Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Rachana Interior

Implementasi Konsep Local Wisdom pada Desain Interior Pendidikan Anak Usia Dini Ratna Andriani Nastiti; R. Ayu Firdausi Novira Rachman; Fairuz Mutia
Rachana Interior Vol. 1 No. 01 (2024): April
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v1i01.10

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini mengajarkan hal-hal dasar yang menjadi bekal anak seperti kemandirian dan adaptasi dengan lingkungan. Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan mengemas materi pembelajaran secara fun dan playfull sesuai dengan kebutuhan pendidikan pada usia dini. Sejalan dengan kegiatan pembelajaran yang ada, pengenalan local wisdom pada anak kerap menjadi fokus utama beberapa tahun terakhir. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak terhadap lingkungan serta memupuk rasa cinta tanah air. Dalam hal tersebut lingkungan kelas yang menunjang pembelajaran memiliki peranan penting terhadap keberlangsungan kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan konsep local wisdom pada desain interior kelas. Studi kasus yang dijadikan topik pada penelitian ini adalah PAUD Teratai, yang terletak di kawasan pesisir Desa Bhinor. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengadaptasi metode design thinking. Hasil penelitian ini berupa gagasan kreatif desain interior ruang kelas dengan mengusung konsep local wisdom sebagai konsep utama. Gagasan kreatif tersebut berupa desain elemen dinding dan alternatif desain furnitur untuk mendukung pembelajaran anak usia dini. Selanjutnya hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dalam mendesain ruang kelas yang mengadaptasi local wisdom, khususnya di kawasan pesisir.
Analisis Peran Warna terhadap Psikologis Pendonor Darah Pada Desain Interior Ruang Unit Transfusi Darah Ines Firstyarma Kaban; Ratna Andriani Nastiti
Rachana Interior Vol. 2 No. 01 (2025): April
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v2i01.37

Abstract

Donor darah adalah pengambilan darah secara sukarela dari seseorang, yang disimpan di bank darah sebagai persediaan untuk transfusi di masa mendatang. Hal ini memerlukan prosedur medis, seperti memasukkan jarum ke dalam pembuluh darah untuk memindahkan darah ke dalam kantong darah. Efek samping yang umum terjadi pada pendonor adalah rasa sakit yang disebabkan oleh penyisipan jarum. Bagi sebagian orang, membayangkan rasa sakit yang terkait dengan pengambilan darah dapat menyebabkan kecemasan dan stres. Untuk mengurangi stres dan ketegangan sebelum dan selama proses donor, suasana yang menenangkan harus diciptakan di unit transfusi darah. Salah satu cara untuk mencapai hal ini adalah melalui desain interior yang mempertimbangkan aspek psikologis, termasuk penggunaan warna. Warna memiliki pengaruh psikologis terhadap emosi manusia, yang dapat membantu menciptakan suasana santai dan menenangkan bagi para pendonor darah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Tujuan dari tinjauan literatur adalah untuk memberikan panduan dalam mengembangkan konsep desain. Hasil wawancara akan digunakan untuk penelitian lapangan mengenai karakteristik pengguna. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan warna coklat, biru dan hijau pada interior unit transfusi darah yang dapat memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi pendonor darah serta mengurangi ketegangan dan kecemasan pada saat mendonor darah.
"Penerapan Konsep "Harmony With Nature" Pada Perancangan Interior Floating Resort Di Probolinggo" Ayu Sabhaniyah; Ratna Andriani Nastiti
Rachana Interior Vol. 2 No. 02 (2025): October
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v2i02.61

Abstract

Fenomena staycation yang semakin populer mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap pengalaman liburan yang dekat dengan alam. Hal ini mendorong pengembangan destinasi wisata berkelanjutan yang menarik bagi pengunjung lokal maupun internasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Bryan Lawson, yang berfokus pada proses berpikir kreatif desainer dari perumusan masalah hingga verifikasi solusi. Metode ini cukup sistematis dan cocok untuk memadukan masalah staycation dan stres dengan solusi desain floating resort dengan konsep “Harmony With Nature”. Gagasan kreatif yang dihasilkan menekankan integrasi elemen alam, terutama elemen air seperti laut, ke dalam bangunan untuk mendukung kesehatan kedalam desain interior melalui pendekatan biophilic design dan blue space theory. Elemen-elemen alami seperti kayu, pencahayaan alami, serta desain ruang yang efisien digunakan untuk menciptakan suasana yang menenangkan dan menyatu dengan alam. Penataan ruang juga dirancang agar selaras dengan lingkungan sekitar, mendukung kenyamanan dan relaksasi. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam penerapan konsep harmony with nature pada desain interior floating resort, khususnya di kota Probolinggo. Selain itu, pendekatan ini dapat membantu memperkuat karakter destinasi wisata yang berkelanjutan dan memberikan pengalaman liburan yang lebih bermakna dan menyegarkan bagi wisatawan.