Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP IN THE DEVELOPMENT OF A QUALITY CULTURE OF MADRASAH (Research Problems at MTs and MA Pondok Pesantren Rafah Bogor) Nana Meily Nurdiansyah; Armai Arief; Ashabul Kahfi; Hudriyah Hudriyah
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i02.1500

Abstract

This study aims to analyze the Transformational Leadership Characteristics of the Head of Madrasah Tsanawiyah / Madrasah Aliyah Rafah and to analyze the development of Madrasah's Quality Culture. Many studies have been conducted by other researchers, this happens to transformational leadership that this leadership can have an impact on the educational institutions they lead. Moreover, the educational institutions in this study have revitalized the challenges and needs of the surrounding community, across provinces, or even the archipelago. This research is qualitative research using a phenomenological approach. Methods The data collection in this study used observation, in-depth interviews, and documentation studies. The results of this study indicate that there is a change in the status of recognition of educational institutions which was originally under the Ministry of Education and now has shifted direction to the Ministry of Religion based on various factors including; Factors of Leadership, Community Needs, and Quality Management to improve these educational institutions through various ways, one of which is collaborating with other educational institutions as partners, so that advanced, superior and competitive education can be realized and felt by Students and the Community.
Science Learning Patterns for Primary School/ Madrasah Ibtidaiyah; Use of Circulatory Bottle Props on The Circulatory System Nurdiansyah, Nana Meily; Jam'siawati, Dewi; Arief, Armai; Khaeroni, Khaeroni; Habudin, Habudin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1841

Abstract

One of the problems that often arises is the difficulty of Madrasah Ibtidaiyah teachers in conveying science concepts through life phenomena. The purpose of this study was to determine the pattern of learning by using the circulatory bottle as an aid to improve student learning outcomes. This research method uses descriptive qualitative and analytical techniques referring to the concept of Miles & Huberman with the research subject involving teachers, madrasah principals, and students of class V (five) MI Nurul Hasanah Sukaharja, totaling 23 students. The results of this study First, the learning pattern using the circulatory bottle props gave good results. Students look more active and enthusiastic than before. And make it easier for teachers to convey material to students because the material for the circulatory system is abstract material. Second, student learning outcomes show that there are differences in student learning outcomes between those who use teaching aids and those who do not. When the learning process takes place, students look enthusiastic and focus on paying attention to the teacher who is delivering the material. The circulatory bottle props can encourage students' creativity in asking questions, answering, justifying, and refuting inaccurate answers when discussing.
Pembelajaran Tematik: Upaya Hasil Belajar Sistematik Menggunakan Metode Problem Based Learning Nurdiansyah, Nana Meily; Kahfi, Ashabul; Maulidiah, Dini Indah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi hasil belajar yang kurang maksimal dengan metode Problem Based Learning, dan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran tematik dalam menggunakan metode Problem Based Learning. Metode dalam penelitian ini yaitu metode penelitian tindakan kelas dengan pendekatan fenomenologi, dalam artian penelitian yang mencermati suatu objek tertentu melalui metodologi ilmiah dengan mengumpulkan data-data dan dianalisis untuk menyelesaikan suatu masalah. Berdasarkan hasil peneliti dan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa upaya pembelajaran dengan menggunakan metode problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyesuaikan soal yang diberikan. Dengan demikian pembelajaran menggunakan metode problem based learning mempunyai peranan penting sebagai salah satu upaya meningkatkan hasil belajar siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Hasil belajar siswa meningkat, hasil penelitian ini berupa peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Tematik dengan subtema menyayangi tumbuhan dan hewan (satwa). Pada saat pre test diperoleh persentase ketuntasan belajar siswa dengan nilai rata-rata (60,8) dengan jumlah siswa yang tuntas 14 siswa dan siswa yang belum tuntas 21 siswa. Sedangkan siklus II nilai rata-rata kelas mencapai (76,30). Dengan diterapkannya metode problem based learning siswa lebih antusias dan termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran dibandingkan dengan sebelum diberikannya tindakan, mengingat bahwa problem based learning dapat disebut sebagai model pembelajaran inkuiri dengan tujuan menggapai tingkat scientific reasoning.
Science Learning Patterns for Primary School/ Madrasah Ibtidaiyah; Use of Circulatory Bottle Props on The Circulatory System Nurdiansyah, Nana Meily; Jam'siawati, Dewi; Arief, Armai; Khaeroni, Khaeroni; Habudin, Habudin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1841

Abstract

One of the problems that often arises is the difficulty of Madrasah Ibtidaiyah teachers in conveying science concepts through life phenomena. The purpose of this study was to determine the pattern of learning by using the circulatory bottle as an aid to improve student learning outcomes. This research method uses descriptive qualitative and analytical techniques referring to the concept of Miles & Huberman with the research subject involving teachers, madrasah principals, and students of class V (five) MI Nurul Hasanah Sukaharja, totaling 23 students. The results of this study First, the learning pattern using the circulatory bottle props gave good results. Students look more active and enthusiastic than before. And make it easier for teachers to convey material to students because the material for the circulatory system is abstract material. Second, student learning outcomes show that there are differences in student learning outcomes between those who use teaching aids and those who do not. When the learning process takes place, students look enthusiastic and focus on paying attention to the teacher who is delivering the material. The circulatory bottle props can encourage students' creativity in asking questions, answering, justifying, and refuting inaccurate answers when discussing.
Pembelajaran Tematik: Upaya Hasil Belajar Sistematik Menggunakan Metode Problem Based Learning Nurdiansyah, Nana Meily; Kahfi, Ashabul; Maulidiah, Dini Indah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi hasil belajar yang kurang maksimal dengan metode Problem Based Learning, dan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran tematik dalam menggunakan metode Problem Based Learning. Metode dalam penelitian ini yaitu metode penelitian tindakan kelas dengan pendekatan fenomenologi, dalam artian penelitian yang mencermati suatu objek tertentu melalui metodologi ilmiah dengan mengumpulkan data-data dan dianalisis untuk menyelesaikan suatu masalah. Berdasarkan hasil peneliti dan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa upaya pembelajaran dengan menggunakan metode problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyesuaikan soal yang diberikan. Dengan demikian pembelajaran menggunakan metode problem based learning mempunyai peranan penting sebagai salah satu upaya meningkatkan hasil belajar siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Hasil belajar siswa meningkat, hasil penelitian ini berupa peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Tematik dengan subtema menyayangi tumbuhan dan hewan (satwa). Pada saat pre test diperoleh persentase ketuntasan belajar siswa dengan nilai rata-rata (60,8) dengan jumlah siswa yang tuntas 14 siswa dan siswa yang belum tuntas 21 siswa. Sedangkan siklus II nilai rata-rata kelas mencapai (76,30). Dengan diterapkannya metode problem based learning siswa lebih antusias dan termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran dibandingkan dengan sebelum diberikannya tindakan, mengingat bahwa problem based learning dapat disebut sebagai model pembelajaran inkuiri dengan tujuan menggapai tingkat scientific reasoning.
Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Psikologi: Upaya Holistik Membangun Kesehatan Mental dan Kecerdasan Emosional Hanif, Syauqi; Kusumadinata, Husain; Nugroho, Bagas Nurrijal; Firdaus, Hilman; Arief, Armai; Nurdiansyah, Nana Meily
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 12 (2025): March
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15203895

Abstract

Modern psychology often focuses on the cognitive and emotional aspects of humans, but tends to ignore the spiritual dimension. Islam, as a comprehensive religion, provides a strong spiritual foundation in understanding human behavior and psychological conditions. This paper aims to explore the integration of Islamic values and psychology by highlighting the basic concepts of soul, heart (qalb), reason, and fitrah in Islam. Through principles such as patience, gratitude, and tawakkal, as well as worship practices such as prayer and dhikr, Islam offers a holistic approach to mental health and emotional regulation. In addition, this paper also examines how Islamic values can be applied in psychological education and therapy to shape the character and emotional intelligence of students. This holistic approach is expected to answer the need for a psychological paradigm that is in line with spirituality and divine values.
Analisis Integrasi dan Peran Tauhid dalam Pembelajaran di Sekolah Ardiansyah, Bima; Jannah, Yasmin Putri; Zukhripa, Ripal; Resnaulita, Affra; Arief, Armai; Nurdiansyah, Nana Meily
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 12 (2025): March
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15204040

Abstract

Ilmu pengetahuan sudah berkembang dengan begitu pesatnya, begitu pula dengan teknologi yang membawa tantangan dalam dunia pendidikan, di mana orientasi akademik sering kali mengabaikan nilai-nilai spiritual, sehingga berpotensi menghasilkan individu yang cerdas namun lemah secara moral. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis integrasi nilai-nilai tauhid pada pembelajaran siswa di sekolah di Indonesia serta peranannya dalam pembentukan karakter siswa. Dengan menggunakan metode studi pustaka kualitatif, penelitian ini mengkaji literatur Islam seperti Al-Qur’an, Hadis, dan karya ilmuwan Muslim, serta sumber sekunder berupa jurnal dan artikel akademik. Teknik analisis isi diterapkan untuk menyusun sintesis konseptual tentang integrasi tauhid dan ilmu pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tauhid, sebagai landasan utama ajaran Islam, dapat diintegrasikan melalui pendekatan holistik dalam kurikulum, seperti memadukan ayat-ayat Al-Qur’an dalam pelajaran sains dan bahasa, serta menerapkan metode pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai keimanan, seperti kejujuran dan kedisiplinan. Pendekatan ini terbukti meningkatkan akhlak mulia, rasa percaya diri, dan kesadaran spiritual siswa, meskipun tantangan seperti dikotomi ilmu agama dan umum serta pengaruh budaya global masih perlu diatasi. Dampaknya, Pendidikan yang didasarkan pada tauhid akan menghasilkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik tetapi juga memiliki moralitas yang baik, yang mampu menghadapi tantangan kontemporer yang memiliki karakter Islami.
Analisis Integrasi dan Peran Tauhid dalam Pembelajaran di Sekolah Ardiansyah, Bima; Jannah, Yasmin Putri; Zukhripa, Ripal; Resnaulita, Affra; Arief, Armai; Nurdiansyah, Nana Meily
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 12 (2025): March
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15204040

Abstract

Ilmu pengetahuan sudah berkembang dengan begitu pesatnya, begitu pula dengan teknologi yang membawa tantangan dalam dunia pendidikan, di mana orientasi akademik sering kali mengabaikan nilai-nilai spiritual, sehingga berpotensi menghasilkan individu yang cerdas namun lemah secara moral. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis integrasi nilai-nilai tauhid pada pembelajaran siswa di sekolah di Indonesia serta peranannya dalam pembentukan karakter siswa. Dengan menggunakan metode studi pustaka kualitatif, penelitian ini mengkaji literatur Islam seperti Al-Qur’an, Hadis, dan karya ilmuwan Muslim, serta sumber sekunder berupa jurnal dan artikel akademik. Teknik analisis isi diterapkan untuk menyusun sintesis konseptual tentang integrasi tauhid dan ilmu pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tauhid, sebagai landasan utama ajaran Islam, dapat diintegrasikan melalui pendekatan holistik dalam kurikulum, seperti memadukan ayat-ayat Al-Qur’an dalam pelajaran sains dan bahasa, serta menerapkan metode pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai keimanan, seperti kejujuran dan kedisiplinan. Pendekatan ini terbukti meningkatkan akhlak mulia, rasa percaya diri, dan kesadaran spiritual siswa, meskipun tantangan seperti dikotomi ilmu agama dan umum serta pengaruh budaya global masih perlu diatasi. Dampaknya, Pendidikan yang didasarkan pada tauhid akan menghasilkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik tetapi juga memiliki moralitas yang baik, yang mampu menghadapi tantangan kontemporer yang memiliki karakter Islami.
Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Psikologi: Upaya Holistik Membangun Kesehatan Mental dan Kecerdasan Emosional Hanif, Syauqi; Kusumadinata, Husain; Nugroho, Bagas Nurrijal; Firdaus, Hilman; Arief, Armai; Nurdiansyah, Nana Meily
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 12 (2025): March
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15203895

Abstract

Modern psychology often focuses on the cognitive and emotional aspects of humans, but tends to ignore the spiritual dimension. Islam, as a comprehensive religion, provides a strong spiritual foundation in understanding human behavior and psychological conditions. This paper aims to explore the integration of Islamic values and psychology by highlighting the basic concepts of soul, heart (qalb), reason, and fitrah in Islam. Through principles such as patience, gratitude, and tawakkal, as well as worship practices such as prayer and dhikr, Islam offers a holistic approach to mental health and emotional regulation. In addition, this paper also examines how Islamic values can be applied in psychological education and therapy to shape the character and emotional intelligence of students. This holistic approach is expected to answer the need for a psychological paradigm that is in line with spirituality and divine values.
BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ADVERSITY QUOTIENT MAHASISWA TINGKAT AKHIR Faijah; Rizki Novirson; Nana Meily Nurdiansyah
JIEGC Journal of Islamic Education Guidance and Counselling Vol. 5 No. 02 (2024): JIEGC Journal of Islamic Education Guidance and Counselling
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jiegc.v5i02.686

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of problem solving technique group guidance in improving the adversity quotient ability of final year students. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental non-equivalent pre-test post-test control group design. The research was conducted on 20 final year students at the Daarul Qur'an Institute Jakarta by purposive sampling. The research instrument uses an adversity quotient inventory that has met the requirements for validity and reliability. This study supports Stoltz's theory that explains the adversity quotient, which is a series of tools that have a scientific basis to improve an individual's response to adversity. The results of the study were obtained that there was a significant increase in adversity quotient before and after group guidance with problem solving techniques, with Z calculated as -2, 807 and Asymp. Sig (2 tailed) is 0.005.