Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

ANALISIS KUANTITATIF AKTIVITAS TEKTONIK R ELATIF DI PEGUNUNGAN BATURAGUNG JAWA TENGAH Rahmi Mulyasari; Budi Brahmantyo; Supartoyo Supartoyo
Bulletin of Geology Vol 1 No 1 (2017): Bulletin of Geology
Publisher : Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB), Institut Teknologi Bandung (ITB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/bull.geol.2017.1.1.3

Abstract

Neotectonics is a major controlling landform development in tectonically active regions, and it has significantly affected fluvial systems and mountain – front landscapes in the Baturagung Mountain, Central Java. This area is one of areas in Indonesia which is prone to earthquake from subduction zone in Indian Ocean and active fault in land. The earthquake sources from active fault probable from Opak and Dengkeng fault located in Baturagung Mountain. To assess tectonic activities in the area used quantitative approach (morphometric analysis). Morphometric analysis was used to identify the relative tectonic activity index (RTAI) in Baturagung Mountain consist of 5 parameters geomorphic indices: basin asymmetry (AF), hypsometric integral and curve (Hi and Hc), stream length gradient index (SL), basin indices (Bs), and mountain – front sinuosity (Smf). RTAI in this area is divided into three classes: Class 2 (high), Class 3 (moderate), and Class 4 (low). Distribution of RTAI in 65 subbasins area (207.2 km2) is: about 0.6% of watershed area (1.32 km2) Class 2; 58.9% (122.1 km2) of Class 3; and 40.4% (83.75 km2) Class 4. All of morphometry analysis generally indicates this area more influenced by tectonics than erosion. The results are consistent with field observations on landforms and geology.
Mitigasi Daerah Rawan Bencana Longsor Di Kota Batu Dengan Menggunakan Metode Analisis SIG Noviari, Salsabila; Salfira, Ginanda; Raudhah, Amna Fithri; Haerudin, Nandi; Mulyasari, Rahmi
Journal of Applied Geoscience and Engineering Vol 2, No 2 : Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jage.v2i2.20753

Abstract

Landslide is one of the natural damages caused by mass movement in a natural landscape. The occurrence of landslides causes damage that provides direct and indirect risk effects. Efforts made to reduce the effects of risk can be done by mitigation planning. Batu City is one of the cities located at the foot of Mount Panderman, located at 700-1100 meters DPL. Research was conducted to determine landslide prone areas based on GIS which can then be carried out a sustainable mitigation process. In this area, research was conducted by utilizing GIS in the form of mapping landslide prone areas. Batu city has a predominantly very steep slope that causes high landslide prone areas. Therefore, GIS method can be utilized in mapping landslide vulnerability in Batu city as a map editor and data processor of spatial area which includes rainfall data, soil type data, slope data, and land cover type data.
Identification of Deep Groundwater Aquifer Zones with Geoelectrical Method in Sukadanaham Area Bandar Lampung, Indonesia Haerudin, Nandi; Rizkiano, Aldika; Mulyasari, Rahmi; Hesti
Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Vol. 9 No. 1 (2024): JGEET Vol 09 No 01 : March (2024)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jgeet.2024.9.1.13948

Abstract

Research on groundwater aquifers using the geoelectric method has been carried out in the Sukadanaham area, Tanjung Karang Barat District, Bandar Lampung City. This Research Objectives This research aims to identify the lithology and depth of groundwater aquifer zones based on resistivity values ​​and geological literature. Data acquisition was carried out using the Schlumberger configuration of 3 points in the young Betung volcanic formation (Qhvb). The data used is the resistivity value. Resistivity value data is modeled vertically with inverted results. The resistivity value of each point is adjusted and interpolated based on the literature on rock resistivity values. Based on the identification results, 4 types of subsurface rock lithology were found, namely top soil, tuff, breccia, and andesite. The lithology of the layers at point 1, point 2 and point 3 is dominated by tuff and breccia layers. The resistivity value of the andesite layer obtained has a high value, which is > 300 Ωm. The resistivity value of the tuff layer for the waterproof layer has a value of 200-250 Ωm. The breccia layer acts as a groundwater aquifer zone with a low resistivity value of 15-60 Ωm. The rock resistivity value with the lowest value is at a depth of 40-95 m which is a compressed aquifer layer with andesite and tuff layers as a waterproof layer above and below.
Pengaruh Perubahan Tutupan Lahan terhadap Pola Banjir di Ibu Kota Provinsi Lampung: Studi Menggunakan SIG dan Pendekatan Temporal Matondang, Pebriadi Halomoan; Rizkiani, Deli; Akbari, Irgi; Haerudin, Nandi; Mulyasari, Rahmi
OPHIOLITE: Jurnal Geologi Terapan Vol 6 No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/ophi.v6i1.p29-35

Abstract

Bandar Lampung often faces major challenges related to flooding. In recent years, flooding in the city has become a serious problem that requires special attention and handling. Infrastructure development and continuous population growth affect changes in the city's environmental setting. From the continuous flooding in Bandar Lampung city, it is necessary to analyse flood patterns with a spatial and temporal approach. The utilization of Geographic Information System (GIS) method is one of the effective ways in making maps with various data used such as rainfall, land cover, watershed, slope, and information on flood incidents over a 10-year period, from 2013 to 2023. The watershed, land cover and slope data also provide an overview of the dynamics of water flow and its influence on flood-prone areas. From the data, it was found that the distribution of Bandar Lampung urban forest area decreased by 63859.61 ha from 83778.11 ha to 19918.5 ha or about 23.8% of the Bandar Lampung City area. In addition, there was an increase in residential and industrial areas of 36750.95 ha from 2013 of 27143.83 ha to around 63,894.78 ha or approximately 76.2% of the total area of Bandar Lampung City. This research contributes to the importance of understanding the dynamics of flooding in Bandar Lampung City and contributes to the understanding of the dynamics of flooding in Bandar Lampung City.
ANALISIS DAERAH RAWAN BENCANA LONGSOR DAN KAJIAN MITIGASI BENCANA DI DAERAH LABUHAN MANDI, PESISIR BARAT Mauliza, Nadia; Rambe, Sibgha Alfirdausi; Mulyasari, Rahmi; Haerudin, Nandi; Dani, Ilham
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i1.38053

Abstract

Labuhan Mandi adalah salah satu desa di Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir Barat, yang berlokasi di perbatasan antara Kabupaten Pesisir Barat dan Lampung Barat. Labuhan Mandi tepat berada pada topografi yang berupa perbukitan, sehingga hal ini menyebabkan daerah Labuhan Mandi cukup sering mengalami bencana tanah longsor. Melihat data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di tahun 2024, bencana longsor telah terjadi sebanyak 56 kali kejadian, dengan 53 orang tewas karena bencana longsor. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengkaji wilayah-wilayah rawan longsor dengan metode overlay peta faktor-faktor pemicu, serta merumuskan tindakan pencegahan dan mitigasi yang paling tepat untuk diterapkan. Penelitian ini akan dilakukan berbasis dengan metode Sistem Informasi Geografis (SIG), dengan Langkah awal menentukan variabel pengaruh longsor kemudian meng-overlay variable-variabel tersebut hingga menghasilkan peta potensi longsor. Berdasarkan hal tersebut terjadinya longsor pada daerah setempat dipengaruhi oleh kemiringan lereng, tutupan lahan, topografi, curah dan atau intesitas hujan, serta jenis tanah pada daerah setempat. Peta menunjukkan bahwa mayoritas wilayah Desa Labuhan Mandi, melebihi 60%, tergolong dalam zona dengan risiko longsor yang signifikan. Dengan Tingkat kerawanan yang tinggi ini perlu untuk dilakukannya penanggulangan, baik penanggulangan secara terstruktur maupun tidak terstruktur untuk mengurangi kerugian apabila terjadinya bencana tanah longsor.
IDENTIFIKASI ZONA POTENSI LIKUIFAKSI DI KOTA BANDAR LAMPUNG BERDASARKAN ANALISIS DATA SPASIAL Mahli, Razki Alfatah Khairu; Dewi, Syeikha Puspita; Manullang, Paulina Beny Claudia; Utama, Hari Wiki; Mulyasari, Rahmi
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v10i3.429

Abstract

Likuifaksi terjadi ketika tanah yang jenuh air kehilangan kekuatannya akibat pergerakan tanah yang disebabkan oleh gempabumi. Keberadaan sesar-sesar aktif di daerah penelitian meningkatkan risiko aktivitas gempabumi yang dapat memicu likuifaksi. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan identifikasi potensi likuifaksi di Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan data hidrogeologi, data geologi, dan data Vs30 dengan menggunakan metode fuzzy overlay untuk mendapatkan peta zonasi kerentanan likuifaksi.  Litologi daerah penelitian terdiri dari batuan dasar hingga endapan aluvial dan sedimen lainnya yang bersifat nonkohesif. Terdapat tiga jenis tingkatan akuifer, yaitu akuifer sangat rendah, akuifer rendah, dan akuifer tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah pesisir penelitian  yang memiliki banyak endapan aluvial pantai (Qa) dan nilai Vs30 terendah (225-401 m/s), memiliki potensi likuifaksi tertinggi. Potensi ini didukung oleh muka air tanah yang dangkal, intrusi air laut, serta adanya sesar aktif. Berdasarkan analisis peta zonasi kerentanan likuifaksi pada wilayah pesisir penelitian menunjukkan potensi likuifaksi sedang-tinggi.
PENERAPAN TEKNOLOGI GEOFISIKA DAN FILTRASI AIR SEDERHANA SEBAGAI SOLUSI KEKURANGAN AIR BERSIH DI RT 08 KELURAHAN RAJABASA JAYA Unila, Hesti_9201; Haerudin, Nandi; Mulyasari, Rahmi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i3.568

Abstract

Secara umum bentang alam kelurahan Rajabasa Jaya didominasi oleh perbukitan dan rawa-rawa dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat berimplikasi terhadap ketersediaan air di daerah ini. Berdasarkan wawancara dengan warga Rajabasa Jaya hingga tahun 2024, di Lingkungan II (LK I) RT. 08 Kelurahan Rajabasa Jaya sebagian besar mengeluhkan kondisi air sumur yang tidak layak konsumsi seperti bau dan keruh, terutama ketika musim hujan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengidentifikasi sumber air tanah dalam dan dangkal dengan teknologi geofisika dan menerapkan alat Filter Air Sederhana untuk mengolah air keruh sehingga layak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode pemaparan materi dan diskusi. Materi yang disampaikan pada kegiatan pengabdian ini adalah materi pengenalan metode geofisika geolistrik untuk mendeteksi keberadaan air tanah dan materi mengenai air bersih dan teknik penyaringan air. Setelah kegiatan pemaparan materi dari narasumber, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini kemudian dilanjutkan dengan pembagian Filter Air kepada warga masyarakat RT08 Rajabasa Jaya Bandar Lampung. Warga masyarakat yang mengikuti kegiatan ini memberikan respon yang sangat positif terhadap terselenggaranya acara kegiatan pengabdian kepada masyarakat Unila karena sangat bermanfaat bagi warta RT08 Rajabasa Jaya untuk mendapatkan kualitas air yang lebih bersih.
EDUKASI MITIGASI TSUNAMI DAN PENGEMBANGAN GEOWISATA BATU BALAK SEBAGAI DESA WISATA SADAR BENCANA DI LAMPUNG Mulyasari, Rahmi; Mulyatno, Bagus Sapto; Yulianti, Titin
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i3.563

Abstract

Desa Batu Balak adalah desa yang terletak di Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, berjarak 100 km dari Universitas Lampung (UNILA). Lokasi Desa Batu Balak yang berada di dekat Selat Sunda, dilewati sungai di bagian timur desa dan topografi yang memiliki nilai elevasi maksimal setinggi 30 meter, sangat rentan terdampak bencana tsunami. Di sisi lain, Desa Batu Balak yang berada di tepi pantai, memiliki potensi pariwisata yang berpeluang untuk dikembangkan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini utuk mewujudkan Desa Wisata Sadar Bencana, dengan meningkatkan pengetahuan Pokdarwis Kahai Indah mengenai potensi geowisata Desa Batu Balak serta mengedukasi Pokdarwis dalam membuat peta bahaya tsunami serta mitigasi struktural dan non struktural untuk kesiap-siagaan desa wisata sadar bencana. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil dari kegiatan pengabdian tergambar dari hasil evaluasi dan diskusi yang menunjukkan respon yang positif. Pihak mitra berharap untuk dilakukannya kegiatan lanjutan secara berkesinambungan untuk mewujudkan desa wisata sadar bencana.
Pemisahan Anomali Residual dan Regional Menggunakan Metode Moving Average pada Zona Panasbumi Gunung Api Papandayan, Jawa Barat Adelyra, Sabrina; Arianto, Khalila Wardah; Haerudin, Nandi; Mulyasari, Rahmi; Karyanto, Karyanto; Wibowo, Rahmat Catur
JURNAL TEKNIK GEOLOGI : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Teknik Geologi : Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtgeo.v7i2.17729

Abstract

Energi panas bumi merupakan sumber energi terbarukan yang berasal dari dalam bumi. Potensi energi ini sangat besar untuk memenuhi kebutuhan energi jangka panjang pada masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk memisahkan anomali residual dan regional pada kawasan panas bumi Gunung Papandayan, Jawa Barat, guna mengidentifikasi potensi sumber daya geotermal. Data yang digunakan mencakup anomali gravitasi dan topografi dari citra satelit TOPEX dan Digital Elevation Model (DEM). Pengolahan data dilakukan dengan koreksi terrain dan Bouguer menggunakan perangkat lunak Global Mapper dan Oasis Montaj. Pemisahan anomali dilakukan dengan metode moving average melalui software Surfer 13 untuk mendapatkan anomali regional dan residual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anomali residual dengan nilai rendah kemungkinan mengindikasikan keberadaan kantung magma, yang selaras dengan manifestasi panas bumi berupa mata air panas di sekitar kawah. Sementara itu, anomali tinggi merefleksikan adanya batuan beku atau material hasil erupsi. Penelitian ini memperkuat pemahaman tentang potensi geotermal di Gunung Papandayan, yang dapat mendukung eksplorasi energi panas bumi sebagai sumber energi terbarukan di Indonesia.
Analisis Daerah Rawan Bencana Longsor Menggunakan SIG di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat Mulyasari, Rahmi; Haerudin, Nandi; Haryan, Nabilah Bintang; Saippudin, Muhammad; Syahrani, Hanna Aulia; Dani, Ilham
OPHIOLITE: Jurnal Geologi Terapan Vol 5 No 2 (2023): OCTOBER 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/ophi.v5i2.p44-51

Abstract

Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat mempunyai kondisi topografi yang tinggi didominasi oleh wilayah perbukitan. Bencana tanah longsor merupakan salah satu bencana yang sering terjadi pada daerah ini. Adapun faktor yang mempengaruhi hal ini terjadi, yaitu tingkat kelerengan tanah, intensitas curah hujan, penggunaan lahan, dan jenis tanah pada daerah Tabulahan. Oleh karena itu, dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis potensi bencana alam khususnya longsor sehingga diharapkan ada persiapan ketika bencana terjadi. Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur berupa pengumpulan referensi beberapa parameter yang akan menunjang proses penelitian dan dilanjutkan dengan proses pengolahan menggunakan metode overlay dan scoring (pembobotan data) guna mengetahui daerah rawan tanah longsor. Proses pengolahan ini akan menghasilkan peta potensi tanah longsor yang diperoleh dengan menganalisis empat parameter yang menjadi faktor penentu tingkat kerawanan longsor. Dari peta potensi longsor ini didapatkan empat tingkatan, yaitu rendah, menengah, tinggi, dan sangat tinggi. Untuk tingkat potensi tanah longsor rendah sebesar 1,76% atau 9,32 km2, untuk tingkat potensi tanah longsor menengah sebesar 39,72%, atau 209,88 km2, untuk tingkat potensi tanah longsor tinggi sebesar 36,45% atau 192,62 km2, dan untuk tingkat potensi tanah longsor sangat tinggi sebesar 22,07% atau 116,6 km2.
Co-Authors adelia, Elsa Adelyra, Sabrina Akbari, Irgi Akroma Hidayatika Akroma Hidayatika Arianto, Khalila Wardah Arif P Prabowo Az Zahra Putri Sugiarto Bagus Sapto Mulyatno Berliana, Calista Rizky Budi Brahmantyo Chairunisa, Aina Wijdan Dani, Ilham Darmawan, I Gede Boy Dersan Surya Effendi Dewi, Syeikha Puspita Dwi Ratih Purwaningsih Fadila, Tiara Andika Fadillah, Muhammad Fatuha, Akmal Alfian Hantoro, Andriansyah Surya Hari Wiki Utama Haryan, Nabilah Bintang Herlian, Faiza Attallah Hesti Hesti Hidayatika, Akroma I Gede Boy Darmawan I Gede Boy Darmawan I Gede Boy Darmawan Ida Bagus Suananda Yogi Ida Bagus Suananda Yogi Idabagus S Yogi Imam Setiadi Juliarka, Bella Restu Karyanto, Karyanto Karyanto, Karyanto Kevin Bahy Taufiquds M. Aditya Makki M. Farhan Al Rasyid Mahli, Razki Alfatah Khairu Manullang, Paulina Beny Claudia Matondang, Pebriadi Halomoan Mauliza, Nadia Muh Sarkowi Muhammad Aditya Makki Muhammad Nurul Muhammad Reza Fahlefi Nabilla, Meisha Nanda Hanyfa Maulida Nandi Haerudin Noviari, Salsabila Ordas Dewanto Pohan, Muhammad Arif Rizki Pranahayu Sekar Winahyu Puspita, Octa Della Rafi Rilo Pambudi Rambe, Sibgha Alfirdausi Raudhah, Amna Fithri Restu Ningsih Restu Wildanu Ahadi Rezky Ariya Dwiguna Rian Amukti Riftyani, Nur Rahma Riki Chandra Wijaya Riki Chandra Wijaya Rinda Ermana Rindiyani, Frans Siska Riza Rahardiawan Rizkiani, Deli Rizkiano, Aldika Saippudin, Muhammad Salfira, Ginanda Shella, Karina Pramay Siagian, Keisha Justina Sianturi, Rizky J. Simanjuntak, Anggun Cahyanti Soraya Tiana Dewi Sugeng Purwo Saputro Sugeng Purwo Saputro Sugeng Purwo Saputro Suharno Suharno Suharno Sultan Al Ghifari Supartoyo Supartoyo Syahrani, Hanna Aulia Syamsurijal Rasimeng Tiara Tabitha Titin Yulianti Trada, Arkaan Faruq Unila, Hesti_9201 Voanda, Dinda Fitri Wibowo, Rahmat Catur Winona Putri Prihadita Yadnya, Erlangga Rahardian Yulia Morsa Said