Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Fraksi Volume Terhadap Sifat Mekanis Komposit Forged Fiberglass Metode Compression Mould Muhammad Fakhruddin; Imam Mashudi; Mochamad Muzaki; Hilmi Iman Firmansyah; Bayu Pranoto; Hangga Wicaksono
Jurnal Energi dan Teknologi Manufaktur Vol 5 No 02 (2022)
Publisher : Polinema Press, Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jetm.v5i02.134

Abstract

Fiber-reinforced composites can be classified into two parts, namely short fiber composites and long fiber composites. Long fibers are stronger than short fibers. Long fiber (continuous fiber) is more efficient in laying than short fiber but short fiber is easier to lay than long fiber. Fiber length affects the processability of the fiber composite. Judging from the theory, long fibers can continue the load and stress from the stress point to the other fiber. In this study, the volume of chopped glass fiber composite with random matrix direction was varied with respect to polyester resin. Making forged fiberglass composites with the press mold method to minimize the occurrence of air bubbles during the composite molding process. Testing the mechanical properties of the forged fiberglass composite using the three-point bending and tensile testing methods. The expected result is the variation of the volume fraction of random chopped glass fiber to polyester resin. The TKT to be achieved from this research is TKT level 3, which is an analytical study that supports the prediction of the performance of the effect of the volume fraction between glass fiber and resin on the mechanical properties of the tensile and bending strength of forged glass fiber composites
Analisis Kapasitas Spesifik Simetris dan Asimetris Coin Cell Superkapasitor menggunakan Reduksi Graphene Oksida dan Doping Boron Graphene Nurlia Pramita Sari; Muhammad Fakhruddin; Mochamad Muzaki; Hangga Wicaksono; Andita N.F. Ganda; Yanuar Rohmat Aji Pradana
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 7 No 2 (2023): G-Tech, Vol. 7 No. 2 April 2023
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.88 KB) | DOI: 10.33379/gtech.v7i2.2344

Abstract

Superkapasitor banyak diteliti karena kepadatan dayanya yang tinggi, siklus hidup yang panjang, dan fungsinya yang memiliki output daya tinggi dan yang memiliki penyimpanan energi tinggi. Graphene memiliki luas permukaan spesifik yang besar dan konduktifitas elektrik yang tinggi sehingga baik digunakan sebagai elektroda pada coin cell superkapasitor. Boron dinilai sebagai unsur kimia yang baik sebagai bahan dopan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisa penggunaan reduksi graphene oksida dan doping boron graphene oksida sebagai bahan elektroda dari asimetris dan simetris coin cell superkapasitor. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan reduksi graphene oksida dan doping boron graphene yang digunakan sebagai katoda dan anoda coin cell superkapasitor. Pereduksian dilakukan dengan proses pirolisis dalam atmosfer argon dan hidrogen pada temperatur tinggi. Hasilnya menunjukkan graphene dapat didoping menggunakan boron dan dapat digunakan sebagai elektroda (katoda dan anoda) pada coin cell simetris dan asimetris. Nilai kapasitas coin cell asimetris merupakan nilai pertengahan dari coin cell simetris dari bahan katoda dan anodanya.
Analisis Pengaruh Variasi Beda Potensial dan Waktu Proses Anodizing terhadap Karakteristik Lapisan Oksida Aluminium 6061 Muzaki, Mochamad; Mashudi, Imam; Fakhruddin, Muhammad; Anwar, Abdul Muid; Paranata, Rake Aji Nugraha; Wiganata, Gading
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 17, No 1 (2022): Volume 17, Nomor 1, April 2022
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v17i1.3020

Abstract

Permasalahan mendasar dari proses anodizing aluminium adalah hilangnya sifat konduktivitas listrik dari aluminium. Artinya aluminium akan bersifat isolatif, hal ini akan mengakibatkan terjadinya listrik statis dari aluminium untuk penggunaan aplikasi tertentu seperti pesawat terbang, komponen otomotif, ataupun komponen elektronik. Dalam penelitian ini diharapkan mendapatkan lapisan oksida dengan nilai isolator yang rendah. Dalam penelitian ini dilakukan investigasi parameter proses anodizing, dalam hal ini waktu proses dan beda potensial, untuk mendapat ketebalan lapisan oksida yang stabil, namun sifat isolatifnya rendah. Waktu proses yang dipilih adalah 25, 30, 35, 40, dan 45 menit. Sedangkan beda potensial yang dipilih adalah 7, 8, 9, 10, dan 11 Volt. Aluminium 6061 hasil anodizing dengan parameter proses tersebut selanjutnya diuji sifat isolatornya, ketebalan lapisan, dan morfologi lapisan yang terbentuk dengan menggunakan mikroskop SEM. Hasil analisis menggunakan anova dua arah menunjukkan beda potensial dan waktu proses memiliki pengaruh signifikan terhadap ketebalan lapisan film alumina yang terbentuk. Sementara itu lapisan film alumina bersifat isolatif ketika menerima tegangan sebesar 250 Volt dan bersifat konduktif ketika menerima tegangan di atas 500 Volt. Pengamatan morfologi permukaan lapisan menggunakan SEM menunjukkan lapisan pori yang terbentuk belum merata.
Pelatihan dan Pemasangan Cermin Tikungan di Baran Genitri Desa Kedungrejo Kecamatan Pakis Kabupaten Malang Nurlia Sari; Mochamad Muzaki; Sulistyono; Nike N.F; Muhammad Fakhruddin; Hilmi Iman Firmansyah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ceria (JPKMC) Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ceria (JPKMC)
Publisher : PT. Gelora Cipta Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61674/jpkmc.v1i1.12

Abstract

Di Baran Genitri Desa Kedungrejo Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, terdapat satu jalan utama yang menghubungkan setiap gang. Karena sangat pentingnya peran jalan tersebut sehingga kondisi jalan tersebut harus dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat. Pada daerah tersebut, sering terjadi kecelakaan sehingga terdapat beberapa titik bahaya yang harus ditangani. Kondisi jalan utama yang berbelok belok dan jalan berlubang menyebabkan titik bahaya. Titik tersebut salah satunya tikungan tajam yang terhalang rumput dan lahan tebu serta tembok/pagar rumah warga, sehingga ruas jalan berikutnya setelah tikungan tidak terlihat. Berdasarkan analisis situasi dan permasalahn yang dihadapi, solusi yang timbul yaitu pemasangan cermin tikungan untuk meningkatkan jarak pandang di titik persimpangan/ kelokan pada jalan utama. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian dimasyarakat ini antara lain (1) Pemetaan kondisi (2) Persiapan (3) Edukasi (4) Pemasangan. Pada program PPM ini akan dihasilkan produk hasil berupa 4 buah cermin tikungan yang dipasang di tikungan jalan utama Baran Genitri selaku mitra. Dengan adanya cermin jalan ini diharapkan dapat menurunkan angka kecelakaan yang terjadi pada kelokan/tikungan tersebut.
ANALISIS SUDUT SERANG TERHADAP KARAKTERISTIK AERODINAMIKA PADA BILAH 4412 RPM RENDAH DENGAN METODE CFD 6DOF Danang Febriyanto; Hangga Wicaksono; Bayu Pranoto; Mochamad Muzaki
Otopro Vol 19 No 1 Nov 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/otopro.v19n1.p24-33

Abstract

At this time the power plant still uses a lot of coal fuel, so it is necessary to look for alternative energy, one of which is wind energy. Wind turbines are devices that can convert kinetic energy in the wind into mechanical energy which is then converted into electrical energy through a generator. The analysis method in this research uses Computational Fluid Dynamics (CFD), Qblade, and experimental validation testing using a wind tunnel. The simulated airfoil types consist of 3 types, namely, NACA 4412, NACA 4415, and FX-60 100 (126). The simulation results show that, the most optimal airfoil is NACA 4412 with an angle of attack of 25° and a wind speed of 8 m/s can produce a torque of 3.55503 Nm, a pressure of 45 Pa, a tangential velocity of 55.495 m/s, and a rotational speed of 529. 94 rpm, while the smallest simulation results are on the FX-60 100 (126) airfoil with an angle of attack of 15° and the same wind speed of 8m/s can produce a torque of 1.60390 Nm, a pressure of 40 Pa, a tangential velocity of 9.06592 m/s, and a rotational speed of 108.2164 rpm. The results of experimental testing of wind turbines where the wind turbine used uses the geometry of NACA 4412 show that an angle of attack of 25 ° and a wind speed of 8m / s produces a large electrical power and rpm with a value of 7.98 Watt and 482.2 rpm respectively
Analisis Pengembangan Produk Mesin Pengiris Keripik Pisang dengan Metode Quality Function Deployment (QFD) Pratama, Rico Wahyu; Muzaki, Mochamad; Sari, Nurlia Pramita; Firmansyah, Hilmi Iman; Takwim, R.N. Akhsanu
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 2 (2024): Volume 19, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i2.4672

Abstract

Wilayah Kabupaten Malang merupakan dataran tinggi yang dikelilingi oleh beberapa gunung pada ketinggian 250-500 meter di atas permukaan air laut. Adapun salah satu produk olahan yang paling populer di daerah tersebut adalah keripik pisang. Pembuatan keripik pisang melaui beberapa tahapan diantaranya pengupasan kulit, pengirisan, penggorengan dan pemberian bumbu. Diantara beberapa tahapan ini proses pegirisan membutuhkan waktu yang cukup lama dibandingkan proses yang lain. Permasalahan yang terjadi pada customer adalah hasil dari irisan   kotor karena disebabkan getah dari buah pisang yang menempel pada pisau pengiris, dan kapasitas produksi masih terbatas. Mesin perajang yang pernah digunakan masih kurang aman, kapasitas terbatas dan membutuhkan daya listrik yang cukup tinggi. Sedangkan alat perajang manual yang digunakan saat ini juga mempunyai beberapa kekurangan diantaranya sering melukai tangan, hasil dari ketebalan rajangan tidak konsisten, kurang sempurna dan kapasitas produksi masih terbatas. Sehingga perlu adanya penelitian dengan tujuan untuk mengembangkan mesin pengiris keripik pisang yang sudah ada sesuai dengan kebutuhan produsesn keripik pisang. Penelitian ini bertujuan mengembangkan mesin pengiris keripik pisang dengan metode Quality Function Deployment. Dalam pengaplikasian QFD kebutuhan dan keinginan konsumen atau sering disebut  Voice of Customer (VoC) dipetakan dalam alat yang bernama  House of Quality (HoQ). Setelah dilakukan interview kemudian pembentukan desain matriks pada model HoQ, ditemukan bahwa produsen keripik buah apel mengingiinkan perajang yang mampu menhasilkan tebal rajangan 1,5 - 3mm dengan kualitas dan performa yang lebih baik dibandingkan alat yang sudah ada. Kemudian hasil benchmarking menunjukkan produk yang dikembangkan memiliki keunggulan yang lebih baik dibandingkan produk yang sudah ada.Setelah dilakukan pengolahan data maka dapat disimpulkan bahwaterpilih konsep dengan kombinasi putaran rpm diatur menggunakan dimmer, ketebalan rajangan diatur dengan baut tekan, tuas pengarah menggunakan pegas tarik dan model mesin tipe vertikal.
Effect of Volume Fraction and Matrix of Forged Fibreglass Composite on Wear Rate for Brake Pad Application Wihardias, Angga Faisal; Fakhruddin, Muhammad; Muzaki, Mochamad; Pramita Sari, Nurlia
Journal of Engineering and Applied Technology Vol. 6 No. 01 (2025): (March)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jeatech.v6i01.76251

Abstract

Brake pads are one of the components of motorised vehicles that play an important role in slowing down or stopping the vehicle. This study aims to determine the effect of using variations in volume fraction and type of resin/matrix used on the wear rate that occurs, and the temperature generated during braking by utilising glass fibre as reinforcement. The research method uses experiments where the manufacture of brake pads composites was carried out by mixing all the ingredients then poured in a mold with a curing time of 1 day and the next process was testing using a disc brake system braking simulator and a thermal imaging camera with a variation in the percentage of glass fiber 45%, 55%, 65%, 75% and the type of resin used was epoxy resin and polyester. The results of this study indicate the effect of the type of resin/matrix used on the value of the wear rate that occurs. The test results show that the smallest wear rate is owned by specimen code D of 0.000000081 g/mm2.second with epoxy as the type of resin used. Then the largest wear rate is owned by specimen A1 of 0.000000154 g/mm2.second with polyester as the type of resin. It can be concluded that the higher the density of the polymer material, the lower the wear rate. It is expected that the composite brake pads have improved physical and mechanical properties that are better than the original brake pads.
Improving the Hardness of 3D Printable ABS Filament Through Thermal and Cooling Process Control Sari, Nurlia Pramita; Faizin, Akhmad; Pranoto, Bayu; Muzaki, Mochamad; Maulana, Firza Nurdin
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 9 No 4 (2025): G-Tech, Vol. 9 No. 4 October 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v9i4.7838

Abstract

The properties of filament are widely recognized as critical factors influencing the performance of fused filament fabrication (FFF) in 3D printing. Acrylonitrile Butadiene Styrene (ABS) is frequently utilized in this process due to its high strength, durability, and availability. Nevertheless, the characteristics of the filament are highly dependent on processing parameters, particularly extrusion temperature and cooling method, which directly affect its mechanical behavior and dimensional stability. The objective of this study was to evaluate the effect of extrusion temperature and cooling medium on the hardness of ABS filaments produced using a single-screw plastic extruder. Experimental procedures were performed at three extrusion temperatures, namely 180 °C, 200 °C, and 220 °C, with cooling applied by water immersion and by air using a blower. The results demonstrated that air cooling produced superior hardness values and more consistent dimensional stability compared to water cooling. The optimum condition was observed at an extrusion temperature of 180 °C under air cooling, which resulted in the highest hardness values along the filament length (95.63HA  average). These findings suggest that careful optimization of extrusion parameters, particularly the selection of an appropriate cooling method, is essential to improve filament quality for additive manufacturing applications.
The Hardness of Aluminum Oxide Surface in Anodized Coloring Under Low Voltage Buwono, Haris Puspito; Hadi, Syamsul; Muzaki, Mochamad; Subagiyo, Subagiyo; Agustriyana, Lisa; Hadi, Samsul; Nurchajat, Nurchajat
INTEK: Jurnal Penelitian Vol 6 No 2 (2019): October 2019
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.08 KB) | DOI: 10.31963/intek.v6i2.1522

Abstract

Coloring of aluminum oxide on the Aluminum type AA1100, which is the typical type for household appliances and purposes, through anodizing coloring process by the blue color of commercial printer ink had been successfully performed. The blue color was well adhered and was not easy to be removed by physical treatment such as wiping. The anodize coloring process includes chemical cleaning of aluminum surface, the formation of pores in the sulfuric acid solution at a specific current and a specified duration of time, coloring and closing the pores via sealing. It also shows the anodizing process increases aluminum oxide surface hardness increased by applying higher current density, and longer duration time of the process. The aluminum oxide hardness was in harmony to the duration of time processing, and current density; however, not in line to a concentration of the solution. The maximum hardness of the aluminum oxide layer obtained is 50 kg/mm2. The relation of current density and voltage, the effect of current density and sulfuric acid concentration toward aluminum oxide hardness were analyzed. Moreover, the difference of aluminum oxide hardness of the front side and backside to cathode also discussed.
Analisis Variasi Holding Time dan Injection Temperature terhadap Penyusutan Produk Funnel Pada Cetak Plastik Injeksi Sulistyono, Sulistyono; Faizal, Elka; Muzaki, Mochamad; Farida, Nike Nur
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 8 No. 2 (2024): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v8i2.1054

Abstract

Tingginya penggunaan produk plastik karena plastik mempunyai beberapa keunggulan seperti ringan, tahan korosi, mudah dibentuk, dan murah harganya. Kecenderungan konsumen lebih memilih menggunakan produk plastik menyebabkan produsen bersaing untuk memproduksi yang dibutuhkan konsumen. Produsen sebagai penghasil produk plastik berusaha meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh parameter holding time dan injection temperature terhadap penyusutan produk funnel menggunakan material polypropylene. Dimana parameter holding time dan injection temperature berpengaruh terhadap efisiensi waktu yang berdampak pada kualitas dan kapasitas produksi. Metode untuk pengambilan data adalah eksperimen. Penelitian ini menggunakan variabel bebas holding time dan injection temperature. Variabel terikat yaitu penyusutan produk corong (funnel). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel bebas holding time dan injection temperature terhadap penyusutan produk funnel, yang terbaik di temperature 185 oC dan holding time 1,5 detik.