Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

DAMPAK PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TERHADAP POLA INTERAKSI SOSIAL PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DAN KELUARGA Abdullah Thahir; Nurul Dwifadhila Hani; Mawardi Jalil Masri
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 4 No 1 (2025): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v4i1.140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terhadap pola interaksi sosial peserta didik di sekolah dan keluarga. Seiring dengan meningkatnya penggunaan teknologi, pola komunikasi dan relasi sosial mengalami perubahan yang signifikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara mendalam terhadap 10 peserta didik di SMP Negeri 10 Pinrang. Observasi dilakukan untuk memahami bagaimana peserta didik berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari di sekolah dan keluarga, sementara wawancara menggali pengalaman subjektif mereka terkait perubahan interaksi sosial akibat teknologi. Penelitian ini melengkapi studi sebelumnya dengan memberikan perspektif mendalam mengenai dampak sosial dari penggunaan teknologi dalam kehidupan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi tatap muka semakin berkurang dan tergantikan oleh interaksi digital melalui media sosial serta aplikasi perpesanan seperti WhatsApp. Meskipun teknologi mempermudah akses informasi dan komunikasi jarak jauh, keterlibatan sosial langsung cenderung menurun. Ketergantungan pada media sosial juga berisiko melemahkan hubungan interpersonal dan meningkatkan isolasi sosial. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya keseimbangan dalam penggunaan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan regulasi dan bimbingan dari keluarga serta sekolah agar peserta didik dapat menggunakan teknologi secara bijak tanpa mengorbankan interaksi sosial langsung. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya strategi konkret dalam membangun kesadaran peserta didik akan pentingnya interaksi sosial, seperti penerapan kebijakan penggunaan teknologi di sekolah dan kegiatan berbasis interaksi langsung dalam keluarga.
INTERAKSI SOSIAL DALAM ORGANISASI PMR (PALANG MERAH REMAJA): DAMPAK PADA KINERJA DAN MOTIVASI ANGGOTA Ghazy Al Ghifari; Abdullah Thahir; Firda Fausia
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 4 No 1 (2025): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v4i1.141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak interaksi sosial dalam organisasi terhadap kinerja dan motivasi anggota. Subjek penelitian adalah 20 anggota aktif organisasi PMR di SMK Negeri 1 Tinambung, yang dipilih berdasarkan kriteria keaktifan dalam kegiatan organisasi selama minimal satu tahun. Penelitian ini dilakukan di lingkungan organisasi dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Teknik analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola utama dalam data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial yang sehat dan mendukung memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja dan motivasi anggota. Komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang efektif meningkatkan efisiensi kerja tim, sementara dukungan sosial dari sesama anggota dan pembina memperkuat motivasi intrinsik serta keterlibatan emosional anggota dalam organisasi. Sebagai contoh, anggota yang mendapatkan umpan balik positif dan dukungan dari rekan setim menunjukkan peningkatan partisipasi dalam kegiatan serta inisiatif yang lebih tinggi dalam menjalankan tugas. Sebaliknya, kurangnya interaksi atau hubungan yang kurang harmonis menyebabkan hambatan komunikasi, menurunkan motivasi, dan menghambat pencapaian tujuan organisasi. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan agar organisasi PMR mengadakan sesi pelatihan komunikasi interpersonal, memperkuat program mentoring antara anggota senior dan junior, serta meningkatkan keterlibatan pembina dalam membangun lingkungan sosial yang positif. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan interaksi sosial yang lebih berkualitas, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kinerja dan motivasi anggota.
EFEKTIVITAS MEDIA KOMIK MUHAMMAD AL-FATIH DALAM MENINGKATKAN KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK SDN 22 KOTA PAREPARE Adhisti Adinda Putri; Ahdar; Abdul Halik; Mahsyar; Abdullah Thahir
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44305

Abstract

This study aims to examine and analyze the effectiveness of using the Muhammad Al-Fatih comic media in improving the religious character of students at SDN 22 Parepare City. The research seeks to map the initial condition of students’ religious character before the treatment was administered, measure the changes that occurred after the use of comic media, and determine the level of effectiveness of the media through the acquisition of improvement scores (N-Gain Score). The main focus of this study is to provide an innovative solution in Islamic Religious Education (PAI) learning through visual media that is appropriate for the developmental stage of elementary school students. The research method employed was quantitative with a Pre-Experimental design of the One Group Pretest–Posttest type. The research sample consisted of 19 students selected using a purposive sampling technique. The data collection instrument was a religious character questionnaire consisting of 37 validated statement items. The data analysis techniques included descriptive statistical analysis and inferential analysis using the Wilcoxon Signed Rank Test and the N-Gain Score test. The implications of this research indicate that comic media effectively reduces students’ boredom in learning Islamic Religious Education and facilitates the internalization of abstract religious values into more concrete concepts for elementary school students. The use of inspirational figures such as Muhammad Al-Fatih provides a real model of exemplary behavior that can enhance students’ motivation and character development. These findings support the concept that the crystallization of religious character during the concrete operational stage is more optimally achieved through innovative visual media compared to conventional teaching methods.