Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

NILAI SOSIAL DAN NILAI MORAL YANG TERKANDUNG DALAM NOVEL RINDU KARYA TERE LIYE Yuyun Yulianingsih
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 2 (2018): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.328 KB) | DOI: 10.25157/diksatrasia.v2i2.2214

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Nilai Sosial dan Nilai Moral yang Terkandung dalam Novel Rindu Karya Tere Liye”. Nilai sosial dan nilai moral merupakan unsur ekstrinsik dalam sebuah novel. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai sosial dalam novel Rindu karya Tere Liye dan mendeskripsikan nilai moral dalam novel Rindu karya Tere Liye. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan diantaranya teknik studi pustaka, teknik analisis, dan teknik studi dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah nilai sosial yakni nilai yang mengatur tingkah laku kita yang di dalamnya berupa 1) nilai material, 2) nilai vital, dan 3) nilai kerohanian yang didalamnya terdapat nilai keindahan, nilai kebaikan, nilai kebenaran, dan nilai religius. Serta nilai moral adalah nilai yang menimbang baik buruk nya suatu perbuatan yakni dapat berupa 1) kata hati, 2) rasa percaya diri 3) empati, 4) cinta kebaikan 5) pengendalian diri, dan 6) kerendahan hati. Dilihat dari sisi nilai novel ini dapat memberikan banyak hal yang bersifat positif diantanya cerita Gurutta Ahmad Karaeng yang menjdi tokoh utama yang memberikan nasehat nya kepada Bonda Upe untuk selalu sabar dan mengikhlaskan seburuk apapun masa lalu, kepada Daeng Andipati yang berpesan untuk memaafkan kesalahan siapapun apalagi memaafkan kedua orangtua sebesar apapun kesalahannya, kepada Mbah Kakung untuk selalu mengikhlaskan kepergian isterinya, kepada Ambo Uleng untuk selalu semangat menjalanai hidup.Kata Kunci: Nilai sosial dan nilai moral
Kemandirian Anak Usia Dini dengan Penggunaan Media Film Animasi “Nussa dan Rara” Euis Lisefti Fatimah; Yuyun Yulianingsih; Syam’iyah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v1i2.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas anak pada penggunaan media film animasi “Nussa dan Rara” dengan kemandirian anak usia dini di RA Mubarokah Firrizqi Ciamis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Data didapat dengan cara observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara mengumpulkan data yang bersifat kuantitatif dengan skala penilaian yang telah ditentukan, menghitung tingkat hubungan, dan diinterpretasikan melalui kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang positif antara kemandirian anak usia dini dengan aktivitas anak pada penggunaan media film animasi “Nussa dan Rara”.
the PENGARUH KEGIATAN KOLASE DARI BAHAN DAUN KERING TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI : Penelitian Pada Kelompok B RA-Al Madani Jalancagak Subang Neng Siti Aminah; Yuyun Yulianingsih; Nano Nurdiansah
incrementapedia Vol 4 No 1 (2022): Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi PG-PAUD Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/incrementapedia.vol4.no1.a5000

Abstract

The low fine motor development of children in group B RA Al Madani is due to the lack of learning that can stimulate children's fine motor development and activities that prioritize children to learn to read, write and count. With collage activities, you can train flexibility and perseverance, recognize shapes and colors, train creativity, and train concentration. The hypothesis in this study is that there is a significant influence between collage activities from dry leaf material on the fine motor development of children. In this study using a quantitative approach to the experimental method of one group pretest posttest design. The data collection technique was carried out through observation and documentation instruments with respondents, namely 10 children. Then the data were analyzed by normality test and hypothesis testing (t-test). The results of data analysis showed that the average value before applying the collage of dry leaf material (pre test) obtained a value of 59.6 in the less category and the average value after applying the collage of dry leaf material (post test) obtained a value of 87, 3 with very good category. The difference in the average value between the pre test and post test shows a significant difference. This is evidenced by the t test hypothesis test that t count t table with t count = 10.0284 and t table = 1.8331. This means that Ha is accepted and it is proven that the collage of dry leaf material has an effect on children's fine motor development.
Relevansi Aktivitas Bermain Kartu Huruf Terhadap Minat Baca Anak Usia Dini Hilman Mangkuwibawa; Yuyun Yulianingsih; Ade Rila Juliani
Gunung Djati Conference Series Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.524 KB)

Abstract

Landasan teori pada penelitian ini berdasarkan hasil yang didapat dari lapangan yang mana dalam pembelajaran aktivitas bermain kartu huruf sudah sangat efektif untuk digunakan, sejalan dengan peran siswa dalam pelaksanaannya, dimana permainan kartu huruf dapat menarik minat membaca anak. Tetapi dalam realitanya keinginan membaca pada anak dapat dikatakan masih lah rendah di tandai oleh kompetensi anak masih pada kisaran 20%. Karena ketertarikan yang belum terbagi secara merata. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan observasi dan dokumentasi sebagai Teknik pengumpulan data. Selanjutnya hasil penelitian berada pada kategori sangat baik dalam interval 70-79, dan kategori sangat baik pun mewakili minat membaca pada anak dengan nilai 87,6 dalam interval 80-100. Hubungan antara aktivitas bermain kartu huruf dengan minat membaca pada anak usia dini di kelompok B RA Al-Falah Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung dikategorikan sangat kuat atau sangat tinggi dengan harga korelasi 0,869 dan interval korelasi 0,800 – 1,000. Ativitas bermain kartu huruf pada anak usian dini memiliki peran sebesar 56% dengan 44% lainnya dikarenakan faktor lain
Upaya Meningkatkan Perkembangan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Bola Kaki Yuyun Yulianingsih; Heri Hidayat; Chariena R Rullisanti Rukhiyat
Gunung Djati Conference Series Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (903.411 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan motorik kasar anak di RA Nur Alifah Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Alat pengumpulan data dalam penelitian yaitu berupa unjuk kerja, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, kesimpulan dan verfikasi. Subjek atau respoden dalam penelitian ini adalah anak kelompok B RA Nur Alifah Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang yang berjumlah 15 orang pada tahun 2019/2020. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa perkembangan motorik kasar anak melalui permainan bola kaki sebelum dilakukan tindakan memperoleh nilai rata-rata 30,33 dengan kriteria kurang sekali. Proses penerapan permainan bola kaki dilihat dari aktivitas guru dan anak, pada siklus I aktivitas guru mencapai 66,65% dengan kriteria baik, pada siklus II meningkat menjadi 90% dengan kriteria sangat baik. Demikian pula pada aktivitas anak siklus I mencapai 71,105 % dengan kriteria cukup, pada siklus II meningkat menjadi 88,11% dengan kriteria sangat baik. Adapun pada siklus I perkembangan motorik kasar anak memperoleh nilai rata-rata 59,87 dengan kriteria kurang dan siklus II meningkat menjadi 79,87 dengan kriteria baik
Pembiasaan Berinfak untuk Membentuk Kedisiplinan Anak Zaenal Mufie; Yuyun Yulianingsih; Gania Ikhwatien
Gunung Djati Conference Series Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.914 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh penemuan fenomena dimana kegiatan berinfak dilakukan setiap hari di RA Persis 10 Rahayu. Pembiasaan berinfak yang dilakukan di RA Persis 10 Rahayu adalah kegiatan harian yang yang dibiasakan untuk menanamkan kedisiplinan pada anak yang dilakukan oleh peserta didik. Dalam berinfak peserta didik menggunakan uang logam atau pun uang kertas yang tidak ditentukan nominalnya. penggunaan hasil dari uang infak di RA Persis Rahayu digunakan untuk keperluan sekolah dan pemberian sedekah kepada masjid yang memerlukan ataupun digunakan pada kegiatan hal posisitif yang lainnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan pembiasaan berinfak dengan kedisiplinan anak di RA Persis 10 Rahayu. Hipotesis Nol (H0): “Tidak ada hubungan pembiasaan berinfak dengan kedisiplinan anak. ”Hipotesis Alternatif (Ha):Adanya hubungan pembiasaan berinfak dengan kedisiplinan anak.” Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi, dimana metode ini digunakan untuk mengetahui tingkat hubungan antara variabel yang berbeda yaitu variabel X dan variabel Y melalui uji analisis statistik. Untuk teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket yang disebarkan kepada masing masing walikelas A1, A2, B1, B2 dan B3. Kemudian untuk menguji keabsahan data dilakukan uji analisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji korelasi dan uji hipotesis. Berdasarkan pada hasil analisis menunjukan bahwa : 1) realitas pembiasaan berinfak di RA Persis 10 Rahayu (variabel X), memperoleh nilai dengan rata-rata sebesar 4,01 yang termasuk kedalam kategori tinggi, 2) realitas kedisiplinan anak (variabel Y), memperoleh nilai dengan rata-rata sebesar 4,14 yang termasuk kedalam kategori tinggi, dan 3) realitas hubungan pembiasaan berinfak dengan kedisiplinan anak di RA Persis 10 Rahayu, memperoleh angka koefisien 0,992 yang berada dalam rentang 0,76 – 0,99 berarti korelasi tersebut termasuk kedalam kategori hubungan sangat kuat. Hasil pengujian hipotesis memperoleh hitung 32,89 > t tabel sebesar 2,073. Yang dapat diartikan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak
Hubungan Antara Kecerdasan Visual Spasial dengan Keterampilan Menggambar Yuyun Yulianingsih; Teti Ratnasih; Kurnia Lestari
Gunung Djati Conference Series Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.82 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang terjadi di RA Al-Muhajir Panyileukan Bandung yaitu tepatnya terjadi pada kelompok B yang dimana terdapat beberapa anak yang masih selalu meniru apa yang dicontohkan oleh guru dalam kegiatan menggambar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: realitas kecerdasan visual spasial; realitas keterampilan menggambar; hubungan antara kecerdasan visual spasial dengan keterampilan menggambar di kelompok B RA Al-Muhajir Panyileukan Bandung.penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dimana data disajikan dalam bentuk numerik dengan menggunakan metode penelitian yang relevan. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelompok B RA Al-Muhajir Panyileukan Bandung yang berjumlah 25 anak. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi secara langsung dan dokumentasi. Keabsahan data dianalisis secara deskriptif dengan analisis parsial dan analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan visual spasial dengan keterampilan menggambar pada subjek. Hal ini ditunjukan oleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,89 yang berada pada interval koefisien korelasi 0,800 – 1,000. Hasil uji signifikan diperoleh bahwa 9,47 lebih besar dari 2,07 yang artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Kontribusi atau pengaruh dari kecerdasan visual spasial dengan keterampilan menggambar adalah sebesar 65% dan 35% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Relasi Kegiatan Practical Life dengan Kemandirian Anak Usia Dini Arif Nursihah; Yuyun Yulianingsih; Neli Mustafidah
Gunung Djati Conference Series Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.778 KB)

Abstract

Tujuan peneliti meneliti topik ini ialah untuk mengetahui hubungan antara kemampuan mengikuti kegiatan practical life dengan kemandirian anak usia dini. Studi ini memakai pendekatan kuantitaif, di karenakan dalam penelitiannya berupa angka dengan metode korelasional. Subjek penelitian ini yaitu kelompok B3 RA Humaira Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung yang terdiri dari 14 responden. Studi ini menggunakan sampling jenuh dengan kata lain semua populasi dijadikan sampel karena jumlah populasinya kurang dari 100. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan suatu keabsahan yang dihasilkan dari analisis data dengan cara deskriptif menggunakan analisis parsial, analisis normalitas dan analisis korelasi. Hasil studi ini membuktikan bahwa kemampuan mengikuti kegiatan practical life berada dalam kategori sangat baik dengan hasil sebesar 80,45. Begitupun dengan kemandirian anak usia dini diperoleh hasil sebear 84,5 dengan kategori sangat baik. Hubungan antara kemampuan mengikuti kegiatan practical life dengan kemandirian anak usia dini berada dalam kategori kuat dengan keterkaitan 0,83 yang terdapat pada kelas interval 0,800-1,000. Oleh karena itu, dapat diartikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan mengikuti kegiatan practical life dengan kemampuan anak bersikap mandiri pada usia dini di kelompok B3 RA Humaira Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung. Adapun mengenai kadar pengaruhnya sebesar 68,9%, dengan demikian 31,1% kemandirian anak terpengaruh dengan hal lain.
Pembiasaan Karakter Disiplin oleh Orang Tua dalam Mengembangkan Nilai Moral Anak Usia Dini Arif Nursihah; Yuyun Yulianingsih; Nurul Chumairoh
Gunung Djati Conference Series Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.544 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pembiasaan karakter disiplin oleh orang tua dengan perkembangan moral anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode korelasional. Subjek penelitian ini adalah anak pada Kelompok B1 RA Yapinur Kecamatan Limbangan Garut yang berjumlah 15 orang. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh yaitu semua populasi dijadikan sampel karena jumlah populasinya kurang dari 100. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukan bahwa pembiasaan karakter disiplin oleh orang tua diperoleh nilai rata-rata sebesar 74. Angka tersebut berada dalam kategori baik. Sedangkan perkembangan moral anak usia dini diperoleh nilai rata-rata 80. Angka tersebut berada pada kategori sangat baik. Hubungan pembiasaan karakter disiplin oleh orang tua dengan perkembangan moral anak usia dini pada kelompok B1 RA Yapinur Limbangan Garut diperoleh angka koefisen korelasi sebesar 0,33 koefisien korelasi ini berada pada interval 0,200-0,399. Oleh karena itu, dapat diartikan bahwa tidak terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pembiasaan karakter disiplin oleh orang tua dengan perkembangan moral anak usia dini. Adapun besarnya kontribusi pembiasaan karakter disiplin oleh orang tua dengan perkembangan moral anak usia dini yaitu sebesar 10,89% sedangkan sisanya 89,11% dipengaruhi oleh faktor lain.
Hubungan Antara Kegiatan Bermain Peran Dan Perilaku Prososial Anak Usia Dini Yuyun Yulianingsih; Tuti Hayati; Abdillah Mutmainnah
Gunung Djati Conference Series Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil studi pendahuluan di Kelompok B1 RA Mukhlishiina Lahuddiin memperlihatkan fenomena kesenjangan bahwa di satu sisi kegiatan bermain peran anak-anak terlihat sangat antusias dan sangat menikmati perannya. Namun di sisi lain, perilaku prososial anak memperlihatkan bahwa anak tidak mau berbagi alat bermain, tidak menolong teman yang meminta bantuan, belum bisa mengelola perilaku dan sikap terhadap temannya. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui kegiatan bermain peran anak usia, perilaku prososial asnak usia dini dan hubungan antara kegiatan bermain peran dan perilaku prososial anak usia dini di kelompok B1 RA Mukhlishiina Lahuddiin. Metode yang digunakan ialah korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Subjek pada penelitian ini ialah peserta didik Kelompok B1 RA Mukhlishiina Lahuddiin yang berjumlah 18 orang. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil perhitungan pada kegiatan bermain peran diperoleh nilai rata-rata 79,3 angka ini masuk dalam rentang 70-79 dan berkategori baik. Sedangkan perilaku prososial anak usia dini 80,39 angka ini masuk dalam rentang 80-100 dan berkategori sangat baik. Hubungan antara kegiatan bermain peran dan perilaku prososial anak usia dini di Kelompok B1 RA Mukhlishiina Lahuddiin diperoleh angka koefisien korelasi sebesar 0,64 yang berada dalam skala 0,600-0,799 yang artinya memiliki hubungan yang kuat atau tinggi. Hasil uji signifikansi diperoleh thitung = 3,36 > ttabel = 2,120 artinya hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak. Adapun besar kontribusi kegiatan bermain peran terhadap perilaku prososial anak usia dini sebesar 40,96%. Hal ini menyatakan masih terdapat 59,04% faktor lain yang mempengaruhi perilaku prososial anak usia dini di Kelompok B1 RA Mukhlishiina Lahuddiin. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kegiatan bermain peran dan perilaku prososial anak usia dini di Kelompok B1 RA Mukhlishiina Lahuddiin.