Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pelatihan Pemecahan Masalah Dan Pengambilan Keputusan Pada Rohis SMPN 2 Yogyakarta Hartosujono, Hartosujono; Khoirunisa, Elfiya; Salsabila, Khairunnisa; Ayu, Esti Mustika; Adventio, Jeremi; Guntur, Muhammad; Karim, Abdul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 11 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i11.1920

Abstract

Pemecahan masalah (problem solving) dan pengambilan keputusan (decision making) merupakan dua keterampilan dasar yang sangat penting dalam pengembangan kompetensi individu. Pemecahan masalah merupakan serangkaian proses kompleks yang melibatkan penggunaan keterampilan kognitif, pengalaman sebelumnya dan ingatan individu, serta pengetahuan umum tentang bagaimana dunia bekerja. Pengambilan keputusan berarti proses mengenali dan menetapkan pilihan solusi untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Kedua kemampuan ini menjadi sangat penting dalam konteks berorganisasi, dimana setiap individu diharapkan dapat menganalisis situasi dan mengambil tindakan yang tepat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan pengurus Rohis SMP Negeri 2 Yogyakarta melalui pelatihan yang terstruktur. Metode yang di gunakan untuk mengumpulkan data yaitu dengan melakukan ceramah dan presentasi secara langsung. Dapat di simpulkan bahwa terdapat pengaruh peningkatan kemampuan yang signifikan terhadap pelatihan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan pada rohis SMPN 2 Yogyakarta
Implementasi ajaran Neng-Ning-Nung-Nang saat pandemi Covid-19 dalam meregulasi emosi mahasiswa FKIP UST Anis Nur, Chotimah; Titik, Muti'ah; Hartosujono, Hartosujono
JURNAL SPIRITS Vol 13 No 1 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/spirits.v13i1.15017

Abstract

Regulasi emosi penting dimiliki mahasiswa dalam menghadapi tantangan dan kesulitan kebijakan pembelajaran daring, sehingga mahasiswa mengalami gejolak emosi. Gejolak emosi yang tidak terkontrol dari mahasiswa menimbulkan permasalahan. Penelitian ini bertujuan menguji secara empiris hubungan antara ajaran Neng-Ning-Nung-Nang dengan regulasi emosi saat pandemi Covid-19 pada mahasiswa FKIP UST. Hipotesis penelitian ini terdapat hubungan positif antara ajaran Neng-Ning-Nung-Nang dengan regulasi emosi. Subjek penelitian 92 mahasiswa terdiri dari 18 laki-laki dan 74 perempuan. Metode pengumpulan data dengan skala ajaran Neng-Ning-Nung-Nang dan skala regulasi emosi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Metode analisis data menggunakan korelasi product moment Pearson dengan program SPSS 20.0 for Windows. Penelitian ini menghasilkan r=0,535 dengan nilai p = 0,000 (p<0,05), artinya hipotesis diterima. Sumbangan efektif ajaran Neng-Ning-Nung-Nang terhadap regulasi emosi sebesar 28,6% dan sisanya 71,4% dipengaruhi faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini. Sehingga penelitian ini terdapat hubungan positif antara ajaran Neng-Ning-Nung-Nang dengan regulasi emosi saat pandemi covid-19 pada mahasiswa FKIP UST.
Teknik Journaling Untuk Menurunkan Kecemasan Pada Siswa Sari, Rini Eka; Hartosujono, Hartosujono; Asriyatun, Karina; Sukmawati, Winda; Fatimatuzzuhroh, Hanifah Nurfika; Zakaria, Ibnu; El Mura, Zaid Ali; Listiyanto, Ridwan
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v15i3.74721

Abstract

Kecemasan dalam dunia pendidikan merupakan suatu hal yang umum dan setiap siswa pasti pernah mengalaminya ketika mereka bersekolah. Kecemasan menjadi berbahaya apabila dirasakan secara berlebihan sehingga berdampak terhadap psikologis siswa. kondisi emosi yang tidak menyenangkan yang dapat mengganggu proses belajar. Kecemasan pada siswa dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti tuntutan berprestasi, interaksi sosial, dan perubahan hormon. Kecemasan yang dirasakan siswa harus dikelola agar tidak berdampak terhadap permasalahan psikologis dan belajar siswa. Salah satu cara mengelola kecemasan adalah dengan teknik journaling. Penerapan teknik journaling merupakan salah satu Teknik selfhelp yang dapat membantu individu mengatasi masalah psikologis yang dialami secara mandiri, membuat journaling merupakan aktivitas menulis yang bertujuan untuk mengidentifikasi hal-hal dan perasaan positif yang telah dialami individu. Pelatihan teknik manajemen kecemasan dengan penggunaan teknik journaling diharapkan dapat membantu siswa mengelola stres dan kecemasan secara lebih efektif. teknik journaling memiliki efektivitas yang signifikan dalam menurunkan tingkat kecemasan pada berbagai kelompok individu. Pada siswa anggota IPM SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta, penggunaan teknik intervensi jurnaling menunjukkan penurunan tingkat kecemasan dari kategori berat ke kategori ringan hingga sedang setelah diberi perlakuan Teknik journaling.
Psikoedukasi Menghadapi Fase Pubertas Pada Anak Berkebutuhan Khusus: Peningkatan Efikasi Diri dan Keterampilan Orang Tua Firdaus, Do’a Nazuhri Happy; Ardiansyah, Ilham; Natasya, Sonya Dafa Ratnalusty; Awalya, Mevia Salsa; Budiarto, Sulistyo; Hartosujono, Hartosujono; Cahyani, Berliana Henu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3629

Abstract

Masa pubertas pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) seringkali menimbulkan tantangan perilaku yang signifikan di SLB N 1 Yogyakarta, seperti agresi dan perilaku impulsif, karena keterbatasan kognitif dalam mengelola perubahan fisik dan dorongan hormonal. Kurangnya keterampilan orang tua dalam memberikan pendidikan seksual yang inklusif memperburuk kondisi ini. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan pendampingan, dan efikasi diri orang tua/pengasuh dalam mengelola perilaku pubertas dan mengajarkan konsep batasan diri serta kebersihan. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi dan praktik langsung yang dilaksanakan dalam empat sesi, termasuk ceramah, presentasi, penggunaan buku bergambar ("Kenali untuk Jaga Diri"), dan sesi Mitos atau Fakta. Hasil pengukuran melalui perbandingan skor Pretest dan Post-Test menunjukkan adanya peningkatan yang positif, terutama pada Skala Pengetahuan, di mana proporsi peserta dengan kategori "tinggi" meningkat dari 20% menjadi 40%. Selain itu, terdapat peningkatan signifikan pada skor total efikasi diri pada beberapa peserta. Respons positif dari peserta menunjukkan bahwa psikoedukasi dan praktik langsung efektif dalam membekali orang tua dengan strategi komunikasi visual dan meningkatkan keyakinan diri mereka dalam pendampingan. Untuk keberlanjutan program, direkomendasikan tindak lanjut yang lebih adaptif terhadap keberagaman disabilitas anak.
Pelatihan Psikoedukasi Pengenalan Bulyying dan Cyberbullying di SMP Taman Dewasa Hartosujono, Hartosujono; Fabiola, Garcinia Vadua; Putri, Rizky Amelia; Agustin, Brilian Viona; Rahmadhani, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3693

Abstract

Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh penemuan perilaku bullying verbal, ejekan, serta konflik di media sosial melalui Grup WhatsApp pada siswa kelas VII SMP. Kurangnya pemahaman tentang bentuk bullying dan cyberbullying menyebabkan siswa memandang perilaku tersebut sebagai candaan yang biasa aja. Maka dari itu, pelatihan ini dibuat untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan sikap pencegahan bullying sejak dini. Tujuan utama pelatihan adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang jenis bullying dan efeknya, menumbuhkan empati mereka, dan meningkatkan kemampuan mereka untuk melapor dan merespons secara asertif. Metode pelatihan meliputi asesmen awal (pre-test), psikoedukasi melalui PowerPoint, ice breaking untuk meningkatkan keterlibatan peserta, simulasi kartu situasi bullying untuk meningkatkan empati dan pemecahan masalah, diskusi kelompok, dan asesmen akhir (post-test). Evaluasi pelatihan dianalisis menggunakan paired sample t-test melalui aplikasi Jamovi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan antara skor pre-test dan post-test (p < .001), yang menunjukkan antusiasme yang tinggi dan peningkatan kemampuan untuk menemukan perilaku bullying. Berdasarkan dukungan dari pihak sekolah, relevansi materi, serta hasil penilaian yang menunjukkan signifikan, tingkat persiapan pelatihan dianggap sangat pantas untuk dilaksanakan lagi dan ditingkatkan sebagai program pencegahan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.