Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Designing A Happy School: A Literature Review On The Indonesian Context Musfah, Jejen; Mulia, Budi; Taufiqurrahman, Taufiqurrahman
Ar-Rosikhun: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam ARJMPI Vol 4, No 1, December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/rosikhun.v4i1.32899

Abstract

Happy School as a holistic educational approach, places student happiness as a crucial indicator of school success. Schools function not only as institutions to transfer knowledge, but also as environments that support the development of children's mental, emotional, social and spiritual health. The purpose of the research is to answer the question of why happy schools are necessary. How to create a happy school? The method of this research is library research. This paper presents 20 articles published in Scopus journals related to the theme of Happy Schools (SB). Written sources other than Scopus-indexed journals are also used to complete the writing. The results of the research found that children's happiness is influenced by parents, teachers, staff, and principals so they must treat children with love, have a tolerant and fair school culture, prepare learning and sports facilities, and prepare a curriculum that develops children's emotional, social, and spiritual intelligence. Teachers, staff, and parents must work together in designing a fun school curriculum and program that develops students' soft skills and life skills. The implication of this study is the need for school policies that are orientated towards students' happiness and well-being, not just academic achievement
SCHOOL OF MASTER TEACHER (SMT) TRAINING: DEVELOPING TEACHERS’ PEDAGOGIC COMPETENCE Musfah, Jejen; Erviani, Desita
TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society TARBIYA: JOURNAL OF EDUCATION IN MUSLIM SOCIETY | VOL. 5 NO. 2 DECEMBER 2018
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tjems.v5i2.10622

Abstract

AbstractThis study aimed at analyzing School of Master Teacher (SMT) training in developing teacher's pedagogic competence. This study applied a qualitative approach within the framework of case study research. The data was collected through documentation, observation, and interviews. The results showed that SMT training consisted of lectures, social projects, and Classroom Action Research (CAR). Secondly, the training was able to improve teachers’ pedagogic competence with excellent results. 22 of 33 teachers showed accomplished pedagogic competence. While, 9 teachers performed a very good level of the competence in their instruction, 1 teacher gained a medium level, and only 1 teacher received a poor mark.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelatihan School of Master Teacher (SMT) dalam mengembangkan kompetensi pedagogik guru. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dalam kerangka penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan SMT terdiri dari ceramah, proyek sosial, dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Kedua, pelatihan ini mampu meningkatkan kompetensi pedagogik guru dengan hasil yang sangat baik. 22 dari 33 guru menunjukkan kompetensi pedagogik yang baik. Sementara, 9 guru menunjukkan tingkat kompetensi yang sangat baik dalam pengajaran mereka, 1 guru memperoleh tingkat sedang, dan hanya 1 guru yang mendapat nilai buruk. How to Cite : Musfah, J., Erviani, D. (2018).  School of Master Teacher (SMT) Training: Developing Teachers’ Pedagogic Competence. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 5(2), 126-134. doi:10.15408/tjems.v5i2.10622.
Islamic Religious Education Study Program at UIN Syarif Hidayatullah and UIN Sunan Gunung Djati Musfah, Jejen; Zakaria, Rusydy
TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society TARBIYA: JOURNAL OF EDUCATION IN MUSLIM SOCIETY | VOL. 8 NO. 2 2021
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tjems.v8i2.26371

Abstract

AbstractThis study aimed to depict the educational process in the Islamic Religious Education Study Program (IRESP) at Islamic States Universities (UIN) of Jakarta and Bandung, such as the recruitment of students, educational process, and their graduates. This study was conducted with a qualitative approach. Data collection techniques used were document study, Focus Group Discussion (FGD), in-depth interviews, and observation. The study concluded: 1) IRESP’s student recruitment system did not produce students with ample basic competences as teacher candidates such as mastering Arabic, teaching materials, and reading and writing the Koran. The recruitment system also ignored the interests and talents of being a teacher. 2) The educational process of IRESP had not been maximized and effective, such as writing papers, Field Experience Program (Program Pengalaman Lapangan/PLP) 1 and 2, and peer teaching. Teaching practice of the students was still minimal. Besides, Teacher and Teaching Staff Training Institutions (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan/LPTK) did not have laboratory schools where the students can practice teaching. 3) Graduates of the Islamic Education Departments generally became honorary teachers even though they did not have teaching certificates. Public and private schools or madrasas recruited teachers without the requirement of teaching certificates. This was UIN’s reason for neither immediately designed a pre-service Teachers’ Professional Education (Pendidikan Profesi Guru/ PPG) curriculum nor carried out in-service PPG till now. 4) LPTK had already standard microteaching rooms, the lecturers of LPTK had met the minimum requirement, and learning had used an active approach.AbstrakPenelitian ini bertujuan menganalisis proses pendidikan di Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Negeri Islam Jakarta (UIN) Jakarta dan Bandung, seperti perekrutan mahasiswa, proses pendidikan, dan lulusan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen, Focus Group Discussion (FGD), wawancara mendalam, dan observasi. Studi ini menyimpulkan: 1) sistem rekrutmen mahasiswa PAI tidak menghasilkan mahasiswa dengan kompetensi dasar yang cukup sebagai kandidat guru seperti menguasai bahasa Arab, bahan ajar, dan membaca dan menulis Alquran. Sistem rekrutmen juga mengabaikan minat dan bakat menjadi seorang guru. 2) Proses pendidikan PAI belum maksimal dan efektif, seperti menulis makalah, Program Pengalaman Lapangan (PLP) 1 dan 2, dan peer teaching. Praktik mengajar mahasiswa masih minim. Selain itu, Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) tidak memiliki sekolah laboratorium tempat mahasiswa dapat berlatih mengajar. 3) Lulusan PAI umumnya menjadi guru meskipun mereka tidak memiliki sertifikat mengajar. Sekolah atau madrasah negeri dan swasta merekrut guru tanpa persyaratan sertifikat mengajar. Ini adalah alasan UIN tidak segera merancang kurikulum Pendidikan Profesi Guru (PPG) pra-jabatan Guru atau melaksanakan PPG dalam jabatan sampai sekarang. 4) LPTK memiliki ruang microteaching yang sesuai standar, dosen LPTK telah memenuhi kualifikasi, dan pembelajaran menggunakan pendekatan aktif.
Karakteristik Kepemimpinan Spiritual KH. Abdurrahman Nawi di Pondok Pesantren Al-Awwabin Depok Samroh, Siti; Fajriah, Fellisa Juliana Nur; Saadah, Gina Aniatus; Meilani, Intan Wulan; Asy’ari, Hasyim; Musfah, Jejen
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v7i1.75920

Abstract

Kepemimpinan spiritual merupakan aspek fundamental dalam membentuk karakter dan moralitas individu. Generasi individu yang bermoral akan lahir dari pemimpin yang memiliki karakter kepemimpinan spiritual yang baik. KH. Abdurrahman Nawi merupakan sosok yang menjadi tokoh utama dalam kepemimpinan spiritual di Pondok Pesantren Al-Awwabin Depok. Penelitian ini membahas karakteristik kepemimpinan spiritual KH. Abdurrahman Nawi di Pondok Pesantren Al Awwabin Depok. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini berdasarkan pendekatan kualitatif, serta menggunakan sistem wawancara terstruktur untuk mengakumulasikan data informasi secara langsung di lapangan. Mengenai karakter kepemimpinan spiritual KH. Abdurrahman Nawi, atau yang dikenal sebagai Abuya Nawi di pondok pesantren Al-Awwabin Depok, menyoroti beberapa aspek penting, khususnya dalam dimensi spiritualitasnya. Beliau menjadi contoh nyata seorang pemimpin spiritual yang karismatik dan berdedikasi, yang membangun ikatan emosional dengan jamaah dan santri, menginspirasi banyak orang untuk meningkatkan kualitas spiritual dan moral mereka. Dakwah dan pendidikan agama yang dilakukan beliau memiliki dampak yang luas dan mempengaruhi banyak orang secara konsisten. Abuya Nawi sangat konsisten dalam praktik keagamaan, seperti qiyamul lail yang mencerminkan komitmen kuat terhadap aspek spiritual. Beliau juga dikenal tidak pernah mondok namun berhasil mendirikan pesantren dan sekolah-sekolah yang berkualitas, menunjukkan bahwa kualitas ilmu lebih penting daripada sekadar ijazah. Abuya Nawi menunjukkan bahwa seorang pemimpin spiritual dapat memberikan dampak positif yang signifikan melalui keteladanan, disiplin, dan keterbukaan.
KONDUSIVITAS KEPEMIMPINAN JARAK JAUH DALAM ORGANISASI Sukandar, Safira Putri; Gania, Azmi Talitha; Rahmania, Tria; Kahfid, Rahmadandi Prayuda; Musfah, Jejen
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 6, No 2 (2025): Volume 6 No, 2 Desember 2025
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jak2p.v6i2.64535

Abstract

Penelitan ini bertujuan Untuk mengetahui gambaran penerapan sistem Kepemimpinan jarak jauh yang dilakukan Sekolah Sophos Internasional, Tangerang, Pendekatan pada penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologis ini. Teknik dalam pengumpulan data bisa berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Sekolah Sophos Internasional, Tangerang, memastikan guru memiliki akses yang memadai untuk mendukung kegiatan belajar mengajar yang berani. Fasilitas peminjaman laptop bagi guru tanpa laptop sendiri dan penggunaan platform Zoom Meeting yang hanya dapat diakses oleh sivitas akademikanya yang memastikan hanya personel yang berwenang berpartisipasi dalam kelas daring. Kepala sekolah memantau kegiatan dan memungkinkan pergantian langsung jika guru menghadapi masalah. Meskipun terdapat tantangan komunikasi, sekolah mengambil langkah-langkah untuk memastikan guru mampu mengelola masalah secara efektif.