Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Penerapan Pwm (pulse Width Modulation) Dinamis Pada Automated Guided Vehicle (agv) Berdasarkan Beban Penarikan Mobil Listrik Fitrah Dipo Juni Kurniawan; Angga Rusdinar; Willy Anugrah Cahyadi
eProceedings of Engineering Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak AGV(automated guided vehicle) adalah robot kendaraan terpandu yang sering sekali di pakai pada industri yang berguna untuk memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lainnya Salah satu fungsi dari AGV yang dibuat pada proposal ini yaitu pada saat AGV menarik berat benda, maka Fuzzy akan mensesuaikan berat dari benda tersebut menjadi torsi dan kecepatan yang berubah-ubah sehingga barang logistik akan ditarik secara aman tanpa mengalami goncagan atau benturan sehingga benda dapat digunakan secara maksimal. Penelitian ini membahas tentang pengembangan kontrol kecepatan dengan mengunakan sistem kontrol Fuzzy untuk melakukan sistem kontrol tersebut pada saat AGV sudah menarik barang logistik maka sistem kontrol Fuzzy akan mensesuaikan error atau galat dari data berat barang logistik tersebut pada sehingga masukan dapat sesuai dengan fungsi himpunan Fuzzy sehingga, Fuzzy akan mengubah nilai dari proses fuzzifikasi yang akan mengkonversi berat menjadi kecepatan motor DC. Dalam penelitian ini Benda yang akan ditarik oleh AGV ini yaitu barang logistik dikarenakan tujuan dari pembuatan AGV tersebut yaitu menjaga barang logistik pada saat di tarik dan mensesuaikan kecepatan sampai 0,2 m/s dengan tingkat presisi sensor berat 50%-95% . Kata Kunci : Kendali Kecepatan, Automated Guided Vehicle, AGV,Logika Fuzzy. Abstract AGV (automated guided vehicle) is an automated vehicle that is often used in industry which is useful for moving goods from one place to another. One of the functions of AGV made in this proposal is that when the AGV pulls the weight of the object, then Fuzzy will adjust the weight of the object to varying torque and speed so that logistics items will be pulled safely without experiencing shock or collision so that the object can be used optimally. This research discusses the development of speed control by using the Fuzzy control system to carry out the control system when the AGV has pulled the logistic goods, the Fuzzy control system will adjust the error from the logistic goods weight data so that the input can match the Fuzzy set function so that, Fuzzy will change the value of the fuzzification process which will convert the weight to the speed of the DC motor. In this study, the object that will be pulled by AGV is logistic goods because the purpose of making AGV is to maintain logistics goods when they are pulled and adjust the speed to 0.2 m / s with a weight sensor precision level of 50% -95%. Keywords : Speed Control, Automated Guided Vehicle, AGV, Load Cell, Fuzzy Logic
Pembuatan Antarmuka Aplikasi Pengatur Massa Beras Dan Volume Air Untuk Penanak Nasi Berbasis IoT Josua Ronaldo Simanjuntak; Porman Pangaribuan; Willy Anugrah Cahyadi
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ¾ Menanak nasi sudah menjadi aktivitas sehari-hari yang dilakukan sebagian besar masyarakat Indonesia. Nasi menjadi makanan pokok yang dikonsumsi sehari-hari hampir di sebagian wilayah Indonesia bahkan di wilayah Asia sekalipun. Hal itu disebabkan nasi menjadi sumber karbohidrat yang sangat baik bagi tubuh. Adanya rice cooker sudah menjadi alat yang selalu digunakan untuk menanak nasi di masa sekarang ini. Akan tetapi, terlepas dari kemudahan dalam menggunakan rice cooker muncul kekurangan dari alat tersebut. Pengguna harus menakar beras dan air secara langsung dan tepat takaran agar menghasilkan nasi yang baik. Keterbatasan tersebut membutuhkan kesediaan waktu dan tempat bagi pengguna rice cooker. Berdasarkan permasalahan tersebut dibutuhkan antarmuka aplikasi yang dapat mengontrol dan memantau suatu sistem penanak nasi yang dapat menakar beras dan air secara otomatis. Pengontrolan sistem menggunakan aplikasi android berbasis IoT. Aplikasi android akan dapat memberi perintah untuk memulai proses menanak nasi, memeriksa ketersediaan air dan beras, melihat riwayat memasak, serta mematikan atau menghidupkan rice cooker. Pemanfaatan konsep IoT dengan menyimpan data di web server menggunakan layanan web hosting memungkinkan aplikasi android dan sistem dapat mengirim dan menerima data melalui koneksi internet sehingga aplikasi android dapat memantau dan mengontrol sistem dari jarak jauh dan kapan selama sistem dan aplikasi terkoneksi ke internet. Adapun hasil dari tugas akhir ini adalah pembuatan antarmuka aplikasi penanak nasi yang dapat mengirimkan data banyak beras 2-9 cup dengan delay rata-rata keseluruhan adalah 235 ms dan data rate keseluruhan adalah 1,5 Kbps. Lalu rata-rata energi yang dibutuhkan saat sistem penanak nasi bekerja pada satu jam pertama adalah 0.08875 KWh dan pada dua jam pertama adalah 0.005375 KWh. Kata Kunci : Internet of Things, Android Studio, phpMyAdmin, Mikrokontroler Abstract ¾ Cooking rice has become a daily activity carried out by most Indonesian people. Rice is the most common staple food in Indonesia even in Asia. It becomes rice for a very good source for the body. The existence of a rice cooker has become a tool that is always used to cook rice today. However, in spite of the ease of using the rice cooker a shortcoming of the tool appeared. The user must conquer rice and water directly and precisely to make good rice. This limitation requires setting the time and place for rice cooker users. Based on this problem an interface application is needed that can control and use a rice cooker system that can measure rice and air automatically. The control system uses an IoT-based android application. The android application will be able to give commands to start the process of cooking rice, check air and rice, see cooking participation, and activate or start rice cookers. Using the IoT concept by storing data in a web server using a web hosting service that supports Android applications and systems can send and receive data through an internet connection so that the Android application can connect and control the system remotely and anytime using systems and applications connected to the internet. The final result of this final project is the creation of a rice cooker application interface that can send data of 2-9 cups of rice with an overall average delay of 235 ms and an overall data rate of 1.5 Kbps. Then the average energy needed when the rice cooker system works in the first hour is 0.08875 KWh and in the first two hours is 0.005375 KWh. Keywords: Internet of Things, Android Studio, phpMyAdmin, Microcontroller
Perancangan Sistem Pengenalan Wajah Dan Masker Menggunakan Raspberry Pi Rahmat Syamsudaris; Muhammad Ary Murti; Willy Anugrah Cahyadi
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian tugas akhir ini akan dibuat sistem yang memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang berbasis Raspberry Pi 4. Dengan memanfaatkan bahasa pemrograman Python dan beberapa library yang ada seperti OpenCV dan face_recognition, sistem ini akan mengenali wajah seseorang dan dia menggunakan masker atau tidak yang sebelumnya dataset tersebut telah disimpan di database. Kemudian, hasil dari proses tersebut akan di tampilkan pada sebuah layar monitor. Terdapat 5 dataset wajah yang akan dilatih oleh program yang telah dibuat dan 3 dari 5 dataset yang telah dilatih akan diuji. Pengujian sistem yang dilakukan adalah pengujian berdasarkan jarak yang berubah-ubah dengan posisi wajah lurus menghadap kamera, yaitu ketika memakai masker dan tidak memakai masker. Kemudian dilakukan juga pengujian berdasarkan posisi wajah dengan jarak wajah ke kamera tidak berubah, yaitu ketika memakai masker dan tidak memakai masker. Setelah melakukan beberapa skenario pengujian di atas, dengan kondisi sedang tidak menggunakan masker didapatkan tingkat akurasi terbaik sebesar 100% dan ketika pengujian dengan kondisi sedang menggunakan masker tingkat akurasi terbaik yang didapatkan juga sebesar 100%. Kata kunci : Face Recognition, Python, Raspberry Pi 4
Lung sound classification using multiresolution Higuchi fractal dimension measurement Achmad Rizal; Risanuri Hidayat; Hanung Adi Nugroho; Willy Anugrah Cahyadi
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 13, No 5: October 2023
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijece.v13i5.pp5091-5100

Abstract

Lung sound is one indicator of abnormalities in the lungs and respiratory tract. Research for automatic lung sound classification has become one of the interests for researchers because lung disease is one of the diseases with the most sufferers in the world. The use of lung sounds as a source of information because of the ease in data acquisition and auscultation is a standard method in examining pulmonary function. This study simulated the potential use of Higuchi fractal dimension (HFD) as a feature extraction method for lung sound classification. HFD calculations were run on a series of k values to generate some HFD values as features. According to the simulation results, the proposed method could produce an accuracy of up to 97.98% for five classes of lung sound data. The results also suggested that the shift in HFD values over the selection of a time interval k can be used for lung sound classification.
RANCANG BANGUN ALAT BANTU PENCEGAH LUKA KULIT AKIBAT PENINGKATAN SUHU PADA PASIEN TIRAH BARING Muhammad Danung Putra Wiyadhi; Christian Halomoan Siregar; Ardila Sindiarti; Willy Anugrah Cahyadi; Husneni Mukhar
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan (e-Journal) Vol 10 No 1 (2023): JETT Juli 2023
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jett.v10i1.6327

Abstract

Tirah baring merupakan suatu keadaan yang mengharuskan pasien beristirahat di tempat tidur, tidak bergerak secara aktif. Hal ini dikarenakan adanya penyakit/gangguan pada alat atau organ tubuh yang bersifat fisik atau mental dalam jangka waktu yang lama. Keadaan ini memberikan dampak negatif seperti adanya peningkatan suhu pada daerah yang bersentuhan langsung dengan alas tidur. Peningkatan suhu antara tubuh pasien dengan alas tidur dapat menyebabkan kulit pasien menjadi lebih merah, terjadinya pembengkakan, dan kulit lebih mudah terkelupas sehingga rentan terjadi infeksi. Penggunaan alas tidur biasa pada pasien tirah baring dapat menimbulkan dampak yang lebih buruk seperti terjadinya luka dekubitus. Luka dekubitus merupakan kerusakan jaringan, kerusakan struktur anatomis, dan fungsi kulit normal akibat tirah baring dalam waktu yang lama tanpa ada perubahan posisi tidur secara berkala. Untuk mengatasi masalah tersebut, direalisasikan suatu alat bantu yang dapat memantau dan menurunkan suhu antara tubuh pasien dengan alas tidur. Alat bantu ini bekerja secara otomatis ketika suhu antara tubuh pasien dengan alas tidur terdeteksi ? 33°C dan pendinginan akan mati secara otomatis ketika suhu antara tubuh pasien dengan alas tidur turun menjadi ? 30°C. Alat yang dirancang dapat mendinginkan permukaan kasur sehingga menurunkan suhu antara tubuh pasien dengan permukaan alas tidur, kenyamanan suhu alas tidur yang digunakan pasien pada iklim tropis yaitu sekitar 33°C - 35°C pada suhu ruangan sekitar 25°C - 27°C.
Implementasi Sistem Gerbang Otomatis dengan Perpaduan Teknologi Pengenalan Pelat Nomor Kendaraan dan Pengenalan Wajah Ihsan Ahmad Kamal; Fransiskus Abel Pramuadi Putra; Firas Maulana Lasidi; Wahmisari Priharti; Willy Anugrah Cahyadi
Jurnal Serambi Engineering Vol. 9 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Automated access control systems have been widely used in recent years due to their high accuracy and security. In this study, we present an intelligent and secure electronic gate based on facial recognition and vehicle number plate recognition. The system combines multimodal biometric technology with face recognition using the 'face_recognition' package and automatic licence plate recognition (ALPR) using YOLOv8 and PaddleOCR to enhance the security of access to restricted areas. The system was able to correctly recognise 29 out of 30 faces, while all licence plates were accurately recognised, even at different times. The results show that the automated gate system has been successfully developed and tested with an accuracy rate of 96.67%. This success demonstrates the potential use of multimodal biometric technology to improve the security and efficiency of access control systems in various applications, such as office environments, residential areas and other public facilities. Further research can be directed towards improving the resilience of the system to different environmental conditions and expanding the database of recognised faces and vehicle number plates.
Advanced Infant Scale: Function Enhancement by Integrating a Monitoring Application for Growth and Development Assessment Prameswari Diahasna Tsany -; Husneni Mukhtar; Willy Anugrah Cahyadi
Jurnal Serambi Engineering Vol. 9 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

StuVent is an application designed to provide information on the health status of infants aged 0-24 months and to detect early stunting. This application displays the classification results of the infant's health status, differentiated by colour, making it easier for users to understand the infant's health status. StuVent is aimed at Posyandu's staff and the general public to help them detect early stunting. The main advantage of this application is its ability to work offline using Bluetooth Low Energy (BLE) connectivity. Users can connect their smartphones to the scales via Bluetooth, allowing the application to be used without an internet connection. This feature is particularly beneficial for users in 3T areas (frontier, outermost and remote regions) where internet access is often limited. StuVent is therefore expected to be an effective tool for monitoring child growth and preventing stunting in various regions.
RANCANG BANGUN ALAT BANTU PENCEGAH LUKA KULIT AKIBAT PENINGKATAN SUHU PADA PASIEN TIRAH BARING Wiyadhi, Muhammad Danung Putra; Siregar, Christian Halomoan; Sindiarti, Ardila; Cahyadi, Willy Anugrah; Mukhtar, Husneni
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan (e-Journal) Vol 10 No 1 (2023): JETT Juli 2023
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jett.v10i1.6327

Abstract

Tirah baring merupakan suatu keadaan yang mengharuskan pasien beristirahat di tempat tidur, tidak bergerak secara aktif. Hal ini dikarenakan adanya penyakit/gangguan pada alat atau organ tubuh yang bersifat fisik atau mental dalam jangka waktu yang lama. Keadaan ini memberikan dampak negatif seperti adanya peningkatan suhu pada daerah yang bersentuhan langsung dengan alas tidur. Peningkatan suhu antara tubuh pasien dengan alas tidur dapat menyebabkan kulit pasien menjadi lebih merah, terjadinya pembengkakan, dan kulit lebih mudah terkelupas sehingga rentan terjadi infeksi. Penggunaan alas tidur biasa pada pasien tirah baring dapat menimbulkan dampak yang lebih buruk seperti terjadinya luka dekubitus. Luka dekubitus merupakan kerusakan jaringan, kerusakan struktur anatomis, dan fungsi kulit normal akibat tirah baring dalam waktu yang lama tanpa ada perubahan posisi tidur secara berkala. Untuk mengatasi masalah tersebut, direalisasikan suatu alat bantu yang dapat memantau dan menurunkan suhu antara tubuh pasien dengan alas tidur. Alat bantu ini bekerja secara otomatis ketika suhu antara tubuh pasien dengan alas tidur terdeteksi ? 33°C dan pendinginan akan mati secara otomatis ketika suhu antara tubuh pasien dengan alas tidur turun menjadi ? 30°C. Alat yang dirancang dapat mendinginkan permukaan kasur sehingga menurunkan suhu antara tubuh pasien dengan permukaan alas tidur, kenyamanan suhu alas tidur yang digunakan pasien pada iklim tropis yaitu sekitar 33°C - 35°C pada suhu ruangan sekitar 25°C - 27°C.
TTGO LORA ESP32: SOLUSI NIRKABEL UNTUK PROTOTIPE PENGENDALIAN PENGINJEKSI ARUS PADA METODE GEOLISTRIK Nurpadillah, Sifa; Susanto, Kusnahadi; Mukhtar, Husneni; Cahyadi, Willy Anugrah; Ikhsan, Akhmad Fauzi; Nurdin, Agung Ihwan; Razzak, Taufiq Abdul; Rahmawati, Dien
TEKTRIKA Vol 8 No 2 (2023): TEKTRIKA Vol.8 No.2 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v8i2.6864

Abstract

Rock resistivity properties obtained using the geo-electric method are used to estimate subsurface soil structures and rock types in geophysical exploration. The data collection process using this geoelectrical method is often carried out in remote areas by installing current electrodes (AB) and potential electrodes (MN) up to 1.5 km away. The success of exploration is highly dependent on the current injection source used. The greater the current used, the deeper exploration that can be carried out. However, the required distance between AB and MN electrodes is getting further and the ABMN electrodes are connected by a cable. This causes the process of collecting data at further distances of electrodes to become more complex. This study discusses a current source prototype for geo-electric methods that can communicate wirelessly with TTGO LoRa ESP32 as a controller. This prototype provides three injection power options: full, medium, and low. Current injection is carried out on a dummy resistor, which acts as earth. When injecting current into the dummy resistor, current measurements obtained using the INA219 sensor gave very consistent measurement results because it had a relative error of < 1% (on 50 ? and 300 ? dummy resistors). When measuring a current of 0.0066 A, the relative error increases to 1.5%. But it still shows good consistency in the INA219 measurement results. In addition, the MAPE for all measurements is within < 10%, which means that the INA219 readings provide excellent results. Key Words: current injector, geo-electrical, INA219, voltage divider, TTGO LoRa.
E-Growth Monitoring System (EGMS) sebagai Upaya Penurunan Prevalensi Stunting MUKHTAR, HUSNENI; SUSANTI, HESTY; CAHYADI, WILLY ANUGRAH; RAHMAWATI, DIEN; MUTTAQIEN, TEUKU ZULKARNAIN; SUDIYONO, OOY ARIE; SUSANTO, KUSNAHADI; SETIYADI, SUTO; GERALDI, ARIK; PUJIRAHARJO, YOGA; SARI, SHEIZI PRISTA; SARI, EKA AFRIMA; YUDIARTI, DIENA
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 10, No 4: Published October 2022
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v10i4.903

Abstract

ABSTRAKPemerintah Indonesia melalui Stranas Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (stunting) 2018-2024 memprioritaskan pencegahan dan penurunan prevalensi stunting dengan menyasar berbagai penyebab langsung dan tidak langsung yang memerlukan kerjasama dan koordinasi lintas sektor di seluruh tingkatan pemerintah, swasta, dunia usaha dan masyarakat, terutama di Posyandu. EGrowth Monitoring System (EGMS) yang dirancang ini berfungsi untuk mengukur tumbuh kembang bayi dan balita, terutama mendeteksi terjadinya stunting dan gizi buruk sejak dini agar dapat dilakukan upaya perbaikan secara tepat. Implementasi produk inovasi ini menggunakan sensor ultrasonik dan load cell untuk mengukur tinggi badan dan berat badan bayi dan balita, di mana rentang error pembacaan sensor-sensor tersebut secara berturut-turut adalah 0,01 – 4,36% dan 0,00 – 1,43%.Kata kunci: stunting, e-growth monitoring system, berat badan, tinggi badan, posyandu ABSTRACTIndonesian government, through National Strategy for Preventing Child Stunting 2018-2024, prioritize both prevention and reduction of stunting prevalence by targeting the causes. It requires inter-sector coordinations between government, private companies, businesses, and citizens, especially in local clinics. E-Growth Monitoring System (EGMS) is proposed to measure the growth of infant and toddler, specifically to detect a possible stunting and bad nutrition as early as possible in order to devise an improvement effectively. The implementation of this innovation employs the use of both ultrasonic sensor and load cell to measure the body height and weight of infant and toddler. Its expected margin of error for the sensors are 0.01 – 4.36% and 0.00 – 1.43% for ultrasonic sensor and load cell, respectively.Keywords: stunting, e-growth monitoring system, weight, height, posyandu