Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Kajian Kuat Tekan Beton yang Menggunakan Agregat Alam Kabupaten Sarolangun Azwarman Azwarman; M Nuklirullah; M Anugrah Arrihan
Jurnal Talenta Sipil Vol 3, No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.35 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v3i1.25

Abstract

Sirtu adalah singkatan dari pasir batu yang tersebar di daerah aliran sungai. Sirtu sering digunakan oleh masyarakat Sarolangun sebagai bahan agregat pembuatan beton kemudian akan di uji kuat tekan betonnya. Untuk mendapatkan nilai kuat tekan beton tersebut agregat sirtu yang digunakan akan di uji kuat tekan betonnya di laboratorium. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kuat tekan beton mana yang lebih baik antara sirtu dengan gradasi menerus atau sirtu tanpa gradasi (langsung dari alam).
Pengaruh Ketidaksesuaian Hubungan Balok Kolom pada Perencanaan Dengan Pelaksanaan di Lapangan The Effect of Incompatibility of Beam Placement at Colums-End on Design and Application In The Field Mellisa Indriyani; Suhendra Suhendra; M Nuklirullah
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.448 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v4i1.46

Abstract

Balok dan kolom dalam perencanaan struktur bangunan gedung bertingkat biasanya digambarkan dengan garis yang memiliki dimensi dan sifat material. Pertemuan balok dan kolom berupa titik yang secara tidak langsung meenggambarkan bahwa pertemuan balok-kolom adalah tepat di sumbu kedua elemen tersebut. Namun pada gambar rencana balok yang dibuat tidak semuanya melalui sumbu kolom. Sehingga terjadi perbedaan besar dan jenis beban dari balok ke kolom. Penelitian ini mengkaji tentang gaya dalam yang timbul akibat ketidaksesuaian desain dengan pelaksanaan lapangan terkait penempatan balok yang tidak tepat di sumbu kolom pada gedung bertingkat. Pertama, gaya dalam dihitung berdasarkan pemodelan pertemuan balok dan kolom adalah tepat di satu titik. Selanjutnya, reaksi tumpuan pada balok yang tidak menumpu pada sumbu kolom dijadikan sebagai momen tambahan pada kolom terkait. Kemudian dilakukan analisis mekanika sekali lagi untuk mendapatkan gaya dalam akibat adanya ketidaktepatan sumbu balok pada sumbu kolom. Gedung yang ditinjau dalam penelitian ini adalah bangunan Rumah Sakit di Kota Jambi, bertingkat lima. Pembebanan dan kriteria analisis menggunakan peraturan yang berlaku di Indonesia. Alat bantu untuk perhitungan gaya dalam menggunakan software SAP2000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan gaya dalam yang terjadi pada kolom yang memikul balok tidak tepat di sumbunya. Pada kolom bangunan yang ditinjau, gaya dalam mengalami perubahan maksimum menjadi 102,90% dari gaya dalam tanpa ketidaksesuaian penempatan balok dan minimum menjadi 94,54%.
Analisa Perbandingan Koefisien Harga Satuan Bahan Material Pekerjaan Revitalisasi Pasar Rakyat Desa Tanjung Type D Elvira Handayani; M Nuklirullah; EL Gafur
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.807 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.71

Abstract

Untuk menentukan besarnya biaya bangunan rancangan pekerjaan kosntruksi dari suatu bangunan gedung diperlukan suatu acuan dasar. Acuan tersebut adalah analisa biaya konstruksi yang disusun melalui kegiatan konstruksi penelitian produktivitas pekerja di lapangan dan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan konstruksi suatu pembangunan. Analisa biaya konstruksi sering disebut dengan analisa harga satuan pekerjaan. Batasan masalah pada Penelitian ini adalah Pengamatan dilakukan secara langsung pada pekerjaan Revitalisasi Pasar Rakyat Desa Tanjung Type D. Penelitian ini meninjau pekerjaan pasangan dinding. Bahan material yang diamati dan dihitung guna membandingkan koefisien lapangan dengan koefisien Standar Nasional Indonesia. Harga satuan material yang dipakai adalah harga satuan yang mengacu pada harga aktual. Dalam penelitian ini mengukur koefisien bahan dan harga satuan yang di kerjakan pada pekerjaan Revitalisasi Pasar Rakyat Desa Tanjung Type D. Tujuan Penelitian pada Penelitian ini; Untuk dapat mengetahui besarnya nilai koefisien analisis harga satuan bahan material pada pekerjaan pasangan dinding bata. Untuk mengetahui perbandingan koefisien harga satuan lapangan dengan koefisien harga satuan Standar Nasional Indonesia (SNI 2016). Berdasarkan pengamatan di lapangan, didapatkan besarnya koefisien harga satuan material dinding dan plesteran pada Pekerjaan Revitalisasi Pasar Rakyat Desa Tanjung Type D adalah Koefisien harga satuan material untuk pekerjaan 1 m² pasangan dinding bata adalah: 63 Bata,10,569 Kg Portland Cement (PC), 0,0395 m³ Pasir, dan 5,284 l air. Koefisien harga satuan material untuk pekerjaan 1 m² plesteran dinding bata adalah: 6,171 Kg Portland Cement (PC), 0,0237 m³ Pasir, dan 3,086 l air. Perbandingan Harga Material dinding dan plesteran untuk Pekerjaan Revitalisasi Pasar Rakyat Desa Tanjung Type D adalah sebagai berikut : Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Bangunan Utama harga total analisa di Lapangan lebih kecil di bandingkan SNI 2016 dengan selisih Rp. 4.694.581,92 . Pekerjaan Plesteran Dinding Bata Bangunan Utama harga total analisa di Lapangan lebih kecil di bandingkan SNI 2016 dengan selisih Rp. 331.365,60 .
Analisis Kapasitas Daya Dukung Pondasi Akibat Rencana Alih Fungsi Gedung Rektorat Menjadi Gedung Perpustakaan Universitas Jambi Fitriyana A; M Nuklirullah; Dila Oktarise Dwina
Jurnal Talenta Sipil Vol 5, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.354 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v5i1.105

Abstract

Pondasi merupakan suatu bagian dari konstruksi bangunan yang terletak di bagian bawah permukaan tanah, berfungsi menerima beban dan juga meneruskan gaya-gaya atau beban dari bagian atas struktur untuk diteruskan secara merata ke lapisan tanah dibawahnya. Universitas Jambi berencana ingin mengalih fungsikan bangunan Gedung Rektorat menjadi Gedung Perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan pondasi telapak dalam menahan beban struktur diatasnya dengan menggunakan data uji sondir. Metode penelitian yang digunakan adalah metode evaluasi. Metode penelitian ini terdiri dari 4 tahap yaitu tahap pengumpulan data, tahap analisis, tahap output, dan tahap pengambilan keputusan. Analisis daya dukung  pondasi  dilakukan dengan menggunakan Metode Meyerhof (1956), Metode Schmertmann (1978), dan Metode Meyerhof (1963). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh daya dukung  ultimate (qult) pada pondasi telapak, yaitu berdasarkan Metode Meyerhof (1956) didapatkan qult = 5,550 t/m2, berdasarkan Metode Schmertmann (1978) didapatkan qult = 107,800 t/m2, dan berdasarkan Metode Meyerhof (1963) didapatkan qult = 1978,980 t/m2. Pondasi dikatakan mampu menahan beban struktur dari atas hal ini dibuktikan dengan hasil analisis yang telah memenuhi syarat (qall > σ), dengan hasil yang didapatkan berdasarkan Metode Meyerhof (1956) yaitu 1,859 t/m2 < 28,646 t/m2, berdasarkan Metode Scertmann (1978) yaitu 35,933 t/m2 > 28,646 t/m2, dan berdasarkan Metode Meyerhof (1963) yaitu 659,660 t/m2 > 72,202 t/m2. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa berdasarkan perhitungan dari Metode Schmertmann (1978) dan Meyerhof (1963) mampu menahan beban struktur dari atas, akan tetapi pada analisis berdasarkan Metode Meyerhof (1956) pondasi tidak mampu menahan beban struktur dari atas.
Analisis Struktur Jembatan Sungai Kampung Tengah Kecamatan Pelayangan Kota Jambi Suhendra Suhendra; M Nuklirullah; Ilham Fadel Muhammad
Jurnal Talenta Sipil Vol 2, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.897 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v2i2.18

Abstract

Jembatan Sungai Kampung Tengah merupakan jembatan yang berada pada area lahan persawahan yang memiliki panjang jembatan 300 meter dengan panjang bentang 10 meter dan lebar 3 meter, jembatan yang difungsikan untuk perlintasan kendaraan maksimum gerobak motor roda 3 yang mengangkut hasil pertanian. Analisis ini bertujuan mendesain ulang suatu jembatan  yang ada di Sungai Kampung Tengah Kecamatan Pelayangan Kota Jambi dengan menggunakan peraturan pembebanan jembatan terbaru yaitu SNI 1725:2016 tentang Pembebanan Untuk Jembatan, dan untuk perhitungan  konstruksi beton menggunakan peraturan Manual Konstruksi dan Bangunan No.009/BM/2008 tentang Perencanaan Struktur Beton Bertulang untuk Jembatan. Dari data exixting jembatan tersebut menggunakan 3 buah gelagar memanjang dengan panjang 10m, berdasarkan analisa perhitungan  jembatan dengan menggunakan peraturan tersebut didapatkan jembatan tersebut dapat menggunakan 2 gelagar memanjang pada jembatan tersebut, yang ini juga dapat berakibat pada pengurangan beban dari struktur atas terhadap struktur bawah jembatan tersebut.
Analisa Perhitungan Struktur Baja Menggunakan Program ETABS Hendra Tri Nugroho; Suhendra Suhendra; M Nuklirullah
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1045.834 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.60

Abstract

Terintegrasi nya sistem komputerisasi pada hampir keseluruhan tahapan pembangunan struktur menjadikan proses pembangunan struktur menjadi lebih praktis dan efisien, kini hampir setiap proses tahapan pembangunan gedung dapat dilakukan lebih cepat berkat banyaknya teknologi yang tersedia, sebagaimana dapat dilihat pada tahap perencanaan atau penggambaran struktur yang saat ini tidak lagi dilakukan dengan cara manual semenjak munculnya program komputer berbasis CAD Computer Aided Drawing. Hal serupa juga terjadi pada pekerjaan review struktur yang telah dipermudah dengan banyaknya program rekayasa struktur yang tersedia. Hadir nya program-program tersebut tentu nya sangat membantu kerja engineer dalam melakukan proses review suatu rencana struktur, kecepatan dan keakuratan perhitungan serta kemampuan nya dalam menyimpan data dalam jumlah besar dapat menghemat waktu pekerjaan serta meminimalisir terjadi nya human error yang kerap terjadi. Mengingat bangunan pasar merupakan pusat perniagaan maka dirasa perlu dilakukan analisa terhadap desain struktur nya serta melakukan optimalisasi desain bila memungkinkan. Analisa dilakukan dengan menggunakan bantuan program ETABS yang merupakan salah satu program rekayasa struktur buatan CSI yang juga pengembang dari program SAP2000.
Kajian Perkerasan Jalan Menggunakan Metode Analisa Komponen (Studi Kasus Peningkatan Jalan Simpang Talang Babat – Pangkal Bulian Kabupaten Tanjung Jabung Timur) Fakhrul Rozi Yamali; Fakhrul Rozi Yamali; M Nuklirullah; A Rahmad Saparudin
Jurnal Talenta Sipil Vol 2, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (843.432 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v2i2.19

Abstract

Kabupaten Tanjung Jabung Timur merupakan Kabupaten yang terletak di Provinsi Jambi, yang  mana  tingkat pertumbuhan  penduduknya cukup tinggi dan perkembangan ekonominya selalu meningkat dari tahun ke tahun, hal ini dapat diketahui dari jumlah pertumbuhan kendaraan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.  Kondisi tersebut menuntut tersedianya fasilitas yang semakin baik, terutama menyangkut prasarana transportasi. Akibat bertambahnya volume lalulintas berdampak juga pada prasarana jalan, salah satunya perkerasan  jalan.  Ruas  jalan simpang Talang Babat -  Pangkal Bulian, merupakan salah satu jalan Kolektor Sekunder dan memiliki beban Lalu Lintas Harian yang cukup tinggi, dengan mencermati hal tersebut maka perlunya mengevaluasi kembali perkerasan jalan yang pada tahun 2017 terjadi peningkatan jalan berupa penambahan lebar lapis perkerasan  sebanyak 2,5 m pada jalur kiri dan kanan, dengan panjang jalan 3,4 km dan  memiliki tebal lapis perkerasan AC – BC 6 cm. Jumlah LHR yang cukup tinggi akan menyebabkan jalan mengalami kerusakan. Berdasarkan hal tersebut, penulis melakukan penelitian mengenai Kajian Perkerasan  Jalan  Menggunakan  Metode Analisa Komponen. Perencanaan ini dimulai dengan survey jumlah  kendaraan  yang  lewat  selama 3 hari, kemudian  mencari referensi dan data – data sekunder  berupa  pertumbuhan lalu lintas, data curah hujan dan data kelas jalan. Setelah  semua data yang dibutuhkan didapat kemudian dilakukan perhitungan tebal perkerasan  jalan  menggunakan metode Analisa Komponen. Berdasarkan perhitungan tersebut didapat lapis tambah yang diperlukan adalah 4 cm.
Perencanaan Struktur Atap RS Bhayangkara Polda Jambi Dengan Mempergunakan Profil Baja IWF Doni Prayogi; M Asmuni Jatoeb; M Nuklirullah
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1460.953 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v4i1.49

Abstract

Baja banyak digunakan sebagai bahan konstruksi karena memiliki keunggulan dibandingkan bahan beton dan kayu, selain itu bentuk dan ukuran baja yang bervariasi memudahkan baja untuk digunakan dalam banyak konstruksi-konstruksi bangunan. Seperti pada tugas akhir ini yaitu perencanaan atap rumah sakit Bhayangkara Polda Jambi menggunakan struktur baja. Lokasi studi berada di Jl. Raden Mattaher, Kelurahan Rajawali, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, rumah sakit ini adalah milik dari polri yang pembangunannya dimulai pada tahun 2018. Pada lantai atas rumah sakit tersebut nantinya akan dibuat kantin, oleh karena itu pada lantai atas akan direncanakan struktur atap dengan menggunakan baja IWF. Pemilihan material baja IWF dikarenakan struktur yang direncanakan memiliki bentang yang lebar dan mudah diaplikasikan pada bangunan rumah sakit serta pengerjaannya yang cepat karena struktur berbentuk portal tanpa sistem rangka. Metode desain dalam perencanaan tugas akhir ini menggunakan Desain Faktor Beban dan Ketahanan (DFBK). Pada perencanaan ini didapat gording menggunakan profil kanal 100  50  20  4  mm. Ikatan angin dan trackstang masing-masing menggunakan besi  12 mm. Balok dan kolom menggunakan profil IWF 350  350  12  19 mm. Sambungan konstruksi menggunakan sambungan baut dan las. Sambungan balok dengan kolom menggunakan 10 baut  22 mm dan las ukuran 8 mm dengan panjang 160 mm. Sambungan balok dengan balok menggunakan 8 baut  16 mm dan las ukuran 8 mm dengan panjang 90 mm. Sambungan base-plate menggunakan 6 baut angkur  19 mm dan las ukuran 5 mm dengan panjang 310 mm.
Analisa Koefisien Harga Satuan Tenaga Kerja di Lapangan Dengan Analisa SNI Struktur Bangunan Gedung di Kota Jambi Elvira Handayani; M Nuklirullah; Ahmad Riyadi
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.551 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v4i1.45

Abstract

Dalam pelaksanaan suatu proyek, Penelitian yang berkaitan dengan tenaga kerja, upah, dan bahan merupakan hal penting yang perlu diperhitungkan. Pekerjaan sekecil apapun apabila tidak didukung dengan tenaga kerja yang berkemampuan kerja yang baik dan bahan yang bermutu baik, tidak akan memberikan hasil yang maksimal dan memuaskan dalam sebuah proyek. Bahkan akibat penggunaan sumber daya manusia yang kurang tepat bisa mengakibatkan kerugian yang besar pada proyek kontruksi. Karna itu perlu dilakukan penelitian terhadap koefisien satuan kerja untuk jenis pekerjaan kolom beton bertulang mengingat koefisien satuan kerja merupakan faktor yang sangat penting dalam penetapan upah kerja dan bahan sehingga diperoleh perbandingan koefisien satuan kerja yang bertujuan untuk mengetahui kesesuaiannya. Penelitian lapangan dilakukan dengan menggunakan metode “Time And Motion Study Analysis“ yaitu metode yang pengambilan data lapangan dilakukan dengan cara melakukan pengamatan proses pelaksanaan dilapangan dengan mencatat lamanya gerak kerja dari pekerja dalam menyelesaikan satu jenis pekerjaan. Observasi di lapangan adalah mengenai produktivitas pekerja pada pekerjaan struktur beton yang terdiri dari pekerjaan pemasangan bekisting, pekerjaan pembesian, dan pekerjaan pengecoran. Pekerjaan struktur yang di amati hanyalah pekerjaan kolom. Pada saat dilapangan peralatan yang digunakan untuk menghitung waktu lama pekerjaan adalah menggunakan stopwatch. Perhitungan ini dilakukan dengan melakukan studi kasus pada Pekerjaan Rehab Berat Gedung Utama Korem kota Jambi. Dari data pengamatan di lapangan dan analisa perhitungan maka diperoleh koefisien satuan kerja untuk pekerjaan kolom ukuran 40x40 cm lantai 1 yaitu pada pekerjaan 10 kg pembesian, pekerja sebesar 0.0630, tukang besi sebesar 0.0610, mandor sebesar 0.0400. Pada pekerjaan 1 m2 bekisting, pekerja sebesar 0.5200, tukang kayu sebesar 0.0323, mandor sebesar 0.0280. Pada pekerjaan 1 m3 pengecoran beton, tukang batu sebesar 0.1190, mandor sebesar 0.0714.
ANALISIS DAYA DUKUNG IZIN PONDASI SUMURAN PADA JEMBATAN SUNGAI PANGI KABUPATEN MERANGIN Melia Juniza; M Nuklirullah; Dila Oktarise Dwina
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 5, Nomor 4, November 2022
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v5i4.16560

Abstract

This study aims to analyze the bearing capacity of the foundation permit for the Sungai Pangi bridge. The well foundation will be analyzed in the form of permit carrying capacity which will be compared with the load working on it. The Sungai Pangi Bridge in Merangin Regency is a concrete bridge that is included in the class C bridge, the total length of the bridge is 41,1 meters. The span of the bridge at the foundation point under consideration is 15 meters long. The maximum load acting on the foundation is 4332,09 kN. This bridge uses a type of well foundation with varying depths. The analysis of the calculation of the bearing capacity of the foundation uses three methods, namely the Direct Method with the result of the permit carrying capacity of 13121,8 kN, the Price & Wardle method with the result of the permit carrying capacity of 6880.87 kN and the Philipponant Method with the result of the permit carrying capacity of 7614,34 kN. The three methods used in calculating the permit load analysis, have a permit carrying capacity value that meets the requirements for safe foundations, where the value of the bearing capacity of the foundation permit is greater than the load received by the foundation.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung izin pondasi sumuran jembatan Sungai Pangi. Pondasi sumuran akan dilakukan analisis berupa daya dukung izin yang nantinya akan dibandingan dengan beban yang bekerja diatasnya. Jembatan Sungai Pangi Kabupaten Merangin merupakan jembatan beton yang termasuk pada jembatan kelas C, panjang total jembatan 41,1 meter. Bentang jembatan pada titik pondasi yang ditinjau adalah sepanjang 15 meter. Beban maksimum yang bekerja pada pondasi adalah sebesar 4332,09 kN. Jembatan ini menggunakan jenis pondasi sumuran dengan kedalaman bervariasi. Analisis perhitungan daya dukung pondasi menggunakan tiga metode yaitu Metode Langsung dengan hasil daya dukung izin sebesar 13121,8 kN, Metode Price & Wardle dengan hasil daya dukung izin sebesar 6880,87 kN dan Metode Philipponant dengan hasil daya dukung izin sebesar 7614,34 kN. Ketiga metode yang digunakan dalam perhitungan analisis beban izin memiliki nilai daya dukung izin yang memenuhi syarat aman pondasi, yang mana nilai daya dukung izin pondasi lebih besar dibandingkan beban yang diterima oleh pondasi.