Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Sosialisasi Faktor Penyebab Perilaku Kekerasan Terhadap Perawat Sebagai Upaya Perlindungan Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Fasilitas Kesehatan Heryyanoor, Heryyanoor; Hardiyanti, Diana; Pertiwi, Melinda Restu; Hadarani, M; Norhidayati, Norhidayati; Fitria, Norhalida
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i1.590

Abstract

Kekerasan terhadap perawat merupakan masalah serius yang berdampak negatif pada kesehatan dan keselamatan tenaga kesehatan serta kualitas pelayanan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi berupa penyuluhan kesehatan dalam meningkatkan pemahaman perawat mengenai faktor penyebab kekerasan di tempat kerja. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini berupa edukasi berupa penyuluhan kesehatan. Peserta kegiatan sebanyak 17 perawat di Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru. Tahapan pelaksanaan berpua pree test, pemberian informasi untuk sosialisasi berupa penyuluhan kesehatan, tanya jawab dan post test. Kuesioner terkait pemahaman tentang factor penyebab perilaku kekerasan terhadap perawat yang terdiri atas 25 pernyataan dengan skala likert dibagikan sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan untuk mengukur keberhasilan kegiatan. Analis diskriftif dan inferensial dengan uji Wilcoxon untuk mengetahui rerata perubahan skor total dan masing-masing parameter. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pemahaman peserta dengan rerata kenaikan sebesar 17,9 dan nilai signifikansi p = 0,001. Edukasi ini berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman perawat tentang penyebab dan dampak kekerasan, serta pentingnya pencegahan melalui komunikasi efektif dan manajemen stres kerja. Penyuluhan Kesehatan dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman perawat terhadap kekerasan di tempat kerja serta menjadi dasar pengembangan program pencegahan yang berkelanjutan.
Knowledge and Experience of the Banjar Community in Overcoming Fevers Based on Culture and Health Hardiyanti, Diana; Heryyanoor, Heryyanoor; Pertiwi, Melinda Restu
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 1 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i1.2595

Abstract

Fever is a health problem that needs to be appropriately handled; mishandling fever, especially in children, will have fatal consequences. Various alternatives for treating fever include applying complementary therapies and actions that contain cultural elements such as data, massage, giving coconut oil and shallots, and wind removal. This research describes the knowledge and experience of the Banjar community in dealing with cultural and health-based fever. This type of research is descriptive of the population of the Banjar district community and is taken using a random sampling technique. The sample was 68 respondents, taking into account the inclusion criteria, variables of knowledge, and experience of the Banjar community in dealing with fever. Data was collected using a questionnaire containing 28 knowledge questions and 11 experience statements. Descriptive analysis uses a computer program presented with a frequency distribution table. The knowledge of the Banjar community in dealing with fever was in a suitable category at 95.6%, while the Banjar community's experience in dealing with fever well was only 51.5%. Aspects of public knowledge in dealing with fever include knowledge in handling fever at home is good at 88.2%, understanding and causes of fever are good at 79.4%, managing fever at health services is good at 75%, signs and symptoms of fever are good at only 60.3%, and good fever classification was only 32.4%. The knowledge and experience of the Banjar community in dealing with fever is generally in the excellent category.
Penguatan Pemahaman dan Persepsi Positif Perawat dalam Melaksanakan Dokumentasi Asuhan Keperawatan sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Layanan Kesehatan di Rumah Sakit Heryyanoor, Heryyanoor; Restu Pertiwi, Melinda; Hardiyanti, Diana
Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jurnalempathy.v5i1.231

Abstract

Background: Problems related to the documentation of nursing care are still a global problem in hospitals. Various factors, such as knowledge, attitudes, skills, and different perceptions between nurses when carrying out nursing documentation, also become obstacles. Methods: The design applied in the service refers to qualitative discrimination, with activities carried out to socialize research results, followed by FGD (Focus Group Discussion) with an interview guide consisting of nine statements to 10 nurses representing the treatment room as participants. Results: There was a change in understanding and shared positive perceptions among participants regarding the implementation of nursing documentation, starting with assessment, data analysis, formulation of nursing diagnoses, and evaluation. Conclusion: increasing nurses' understanding and positive perceptions regarding nursing documentation can be done through FGDs, training, and workshops, as well as ongoing assessment.
A Comparative Study of Translation Ideologies in Onomatopoeia Across Cultures in Story Weaver Hardiyanti, Diana; Setiawan, Anjar; Setyowati, Lilis; Izzatuna, Nurul Farrah
Langkawi: Journal of The Association for Arabic and English Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lkw.v0i0.9885

Abstract

This research compares the translation ideologies applied to onomatopoeia in level two children’s literature on the StoryWeaver website. Translators at Story Weaver often face a dilemma between preserving the original sound (onomatopoeia) or adapting it to the perception of children in the target culture. It aims to provide insights into effective translation techniques for onomatopoeia and to contribute to translation theory by examining the ideologies on cross-cultural understanding in children's literature. The study focuses on translation products, using linguistic and translation data, including techniques, methods, and ideologies. Data sources comprised documents and informants. The documents included nine children’s literature translated by The Story Weaver Community, The Asian Foundation, and the Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa while informants were raters. Data collection involved document analysis and Focus Group Discussions (FGD). Data analysis employed domain analysis, taxonomy, component analysis, and cultural themes to identify, categorize, and understand how translation techniques and ideologies affect cultural understanding. The findings indicate that translators from The StoryWeaver Community and The Asian Foundation generally favor target language-oriented techniques (adaptation, established equivalent) with adaptation methods and domestication ideologies. In contrast, translators from Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Agency for Language Development and Cultivation.) often employ source language-oriented techniques (Pure borrowing, naturalized borrowing., literal), use literal translation methods and foreignization ideologies. The study hopes to serve as a reference for translating onomatopoeia, offering valuable insights into how different translation techniques affect the translation ideologies outcomes.
“MEMO ASIK” : MEDIA PROMOSI AKTIVITAS FISIK Hardiyanti, Diana; Heryyanoor, Heryyanoor; Pertiwi, Melinda Restu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24219

Abstract

Kurangnya Aktivitas fisik secara umum dapat menjadi pemicu munculnya berbagai penyakit. Hal ini terkait dengan sistim imunitas, sehingga aktivitas fisik penting untuk dilaksanakan setiap hari seperti berolahraga ringan atau aktivitas fisik dengan intensitas sedang. Pentingnya aktivitas fisik perlu diketahui dan dilaksanakan oleh semua orang sehingga sangat diperlukan media promosi aktivitas fisik. Tujuan pengabdian ini memberikan informasi tentang pentingnya aktivitas fisik untuk menjaga kebugaran atau kesehatan serta pelatihan pembuatan media promosi aktivitas fisik. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahapan yaitu tahap penyuluhan kesehatan dan tahap pembuatan media promosi aktivitas fisik. Peserta kegiatan para kader dan masyarakat Desa Sungai Tuan Ilir Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan berjumlah 15 orang. Terjadi peningkatan pemahaman peserta kegiatan tentang pentingnya aktivitas fisik serta peningkatan keterampilan dalam membuat media promosi aktivitas fisik. Aktivitas fisik fisik sangat penting dilakukan bagi setiap orang dan untuk menunjang promosi pelaksanaan aktivitas fisik bagi masyarakat dapat dilakukan dengan melakukan sosialisasi menggunakan berbagai media promosi yang bersifat tradisonal seperti pengumuman oleh aparat desa serta menggunakan media digital,poster dan lainnya.
Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Faktor Penyebab Terjadinya Perilaku Kekerasan terhadap Perawat dilayanan Kesehatan Heryyanoor; Restu Pertiwi, Melinda; Hardiyanti, Diana
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v7i1.196

Abstract

Instruments play an important role in determining better research results. One form of instrument is a questionnaire, which is the accuracy and reliability of which researchers should pay more attention to. This study tested the validity and reliability of a research questionnaire on the factors that cause violent behavior toward nurses in health services. A descriptive research design was used with a sample of 45 respondents, using purposive random sampling. The questionnaire variables and instruments consist of 88 statements with a Likert scale consisting of nurses' therapeutic communication attitudes 10 statements; nurses' self-concept six statements; perceptions related to nurses' workload 14 statements; nurses' job satisfaction 15 statements; perceptions pertaining to nurses' work experience 12 statements, quality of service 22 statements, and incidents of violent behavior by nurses nine statements. Analysis of validity and reliability tests with a computer program: the results are expressed based on the validity and reliability test results table. The statement is said to be valid if r results > r table person product moment df = n-2 = 45-2 = 43 with a significance level of 5%, so the r table value is 0.301. At the same time, reliability is stated if the Cronbach's alpha value is > 0.6. The research results showed that 77 statements (87.5%) were valid, and 11 statements (12.5%) were invalid. The average level of variable reliability is 0.822, which is included in the good category. The conclusions of the questionnaire were declared valid and reliable for use in research.
Edukasi Manajemen Dehidrasi Menggunakan “TERHIDRASI” pada siswa di SMA Negeri 1 Martapura Hardiyanti, Diana; Heryyanoor, Heryyanoor; Pertiwi, Melinda Restu
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada Vol. 7 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47859/wuj.v7i2.739

Abstract

Latar Belakang:Dehidrasi dapat menurunkan daya tahan fisik dan mengganggu fungsi tubuh. Aktivitas fisik yang tinggi pada siswa berisiko menyebabkan dehidrasi, terutama jika pengetahuan tentang pencegahan dan penanganannya masih rendah. Edukasi mengenai manajemen dehidrasi penting dilakukan agar siswa mampu mencegah dan menangani dehidrasi dengan tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai dehidrasi dan manajemen dehidrasi melalui sosialisasi edukatif. Metode: Peserta yang dipilih dalam kegiatan ini adalah siswa SMA Negeri 1 Martapura sebanyak 37 orang. Metode pelaksanaannya meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan pendekatan penyuluhan interaktif serta penggunaan website “TERHIDRASI” sebagai alat bantu deteksi status hidrasi. Penilaian pengetahuan dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa setelah sosialisasi. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan signifikan pengetahuan siswa mengenai pengertian, tanda, dampak, dan pencegahan dehidrasi setelah dilakukan edukasi, dengan proporsi pengetahuan baik meningkat dari 64,9% menjadi 81,1%. Sosialisasi edukatif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga hidrasi tubuh. Simpulan: Kegiatan ini merekomendasikan agar sosialisasi mengenai manajemen dehidrasi terus dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah, disertai pembiasaan membawa air minum sendiri dan penyediaan fasilitas isi ulang air minum oleh pihak sekolah untuk mendukung perilaku hidrasi sehat siswa.   Kata kunci: manajemen, dehidrasi, prototype, remaja