Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Studi Karakteristik Generator Sinkron Terhadap Perubahan Beban di PT. PLTG Mobile Power Plant Balai Pungut Tara Sukmana, Iqbal; Arlenny, Arlenny; Zondra, Elvira; Monice, Monice
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 7 No. 2 (2023): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v7i2.7309

Abstract

Generator sinkron adalah mesin sinkron pengubah energi mekanik menjadi energi listrik yang memiliki frekuensi putar rotor sama dengan frekuensi tegangan yang dibangkitkan. Pada generator, energi mekanik didapat dari penggerak mula yang bisa berupa mesin diesel, turbin, baling-baling dan lain-lain.Pada pembangkit-pembangkit besar, salah satu alat konversi yang sering digunakan yaitu generator sinkron 3 phasa. Generator sinkron yang ditinjau adalah generator sinkron pada PLTG Balai Pungut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa generator sinkron tiga fasa terhadap perubahan beban. Dari hasil analisa data bulan Februari dan Maret dirata ratakan menjadi 7 hari dan 7 tabel, isi tabel berdasarkan logsheet yaitu Beban, Arus Eksitasi, Tegangan Output. Beban generaotr yang bersifat fluaktif atau berubah ubah tiap jam nya. Beban terendah di hari senin yaitu 11 MW dan yang tertinggi 24,7 MW, Beban terendah di hari Selasa 15 MW dan yang tertinggi 26,64 MW, Beban terendah di hari Rabu 10,64 MW dan yang tertinggi 24,14 MW, Beban di hari Kamis adalah 14,25 MW hingga yang tertinggi 26,92 MW, Beban hari Jumat 13,02 MW dan 24,02 MW, Beban tertinggi dihari sabtu yaitu 26,82 MW, Beban hari minggu adalah 11,25 MW untuk yang terendah dan 24,82 MW saat beban tertinggi. Efisiensi generator berubah ubah berkisar 75% hingga 86%.
Analisis Kinerja Motor Induksi Tiga Phasa 2,2 kW Di PT. Max Power Indonesia Joko, Sigit Fadila; Zondra, Elvira; Arlenny, Arlenny
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 7 No. 2 (2023): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v7i2.9639

Abstract

Motor induksi tiga phasa adalah motor yang mengubah energi listrik menjadi energi gerak yang sangat dibutuhkan di dunia industri yang mencakup motor induksi. Ini karena motor induksi memiliki banyak kelebihan bila dibandingkan dengan motor listrik lainnya. Keuntungannya adalah harga yang relatif murah dengan konstruksi yang sederhana dan kuat. Pemanfaatan energi gerak ini yang kemudian banyak digunakan oleh beberapa perusahaan seperti di pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) yang menggunakan 12 motor sebagai pendingin radiator mesin pembangkit memiliki kapasitas daya motor 2,2 kW. Untuk mengetahui efisiensi kinerja motor dapat dilakukan perhitungan arus stator, arus rotor, torka beban dan torka induksi. Dari hasil perhitungan motor dengan tegangan motor 395 volt, arus motor 4,6 amper dan putaran 943 rpm didapatlah arus stator 4,786 Amper, arus rotor 3,446 Amper, torka beban 18,414 N.m, torka induksi 19,599 N.m dan efisiensi 77,6%.
ANALISIS SISTEM KELISTRIKAN PADA BEBAN MOTOR MESIN PENCACAH SAMPAH ORGANIK Eteruddin, Hamzah; Arlenny, Arlenny; Ratnaningsih, Ambar Tri
JURNAL TEKNIK Vol. 18 No. 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v18i1.16428

Abstract

Perkembangan zaman menuntut kemudahan diberbagai sisi. Dalam rangka pengurangan penggunaan energi fosil secara langsung diberbagai sisi, banyak cara telah dilakukan. Salah satunya adalah dengan mengkonversi penggerak mesin diesel menjadi mesin listrik akan menurunkan biaya pokok produksi. Hal ini juga terlihat pada kendaraan (sepeda motor maupun mobil) yang pelan namun pasti berubah ke penggunaan energi listrik. Pencacahan sampah organik menjadi kompos telah dilakukan diberbagai tempat. Hanya saja, mayoritas mesin yang digunakan berpenggerak dengan memanfaatkan energi fosil. Perubahan penggerak diesel menjadi motor listrik memerlukan kajian yang mendalam agar keberlangsungan produksi kompos dapat terjaga. Analisis untuk mendapatkan kapasitas mesin penggerak yang sesuai telah dilakukan, dan disesuaikan dengan mata pisau yang digunakan. Pencacah yang menggunakan konstruksi pisau berbentuk kipas dengan sejumlah mata yang tajam memotong benda yang didekatkan padanya. Hasil yang diperoleh dapat mengimplementasikan penggunaan mesin listrik sebagai penggerak awal mesin pencacah sampah organik
Ibm Pemanfaatan dan Penghematan Energi Listrik di Sekolah Dasar Negeri 59 Rumbai Tanjung, Abrar; Arlenny, Arlenny; Setiawan, David; Eteruddin, Hamzah; Zondra, Elvira
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/fleksibel.v5i1.18651

Abstract

Pemanfaatan energi listrik untuk mengoperasikan peralatan listrik seperti kompor listrik, kipas angin, pendingin udara (AC) dan masih banyak lagi peralatan yang lain. Dalam menggunakan peralatan listrik sesuai dengan SNI dan PUIL 2011 agar masyarakat sebagai konsumen energi listrik bisa aman dan terhindar dari kesalahan atau gangguan. Akibat dari kesalahan atau gangguan bisa menyebabkan bahaya bagi masyarakat sebagai konsumen pemakai energi listrik. Berdasarkan hasil tabel 1 mitra diperoleh peningkatan mitra kegiatan pengabdian tentang bagaimana mengetahui dan memahami cara Cara Pemfaatan dan Penghematan Energi listrik setelah sosialisasi 100 %, Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2011 sebesar 90 %, Standarisasi Nasional Indonesia (SNI) bidang Ketenagalistrikan sebesar 95 %, Pemanfaatan Energi Listrik sesuai PUIL dan SNI sesuai Standar Nasional Indonesia bidang Ketenagalistrikan (SNI) sebesar 95 %, dan Penghematan energi listrik sesuai PUIL dan SNI sebesar 95 %.
Analisis Ketidakseimbangan Beban Jaringan Distribusi Tegangan Rendah menggunakan ETAP Rizky, Rizky Tambara Ginting; Zulfahri, Zulfahri; Arlenny, Arlenny
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 6 No. 2 (2022): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v6i2.9648

Abstract

In order to meet the demand for electrical energy, the load distribution was initially evenly distributed, but due to the unequal installation or usage time. This causes a load imbalance due to inconsistent installation time and usage of these loads, which has an impact on the supply of electrical energy. The load imbalance between each phase (R phase, S phase and T phase) causes current to flow in the neutral section of the transformer. PLN as a supplier of electricity for the community must be able to serve the electricity needs of the community with a good and good quality level. In order to get efficient and effective work results, high productivity is needed. From the load imbalance analysis at the ST 263 distribution substation, Jalan Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, against the neutral current, there are 0.383 kW losses during the day and 0.662 kW at night, from simulations and calculations using stages the losses during the day are 0.344 kW and 0.583 kW at night. day. There is a difference of 0.023% during the day and 0.047% when calculating the measurements with the stages. Based on the load imbalance standard, the ST 263 200 kVA transformer still meets the IEEE std 446-1995 standard, which is 5% - 20%. The greater the IN neutral current flowing in the transformer neutral conductor, the greater the losses generated.
Analisis Starting Motor Tiga Phasa 3,3 kV 750 kW Menggunakan Reactor Di PT. Indah Kiat Pulp And Paper Perawang Frido, Heldi; Arlenny, Arlenny; Yuvendius, Hazra
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 7 No. 1 (2022): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v7i1.10907

Abstract

Dari hasil perbandingan starting motor tanpa pengasutan dan dengan pengasutan menggunakan reactor terlihat adanya pengasutan arus pada saat starting motor. Starting motor tanpa pengasutan pada detik pertama lonjakan arus sebesar 937,2 Amp kemudian setelah detik kelima arus kembali susut sebesar 152,5 Amp. Sedangakan pengasutan mengunakan reactor terjadi tiga tahapan pengasutan arus, yaitu pada detik pertama arus sebesar 620,6 Amp lalu pada detik empat koma delapan detik terjadi lonjakan sebesar 938,5 Amp setelah itu susut pada detik kelima yaitu 152,4 Amp. Persentase pengasutan starting motor tanpa pengasutan dan dengan pengasutan reactor yaitu 33,87%.
Sosialisasi Bahaya Listrik di Sekolah Dasar Negeri 61 Pekanbaru Arlenny, Arlenny; Herlambang, Tegar Dimas; Ilham, Muhammad; Yarmansyah, Andri
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Oktober 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/fleksibel.v5i2.23718

Abstract

Energi listrik sangat dibutuhkan pada saat ini selain memberikan manfaat juga memiliki potensi yang membahayakan, bahaya listrik merupakan salah satu bahaya yang menyebabkan kebakaran dan juga sentruman yang dapat menyebabkan rasa sakit hingga kematian. Kurangnya pengetahuan dan pemberitahuan kepada masyarakat tentang bahaya listrik ini menyebabkan kerusakan yang dapat merugikan masyarakat itu sendiri. Saat terjadi kecelakaan yang ditimbulkan dari bahaya listrik ini dapat menyebabkan kerugian harta benda karena kebakaran hingga kematian. Untuk itu, masyarakat dituntut agar dapat mengatasi dan mencegah timbulnya bahaya listrik ini salah satunya dengan mengadakan sosialisasi.
Analysis of Electrical System Reliability for Premium Customer after Installation of Automatic Change Over Switch (ACOS) - A Case Study Arlenny, Arlenny; Pratiwi, Dessy; Situmeang, Usaha
Journal of Ocean, Mechanical and Aerospace -science and engineering- Vol 69 No 1 (2025): Journal of Ocean, Mechanical and Aerospace -science and engineering- (JOMAse)
Publisher : International Society of Ocean, Mechanical and Aerospace -scientists and engineers- (ISOMAse)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36842/jomase.v69i1.531

Abstract

PLN is the electricity company that distributes electricity to customers, always tries to improve the quality of system reliability. So, it can continue to distribute electrical energy to customers and reduce the decline in Energy Not Supplied (ENS) on the PLN side. One way for PLN to avoid blackouts to the customers, especially premium customers, from planned or unplanned blackouts by installing an Automatic Change Over Switch (ACOS) on the incoming customer side. This paper aims to analysis of electrical system reliability for premium customers after Installation of Automatic Change Over Switch (ACOS). Data collection was carried out on the premium customer of 328 electricity distribution system supplied by the Senangin Feeder or Abadi Feeder from GI Garuda Sakti, Pekanbaru with a power transformer capacity at TD#4 of 60 MVA with a feeder length of 10.25 KMs using medium voltage cable channels, with a radial system. From the results of calculations carried out on the Senangin feeder, which supplies electrical energy to customers, the SAIFI (System Average Interruption Frequency Index) index value was 71,647 outages/year in 2018 and SAIDI (System Average Interruption Duration Index) was 3.44 hours/year in 2018, while the Energy Not Supplied (ENS) value in 2018 was 33,781.83 kWh and 5,124.36 kWh in 2019.
Evaluasi Setting Rele Proteksi Untuk Mengurangi Busur Api Pada Switchgear Di Bekasap Area PT. Chevron Pacific Indonesia Mahendra, Doni; Arlenny, Arlenny; Situmeang, Usaha
JURNAL TEKNIK Vol. 12 No. 2 (2018)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v12i2.1769

Abstract

Sistem proteksi tenaga listrik harus mampu bekerja sesuai dengan tujuan serta fungsi yang ditentukan terhadap jenis gangguan yang terjadi. Salah satu gangguan yang terjadi adalah arus hubung singkat (short circuit) yang diikuti pelepasan energi panas dalam bentuk busur (arc flash) yang dapat merusak peralatan. Besar energi busur api yang dihasilkan tergantung dari waktu kerja sistem pengaman akibat gangguan arus hubung singkat. Semakin cepat rele pengaman bekerja, maka semakin kecil pula busur api yang dihasilkan dan begitu pula sebaliknya. Evaluasi setting rele proteksi di switchgear adalah mengubah setting time dial pada OCR primary dan OCR secondary. Untuk OCR primary nilai setting time dial sebelum nya 2,6 s menjadi 1,08 s sedangkan untuk OCR secondary dengan time dial 2,4 s menjadi 1,02 s. Perubahan setting pada OCR ini dihasilkan waktu kerja rele proteksi yang lebih cepat yaitu sebesar 0.208 s. Dengan waktu kerja proteksi yang semakin cepat, nilai energi panas yang di hasilkan juga lebih kecil. Energi insiden yang di hasilkan adalah 2,59 cal/cm2 menjadi 1.48 cal/cm2.
Pelatihan Bahan Pembelajaran Pada Guru-Guru Madrasah Pendidikan Diniyah Takmiliyah Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru Tanjung, Abrar; Arlenny, Arlenny; Hamzah, Hamzah
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): Edisi Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sdskes68

Abstract

Educational unit-level curriculum for educational programs developed by each educational institution is expected to be able to adapt to the needs, conditions, and characteristics of students in their respective regions. KTSP can make educational institutions have the authority to develop various learning programs to achieve national education goals that still refer to the National Education Standards (SNP). Microsoft Office is a program used to create, edit, and type scripts. The partner group for Madrasah Pendidikan Diniyah Takmiliyah is located in Rumbai District, Pekanbaru city. The results of the discussion are obtained after the training is obtained above 85% can operate the Microsoft Office program and can create and compile a Learning Program Unit (SAP) in accordance with the curriculum standards of the Ministry of Religion.