Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENELITIAN METODE KUANTITATIF Agus Rustamana; Putri Wahyuningsih; Muhammad Fikri Azka; Pipit Wahyu
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v5i6.4186

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi sebuah penggunaan dari metode kuantitatif di dalam penelitian ilmiah, dengan berfokus pada penerapan dan keuntungan dari metode tersebut dalam sebuah analisis data. Metode kuantitatif ini melibatkan pengumpulan dan analisis data numerik untuk memahami sebuah fenomena tertentu dan mengidentifikasi pola serta hubungan antar variabel. Penelitian ini juga mengkaji berbagai jenis Teknik pengumpulan data, termasuk survey, eksperimen, dan analisis data sekunder, serta metode analisis statistic yang digunakan untuk menginterpretasi data. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa metode kuantitatif ini memungkinkan peneliti untuk menghasilkan sebuah temuan yang dapat digeneralisasi, mengidentifikasi hubungan sebab-akibat, dan memberikan sebuah estimasi yang akurat mengenai populasi yang lebih besar berdasarkan sampel yang representatif. Selain itu, metode ini juga memfasilitasi pengujian hipotesis secara objektif dan mengurangi bias subjektif dalam penelitian. Namun penelitian ini juga mengakui keterbatasan dari metode kuantitatif, seperti ketidakmampuan untuk menangkap konteks dan nuansa dari fenomena sosial secara mendalam. Sebagai kesimpulan, penelitian ini lebih menekankan pada pentingnya integritas metode kuantitatif untuk mendapatkan sebuah pemahaman yang lebih komprehensif mengenai fenomena yang diteliti.
Pengaruh Model Pembelajaran SQ3R Terhadap Kemampuan Berpikir Historis Peserta Didik Mata Pelajaran Sejarah Anggi Ghefira Sukmawti; Yuni Maryuni; Agus Rustamana
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran SQ3R (survey, question, read, recite, review) terhadap kemampuan berpikir historis peserta didik mata pelajaran sejarah pada materi proses masuk dan berkembangnya hindu-buddha di kelas x.4 sman 3 kabupaten tangerang. Metode penelitian yang digunakan Dalam penelitian adalah metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimen kuantitatif dengan desain one-group Pretest-Posttest. Yang terdiri dari berbagai proses saat pembelajaran berlangsung: Pretest,pemberian perlakuan model SQ3R dalam pembelajaran, Posttest. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dipaparkan pada Bab IV, maka dapat ditarik kesimpulan dari penelitian ini, yaitu terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) terhadap kemampuan berpikir historis peserta didik mata pelajaran sejarah pada materi proses masuk dan berkembangnya Hindu-Buddha di kelas X.4 SMAN 3 Kabupaten Tangerang. Hal tersebut dapat dibuktikan dari hasil pengujian hipootesis melalui Uji Wilcoxon Signed Rank Test, jika hasil pengujian sig-2tailed < 0,05 maka terdapat pengaruh. Setelah dilakuakn Uji Wilcoxon Signed Rank Test mendapatkan hasil taraf sig-2tailed -001 < 0,05. Kemudian, selisish dari rata-rata Pretest dan Posttest mencapai angka 32,9 dengan demikian dapat diartikan bahwa ada peningkatan kemampuan berpikir historis peserta didik melalui hasil intrumen tes yang sesusi dengan indikator berpikir historis.
HAK ASASI MANUSIA (HAM) DI INDONESIA: SEJARAH, PERKEMBANGAN DAN PENEGAKAN Agus Rustamana; Giyanah, Siti; Afrinnisa Herawati Simbolon; Muhammad Rizki; Muhammad Habbibun Nizar
Jurnal Ilmu Hukum Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Hasanuddin Pare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hak asasi manusia adalah hak dasar yang melekat pada individu sejak lahir, bersifat universal, dan tidak dapat dicabut. Artikel ini mengkaji jejak sejarah, perkembangan, dan penegakan hak asasi manusia di Indonesia menggunakan metode penelitian perpustakaan kualitatif. Data dikumpulkan dari buku, artikel jurnal, dokumen resmi, dan peraturan perundang-undangan Indonesia. Studi ini menunjukkan bahwa perlindungan hak asasi manusia di Indonesia telah berkembang melalui beberapa tahap: perjuangan pra-kemerdekaan, Orde Lama, Orde Baru, dan Era Reformasi. Era Reformasi menandai kemajuan signifikan dengan amandemen konstitusi, pengesahan Undang-Undang No. 39/1999 tentang Hak Asasi Manusia, dan Undang-Undang No. 26/2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia. Meskipun ada kemajuan ini, implementasi tetap menjadi masalah karena pelanggaran hak asasi manusia yang parah belum terselesaikan, penegakan hukum yang lemah, dan kesadaran publik yang terbatas. Lembaga-lembaga seperti Komnas HAM, Komnas Perempuan, KPAI, dan LPSK memainkan peran penting, namun efektivitasnya sangat bergantung pada kemauan politik dan partisipasi sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Indonesia telah mencapai kemajuan normatif yang signifikan, namun penegakan hukum yang sebenarnya masih memerlukan komitmen pemerintah yang lebih kuat dan partisipasi aktif masyarakat.
MENANAMKAN KESADARAN, MENGHORMATI SIMBOL-SIMBOL NEGARA DAN MENGHARGAI LEMBAGA-LEMBAGA NEGARA Agus Rustamana; Nafisah, Azkiya; Simon Silitonga; Salshabillah Saepudin; Ahmad Falah
Jurnal Ilmu Hukum Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Hasanuddin Pare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konstitusi sebagai hukum dasar negara memiliki peran fundamental dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini bertujuan menganalisis hakikat konstitusi, pengaruh amandemen UUD 1945, dan upaya penanaman kesadaran berkonstitusi masyarakat melalui penghormatan terhadap simbol-simbol negara serta penghargaan terhadap lembaga-lembaga negara. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, analisis dilakukan terhadap jurnal ilmiah, buku, dan artikel akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstitusi Indonesia bersandar pada Pancasila sebagai norma fundamental. Amandemen UUD 1945 membawa perubahan mendasar dengan memperkuat prinsip checks and balances dan kedaulatan rakyat. Namun, kesadaran berkonstitusi masyarakat masih rendah, sehingga diperlukan pendidikan kewarganegaraan yang praktis, sosialisasi berkelanjutan, dan pembiasaan dalam menerapkan nilai-nilai konstitusional dalam kehidupan sehari-hari untuk memperkuat jati diri bangsa.
Konsep Pembangunan Berbasis Ekosistem Untuk Menjawab Krisis Sains Modern Melalui Rekonstruksi Iptek Agama Budaya Sosial Agus Rustamana; Dita Amalia; Irma Lestari; Leli Azzahra Siagian; Radhityo Ardra Abhinaya; Ridho Alfian Renaldo
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 3 No 06 (2026): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji urgensi pembangunan berbasis ekosistem di tengah krisis lingkungan akibat modernisasi,dengan meninjau integrasi nilai agama dan budaya lokal. Fokus kajian diarahkan pada pengelolaan cagar alam di Provinsi Banten sebagai contoh konkret hubungan antara pembangunan, konservasi, dan kearifan lokal. Melalui metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data dari berbagai literatur.Temuan studi ini mengindikasikan bahwa pembangunan yang berorientasi pada ekosistem memegang peranan penting dalam mencegah eksploitasi alam dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Upaya konservasi di Banten, seperti di Taman Nasional Ujung Kulon, Cagar Alam Pulau Dua, dan Cagar Alam Rawa Danau, telah mencerminkan integrasi ilmu pengetahuan dalam monitoring satwa, rehabilitasi habitat, dan pengembangan sistem peringatan dini. Namun, tantangan signifikan masih ditemui, termasuk perambahan hutan, penebangan liar, perburuan satwa, tekanan industri dan pariwisata, serta rendahnya kesadaran ekologis masyarakat.Maka dari itu, diperlukan pembenahan agar pembangunan berbasis ekosistem di Banten dapat menjadi model harmonisasi antara kemajuan sains modern dan pelestarian lingkungan hidup berbasis kearifan lokal.
Demografi, Sistem Dan Struktur Sosial Masyarakat Serta Kategori Sumber Daya Alam Dan Pemanfaatannya Di Banten Agus Rustamana; Arif Khalbanaya; Aida Fadilah; Adzani Candra Dinarta; Karina Ramadhani Ayudanty; Muhammad Dafa Maulana
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 3 No 06 (2026): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika demografi, sistem dan struktur sosial masyarakat, serta kategori sumber daya alam dan pemanfaatannya di provinsi Banten. Dari hasil kajian yang telah dilakukan melalui metode studi literatur dengan menelaah publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), jurnal terindeksi sinta, dokumen pemerintah daerah, serta penelitian terdahulu menunjukkan bahwa penngkatan penduduk Banten dalam lima tahun terakhir dipengaruhi oleh urbanisasi tinggi di kawasan Tangerang Raya dan dominasi usia produktif yang membentuk potensi bonus demografi. Struktur sosial masyarakat memperlihatkan koeksistensi nilai tradisnional seperti adat Baduy dan peran historis kiyai-jawara dengan nilai modern akibat ekspansi urban. Sementara itu, Banten memiliki potensi sumber daya alam yang beragam, terutama pada sektor pertanian, periknanan, kehutanan, energi, dan pariwisata. Namun, pemanfaatan sumber daya tersebut masih menghadapi tantangan ketimpangan pembangunan, eksploitasi lingkungan, dan kurang optimalnya transisi menuju energi terbarukan.
Perkembangan Ekonomi Kreatif Banten Bersumber Dari Warisan Budaya Agus Rustamana; Irna Nurhidayanti; Tria Marsela; Athaya Hanun Nafisa; Nazwa Dwi Silqi; Muhammad Azib Wijaya; Muhammad Ammar Arif Bakhtiyar
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 3 No 06 (2026): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi warisan budaya yang berada di Provinsi Banten sebagai sumber pengembangan ekonomi kreatif. Denganmengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk peluang dan tantangan dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya. Serta memberikan rekomendasi upaya untuk memperkuat pengembangan ekonomi kreatif di Banten. Permasalahanini kami angkat untuk mengetahui kurangnya inovasi dan regenerasi warisan budaya di Banten seperti Debus.Namun banyak kesenian tradisional semakin kehilangan peminat akibat kurangnya promosi dan modernisasi dalam penyajiannya. Terutama dikalangan generasi muda. Dalam penelitian ini, kami menggunakan metode penelitian studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber seperti artikel, buku, dan internet. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa warisan budaya Banten memiliki banyak potensi untuk berkembang dalam sektor ekonomi kreatif.
Karakteristik Masyarakat Banten dengan Berbagai Kearifan Lokal yang Perlu Diwariskan kepada Generasi Z Agus Rustamana; Farah Najwa Salsabila; Hasna Putri Amalina; Rafli Anadi Wicaksono; Siti Nasywa Aiman; Suci Aulia Putri
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 3 No 06 (2026): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Banten memilliki kebudayaan dan kearifan lokal yang membentuk karakteristik masyarakatnya, meliputi nilai religiusitas, gotong royong, toleransi, kesederhanaan, serta kepedulian ekologis. Namun, dalam arus globalisasi dan percepatan teknologi digital, Generasi Z menghadadapi tantangan signifikan dalam mempertahankan identitas budaya lokal. Artikel ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan karakteristik masyarakat Banten, (2) mengidentifikasi potensi kearifan lokal yang masih relevan dalam konteks sosial-budaya kontemporer, serta (3) merumuskan strategi efektif pewarisan nilai-nilai tersebut kepada Generasi Z. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif reflektif, menganalisis berbagai sumber ilmiah terkait. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat Banten memiliki karakter terbuka, berani, toleran, dengan kearifan lokal yang kuat seperti tradisi masyarakat Baduy, Kasepuhan Banten Kidul, Seren Taun, dan seni bela diri Debus. Kearifan lokal tersebut mengandung nilai moral, spiritual, dan ekologis yanng relevan sebagai dasar pembentukan karakter Generasi Z. Diperlukan strategi adaptif melalui integrasi kurikulum pendidikan dan pemanfaatan media digital agar pewarisan budaya tetap relevan dan berkelanjutan di era modern.
THE EFFECT OF SCRAMBLE LEARNING MODEL ON HISTORICAL THINKING ABILITY IN HISTORY SUBJECT IN CLASS X SMA NEGERI 30 KABUPATEN TANGERANG: Pengaruh Model Pembelajaran Scramble Terhadap Kemampuan Berpikir Sejarah pada Mata Pelajaran Sejarah di Kelas X SMA Negeri 30 Kabupaten Tangerang Ma`rifatul Hasanah; Agus Rustamana; Arif Permana Putra
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 2 (2026): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA) 
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i2.6821

Abstract

This study aims to determine the effect of the scramble learning model on historical thinking skills in history lessons in grade X at SMA Negeri 30 Tangerang Regency. The research method used in this study was a quantitative method with a quasi-experimental design, involving two classes, namely a control class and an experimental class. The Non-Equivalent Control Group Design was used, which involved pre-tests and post-tests in both the control and experimental classes. The instrument used was a test (multiple choice) with five indicators of historical thinking skills. This study was conducted in class X.1, which had 36 students as the control class, and class X.6, which had 36 students as the experimental class. The results of the study are as follows: (1) there is an effect of the scramble learning model on students' historical thinking skills, hypothesis testing through a two-tailed t-test using the pooled variance formula with a significance level of α = 0. 05 yielded a t-value of 2,89 > the t-table value of 1,667 with a total value of 1,223, so Ha was accepted and H0 was rejected. (2) The historical thinking skills of students who used the scramble learning model were higher than those of students who used the discovery learning model. The average posttest score for the experimental class was 68,33, and for the control class it was 64,72. It can be concluded that the experimental class had a higher average score than the control class. The scramble learning model can be used as an alternative for history learning at SMA Negeri 30 Tangerang Regency. In implementing the scramble learning model, students are involved in groups to match or pair answers to form the correct answers to the teacher's questions, which is effective in increasing student activity and cooperation.
The Effect of TikTok Social Media Use on the @asisichannel account on Students’ Historical Awareness in History Class Grade X at SMKS PGRI 1 in Serang City: Pengaruh Pemanfaatan Media Sosial Tiktok Pada Akun @asisichannel Terhadap Kesadaran Sejarah Siswa Dalam Pembelajaran Sejarah Kelas X di SMKS PGRI 1 Kota Serang Atik Rositah; Arif Permana Putra; Agus Rustamana
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 2 (2026): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA) 
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i2.7085

Abstract

This article aims to determine the impact of TikTok social media usage on the @asisichannel account on students' historical awareness in history learning in Grade X at SMKS PGRI 1 Kota Serang. The method used is quantitative, with a non-probability sampling technique for data collection. This research was conducted in the X grade Computer Network Engineering class with 36 students. The instrument used was a questionnaire with 24 statements to explain variable X and 23 statements to explain variable Y. Based on the research results, there is an influence between variable X and variable Y, as evidenced by the results of the simple linear regression analysis test, which obtained a sig. 0.000 ˂ 0.05, which means that variable X influences variable Y, and the hypothesis test (t-test) showed a sig. value of 0.000 ˂ 0.05, so Ha was accepted and H0 was rejected. This proves that there is a significant influence of the use of TikTok social media on the @asisichannel account on students' historical awareness. The social media platform TikTok @asisichannel can be recommended as a learning medium for history lessons because the design and appeal of its content can attract students' interest in learning, thereby increasing the effectiveness and impact of using TikTok on history lessons.