Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : WIDYATAMA

Hubungan Sosial Ekonomi Petani dan Kualifikasi Penyuluh Terhadap Adopsi Teknologi Pengelolaan Tanaman dan Harinta, Yos Wahyu
WIDYATAMA Vol 19, No 2 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Sosial Ekonomi Petani dan Kualifikasi Penyuluh Terhadap Adopsi Teknologi Pengelolaan Tanaman danSumber Daya Terpadu Budidaya Padi (Oryza sativa)(Studi Kasus di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo) Yos Wahyu Harinta Fakultas Pertanian, Universitas Veteran Bangun Nusantara, Jl.Letjen Sujono Humardani No.1,  Sukoharjo 57521.Tel. +62-0271-593156, fak +62-0271-591065 Abstrak Penelitian bertujuan  untuk mengetahui hubungan sosial ekonomi petani terhadap adopsi teknologi pengelolaan tanaman dan sumber daya terpadu (PTT) budidaya padi (Oryza sativa) di kalangan petani dan untuk mengetahui hubungan kualifikasi penyuluh terhadap adopsi teknologi pengelolaan tanaman dan sumber daya terpadu (PTT) budidaya padi (Oryza sativa) di kalangan petani di kecamatan Gatak kabupaten Sukoharjo.Penelitian ini merupakan penelitian survei yaitu penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok.  Unit analisanya adalah individu. Metode pemilihan sampel dalam penelitian ini adalah: Metode purposive sampling. Karateristik responden yang dipilih dalam penelitian ini adalah Petani yang menjadi Pengurus dan anggota Kelompok Tani di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo, terdiri dari 14 Desa , terdapat 31 Kelompok Tani dengan kelas Kelompok tani Madya dan Lanjut.  Diambil 9 Kelompok Tani Lanjut dari 8 Desa yang ada di kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo, dimana tiap Kelompok Tani diambil 10 Petani   ( 3 Pengurus dan 7 Anggota ) sehingga terdapat 90 Responden. Dari data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan:  teknik korelasi pearson (Pearsont Correlation) dengan program SPSS 16.0 for windows. Analisis korelasi Pearson dari setiap variable yang ada dilakukan dengan menggunakan: Program SPSS versi 16, dengan derajat kepercayaan 95 % didapatkan hasil sebagai berikut : (1) Variabel Status Sosial Ekonomi Petani (X1) dengan Variabel Adopsi Teknologi PTT (Y) menghasilkan p = 0,000 < α = 0,05 sehingga Variabel Status Sosial Ekonomi Petani (X1) memiliki hubungan yang signifikan dengan variabel Adopsi Teknologi PTT (Y). Hal ini berarti bahwa semakin tinggi status sosial ekonomi petani maka akan semakin cepat mengadopsi inovasi pertanian. (2) Variabel Kualifikasi PPL (X2) dengan Variabel Adopsi Teknologi PTT (Y) menghasilkan p = 0,000 < α = 0,05 sehingga Variabel Kualifikasi PPL(X2) memiliki hubungan yang signifikan dengan variabel Adopsi Teknologi PTT (Y). Kata-kata kunci: Sosek petani , Kualifikasi PLL, Adopsi Teknologi PTT.
Kegiatan Komunikasi Pemasaran Harinta, Yos Wahyu
WIDYATAMA Vol 19, No 1 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Komunikasi PemasaranJaringan Perempuan Usaha Kecil Kartini (Jarpuk)Kabupaten Sukoharjo Yos Wahyu Harinta Fakultas Pertanian, Universitas Veteran Bangun Nusantara,Jl.Letjen Sujono Humardani No.1, Sukoharjo 57521.Tel. +62-0271-593156, fak +62-0271-591065 Abstrak Penelitian ini mengarahkan kajian secara teliti untuk memahami dan mendeskripsikan mengenai pemahaman JARPUK Kartini Sukoharjo dan anggotanya tentang  kegiatan komunikasi pemasaran  di bidang  hubungan masyarakat, periklanan, promosi penjualan , personal selling , direct marketing. Lokasi penelitan berada di Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini merupakan studi kasus tunggal atau studi kasus terpancang dan termasuk jenis penelitian dasar dengan strategi deskriptif kualitatif. Data penelitian digali melalui wawancara mendalam, observasi berperan pasif dan analisis isi. Sumber data ditentukan dengan teknik snowball sampling sedang untuk pengembangan validitas dilakukan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode. Analisis data dilakukan secara induktif dengan metode analisis interaktif dari Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan simpulan dan verifikasi. Berdasar pada pembahasan terhadap temuan-temuan  diperoleh  bahwa  JARPUK Kartini Sukoharjo dan anggotanya dalam memahami tentang  kegiatan komunikasi pemasaran  di bidang  hubungan masyarakat, periklanan, promosi penjualan, personal selling, direct marketing adalah  masih sangat minim. Kegiatannya didominasi oleh kegiatan hubungan masyarakat dan personal selling. Uuntuk aktifitas periklanan  dan direct marketing atau pemasaran langsung masih minim,  Bidang  pemasaran yang paling dipahami adalah  dengan cara penjualan langsung atau penjualan tatap muka , menawarkan langsung ke konsumen,  door to door, lewat pertemuan-pertemuan, menyetorkan ke warung atau hek, dan mengikuti pameran. Persepsi dan Partisipasi Pemerintah Daerah  Sukoharjo adalah tidak  berpijak pada PUK. Kata Kunci :  JARPUK , personal selling , direct marketing