Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Abjad Anak Usia Dini Melalui Media Alphabeth Match Board Yuyun Yulianingsih; Teti Ratnasih; Ghina Andira Rismayana
Gunung Djati Conference Series Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mengenal huruf abjad pada anak kelompok A1 di RA Bina Ilmu Anak Shaleh sebelum menggunakan media alphabeth match board, proses penggunaan media alphabeth match board pada setiap siklus, peningkatan kemampuan mengenal huruf abjad kelompok A1 di RA Bina Ilmu Anak Shaleh setelah menggunakan media alphabeth match board. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan gabungan dengan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah kelompok A1 RA Bina Ilmu Anak Shaleh yang berjumlah 10 anak. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa kemampuan mengenal huruf abjad sebelum dilakukan tindakan menggunakan media alphabeth match board memperoleh nilai rata-rata 38,33 dengan kategori kurang sekali. Proses penggunaan media alphabeth match board dilihat dari aktivitas guru dan anak, pada siklus I aktivitas guru mencapai 65,62% dengan kategori cukup, dan pada siklus II meningkat menjadi 93,75% dengan kategori sangat baik. Demikian pula pada aktivitas anak di siklus I mencapai 55,01% dengan kategori kurang, dan pada siklus II meningkat menjadi 82,16% dengan kategori sangat baik. Adapun kemampuan mengenal huruf abjad melalui media alphabeth match board yang mengalami peningkatan dari siklus I memperoleh nilai rata-rata 50,72 dengan kategori kurang, dan pada siklus II meningkat menjadi 79,35 dengan kategori baik
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KEMANDIRIAN PADA ANAK USIA DINI DALAM RENTAN USIA 4-5 TAHUN Maryam Nurhikmah Nurhikmah; Yuyun Yulianingsih; Teti Ratnasih
Jurnal Kajian Anak (J-Sanak) Vol. 4 No. 02 (2023): Jurnal Kajian Anak (J-Sanak)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/j-sanak.v4i02.3842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional terhadap kemandirian anak usia dini, khususnya pada aspek perkembangan sosial emosional usia 4̄̄̄̄̄̄̄-5 tahun. Penelitian ini menggunakan metode dan pendekatan kuantitatif korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah Kelompok A di salah satu RA di Kota Bandung yang berjumlah 28 anak. Penelitian ini menggunakan sampel jenuh, yang artinya semua populasi dijadikan sampel. Teknik pengumpul data melalui lembar observasi. Hasil analisis data penelitian menggunakan perhitungan koefisien korelasi Spearman Rank memperoleh hasil hitung 0,91. Sedangkan hasil perhitungan uji signifikansi korelasi menggunakan t test diperoleh nilai thitung = 11,02 dan ttabel taraf signifikansi 5% dengan db = 26 sebesar 2,056. Maka thitung = 11,02 ttabel = 2,056, dan dapat diinterpretasikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan kemandirian anak usia dini. Selain itu, koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 42%. Artinya, kecerdasan emosional memberikan kontribusi sebanyak 42% terhadap kemandirian anak usia dini di salah satu RA di Kota Bandung.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengingat Kosakata Bahasa Arab Pada Anak Usia Dini Melalui Metode Gerak Dan Lagu Nursyahadati, Zahra; Yulianingsih, Yuyun; Syam'iyah, Syam'iyah
IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education Vol. 4 No. 1 (2023): IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/ijigaed.v4i1.8220

Abstract

This study is driven by the issue of suboptimal retention of Arabic vocabulary among young children, thereby necessitating an effective and engaging technique. One promising approach is the integration of motion and song to facilitate learning material recall and bolster concentration through synchronous physical response to the musical stimuli. The aim of this research is to investigate the impact of the motion and song method on children's ability to remember Arabic vocabulary. A collaborative, classroom action research approach was utilised, with 16 children as participants. The aim of this research is to investigate the impact of the motion and song method on children's ability to remember Arabic vocabulary. The aim of this research is to investigate the impact of the motion and song method on children's ability to remember Arabic vocabulary. Prior to the implementation of the motion and song method, an initial analysis indicated that the average score for children's Arabic vocabulary recall was 37%. Specifically, during cycle I, the mean percentage value was 52%, whereas during cycle II, the average percentage value elevated to 76%. After implementing the motion and song method, a noteworthy enhancement in remembering Arabic vocabulary in early childhood occurred. Hence, it is established that the motion and song method can upgrade the recollection of Arabic vocabulary in early childhood.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA DIORAMA TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI (Penelitian Kuasi Eksperimen di Kelompok B RA Al Patwa Cicukang Kabupaten Bandung) Nurhayati, Ade Novi Siti; yulianingsih, yuyun; nursihah, arif
AL IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 4 No 1 (2023): (Mei 2023)
Publisher : Program Studi pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/alihsan.v4i1.1657

Abstract

This study was motivated by the low fine motor skills of early childhood group B in RA Al Patwan, such as children who have not been able to do writing, holding pencils and scissors. The objectives of this study are 1.) to determine the fine motor skills of group B children in RA Al Patwa using diorama media (Experimental Group), 2.) to determine the fine motor skills of Group B children in RA Al Patwa using flannel board media (Control Group), 3.) to determine the difference in the use of diorama media and flannel board on fine motor skills of group B children in RA Al Patwa. This study used a quantitative approach through experimental methods with nonequivalent control group design. The subjects in this study were group B children in RA Al Patwa with a sample of 30 children. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques use validity tests, reliability tests, normality tests, homogeneity tests, and hypothesis tests. The results showed that the fine motor skills of group B children in RA Al Patwa after using diorama media showed an average score in the experimental group when pretest 39 with failed qualifications and posttest of 75 with good qualifications. While the average score of the control group during the pretest was 41 with failed qualifications and posttest in the experiment was 69 with sufficient qualifications. The results on the t-test show a calculated t value of 17.789 greater than the table t of 2.048 which means Ha is accepted and Ho is rejected. This shows that there is a significant effect with the use of diorama media on the fine motor skills of group B children in RA Al Patwa.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Sentra Persiapan Terhadap Perkembangan Berpikir Simbolik Maryati, Mira; Yulianingsih, Yuyun; Nurdiansah, Nano
Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2022): Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Kifayah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.885 KB) | DOI: 10.53398/jr.v2i2.184

Abstract

The research is phenomena where there are gaps in the application of the preparatory center learning model which seems saturated tends to use daily worksheets. Not a few children who are low in the ability to think symbolically in recognizing concept of symbols, letters and numbers. Not yet sensitive to the sound of letters and cannot interpret it in written form. This study aims to determine 1) the level of development of children's symbolic thinking in the experimental class using the preparatory center learning model; 2) the level of development of symbolic thinking in the control class using the group learning model; 3) the difference between the experimental and control classes. The research method uses a quasi-experimental. Subjects were 31 children. Data collection techniques through interviews and observation. Data analysis using partial analysis, normality test, homogeneity and hypothesis. The results development of symbolic thinking experimental class children obtained pre-test score of 57.70 with less qualification and a post-test of 80.8 with very good qualifications. while the control class obtained pre-test score of 57.45 with poor qualifications and a post-test of 75.13 with good qualifications. the difference of 79.8% and remaining 20.2% is influenced by other factors. The results of hypothesis test significance level of 5% tcount=2.847>ttable=2.045. So it is interpreted that Ha is accepted and H0 is rejected, meaning that there is a significant difference between development of children's symbolic thinking through reparatory center learning model and group learning model in class B RA Persis 235 Nasrullah Ujungberung Bandung City
Upaya Meningkatkan Perkembangan Otot Kaki dan Tangan Anak melalui Tari Kreasi Tokecang Sanzi Wahidah, Wilda; Yulianingsih, Yuyun; Mutfie, Zaenal
Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : Media Kreatif Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/px8dyx14

Abstract

Hasil studi pendahuluan di Kelompok A RA Nurul Ikhwan yang menunjukkan perkembangan otot kaki dan tangan belum optimal, Hal ini terbukti masih ada anak yang belum menuntaskan perkembangan fisik motorik diusianya. Tujuan penelitian ini untuk (1) Perkembangan otot kaki dan tangan anak sebelum diterapkan tari kreasi tokecang; (2) Penerapan tari setiap siklus; dan (3) Perkembangan otot kaki dan tangan setelah diterapkan tari seluruh siklus. Metode yang digunakan penelitian tindakan kelas, subjek dari penelitian ini anak berjumlah 11 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, unjuk kerja dan studi dokumentas, data yang digunakan yaitu kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil perkembangan otot kaki dan tangan sebelum diterapkan tari kreasi tokecang kriteria kurang dengan 57, pada aktivitas guru siklus I memperoleh 81% dengan kategori baik, siklus II memperoleh 92% kategori sangat baik.   Siklus I memperoleh 67% dengan kategori cukup, dan pada siklus II memperoleh 91% dengan kategori sangat baik. Perkembangan otot kaki dan tangan pada siklus pertama memperoleh 65 dengan kategori cukup, siklus kedua memperoleh 79 dengan kategori baik. Maka perkembangan otot kaki dan tangan anak dapat meningkat melalui Tari Kreasi Tokecang
PENERAPAN METODE MIMICRY MEMORIZATION (MIM-MEM METHOD) UNTUK MENGENALKAN ASMAUL HUSNA PADA ANAK USIA DINI DI KELOMPOK B RA NURUL AMAL DESA CINUNUK CILEUNYI BANDUNG Tazmahal, Shera Caesar; Yulianingsih, Yuyun; Syamiyah
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v4i3.7909

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kemampuan anak usia dini yang mengalami kesulitan ketika harus mengingat kalimat Asmaul Husna, dikarenakan metode yang digunakan masih kurang efektif, dan kurang menyenangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengenal kalimat Asmaul Husna pada anak usia dini di RA Nurul Amal setelah menggunakan metode Mimicry Memorization (Mim-Mem Method). Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu berupa observasi, unjuk kerja, dan dokumentasi. Subjek/responden dalam penelitian ini adalah siswa/i RA Nurul Amal yang berjumlah 24 orang pada Tahun Ajaran 2022/2023. Berdasarkan hasil analisis data melalui teknik analisis data observasi dan data tes yang dihitung melalui rumus-rumus statistika, diketahui bahwa mengenalkan Asmaul Husna menggunakan metode Mimicry Memorization sebelum dilakukan tindakan memperoleh nilai rata-rata 34% dengan kriteria kurang sekali. Proses penerapan metode Mimicry Memorization dilihat dari aktivitas guru dan anak, pada siklus I aktivitas guru mencapai 61% dengan kriteria cukup, pada siklus II meningkat menjadi 75% dengan kriteria baik. Demikian pula aktivitas anak pada siklus I mencapai 51% dengan kriteria kurang, pada siklus II meningkat menjadi 56% dengan kriteria baik. Adapun pada siklus I kemampuan belajar individu anak memperoleh nilai rata-rata 54% dengan kriteria cukup, dan pada siklus II meningkat menjadi 77,5% dengan kriteria sangat baik.
MANAJEMEN AKREDITASI PROGRAM STUDI PADA PERGURUAN TINGGI YULIANINGSIH, YUYUN
AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM Vol 5 No 1 (2015): AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/alidarah.v5i1.756

Abstract

Accreditation is one form of assessment (evaluation) the quality and feasibility study program at the university conducted by an independent organization or agency outside the college that is BAN-PT. The program of study as the spearhead of  college should really be administered in implementing its program of good quality. The fact shows that the existing courses within the college while more needs to be managed with maximum especially the problem of lecturers so that the ratio of lecturers and students is really ideal. Departing from this fact, it will be necessary to find the problems that cause these conditions occur. Therefore, the purpose of this paper to discuss the legal basis of accreditation, management quality of study programs, objectives and benefits of accreditation, the components of accreditation of courses that consist of: a standard of accreditation, procedure of accreditation, accreditation instruments courses, and codes of conduct, as well as the acceleration strategy accreditation.
PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMASI KISAH NABI MUSA AS. TERHADAP PERKEMBANGAN MORAL ANAK USIA DINI (Kuasi Eksperimen di Kelompok B RA Hidayatul Aziz Kecamatan Gedebage Kota Bandung) Rahma Ashri Ainiyah; Yuyun Yulianingsih; Zaenal Muftie
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 8 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Agustus)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i8.866

Abstract

Penelitian ini berawal dari ditemukannya permasalahan di sekolah yaitu terdapat beberapa anak yang sulit untuk menjaga sikap perilaku terhadap sesama temannya, kurang menunjukkan sopan santun, dan tolong menolong. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui; 1) Perkembangan moral anak usia dini melalui media video animasi kisah Nabi Musa as., 2) Perkembangan moral anak usia dini melalui media buku cerita kisah Nabi Musa as., dan 3) Pengaruh media video animasi kisah Nabi Musa as. dengan media buku cerita pada perkembangan moral anak usia dini. Penelitian ini didasarkan pada pemikiran bahwa pengembangan moral anak dapat ditingkatkan melalui media video animasi yaitu dengan menggunakan kisah Nabi Musa as. Perkembangan moral adalah proses di mana anak-anak belajar membedakan antara benar dan salah serta mengembangkan nilai-nilai etika dan moralitas. Penelitian ini melibatkan kelompok eksperimen dan kontrol untuk mengukur perkembangan moralnya. Hasilnya menunjukkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini memiliki perbedaan yang signifikan dalam perkembanagn moral anak dengan menggunakan media video animasi dengan media buku cerita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen. Subjek pada penelitian ini berjumlah 27 anak di kelompok B RA Hidayatul Aziz. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh, yang berarti semua populasi dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan moral anak usia dini menggunakan media video animasi di kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 65 yang diinterpretasikan kategori cukup dan nilai rata-rata posttest sebesar 83 yang diinterpretasikan kategori sangat baik. Sedangkan perkembangan moral anak usia dini menggunakan media buku cerita di kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 52 yang diinterpretasikan kategori kurang dan nilai rata-rata posttest sebesar 70 yang diinterpretasikan kategori baik. Hasil yang diperoleh t_hitung > t_tabel dengan nilai 2,38 < 2,06 pada taraf signifikansi 5%, maka hipotesis H_o ditolak dan H_a diterima. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan perkembangan moral anak usia dini antara media video animasi dan media buku cerita di kelompok B RA Hidayatul Aziz Kota Bandung.
PERBEDAAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN ANTARA MENGGUNAKAN MEDIA BALOK CUISENAIRE DENGAN MEDIA STICK ANGKA PADA ANAK Auliannisa, Renida Nabila; Yulianingsih, Yuyun; Syam'iyah
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i2.10441

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada permasalahan yang ditemukan pada saat observasi yaitu mengenai kemampuan mengenal konsep bilangan di kelompok A RA AlIkhlas yang belum berkembang secara optimal. Beberapa anak masih belum mampu mengenal lambang bilangan, mengurutkan bilangan, serta belum sinkronnya dalam penyebutan bilangan dengan lambang bilangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan mengenal konsep bilangan antara menggunakan media balok cuisenaire dengan media stick angka di kelompok A RA Al-Ikhlas Kecamatan Panyileukan Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen, jenis penelitian menggunakan non equivalent control group design dengan pola pretest, treatment, dan posttest. Sampel yang digunakan sebanyak 27 anak yang kemudian dibagi menjadi kelompok eksperimen sebanyak 14 anak, dan kelompok kontrol sebanyak 13 anak. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh hasil t hitung = 3,181 > t tabel = 2,080 pada taraf signifikansi 5% dengan db (25) artinya hipotesis H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan mengenal konsep bilangan antara menggunakan media balok cuisenaire dengan media stick angka di kelompok A RA Al-Ikhlas Kecamatan Panyileukan Kota Bandung