Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

IDENTIFIKASI INFRASTRUKTUR DASAR UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI DESA WISATA DI DESA PENEBEL, TABANAN I Gusti Ngurah Putu Dharmayasa; I Komang Agus Ariana; Ni Luh Jaya Anggreni; I Gede Fery Surya Tapa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.44315

Abstract

Kegiatan pengabdian ini berfokus pada identifikasi kebutuhan infrastruktur untuk mengembangkan Desa Wisata Penebel di Tabanan, Bali yang memanfaatkan potensi sistem subak. Berdasarkan survei lapangan dan wawancara dengan warga, ditemukan bahwa kawasan ini memiliki saluran air yang ideal untuk aktivitas tubing dengan lebar 1,3 meter dan aliran cukup deras. Namun, beberapa tantangan masih ditemui seperti masalah sampah plastik, kurangnya fasilitas penunjang seperti toilet dan area parkir, serta keterlibatan masyarakat yang masih terbatas. Selanjutnya sesuai hasil survey dan wawancara dapat direkomendasikan beberapa solusi konkret, antara lain perbaikan tepian saluran dengan paving block, pembangunan fasilitas sanitasi yang ramah lingkungan, pemasangan penyaring sampah di bagian hulu, serta pelatihan pemanfaatan media sosial bagi warga. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya di bidang kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Analisis Manajemen Risiko Pada Proyek Pembangunan Perumahan Dukuh Permai di Kabupaten Karangasem, Bali: Identifikasi, Alokasi, dan Strategi Mitigasi I Gusti Ngurah Putu Dharmayasa; I Komang Agus Ariana; I Komang Mardiana; Putu Ariawan; Made Yeni Anggreni; I Gde Eka Dharsika
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1301.009-18

Abstract

Pertumbuhan penduduk di Kabupaten Karangasem, Bali, mendorong perkembangan proyek perumahan, di mana salah satunya adalah Perumahan Dukuh Permai. Penelitian ini menganalisis manajemen risiko proyek tersebut dengan fokus pada identifikasi, alokasi, dan strategi mitigasi risiko. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan kontraktor, dan kuesioner terhadap 30 responden, serta studi dokumen dan regulasi terkait. Hasil penelitian mengidentifikasi 69 risiko yang diklasifikasikan ke dalam enam kategori: alam, desain, finansial/ekonomi, politik/hukum, konstruksi, dan lingkungan. Sebanyak 88,9% risiko tergolong sedang dan 10,1% berisiko kecil. Alokasi risiko dibagi secara proporsional: owner menanggung risiko eksternal, kontraktor mengelola risiko operasional, dan risiko finansial menjadi tanggung jawab bersama. Strategi mitigasi meliputi penerapan K3, APD, perjanjian dengan supplier, serta komunikasi intensif antar pihak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan manajemen risiko yang terstruktur dan kolaboratif essential untuk meminimalkan dampak negatif dan mendukung keberhasilan proyek.
Evaluasi Kinerja dan Persepsi Masyarakat terhadap Efektivitas Sistem Drainase di Kawasan Rawan Banjir Jalan Plawa, Kelurahan Baler Bale Agung, Jembrana, Bali I Gusti Ngurah Putu Dharmayasa; Anjasmara Essa Sujana; Irma Suryanti; I Ketut Nuraga
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1302.0144-154

Abstract

Penelitian ini mengkaji persepsi masyarakat terhadap efektivitas sistem drainase di kawasan rawan banjir Jalan Plawa, Kelurahan Baler Bale Agung, Kabupaten Jembrana, Bali. Banjir dan genangan yang terjadi secara berulang tidak hanya berdampak pada kerusakan infrastruktur, tetapi juga menimbulkan dampak sosial dan ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan dominasi kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terhadap 40 responden, wawancara mendalam, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat terhadap sistem drainase sangat tinggi (93,75% kategori "Sangat Paham"), namun tidak diikuti oleh tingkat kepedulian yang memadai (67,00% kategori "Jarang"). Uji korelasi Spearman menghasilkan nilai rs = -0,438 yang menunjukkan hubungan negatif dengan kekuatan cukup, mengindikasikan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan tindakan (knowledge-action gap). Penilaian kinerja fisik drainase menunjukkan variasi antarsegment dengan segmen hilir memiliki kondisi terburuk (nilai total 35) yang memerlukan tindakan rehabilitatif. Faktor-faktor yang memengaruhi persepsi meliputi pengalaman langsung terhadap banjir, anggapan bahwa pemeliharaan drainase adalah tanggung jawab pemerintah, keterbatasan waktu masyarakat, serta lemahnya penggerak partisipasi dari tokoh masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan terintegrasi antara perbaikan infrastruktur fisik dan penguatan kelembagaan partisipatif berbasis komunitas.
EVALUASI TEKNIS DAN EFISIENSI MATERIAL PONDASI DANGKAL DAN DALAM PADA TANAH LEMPUNG LUNAK DI KAWASAN PARIWISATA BALI I Gusti Ngurah Putu Dharmayasa; M. Alif Dzikri Mustajib; I Gede Fery Surya Tapa; Decky Cipta Indrashwara
Jurnal Teknik Gradien Vol 18 No 01 (2026): JURNAL TEKNIK GRADIEN
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v18i01.1764

Abstract

Pembangunan villa di kawasan Pangkung Tibah, Tabanan, Bali menghadapi tantangan geoteknik berupa tanah lempung lunak bekas sawah dengan daya dukung rendah dan kompresibilitas tinggi. Penelitian ini bertujuan membandingkan efisiensi teknis pondasi dangkal (telapak) dan pondasi dalam (bored pile) pada kondisi tersebut. Gap penelitian terletak pada belum adanya studi yang mengintegrasikan analisis beban aktual dari pemodelan struktural dengan efisiensi material beton untuk lokasi dengan tanah keras pada kedalaman dangkal (5 m). Data sekunder berupa beban aksial (16.236 kg) dan momen (4.793,5 kg·m) dari dokumen perencana serta uji sondir (CPT) dianalisis menggunakan metode Meyerhoff untuk pondasi dangkal dan pondasi bored pile. Hasil menunjukkan seluruh variasi pondasi dangkal (1,6–2,0 m) tidak aman karena qall (4,96–5,29 ton/m²) < qmax (7,65–13,36 ton/m²) serta e > B/6 pada B < 1,8 m. Sebaliknya, bored pile diameter 20–35 cm dengan panjang 5 m aman secara teknis (Pall 18,32–52,00 ton > 16,236 ton). Meskipun volume beton bored pile 24,19–32,94% lebih besar akibat pile cap, keamanan teknis menjadi prioritas. Kesimpulannya, bored pile direkomendasikan untuk menjamin stabilitas struktur pada lahan bekas sawah dengan tanah keras pada kedalaman 5 m.