Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Penerapan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Muatan Pelajaran Ppkn Peserta Didik Kelas VI B di SD Negeri 01 Tawangmangu Rohmad Darmawan; Hariyatmi Hariyatmi; Supriyanto Supriyanto
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 1 (2022): January
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.959 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i1.88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif muatan pelajaran PPKN dengan menggunakan media audio visual peserta didik kelas VI B di SD Negeri 01 Tawangmangu Tahun Ajaran 2020/2021. Bentuk dari penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Tiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas VI B SD Negeri 01 Tawangmnagu dengan jumlah siswa kelas VI B sebanyak 28 peserta didik, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Teknik analisi data yang digunakan adalah model analisis interaktif dari Miles & Huberman. Uji validitas penelitian ini menggunakan triangulasi teknik. Berdasarkan hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik menggunakan media audio visual mengalami peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai rata-rata kelas pada setiap siklusnya. Nilai rata-rata kelas sebelum tindakan sebesar 63,57. Dari 28 peserta didik sebanyak 12 anak atau 42,86% mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Pada siklus I nilai rata-rata kelas sebesar 75,9. Sebanyak 16 anak atau 57,14% mencapai KKM. Pada siklus II nilai rata-rata kelas sebesar 82,69. Sebanyak 23 anak atau 82,14% mencapai KKM.
Pelatihan Kecakapan Kolaborasi Digital bagi Guru-Guru IPA Sekolah Menengah di Jawa Tengah Muhammad Luthfi Hidayat; Dwi Setyo Astuti; Hariyatmi Hariyatmi; Harun Joko Prayitno; Sofyan Anif
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 25, No. 2, April 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.817 KB) | DOI: 10.23917/warta.v25i2.650

Abstract

Collaboration is one of the 21st-century skills that are important to be mastered by teachers or students in the school environment, especially in the scope of science learning (IPA). Science learning requires group and collaborative activities such as practicum in the laboratory for example. However, an outbreak of the Covid-19 pandemic has affected nearly 363.1 million children and adolescents worldwide due to school closures that make group activities and collaboration challenging to do. The outbreak of the Covid-19 pandemic has affected nearly 363.1 million children and adolescents worldwide due to school closures. Many teachers are turning to online classes and transforming their learning into a digital environment. The ability of every science teacher in conducting digital-based learning in terms of collaboration is are not the same, because not all have been prepared for this before. In Indonesia, there are no minimum competency standards that must be mastered by teachers to conduct online learning, including the competence to collaborate digitally. Especially for science teachers, practicum and collaboration in the laboratory cannot be carried out. In fact, laboratory practicum plays a role in increasing scientific competence apart from the transfer of knowledge. Based on these problems, the GutasiPetal (Digital-Competence Literacy for Teacher) team held online training on Digital CompetenceCompetency, particularly in digital collaboration, to strengthen and map the digital collaboration digital competencies of science teachers in Central Java. , as well as improve skills to collaborate online for science learning in a digital environment. The method for the training through Zoom Conference, synchronous simulation, and asynchronous group assignment. Therefore, for evaluating the collaboration skill of the teachers, we assessed the assignment work and analyzed questionnaire results using RASCH Analysis.
Kemampuan Pedagogical Content Knowledge (PCK) Guru Biologi SMA Kelas X di Kabupaten Sragen dalam Menyusun Modul Ajar Tahun Ajaran 2022/2023 Anggun Ella Indriyani; Hariyatmi Hariyatmi
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 11, No 1 (2023): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v11i1.8311

Abstract

In the world of education, the curriculum is very influential on the learning process. With the change in curriculum, the success of the teaching system is also greatly supported by the presence of educators, namely teachers who are professional during the teaching and learning process. Optimal learning can be obtained if a teacher has some knowledge. a teacher has competence, namely pedagogic, professional, social and personality competencies. The teacher's ability to plan and prepare for the learning process is found in pedagogic abilities.The goal of this study is to find out the ability of Pedagogical Content Knowledge (PCK) high school biology teachers in Sragen Regency in preparing lesson plans. The current study is a qualitative descriptive investigation using a purposive sampling approach. The samples used were 5 Biology high school teachers including 3 public high schools and 2 Muhammadiyah high schools. The findings indicated that the CK ability of biology teachers in Sragen regency high school in preparing the teaching modules for the 2022/2023 academic year was good (87.358%), the ability of the biology teacher's PK was good (78.5924%), and the biology teacher's PCK ability was sufficient (68.752%).
Efektivitas Penggunaan Media Quipper dalam Pembelajaran Blended Learning untuk Pembelajaran Jarak Jauh di Sekolah Menengah Pertama Julia Larasati; Hariyatmi Hariyatmi; Siti Rohmi; Novi Alya Fatharani; Kurnia Hannyda Umamy
Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran Vol 5, No 1 (2023): Vol 5, No.1, Juli 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bppp.v5i1.22937

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas penggunaan media Quipper dalam blended learning untuk pembelajaran jarak jauh di masa pandemi yang dilaksanakan di SMPN 1 Bancak dan menyimpulkan hasil implementasi media Quipper tersebut selama blended learning. Artikel ini menggunakan metode penelitian deskripsi dengan pendekatan survei sehingga dapat mengetahui tingkatan efektivitas dari proses pelaksanaan pembelajaran menggunakan media Quipper. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk memberikan informasi dan sebagai sumber referensi dalam mengetahui tingkat efektivitas penggunaan media Quipper dalam pembelajaran blended learning di SMPN 1 Bancak. Berdasarkan sampel sebanyak 130 hasil belajar yang diperoleh dan wawancara yang telah terlaksana, diperoleh hasil bahwa terdapat banyak peserta didik tidak antusias dalam mengerjakan post test. Hal tersebut dilihat dari sampel yang ada, diperoleh hanya 9% yang mampu mengerjakan dan menyelesaikan post test yang diberikan dari data keseluruhan peserta didik yang mengakses.
Implementasi Pendidikan Karakter melalui Kegiatan Munaqosah Tahfidzul Qur’an di MIM Kerten Banyudono, Boyolali Hariyatmi, Hariyatmi; Prasty, Marissa Oktavia; Andriyani, Fitriana; Nugroho, Muhammad Adha Bisma Cahyo; Ma’rifah, Qa’ilin; Khasanah, Nurul Uswatun; Wahyuni, Dian Tri; Raharjo, Wahyu Tri Budi; Ayu, Ernaningsih Diah; Dhamayani, Monica Elen
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10766

Abstract

Munaqosah adalah penilaian kinerja untuk mengukur. proses dan produk. Munaqosah tahfidzul Qur’an merupakan pengukuran yang bertujuan untuk menguji kemampuan siswa dalam menghafal ayat-ayat Al-Qur’an. Kegiatan munaqosah tahfidzul Qur’an di MIM Kerten Banyudono Boyolali bertujuan untuk mengetahui implementasi tahfidz Al-Qur’an,  dan untuk mengetahui hasil capaian program pendampingan tahfidz Al-Qur’an, dan karakter siswa di MIM Kerten Banyudono melalui ujian munaqosah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara dari 107 siswa setelah mengikuti Muraja’ah yang dibimbing guru. Hasil implementasi dan capaian program tahfidz Al-Qur’an terlihat saat ujian munaqosah yang dilaksanakan tanggal 11 Februari 2020 adalah Siswa yang mengikuti ujian munaqosah sebanyak 58%. 50 siswa tersaring untuk hafalan surah An-Naba dan 12 siswa untuk Surah Al-Mulk, serta dua orang tidak bersedia mengikuti ujian. Berdasarkan hasil dan pembahasan, simpulan yang dapat dikemukakan adalah 48 siswa dengan hafalan surah An-Naba dan 12 siswa dengan hafalan surah Al-Mulk dinyatakan lulus oleh TIM Munaqosah sehingga total keseluruhan sebanyak 60 siswa. Karakter yang muncul adalah Jujur, budaya antri, sabar, kreatif, tanggung jawab serta mandiri.
Pelatihan Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif di SMP Mutu Menggunakan Articulate Storyline Guntur Nurcahyanto; Djumadi Djumadi; Hariyatmi Hariyatmi; Putri Agustina; Yasir Sidiq; Annur Indra Kusumadani; Mazwar Ismiyanto; Arum Dyah Ripdiyanti
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i1.1052

Abstract

SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu (SMP MUTU) mencanangkan program unggulan berupa pembelajaran berbasis teknologi informasi. Namun, keterampilan guru dalam hal mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif berbasis Information Communication and Technology (ICT) masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif. Multimedia interaktif dikembangkan menggunakan aplikasi Articulate Storyline versi 3.12. Kegiatan ini meliputi empat tahapan umum, yaitu (1) sosialisasi dan persiapan, (2) penyiapan modul pelatihan, (3) pelaksanaan, dan (4) evaluasi dan monitoring. Empat tahap tersebut dilaksanakan secara tatap muka dan virtual dan diikuti oleh 12 guru SMP MUTU. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai penguasaan materi pelatihan oleh guru berkisar antar 67,85 sampai dengan 100. Sedangkan kategori nilai individu guru tentang penguasaan materi pelatihan adalah baik dengan jumlah 3 orang dan sangat baik dengan jumlah 9 orang. Pada akhir kegiatan, lebih dari 83% guru merespon kegiatan ini dengan sangat baik dalam hal peningkatan kualitas multimedia pembelajaran interaktif. Pelatihan meningkatkan kemampuan guru di SMP MUTU dalam mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif berbasis ICT. Training on Development of Interactive Learning Multimedia at SMP MUTU Using Articulate Storyline   Teachers' skills at SMP Muhammadiyah 7 Colomadu (SMP MUTU) in developing technology-based interactive learning multimedia need to be improved. This program aims to provide a training to the teachers of SMP MUTU in developing interactive learning multimedia. Interactive multimedia was developed using the Articulate Storyline application version 3.12. This program includes four general stages, namely (1) socialization of activities, (2) preparation of training modules, (3) implementation, and (4) evaluation. The four stages were carried out by face-to-face and virtual methods. The results of the evaluation showed that the value of mastery of training materials by teachers ranged from 67.85 to 100 scores. In addition, three teachers belong to the category of good and nine teachers belong to the category of excellent in terms of mastery of training materials. Also, more than 83% of teachers responded very well to this program in terms of improving the quality of interactive learning multimedia. In summary, this program can provide significant understanding and experience to teachers at SMP MUTU in developing interactive learning multimedia
THE POTENTIAL OF SHRIMP SHELL EXTRACT AND SOURSOP LEAVES AS AN ANTIDIABETES AGENT IN MICE Tabriz, Shofiyah Azzahro; Hariyatmi, Hariyatmi
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v12i1.26510

Abstract

Blood glucose levels that remain high over a prolonged period can increase the risk of diseases such as diabetes. Astaxanthin and chitosan from whiteleg shrimp shells and flavonoids from soursop leaves have the potential to lower blood sugar by enhancing insulin sensitivity and inhibiting glucose absorption. This study aimed to assess the potential of shrimp shell extract (SSE) and soursop leaf extract (SLE) as antidiabetic agents in mice. A completely randomized design (CRD) experiment was conducted using 24 male mice (body weight 20-30 g, aged 3-4 months). Twenty mice were induced with hyperglycemia using alloxan at 150 mg/kg body weight, while four mice served as the control. Mice were divided into 6 groups (4 mice each): K1 (control), K2 (Alloxan induction), K3 (SSE 37.5 mg/kg BW), K4 (SSE 42.5 mg/kg BW), K5 (SLE 350 mg/kg BW), K6 (SLE 450 mg/kg BW). Treatments were administered for 14 days, and blood glucose levels were measured on Day 0 and Day 14 using a glucometer strip test. Results showed the highest blood glucose reduction in group K4 (83.81%). Normality and homogeneity tests indicated the data were normal and homogeneous (P>0.05). One-way ANOVA analysis (Fhit α=0.01 > Ftab, 9.53 > 4.25, P<0.01) revealed that SSE and SLE had a very significant effect as antidiabetic agents in lowering mice blood glucose levels. Duncan's post-hoc test confirmed K4 and K6 as the most significant groups. It can be concluded that SSE (42.5 mg/kg BW) and SLE (450 mg/kg BW) are effective in lowering blood glucose levels in mice and hold potential to be developed as antidiabetic agents for managing diabetes mellitus.
Bridging diversity in biology education: A case study on multicultural personality in a project-based practicum Cahyani, Paramitha; Hariyatmi, Hariyatmi; Aryani, Ima; Faozi, Ekan; Rachmanisa , Ashari; Tamamah , Vina; Widianti , Tri
Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Vol. 10 No. 01 (2025): Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan
Publisher : Biology Education Department, Universitas Insan Budi Utomo, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ebio.v10i01.1180

Abstract

Indonesia's multicultural landscape presents both opportunities and challenges for educational institutions in fostering inclusive learning environments. This mixed-method case study explores the experiences of Biology Education pre-service teachers at Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), particularly within a Project-Based Practicum (PBP) in a Histology course. The research involved 43 students as participants. Data were collected using two instruments: a modified short-form Multicultural Personality Questionnaire (MPQ) and a semi-structured interview guide. Quantitative data from the MPQ were analyzed using descriptive statistics, while qualitative interview data were examined through thematic analysis. The findings reveal that UMS students demonstrate high levels of tolerance, cultural empathy, and collaboration skills, essential for navigating diverse educational settings. However, challenges such as language barriers and cultural nuances were observed, particularly among minority groups from various Javanese regions. The implementation of PBP proved effective in enhancing students' interaction, communication, and adaptability. These results underscore the importance of inclusive, project-based learning models in developing cross-cultural competence, emotional resilience, and open-mindedness in multicultural classrooms
Implementasi Pendidikan Karakter melalui Kegiatan Munaqosah Tahfidzul Qur’an di MIM Kerten Banyudono, Boyolali Hariyatmi, Hariyatmi; Prasty, Marissa Oktavia; Andriyani, Fitriana; Nugroho, Muhammad Adha Bisma Cahyo; Ma’rifah, Qa’ilin; Khasanah, Nurul Uswatun; Wahyuni, Dian Tri; Raharjo, Wahyu Tri Budi; Ayu, Ernaningsih Diah; Dhamayani, Monica Elen
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10766

Abstract

Munaqosah adalah penilaian kinerja untuk mengukur. proses dan produk. Munaqosah tahfidzul Qur’an merupakan pengukuran yang bertujuan untuk menguji kemampuan siswa dalam menghafal ayat-ayat Al-Qur’an. Kegiatan munaqosah tahfidzul Qur’an di MIM Kerten Banyudono Boyolali bertujuan untuk mengetahui implementasi tahfidz Al-Qur’an,  dan untuk mengetahui hasil capaian program pendampingan tahfidz Al-Qur’an, dan karakter siswa di MIM Kerten Banyudono melalui ujian munaqosah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara dari 107 siswa setelah mengikuti Muraja’ah yang dibimbing guru. Hasil implementasi dan capaian program tahfidz Al-Qur’an terlihat saat ujian munaqosah yang dilaksanakan tanggal 11 Februari 2020 adalah Siswa yang mengikuti ujian munaqosah sebanyak 58%. 50 siswa tersaring untuk hafalan surah An-Naba dan 12 siswa untuk Surah Al-Mulk, serta dua orang tidak bersedia mengikuti ujian. Berdasarkan hasil dan pembahasan, simpulan yang dapat dikemukakan adalah 48 siswa dengan hafalan surah An-Naba dan 12 siswa dengan hafalan surah Al-Mulk dinyatakan lulus oleh TIM Munaqosah sehingga total keseluruhan sebanyak 60 siswa. Karakter yang muncul adalah Jujur, budaya antri, sabar, kreatif, tanggung jawab serta mandiri.
Pengaruh Konsumsi Minuman Instan dengan Frekuensi Berbeda Terhadap Kadar Ureum Darah Mencit (Mus musculus) Mulyatmo, Agung; Hariyatmi, Hariyatmi
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 1, No 1: March 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v1i1.315

Abstract

Minuman instan yang dikemas dalam kantong plastik dapat dijual dan ditemukan pada toko-toko, warung kecil, dan pedagang kaki lima dengan bebas. Masyarakat tidak menyadari bahwa mengkonsumsi minuman instan berlebihan dapat mengganggu kesehatan, karena dalam komposisi minuman instan tersebut terdapat bahan pemanis buatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi minuman instan dengan frekuensi berbeda terhadap kadar ureum darah mencit (Mus musculus). Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen, yang mengguna-kan sampel 20 ekor mencit jantan, berumur 2-3 bulan dan berat 20-40 g yang terbagi ke dalam 4 kelompok, yaitu Placebo, kelompok 1, kelompok 2, dan kelompok 3. Bahwa pemberian minuman instan dengan volume 0,5 ml/20g BB selama 10 hari ada pengaruh terhadap kadar ureum darah mencit (Mus musculus). Kemudian dilakukan uji lanjut Duncan antara kelompok perlakuan placebo, perlakuan 1, dan perlakuan 2 tidak menunjukkan hasil yang bermakna, sedangkan ke-lompok perlakuan 3 yang menunjukkan perlakuan yang paling berpengaruh terhadap kadar ureum darah mencit (Mus musculus). Sehingga dari hasil penelitian dan analisa data dapat disimpulkan bahwa pemberian minuman instan merk Marimas rasa jeruk dengan volume 0,5ml/20 g BB berpengaruh terhadap kadar ureum darah mencit (Mus musculus), dan perlakuan yang paling berpengaruh yaitu kelompok perlakuan 3 dengan pemberian minuman sachet merk Marimas rasa jeruk tiga kali sehari diwaktu pagi, siang dan sore selama 10 hari dibandingkan dengan kelompok placebo, perlakuan 1 dan perlakuan 2.