Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Walking Tour Kampung Sejarah Peneleh sebagai bagian Pariwisata Berkelanjutan Nugroho, Setyo; Rizqiyah, Fardilla; Sulistyandari, Utari; Soemardiono, Bambang; Kharismawan, Rabbani; Mahendra, Angger Sukma; Ramadhani, Izzah Desta Bastian; Audina, Shafira Zulfa
Sewagati Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i2.2427

Abstract

Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) kampung sejarah Peneleh dibentuk pada tahun 2023 dan memiliki kegiatan utama yakni walking tour. Namun, dalam penerapannya, Pokdarwis belum memiliki media informasi berupa pamflet untuk peserta walking tour. Ditambah lagi, informasi sejarah arsitektur untuk peserta walking tour dirasa masih sangat kurang. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu Pokdarwis Peneleh Heritage dalam meningkatkan kualitas kegiatan walking tour kampung sejarah Peneleh melalui tiga metode kegiatan. Pertama, melakukan pemetaan rute dan mengkaji arsitektur bangunan lama sepanjang rute. Kedua, mengadakan kuliah tamu sebagai sharing session. Ketiga, merancang pamflet walking tour. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kampung Peneleh memiliki kekayaan gaya arsitektur yang beragam, sehingga bisa disusun sebuah walking tour tematik. Sedangkan rancangan pamflet walking tour memetakan fasilitas, obyek yang menarik di sekitar objek amatan utama. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan kualitas walking tour Pokdarwis Peneleh, dan dalam jangka panjang, dapat meningkatkan nilai pariwisata kampung sejarah Peneleh.
Peningkatan Kenyamanan Termal dan Pencahayaan Alam Gedung Sekolah Dasar di Kawasan Padat Hunian di Surabaya N. Ekasiwi, Sri Nastiti; Ngurah Antaryama, I Gusti; Sudarma, Erwin; Defiana, Ima; Dinapradipta, Asri; Badai Samodra, FX Teddy; Soemardiono, Bambang; Irvansjah, I; Mahendra, Angger Sukma; Erwindi, Collinthia
Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 18, No 1 (2020): ARSITEKTURA : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.141 KB) | DOI: 10.20961/arst.v18i1.36146

Abstract

A humid tropical climate characterized by high temperatures, relative humidity and solar radiation results in uncomfortable environmental conditions. Discomfort will be worse if the building is in a dense urban area. Densely building masses often weaken the local wind speed which is necessary for evaporative cooling process in tropical climate. In addition, the narrow distance between buildings can reduce access to daylight. Both of these environmental problems were experienced by SDIT Al Uswah Surabaya, which building is located in a densely populated neighbourhood. Along with the development program of educational facilities and infrastructure at the school, improving environmental conditions with passive concept is maintained and prioritized. Embodiment of the environment with the Selective Environment approach is used in this activity. The results of this activity will be in the form of design proposals for improving ventilation and lighting in classrooms. The limitation of expanding openings becomes an obstacle in fulfilling the natural ventilation and lighting requirements. In addition, the design of a three-storey building with a single loaded corridor requires special consideration for the design of sun shading that is safe for elementary school-age children, but still supports passive lighting and ventilation.
Penerapan Disprogramming Pada Revitalisasi Pasar Bulu Semarang Sulistyandari, Utari; Mahendra, Angger Sukma; Adyatma, Radya Wafi; Fatimatuzzahro, Putri Ayu; Erli, Vania; Kharismawan, Rabbani; Soemardiono, Bambang
Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 23, No 1 (2025): Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/arst.v23i1.99721

Abstract

Pasar Bulu Semarang has experienced a decline in activity despite being revitalized, due to spatial integration issues, especially in terms of circulation, visibility, and connectivity to public transportation. Traditional market revitalization studies have rarely explored spatial strategies that integrate spatial programs. This study uses a force-based framework and design-by-research approach to examine disprogramming as a spatial design method that integrates markets with terminals. Through site observation, precedent studies, and literature reviews, ten main design criteria related to circulation, observability, and spatial flexibility were generated, which were analyzed in a spatial relationship matrix to identify potential program harmonization and contradictions. The results show that disprogramming is effective in creating adaptive and contextual hybrid public spaces. This study contributes a structured design framework for market revitalization strategies in dense urban areas.