Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengelolaan Sampah Organik Menjadi Kompos dalam Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Siswa di SD Negeri 3 Bitera Sulistyawati, Ida Ayu Putu Eka; Dharmayasa, I Gusti Ngurah Putu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1225

Abstract

Sampah organik di lingkungan pendidikan menjadi persoalan yang memerlukan perhatian serius karena pengelolaan yang tidak tepat dapat berdampak pada kesehatan dan kualitas lingkungan. Jika dibiarkan terurai tanpa pengolahan yang baik, sampah organik berpotensi mencemari udara dan tanah. Padahal, apabila dikelola dengan benar, sampah organik dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat untuk menjaga kesuburan tanah. Di SDN 3 Bitera, keterbatasan pemahaman siswa tentang pemilahan dan pengolahan sampah menyebabkan penumpukan sampah organik di beberapa area sekolah. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, dilakukan penyuluhan, pembelajaran, dan praktik langsung pembuatan kompos sederhana untuk membantu siswa memahami cara mengelola sampah organik secara tepat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa terhadap jenis-jenis sampah organik dan proses pengolahannya menjadi pupuk kompos. Kompos yang dihasilkan juga dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman di kebun sekolah. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan lingkungan, membentuk karakter peduli lingkungan, serta mengembangkan keterampilan praktis siswa dalam pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Meningkatkan Kesehatan Siswa SD Negeri 4 Bebandem Avani, Ida Ayu Wayan Zeiya Emilia; Dharmayasa, I Gustu Ngurah Putu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1227

Abstract

Kondisi kesehatan anak di tingkat sekolah dasar sangat dipengaruhi oleh kebiasaan yang mereka bangun setiap hari. Sayangnya, di banyak sekolah, perilaku menjaga kebersihan belum sepenuhnya menjadi bagian dari rutinitas siswa. Minimnya pemahaman serta kurangnya pembiasaan membuat praktik hidup sehat belum berjalan secara konsisten di lingkungan sekolah. Program Kuliah Kerja Nyata Mandiri (KKN) digunakan untuk melaksanakan proyek pengabdian masyarakat ini, yang bertujuan untuk meningkatkan perilaku, sikap, dan pengetahuan siswa PHBS di SD Negeri 4 Bebandem. Melalui kuliah interaktif, debat, refleksi, praktik langsung, permainan edukatif, dan penggunaan media visual, PHBS dididik dan disosialisasikan sebagai bagian dari strategi implementasi. Siswa kelas lima di SD Negeri 4 Bebandem menjadi sasaran kegiatan ini. Berdasarkan hasil kegiatan tersebut, semua indikator PHBS (Kebersihan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja) meningkat: pemahaman siswa tentang PHBS naik dari 45% menjadi 85%, praktik mencuci tangan dengan sabun meningkat dari 40% menjadi 80%, pembuangan sampah yang tepat meningkat dari 55% menjadi 90%, dan tingkat partisipasi aktif meningkat dari 60% menjadi 90%. Kebiasaan hidup bersih dan sehat anak-anak sekolah dasar telah meningkat berkat program ini, yang berpotensi untuk diimplementasikan secara stabil di lingkungan pendidikan.
Peningkatan Kesadaran Kebersihan Lingkungan Sejak Dini Melalui Edukasi Pemilahan Sampah (3R) di SDN 3 Bitera Putri, Ida Ayu Made Intan; Dharmayasa, I Gusti Ngurah Putu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1226

Abstract

Seiring dengan meningkatnya jumlah limbah yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari, masalah pemilahan limbah di sekolah menjadi semakin mendesak. Kurangnya pemahaman siswa tentang berbagai jenis limbah dan pentingnya pemilahan limbah dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah merupakan salah satu masalahnya. Tujuan program layanan masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang nilai pemilahan limbah serta penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di SDN 3 Bitera. Tahap persiapan dan tahap implementasi merupakan dua fase yang membentuk teknik implementasi. Selama tahap implementasi, siswa kelas lima berpartisipasi dalam kegiatan seperti sosialisasi pemilahan sampah, permainan edukatif, praktik pemilahan sampah secara praktis, dan penerapan konsep 3R menggunakan barang-barang bekas. Seperti yang ditunjukkan oleh peningkatan persentase siswa yang memahami sebelum dan setelah kegiatan pendidikan, hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa tentang berbagai jenis sampah dan penerapan konsep 3R. Perilaku siswa dalam membuang sampah sesuai jenisnya juga berubah sebagai hasil dari kegiatan ini, selain peningkatan pengetahuan mereka. Secara keseluruhan, program pendidikan ini secara positif mempengaruhi perkembangan kesadaran lingkungan dan pembentukan kebiasaan pembersihan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.