupa peta batimetri, dan peta RBI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi material padatan tersuspensi terbesar berada di muara sungai dan semakin mengecil kearah laut lepas dengan konsentrasi material padatan tersuspensi saat pasang berkisar antara 67-600 mg/l serta konsentrasi material padatan tersuspensi saat surut berkisar antara 11-321 mg/l. Jenis arus yang mendominasi di muara Sungai Sambas adalah arus pasang surut. Tipe pasang surut yaitu campuran condong ke harian ganda. Kurangnya informasi mengenai arah pergerakan dan besaran konsentrasi material padatan tersuspensi di muara Sungai Sambas menjadikan penelitian untuk mengetahui konsentrasi dan pola sebaran material padatan tersuspensi di perairan tersebut diperlukan. Sambas Estuaries is the entrance for every fisherman boats which will do loading and unloading activity for their fishing at PPN Pemangkat. The amount of total suspended matter concentration is related to the sedimentation at the Sambas estuaries which can cause sedimentation so the river flow hampered and the shipping line disrupted. The purpose of this research is to know the concentration and the distribution of total suspended solid at Sambas Estuaries, West Kalimantan. The method which is used in this research is case study method. Data processing is using gravimetric analysis. The main data used in this research are data of total suspended solid, current, tidal and supporting data such as bathymetri map, RBI map. Based on data processing, known that the highest value of total suspended solid was at estuary and decreased toward the sea with the conscentration at tides ranged between 67-600 mg/l whereas concentration at low tide ranged between 11-321 mg/l. The type tidal which is belong mixed dominant semidiurnal type. Lack of information on the direction of movement and the concentration of total suspended solid at Sambas Estuaries makes research to find out the concentration and distribution of total suspended solid is held at the waters. 
Analisis Kelayakan Investasi Pada Budidaya Karamba Jala Apung (KJA) Ikan Kerapu Di Kepulauan Karimunjawa Kabupaten Jepara Suryono Suryono; Ria Azizah; Edi Wibowo Kushartono; Raden Ario; Gentur Handoyo
Buletin Oseanografi Marina Vol 6, No 2 (2017): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.461 KB) | DOI: 10.14710/buloma.v6i2.16558

Abstract

Kajian Investasi budidaya ikan kerapu di Karimunjawa adalah salah satu usaha guna menumbuhkan promosi investasi di wilayah studi. Kajian ini akan membuat peluang investasi menjadi lebih fokus dan tajam baik dari segi sektor maupun lokasinya, sehingga akan memudahkan investor guna merealisasikan rencana bisnisnya. Studi ini akan memberikan detail informasi kepada investor tentang peluang bisnis pada budidaya ikan kerapu yang sangat layak dilakukan sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir dan wilayah kabupaten Jepara pada umumnya. Metode yang digunakan adalah metode survei. Peluang Investasi dianalisa secara deskriptif. Hasil kajian menunjukan bahwa berdasakan potensi alam, fasilitas infrastruktur produksi, nilai ekonomi serta aspek financial maka kelayakan investasi adalah sangat prospektif dan berpeluang untuk sukses. Analisis financial menunjukan bahwa investasi pada budidaya ikan kerapu di Karimunjawa adalah sangat layak untukdirealisasikan bagi investor. Budidaya ikan kerapu Tikus (Cromileptis altivelis)adalah paling prospektif, dimana nilai Net Present Value (NPV)> 0,yaitu  1,772,764,729,  dan  Profitability Index  (PI) lebih besar dari  1, yaitu 5,543291036.  Payback Periodadalah  2.82 tahun, jika tidak mempertimbangkan nilai uang (Discount Factors) dan 3.65 tahun  jika mempertimbangkan nilai uang. Sedangkan untuk budidaya ikan kerapu bebek(Ephinephelus fuscoguttatus), Net Present Value (NPV)> 0 yaitu  69,938,924, - dan Profitability Index (PI) lebih besar dari 1, yaitu 1,20558783.  (Pay Back Period) adalah  4,13tahun apabila tidak mempertimbangkan nilai uang (Discount Factor), sedangkan apabila mempertimbangkan nilai uang maka menjadi  and 4.64 tahun. Dari analisis yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa meskipun kedua spesies ikan kerapu layak investasi, tetapi ikan kerapu tikuspaling layak investasi, sedangkan ikan kerapu macansebagai produk sampingan investasi, yaitu dengan memanfaatkan sisa pakan yang tidak digunakan dalam budidaya ikan kerapu tikus, sehingga hasilnya akan dapat maksimal. Keseluruhan aspek yang dikaji menunjukan bahwa budiddaya ikan kerapu di Kepulauan Karimunjawa adalah layak investasi. The study of feasibility floating cage culture of grouper fish investment in Karimunjawa is one of the efforts for investment promotion in the studied region. This study will make the investment opportunities become more focus and sharp, both sectoral and location, so it will be easier for investors to execute their investment interest. The purpose of this study, is to provide initial information for investors about business opportunities of grouper fish farming as a very feasible investment opportunities so that can boost the economy of the region and the society of Jepara Regency. The method used in this study was survey  method, descriptive analysiswas conducted to see a of investment opportunities. Based on potential natural resources, location, infrastructure facilities, production, economy value, and financial aspect, the  results of study concluded  that the overall investment is highly prospective and has a fairly high chance to success. The financial analysis showed that investment in grouper fish cultivation in jepara regency is very feasible as a business investment for the investors. Humpback or Polka dot grouper (Cromileptis altivelis) culture is highly prospective and has a fairly high chance. This can be seen from the Net Present Value (NPV) > 0 is equal to 1,772,764,729,  and Profitability Index  (PI) value greater than 1, which is 5,543291036.  While the longer the period the funds invested will return (Payback Period) is 2.82 years if the without considering the time value of money (Discount Factors) and 3.65 years when considering the time value of money. Whereas,  for Brown marbled grouper (Ephinephelus fuscoguttatus), the Net Present Value (NPV) > 0 is equal to  69,938,924, - and Profitability Index (PI) greater than 1, which is 1,20558783. While the longer  period the funds invested will return (Pay Back Period) are 4,13 year if without considering the time value of money (Discount Factors) and 4.64 years when considering the time value of money. From the analysis it can be concluded that all these choices on the investment plan is feasible to run and prospective advantageous. While the best option is an investment plan on investments Humback or Polka Dot grouper (Cromileptis altivelis) cultivation, Brown marbled grouper (Ephinephelus fuscoguttatus) culture whereas it is only a sideline activity and only utilize food wastes are left, so the whole will be able to deliver optimal results in grouper culture.All examined aspects of Grouper cultivation in karimunjawa  gave results that investment activity  is able to be executed. The financial analysis shows that investment in grouper fish cultivation in jepara regency is very feasible to be a business investment for the investors.
THE INFLUENCE OF OCEAN CURRENTS TOWARDS DISTRIBUTION OF TOTAL SUSPENDED SOLIDS VERTICALLY IN CILALANANG ESTUARY, DISTRICT INDRAMAYU Gentur Handoyo; Petrus Subardjo; Agus Anugroho Dwi; Muhammad Sulaiman
International Journal of Marine and Aquatic Resource Conservation and Co-existence Vol 2, No 1 (2017): IJMARCC
Publisher : International Journal of Marine and Aquatic Resource Conservation and Co-existence

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2373.713 KB) | DOI: 10.14710/ijmarcc.2.1.p

Abstract

ABSTRACTCilalanangriver located in the village of EretanWetan, District Indramayu. There are Fishery Harbor Beach (PPP) and shipping activities in this region is quite high. Activities in the PPP could potentially lead to silting due to the material carried by the river flow. The purpose of this study to determine the concentration of total suspended sediment (TSS) and the influence of ocean currents on the TSS in Cilalanang Estuary, District Indramayu. The research is located at coordinates 1080 4’ 53.400” EL -1080 5’ 50.215” EL and 60 19’ 26.709” SL - 6019’ 26.720” SL. The method used in this research is quantitative method. Analysis of the TSS is done by making the TSS distribution maps using ArcGIS10.5 and modeling ocean currents using MIKE 21. The results showed that the concentration of TSS at low tide toward the high tide is worth between 286-888 mg / l whereas when the high tide towards low tide worth between 348-553 mg / l. Dominant ocean current direction at the time of low tide to the hightide leads to the southwest. This causes TSS concentration coming out of the mouth of the river converge toward the southwest near the shore. In conditions of high tide toward low tide the dominant current direction leads to the northeast. This led to the spread of TSS concentration coming out mouth of the river away from the shore. Key words: Cilalanang River, IndramayuDistrict,Ocean Currents, Ocean Tides, Total Suspended Solids
Analisis Kerusakan Mangrove Di Pusat Restorasi Dan Pembelajaran Mangrove (PRPM), Kota Pekalongan Raden Ario; Petrus Subardjo; Gentur Handoyo
Jurnal Kelautan Tropis Vol 18, No 2 (2015): JURNAL KELAUTAN TROPIS
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.565 KB) | DOI: 10.14710/jkt.v18i2.516

Abstract

Mangrove merupakan vegetasi pantai yang terlindungi. Kerusakan mangrove dapat terjadi secara alami ataupun adanya tekanan masyarakat pantai sekitar. Tekanan kerusakan ulah masyarakat disekitar pantai Kota Pekalongan, Jawa Tengah berakibat adanya perubahan karakteristik fisik dan kimiawi lingkungan. Penelitian yang dilaksanakan pada bulan Agustus 2014 ini bertujuan untuk menganalisis penyebab kerusakan mangrove di pantai Kota Pekalongan. Metode Survey dilakukan di Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM) dengan sampling data pada 4 lokasi dengan 3 kali pengulangan. Analisis data dilakukan dengan pendekatan metode Deskriptip Komparatip untuk membandingkan kondisi ekosistem mangrove. Hasil yang didapat adalah mangrove dari jenis Rhyzophora sp., Bruguiera sp., Avicennia sp., Sonneratia sp., dan Xylocarpus. Sedangkan jenis mangrove yang tumbuh dominan adalah jenis Rhyzophora, Bruguiera, dan Avicennia, serta jenis Rhyzophora yang paling dominan. Jenis Rhyzophora merupakan vegetasi perintis dengan tingkat kerapatan relatip tinggi dan dapat tumbuh pada tanah berlumpur.Kata kunci : Analisis, Kerusakan, Mangrove.
Co-Authors Adhi, Mohamad Zaki Satrio Aditya Dendy Pratama Agus A.D Suryoputro Agus A.D. Suryo Putro Agus A.D. Suryoputro Alamsyah, M. Zanugera Alfi Satriadi Alfi Satriadi Alfiqri, Muhammad Zidan Amalya, Afroh Andita Agung Anindya Wirasatriya Ari Widyawati Aris Ismanto Ashilah, Azizah Anis Azis Rifai Azzahra, Syifa Alifia Baskoro Rochaddi Benni Leo Simanjuntak Bima Andriantama Christine Ruth E. Siregar Dawami, Maulana Dwi Nur Denny Nugroho Sugianto Dian Lestari Anggraini Dini Oktaviani Donny Arifyanto Dwi Haryo Ismunarti Dwi Haryo Ismunarti Edi Wibowo Kushartono Edwin Maulani Effendi, Rizki Elis Indrayanti Elok Dyah Kusumawati, Elok Dyah Fabian Doko Raditya Fareza Andre Pahlevi Panjaitan Ferri Septia Purwadi, Ferri Septia Fhadlan, Reza Finna Widya Ariani Firman Ramadhan Galih Tristianto Gemilang, Aulia Surya Gentio Harsono Guntara, Otto H J, Medika Catur Hadi Endrawati Haidar, Althaf Zhafran Hanifa Zuhaira Hariadi Hariadi Hariyadi Hariyadi Heriyoso Setiyono Hermawan Puji Wijaksono Hermin Pancasakti Kusumaningrum Heryoso Setiyono Heryoso Setyono Ibnu Pratikno Ibnu Pratikyo Ichwan Dwi Saputra Indra Budi Prasetyawan Jannisa Raska Jarot Marwoto Jarot Marwoto Jihadi, Muhammad Shulhan Karlina Putri Diani Kirana Candrasari Kunarso Kunarso Lilik Maslukah Lintang Fauzia Ichsari Mahendrajit Yudhantoko, Mahendrajit Mahesha, Pratama Danang Maramis, Michelle Maris, Muhamad Ribhi Muh Yusuf Muh. Yusuf Muhamad Azhar Fathurahman Muhammad Bani Putra Utama Muhammad Helmi Muhammad Helmi Muhammad Irfan Muhammad Musa Muhammad Sulaiman Muhammad Yusuf Muhammad Zainuri Mukhtar, Shofa Ahsani Mukti Trenggono Muldiyatno, Farid Muslim Muslim Muslim Muslim Nugroho Agus D Octavianna, Pramesthi Dwi Petrus Subardjo Pratiwi, Nadien Pratiwy, Essy Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Putri, Nia Oktaviani Annisa Putu Suryaniti Dewi Raden Ario Rahmat Yolansyah Putra Rahmat, Fadhlan Basiluddin Ria Azizah Ria Azizah Ridwan, Agus Wawan Rifki Kurnia Rachman Rikha Widiaratih Riki Tristanto Rina Oktaviani Dzikrurianti Rizky Aditya Setiono, Heryoso Shidqirrohman, Naufal Siddhi Saputro Sri Yulina Sri Yulina Wulandari Sugeng Widada Suhendar, Maldiva Hafiza Anjarika Suryani, Oda Gracia Ariela Suryono Suryono Sutarno Eko Arvianto, Sutarno Eko Syafiq Muhammad Aziz Syalsabilla, Alya Fitri Tony Hadibarata, Tony Tulus Aldrian Siregar Vemilarisa Kusumadewi Wahid, Arbi Wardani, Adella Eka Warsito Atmodjo Wibowo Edi Wicaksono, Pulung Puji Widiaratih, Rikha Wisman Fabrisse Doloksaribu Wulansari Rahmawti Yeyen Novita Sari Yulihastin, Erma Yusuf Jati Wijaya Zamna Mujadida