Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Inovasi Pembelajaran Guru Dengan Media Digital di Era 5.0 sebagai Daya Pikat Siswa pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Nur Afif
GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2` (2023): GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/91qrae75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami dan menganalisis inovasi pembelajaran guru dalam mengintegrasikan media digital di era 5.0 sebagai strategi daya pikat siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Peningkatan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan paradigmatik dalam dunia pendidikan, memasuki era 5.0 yang ditandai dengan adopsi teknologi berbasis kecerdasan buatan, Internet of Things, dan interkoneksi yang semakin luas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru PAI, siswa, serta analisis dokumen terkait. Responden penelitian ini adalah guru PAI dan siswa kelas yang telah mengalami pembelajaran dengan inovasi media digital. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mendalam tentang strategi inovatif yang diterapkan oleh guru PAI dalam mengintegrasikan media digital, serta dampaknya terhadap ketertarikan dan partisipasi siswa dalam pembelajaran PAI. Analisis data akan mengidentifikasi kelebihan dan kendala dalam penerapan inovasi ini, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI melalui media digital di era 5.0. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pembelajaran berbasis teknologi dalam konteks pelajaran PAI, sekaligus memberikan pandangan yang lebih komprehensif terkait tantangan dan peluang pembelajaran di era 5.0.
NEUROSCIENCE AND THE LEARNING STAGES OF SANTRI: THE TRADITION OF QUR’AN MEMORIZATION IN ISLAMIC EDUCATION Khasnah Syaidah; Ainurrafiq Dawam; Nur Afif; Ellys Lestari Pambayun
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 15 No 02 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v15i02.10192

Abstract

The tradition of Quranic memorization in pesantren has lasted for centuries, but has not been extensively studied from a neuroscience perspective to understand the learning mechanisms of students' brains. Pesantren face challenges in optimizing the effectiveness of memorization learning, especially for students with diverse abilities, including slow learners. This research aims to analyze the integration of neuroscience in the Quranic memorization tradition, examine the relevance of traditional methods with brain working principles, and formulate recommendations for neuroscience-based learning development. The research employs library research methods with an interdisciplinary qualitative approach that integrates neuroscience, Islamic education, and pesantren studies perspectives. Data were collected through documentary studies of primary and secondary literature, analyzed descriptively, comparatively, and synthetically with source triangulation. Research findings show that traditional memorization methods such as tikrar, tallaqi, murajaah, and wahdah have strong neurobiological foundations aligned with neuroplasticity principles, spaced repetition, and social learning. Neuroscience integration optimizes student learning stages through right, left, and middle brain activation, as well as learning strategies based on visualization, association, and motivation. This approach is effective for various student characteristics, including implementation of tasmi', kitabah, and hypno-motivation methods for slow learners, contributing to improved tahfidz learning effectiveness in contemporary Islamic education.