Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Implementasi Manajemen Peserta Didik di Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Jakarta Raidah Sulistiarini; Fahmi Alfin Ibrahim; Hasyim Asy’ari; Sita Ratnaningsih
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v7i1.1584

Abstract

Lembaga pendidikan merupakan sarana bagi seseorang dalam meningkatkan pengetahuan. Sebagaimana uraian tersebut, peneliti mengamati bahwa manajemen peserta didik harus dijalankan dengan baik oleh semua elemen di lembaga pendidikan. Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah 1) mengetahui peran kepala asrama dan mentor dalam pengelolaan peserta didik. 2) mengetahui upaya kepala asrama dalam mengelola peserta didik. 3) Menentukan faktor pendukung dan penghambat dalam mengelola peserta didik di Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan dan studi fenomenologi. Adapun subyek dalam penelitian ini adalah Kepala MEC, Mentor, Dosen dan alumni Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Jakarta. Hasil perolehan literatur, observasi, dan wawancara disajikan dan dianalisis secara komprehensif, ringkas dan sistematis. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen peserta didik di Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Jakarta sudah berjalan baik terlihat dengan adanya program yang terukur dan kegiatan yang ada dalam lembaga pendidikan mengacu pada kepentingan mutu lulusan melalui implementasi manajemen yang baik dengan melakukan beberapa upaya-upaya yang dilakukan oleh pihak manajemen, kepala asrama, mentor dan pendidik. Saran penelitian untuk kedepannya adalah bahwa penguatan manajemen Pendidikan di berbagai institusi menjadi sangat penting.
Manajemen Strategi Pengembangan Sumber Daya Pendidikan di SMK Al-Kalam Bani Marwan Kabupaten Lebak Fahmi Alfin Ibrahim; Raidah Sulistiarini; Iwan Purwanto; Sita Ratnaningsih
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v7i1.1583

Abstract

Sumber daya pendidikan selalu berbanding lurus dengan ekonomi pendidikan karena seiring dengan semakin tajamnya persaingan akibat perkembangan teknologi yang sangat drastis dan diiringi dengan mode industri 5.0. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana berjalannya manajemen strategi proses pengembangan sumber daya pendidikan di SMK Al-Kalam Bani Marwan dengan harapan terbangun sebuah pemikiran substantif yang utuh (tidak terdikotomis dan parsial). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif, adapun data yang diperoleh berdasarkan observasi, wawanara, kepustakaan, dan dokumentasi penelitian. Dari penelitian ini ditemukan beberapa faktor yang harus dibenahi dalam pengembangan sumber daya diantaranya kesadaran akan tupoksi sumber daya manusianya yang masih kurang diperhatikan dan kurangnya sosialisasi dalam bidang-bidang tertentu seperti sumber daya keuangan dan sumber daya bukan manusia di lingkungan SMK Al-Kalam Bani Marwan Kabupaten Lebak. Dengan adanya penelitian ini bertujuan untuk menunjukan bahwa strategi pengembangan sumber daya pendidikan di SMK AL-Kalam Bani Marwan Kabupaten Lebak yaitu meningkatkan sumber daya pendidikan untuk menciptakan sumber daya yang profesionalisme dan bertanggung jawab baik dengan cara pemberian pelatihan yang sesuai dan model yang tepat untuk diterapkan pada sumber daya keuangan dan program Pendidikan
Implementasi Manajemen Pembiayaan Pendidikan Di Lembaga Pendidikan SIT Citra Az-Zahra Sumrah Yadi; Nurrochim Nurrochim; Sita Ratnaningsih
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 7 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v4i7.2038

Abstract

Pembiayaan merupakan faktor utama dalam proses pendidikan. Dengan adanya proses pembiayaan maka segala sesuatu yang berhubungan dengan kemajuan pendidikan akan tercapai. Penelitian ini dilakukan di Sekolah SIT Citra Az-Zahra Jakarta Barat. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah/Wakil Kepala Sekolah,. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa Penganggaran pembiayaan di sekolah SIT Citra Az-Zahra terlebih dahulu melakukan penyusunan anggaran yang selain disesuaikan dengan 8 standar pendidikan juga disesuaikan dengan skala prioritas utama. Kemudian menentukan jumlah dana yang dibutuhkan dalam jangka waktu satu tahun. Dari 8 standart yang telah ditentukan tersebut nantinya akan dipilih hal apa yang diprioritaskan dalam pembiayaan. Perencaan anggaran pembiayaan pendidikan di SIT Citra Az-Zahra dilakukan sebelum awal ajaran baru. Dan diikuti oleh kepala sekolah, bendahara, guru, tenaga kependidikan, yayasan, dan komite. Renacan yang disusun adalah menetukan rencana anggaran, sumber dana yang didapat, memasukkan anggaran yang telah dirancang ke dalam RAPBS dan RKAS, pelaksanaan atau penggunaan anggaran, sampai dengan pengesahan serta pengawasan penggunaan anggaran. Sumber dana yang didapat berasal dari dana pemerintah yang berupa BOSDA dan BOSREG yang digunakan untuk biaya operasional kegiatan pembelajaran dan sesuai dengan 8 standart pendidikan. Dan dana yang didapat kedua berasal dari infak atau SPP yang digunakan untuk pembangunan gedung dan kegiatan outingclass dan outbond.
ANALYSIS OF FOLKLORE ON ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS IN ENVIRONMENTALLY-BASED DISASTER MITIGATION EFFORTS IN THE SOUTHERN COASTAL AREAS OF JAVA ISLAND Sita Ratnaningsih; Yazid Hady; Johan Aristya Lesmana
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 14 No. 2 (2022): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v14i2.810

Abstract

Folklore as an oral heritage that is entrenched in the community has values that can increase understanding of legends and culture and move people's awareness of the importance of life values. One of them is folklore related to the natural environment. In Indonesia, folklore is not only an oral tradition that is told but also formalized in the education curriculum, especially at the elementary education unit or elementary school level. Folklore that developed in disaster-affected communities was built to provide disaster mitigation education. The purpose of this study was to analyze folklore in elementary school students in an environmentally friendly- based disaster mitigation effort in the Pelabuhanratu Sukabumi area, West Java and Parangtristis Jogjakarta. Using descriptive qualitative methods, this folklore research in elementary schools is discussed using an analysis of disaster mitigation and an environmentally friendly lifestyle. The results showed that folklore contributed to disaster mitigation for elementary school students in Pelabuhanratu Sukabumi and Parangtritis Jogjakarta utilizing several folk stories whose purpose was to build children's understanding and awareness, then for the practical stage it was done through simulation, and for the habituation stage it was done through routines. Values, the values taught are more about protecting the environment to prevent disasters, providing an understanding of the dangers of disasters, and explaining what to do in the event of a disaster.
Pengelolaan Biaya Operasional Pendidikan Raudhatul Athfal Nurul Huda Bogor Tahun Pelajaran 2022/2023 Alifia Taufika Rahmah; Sita Ratnaningsih; Nurochmin
TADBIR MUWAHHID Vol. 7 No. 2 (2023): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v7i2.9711

Abstract

Early Childhood Education as an educational institution to educate the life of the nation needs support from the central, regional and community levels. With that, the government launched the PAUD Education Operational Assistance (BOP) program. However, in practice, it is felt that the provision of BOP is no longer relevant to the real needs of students. This fact is due to the amount of BOP funds until 2020 has not changed and has not followed various economic conditions (inflation). This study aims to describe the management of the operational costs of Raudhatul Athfal Nurul Huda Bogor's education, especially in the 2022/2023 school year. This type of research uses qualitative data collection techniques through interviews, observation and documentation. The results of the study prove that the management of the operational costs of the Raudhatul Athfal Nurul Huda Bogor education is going well, because there is a planning process by holding an association between school principals, administration, teachers and school committees to make an activity budget for the next one year and collect requirements for disbursing Educational Operational Assistance from the government. In practice, the sources of funds received from both the government and parents of students have been allocated properly. This BOP is supervised by the school principal, teacher council and the chairman of the foundation as internal supervisors and supervisors from the sub-district as external supervisors.
Readiness of Study Programs in Achieving Superior Accreditation Ratings: An Analysis Using the CIPPO Evaluation Model Hasyim Asyari; Dewi Sukarti; Sita Ratnaningsih; Nurul Rizqi Azizah
TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society TARBIYA: JOURNAL OF EDUCATION IN MUSLIM SOCIETY | VOL. 10 NO. 2 2023
Publisher : Faculty of Educational Sciences, Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tjems.v10i2.39885

Abstract

AbstractThis study explores the readiness of study programs to meet the nine-criteria policy set by the National Accreditation Agency for Higher Education (NAAHE/BAN-PT) in Indonesia and identifies strategies for achieving superior accreditation ratings. Using a qualitative case study approach, the research involved document analysis, observations, and in-depth interviews with fifteen key stakeholders. Data were analyzed through the CIPPO evaluation model. The findings reveal that: 1) the task force team meticulously prepared for the accreditation process across all stages; 2) effective coordination exists between university leaders, faculties, and study program teams; 3) accreditation criteria are clearly outlined with relevant and valid data; 4) all CIPPO elements are fulfilled, although student research integration remains suboptimal; 5) achieving superior accreditation enhances the university’s image and motivates further development in higher education, especially globally. Since the implementation of the nine-criteria policy in 2019, only one study program within the Ministry of Religion's Islamic Religious Universities has achieved superior accreditation, highlighting the significant challenges faced. Continuous improvement of the tridharma of higher education and expand cooperation both nationally and internationally.AbstrakPenelitian ini menggali kesiapan program studi dalam memenuhi kebijakan sembilan kriteria yang ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) di Indonesia dan mengidentifikasi strategi untuk mencapai peringkat akreditasi unggul. Dengan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini melibatkan analisis dokumen, observasi, dan wawancara mendalam dengan lima belas pemangku kepentingan kunci. Data dianalisis menggunakan model evaluasi CIPPO. Temuan mengungkapkan bahwa: 1) tim task force mempersiapkan proses akreditasi dengan teliti di semua tahap; 2) terdapat koordinasi efektif antara pimpinan universitas, fakultas, dan tim program studi; 3) kriteria akreditasi dijelaskan dengan jelas dengan data yang relevan dan valid; 4) semua elemen CIPPO terpenuhi, meskipun integrasi penelitian mahasiswa masih kurang optimal; 5) pencapaian akreditasi unggul meningkatkan citra universitas dan memotivasi pengembangan pendidikan tinggi lebih lanjut, khususnya di tingkat global. Sejak implementasi kebijakan sembilan kriteria pada tahun 2019, hanya satu program studi di lingkungan Perguruan Tinggi Agama Islam Kementerian Agama yang meraih akreditasi unggul, menyoroti tantangan signifikan yang dihadapi. Peningkatan kualitas tridharma perguruan tinggi dan memperluas kerja sama baik nasional maupun internasional.  How to Cite: Asy'ari, H., Sukarti, D., Ratnaningsih, S., Azizah, N.R., (2023).Readiness of Study Programs in Achieving Superior Accreditation Ratings: An Analysis Using the CIPPO Evaluation Model. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 10(2), 237-250. doi:10.15408/tjems.v10i2.38392.
Analisis Pembiayaan Pendidikan di SMP An-Naja Boarding School Ulul Azmi; Maftuhah Maftuhah; Sita Ratnaningsih; Nurochim nurohim; Zahruddin Zahruddin
JIEM (Journal of Islamic Education Management) Vol 7, No 2 (2023): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jiem.v7i2.15311

Abstract

Education financing is a very important component in the process of providing education. Funding is funding issued either by individual students or members of the public, as well as the government for the smooth running of education and the use and use of financing effectively and efficiently. This study aims to describe the financing of education in junior high schoolsAn Naja Boarding School which includes educational funding sources as well utilization and use of the financing. As for approach and the method in this study uses descriptive qualitative data from interviews, observations, and document studies. Data analysis techniques were carried out using qualitative analysis techniques which included data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. While the data validity technique, researchers used data and method triangulation techniques. The results of the study show that the financing system for SMP An Naja Boarding School is centralized, centered on the foundation. schools offer educational fees that are affordable to education customers, and are lower when compared to private educational institutions in the area. Educational resources and use include: students, BOS funds, regular regional donors, incidental grants, waqf and grants, and activity proposals. Sources of education costs are allocated to all the needs of schools and also Islamic boarding schools. The analysis of educational costs produces investment costs, operational costs, and educational personal costs.Keywords: Education Financing, Effectiveness Cost Analysis
Manajemen Mutu Pendidikan melalui Analisis SWOT Alifianti Uswatun Hasanah; Sita Ratnaningsih; Maftuhah Maftuhah; Zahruddin Zahruddin; Iwan Purwanto
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6635

Abstract

Education is a crucial element in everyday life, playing an essential part in the cognitive, affective, and psychomotor development of individuals. Improving the quality of education continues to evolve, especially through the management of educational institutions. One effective method in strategic planning to improve the quality of education is SWOT analysis. SWOT analysis identifies strengths, weaknesses, opportunities, and threats in an organization, helping to formulate strategies that maximize strengths and opportunities and minimize weaknesses and threats. This research uses a qualitative approach with a literature study method to examine the relevance of SWOT analysis in improving the quality of education. The study results show that SWOT analysis provides a comprehensive picture of the internal and external conditions of educational institutions, helps create a vision of the future, and develops relevant and innovative programs. Thus, the application of SWOT analysis in strategic planning can improve the overall quality of education, through identifying and utilizing strengths and opportunities as well as managing weaknesses and threats.