Articles
PENDEKATAN SOSIOLOGIS (Fungsinal, Konflik, Interpretatif)
Hamka Ilyas
Shaut al Arabiyyah Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Shaut Al-'Arabiyah
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/saa.v1i1.191
النهج السوسيولوجي(نظرية الصراع, الوظيفية, التفسيرية) تبدو, أن في مناقشة الدين لا يمكن الهروب من ظاهرة حياة الاجتماعية التي تدين بدين معين . قال هارون ناسوتيون ؛ بين الدين والمجتمع هي تأثيرات متبادلة ، بمعنى أن الدين يؤثر على حياة الاجتماعية الإنسانية في أنهاء مجال ، و بالعكس، أن معظم تأثير الدين تنمو بتنمية المجتمع من هنا تظهر لنا أن الدين لا تفضل من حيث الاعتقاد فحسب، بل هو أيضا تفضل ظاهرة الاجتماعية، وهذا يعني أن ديانة تظهر السلوك الاجتماعية، أي السلوك تنمو وتزدهر مع دين المجتمع .السلوك والدين تؤثران على بعضها مع بعض. المعايير والقيم الدينية المزعومة تأثير على السلوك الاجتماعي. النهج السوسيولوجي هو وسيلة أو طريقة التي تتم من خلال ربط علم الاجتماع لتحليل و كشف بيانات البحث. لذلك عندما يتم فحص أنشطة الدينية لشخص ما ، فالبيانات الاجتماعية التي تولد نتيجة التنوع هو تكون موضوع البحث. النهج الاجتماع في فهم الدين مهم جدا، لأن العديد من الجمعيات الدينية مع المشاكل الاجتماعية المختلفة. اهتمام الدين لمشاكل الاجتماعية تشجع الناس لفهم علوم الاجتماعية كوسيلة لفهم الدين. النظرية الوظيفية في نهج الاجتماعية هي تقصد بوظيفة من مدى كل عضو المجتمع تأثير في تشكيل مجموعة التكامل أو التفكك المجموعة. إذا كان كل عضو في المجموعة تؤدي وظائفها بشكل صحيح لكل منها، فتشكيل تكامل مع الفريق على أي حال جيد. ولكن عندما يكون عضو في المجموعة لا تؤدي وظائفها بشكل صحيح، سوف يؤدي إلى تفكك المجموعة. في حين أن نظرية الصراع تعني أن وجود الصراع سيسمح بإدماج مجموعة المجتمع ، و أيضا السماح للتفكك المجتمع ، وهذا يتوقف على جانب الصراع ستؤخذ ، إذا كانت من جانب الإيجابي ، فإنه سيتم إنشاء التكامل, و العكس إذا كان من جانب السلبي سوف تشكيل التفكك. و النظرية التفسيرية تعني أن الحاجة إلى تفسير في أي إشعار من الحقائق الاجتماعية ، التفسير الذي يسمح لفهم مجتمع أو شكل من أشكال الحياة الاجتماعية
Al-Nakirah wa al-Ma’rifah
Hamka Ilyas
Shaut al Arabiyyah Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Shaut Al-'Arabiyah
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/saa.v3i2.1253
Dalam pembahasan tentang isim, maka akan ditemukan berbagai macam kaidah-kaidah, misalnya ada kaidah isim muzakkar, dan mu’annas, isim mufrad, mutsannah dan jamak, isim nakirah dan ma’rifah. Dalam pemmaparan makalah ini yang dibahas adalah mengenai kaidah isim nakirah dan ma’rifah. Pemahaman dengan tepat dari maksud isim nakirah dan ma’rifah dalam suatu kalimat, baik kaliamat itu dalam bentuka bahasa lisan maupun dalam bahasa tulisan, seperti misalnya Alquran dan hadis, atau tulisan-tulisan arab lainnya,akan sangat mmbantu dalam ketepatan pemberian makna pada kalimat tersebut, atau pada ayat yang terkandung dalam Alquran. Dalam makalah ini akan dikemukakan jenis-jenis dari isim nakirah dan ma’rifah dilengkapi dengan beberapa contoh yang diambil dari Alquran, serta maksud penggunaan dari dua bentuk isim tersebut.
Kontribusi Asbabun Nuzul Terhadap Hermeneutika Al-Qur’an
Muhammad Muslimin;
Achmad Abubakar;
Hamka Ilyas
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7696
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi asbabun nuzul terhadap pendekatan hermeneutika dalam memahami Al-Qur’an. Asbabun nuzul sebagai ilmu yang menjelaskan latar belakang turunya ayat-ayat Al-Qur’an memberikan konteks historis terhadap wahyu. Hermeneutika menekankan pentingnya pemahaman melalui konteks sosial, historis dan kultural dapat memperkaya khazanah dalam memahami Al-Quran dengan memanfaatkan asbabun nuzul sebagai alat utama. Dalam studi ini, dijelaskan bagaimana asbabun nuzul membantu menjelaskan makna ayat yang tampak kontradiktif, memberikan kejelasan pada hukum-hukum tertentu, serta relevansinya dalam menerjemahkan pesan Al-Qur'an ke dalam konteks modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data menggunakan pendekatan studi pustaka/library research yaitu pengumpulan data dengan cara memahami dan menjelaskan teori-teori dari berbagai literatur yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa integrasi asbabun nuzul dengan hermeneutika modern memungkinkan pemahaman Al-Qur'an yang lebih dinamis dan relevan tanpa mengabaikan akar tradisi Islam. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa asbabun nuzul bukan hanya alat penafsiran klasik, tetapi juga menjadi landasan penting dalam membangun hermeneutika Al-Qur'an yang progresif.
Nuzulul Quran: Sejarah dan Makna Turunnya Al-Quran dalam Perspektif Islam
Mutmainna, Mutmainna;
Hamka Ilyas;
Achmad Abubakar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7712
Nuzulul Quran merupakan momen penting dalam sejarah Islam, mengacu pada peristiwa turunnya wahyu pertama Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini memiliki nilai historis, spiritual, dan teologis yang mendalam bagi umat Islam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sejarah dan makna turunnya Al-Quran dengan menggunakan perspektif Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur untuk menganalisis data dari sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nuzulul Quran tidak hanya menjadi tonggak sejarah peradaban Islam tetapi juga mengandung nilai-nilai universal yang relevan sepanjang masa. Makna spiritualnya tercermin dalam transformasi moral dan sosial yang dibawa oleh wahyu Al-Quran.
Relevansi I’Jaz Al-Qur’an Dengan Pendidikan Karakter Dalam Islam
Nurul Aisyah;
Achmad Abubakar;
Hamka Ilyas
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7717
Hubungan antar umat manusia membuat Al-Qur’an sangat berperan penting dalam membentuk karakter seseorang. Sikap dan perilaku dalam kehidupan bermasyarakat membutuhkan karakter sesuai pedoman yang terkandung dalam Al-Qur’an agar setiap kalangan dapat menghargai, menghormati dan tidak menunjukkan perilaku yang tidak berkarakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Jenis penelitian yang digunakan, yakni kualitatif deskriptif, dengan pendekatan literasi. Hasil penelitian ini menunjukkan relevansi i’jazul Qur’an itu sendiri dengan pendidikan karakter melalui ayat-ayat Al-Qur’an yang penuh mukjizat. Setiap dasar dari pendidikan karakter memiliki relevansi yang terkandung dalam Al-Qur’an. Ada sembilan karakter tersebut yaitu: 1) Cinta kapada Allah dan semesta beserta isinya (QS. Ali’Imran: 31); 2) Tanggung jawab disiplin dan mandiri (QS. Al-‘Asr: 1-3); 3) Jujur (QS. Al-Ahzab: 70); 4) Hormat dan santun (QS. Al-Hujurat: 13); 5) Kasih sayang, peduli, dan kerjasama (QS.Al-Maidah: 2); 6) Percaya diri, kreatif, kerja keras, dan pantang menyerah (QS. At-Taubah: 105); 7) Keadilan dan kepemimpinan (QS. Shad: 26); 8) Baik dan rendah hati (QS. Asy-Syu’ara: 215); 9) Toleransi, cinta damai, dan persatuan (QS. Al-Baqarah: 224).
Peran Penting Aqsamul Qur’an Dalam Perkembangan Pendidikan: Study Literature
Mardianah, Mardianah;
Achmad Abubakar;
Hamka Ilyas
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7720
Penelitian ini membahas perang penting qasam (sumpah) dalam al-Qur’an dalam konteks pendidikan islam, khususnya dalam perkembangan nilai moral, etika dan kesadaran spiritual peserta didik. Qasam dalam al-Qur’an adalah sumpah yang diucapkan oleh Allah, seringkali dengan menyebut fenomena alam atau peristiwa yang nyata sebagai bukti kebenaran dari pesan-Nya. Qasam ini memiliki fungsi khusus dalam mengajarkan kesungguhan, menarik dan menegaskan pentingnya kebenaran. Melalui studi ini ditemukan bahwa Qasam al-Qur’an memiliki beberapa peran penting dalam pendidikan seperti memperkuat pemahaman tentang akhlak, meningkatkan kesadaran akan kebesaran Allah dan menberikan metode pembelajaran yang efektif melalui penekanan. Studi ini menunjukkan bahwa pengajaran qasam dalam pendidikan dapat meningkatkan pemikiran reflektif, rasa kagum terhadap alam, dan kemampuan analitis peserta didik dalam memahami ayat-ayat Al-Qur'an. Oleh karena itu, qasam Al-Qur'an memberikan kontribusi penting terhadap perkembangan pendidikan yang holistik, baik dalam aspek kognitif, afektif, maupun spiritual dalam perkembangan pendidikan.
Peran Fawatih al-Suwar dalam Pembukaan Ayat-ayat Al-Qur'an
Mustakim, Mustakim;
Achmad Abubakar;
Hamka Ilyas
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7790
Fawatih al-Suwar atau huruf-huruf mukatta'ah adalah rangkaian huruf yang muncul di awal 29 surah dalam Al-Qur'an, yang menciptakan misteri dan mengundang berbagai penafsiran di kalangan ulama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan fungsi Fawatih al-Suwar dalam pembukaan ayat-ayat Al-Qur'an, dengan menggunakan pendekatan literature review yang melibatkan tafsir klasik, tafsir kontemporer, serta analisis linguistik dan psikologis. Berdasarkan kajian ini, ditemukan bahwa Fawatih al-Suwar berfungsi sebagai simbol kebesaran wahyu Ilahi yang tidak sepenuhnya dapat dipahami oleh manusia, serta memainkan peran penting dalam menciptakan ritme dan estetika dalam pembacaan Al-Qur'an. Fawatih al-Suwar juga berhubungan erat dengan tema-tema utama dalam surah yang mengikutinya dan memiliki dampak psikologis serta spiritual bagi pembaca. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun makna Fawatih al-Suwar tetap menjadi misteri, mereka memiliki kontribusi yang signifikan dalam memperkaya pengalaman spiritual dan pemahaman Al-Qur'an.
The Role of Proverbs of the Qur'an in Transmitting Islamic Education Values
Siti Nurfaizah;
Achmad Abubakar;
Hamka Ilyas
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/afkarjournal.v8i3.2264
Amsalul Qur’an, or Qur’anic parables, represent a unique rhetorical form in the Qur’an that conveys deep symbolic meanings aimed at delivering moral and spiritual messages in a persuasive and emotionally resonant way. The complexity of meaning within Qur’anic parables demands interpretive approaches that are not only textual but also contextual and multidisciplinary. This research is motivated by the need for an Islamic educational model that is more communicative and reflective of contemporary societal conditions. The aim of this study is to identify the strategic role of Amsalul Qur’an in conveying Islamic educational values and to evaluate its implications for meaningful learning processes. The study employs a qualitative approach with content analysis of parabolic verses in the Qur’an, along with a review of tafsir literature, Islamic education theories, and educational communication frameworks. The findings reveal that Amsalul Qur’an functions as an effective narrative bridge in internalizing the values of monotheism, justice, patience, and social responsibility. The study recommends integrating the amsal approach into Islamic education methodologies to foster more reflective, dialogical, and transformative learning experiences. Thus, Amsalul Qur’an holds strategic potential as an instrument in character building and the strengthening of students’ spirituality in the modern era.
Analisis Kesulitan Belajar Bahasa Arab Peserta Didik Kelas XI IKA di MAS DDI Pattojo Kabupaten Soppeng
Idrus, Sulkifli;
Hamka Ilyas;
Sitti Aisyah Chalik
Shaut al Arabiyyah Vol 12 No 1 (2024): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/saa.v12i1.35242
Penelitian ini bertujuan untuk mengidetifikasi berbagai kesulitan-kesulitan belajar bahasa Arab yang dialami oleh peserta didik kelas XI IKA di MAS DDI Pattojo Kabupaten Soppeng. Kesulitan-kesulitan tersebut akan dianalisis dan selanjutnya berupaya mencari solusi untuk mengatasinya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:(1) kesulitan belajar bahasa Arab yang dihadapi oleh peserta didik kelas XI IKA di MAS DDI Pattojo Kabupaten Soppeng terdiri dari: faktor intern (sikap belajar peserta didik, kurangnya motivasi, konsentrasi belajar, bakat peserta didik). Faktor ekstern (guru, lingkungan, kurikulum, sarana dan prasarana). (2) Upaya mengatasi kesulitan belajar bahasa Arab peserta didik kelas XI IKA di MAS DDI Pattojo Kabupaten Soppeng antara lain: dari pihak pendidik dengan menjelaskan serta memotivasi peserta didik tentang pentingnya belajar bahasa Arab, serta kelebihan-kelebihan bahasa arab dibandingkan dengan bahasa asing lainnya, supaya peserta didik tidak menganggap bahwa belajar bahasa arab sebagai beban justru sebagai kebutuhan untuk masa depannya sendiri. Olehnya peserta didik diharuskan untuk mempunyai perhatian yang lebih untuk mempelajari bahasa Arab. Peserta didik dianjurkan untuk mencopy buku bahasa Arab memiliki kamus bahasa Arab. Meskipun sarana dan prasarana masih sangat kurang tetapi guru akan berusaha semaksimal mungkin untuk memanfaatkan sarana dan prasarana yang sudah ada agar tercipta bakat peserta didik dalam menguasai bahasa Arab. Dari pihak peserta didik sendiri, Peserta didik bertanya kepada teman yang pintar, mencari sendiri jawabannya di internet atau bertanya langsung ke guru. Peserta didik menanyakan kepada guru seberapa penting mempelajari bahasa arab untuk mendapatkan penjelasan dasar sekaligus motivasi dari guru. Peserta didik merenggangkan tubuh, berwudhu atau mencuci muka untuk mengembalikan konsentrasinya terhadap pembelajaran yang disampaikan guru.
Penerapan Metode Mumtaz terhadap Peningkatan Maharah Kalam dan Maharah Kitabah Santri Madrasah Tsanawiyah di Pondok Pesantren Modern Al-Junaidiyah Biru Kab. Bone
Ramdani, Afifa;
Sitti Aisyah Chalik;
Hamka Ilyas
Shaut al Arabiyyah Vol 12 No 1 (2024): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/saa.v12i1.40535
ملخّص البحث : تبحث هذه الرسالة المتواضعة عن تطبيق نموذج التعليم "الممتاز" في تحسين مهارة الكلام ومهارة الكتابة للطلاب في المدرسة المتوسطة بمعهد الإسلامية الحديثة الجُنَيْدِيّة (Al-Junaidiyah) بُوْنِي (Bone). فكانت المشكلة الرئيسية فيها هي كيف تكون صورة التطبيق على طريقة "الممتاز" في تحسين مهارة الكلام ومهارة الكتابة للطلاب في المدرسة المتوسطة الجُنَيْدِيّة بمنطقة بُوْنِي؟. فتهدف هذه الرسالة إلى معرفة كيفية التطبيق عليه وأهمية الأثر من طريقة الممتاز في تحسين مهارة الكلام ومهارة الكتابة للطلاب في المدرسة المتوسطة الجُنَيْدِيّة بمنطقة بُوْنِي. والمنهج المستخدم في هذا البحث هو منهج بحث كميّ وكيفيّ باستخدام مدخل أثر رجعي (ex post facto) ويتضمن هذا البحث متغيرًا مستقلًا وهو تطبيق طريقة الممتاز (X) ومتغيرين لازمين وهما تحسين مهارة الكلام ك(Y_1) وتحسين مهارة الكتابة ك(Y_2) . وصورة عملية البحث هو تأثير X على Y_1 و Y_2 . ثمّ استخدمت الباحثة طريقة أخذ العينات العشوائية فكان مصادر البيانات المحصولة عليها من الملاحظات والمقابلا والاستبيانات والاختبارات والتوثيق. ثم يقوم بتحليلها باستخدام طريقة الانحدار الخطي البسيط عند مستوى دلالة 5٪ (α = 0.05). فأظهرت نتيجة البحث في هذه الدراسة على أن المتغير X يرتبط مع Y_1 وتدلّ على قوة العلاقة بين استخدام طريقة الممتاز ومهارة الكلام نتيجةُ r = 0.777. فبناءً على نتيجة الاختبار أَنُوْفاَ (Anova) باستخدام اختبار F كانت نتيجة الفاء ( ) المحسوبة هي 73.026 وبينما كانت نتيجة جداول الفاء ( ) هي 3.200 . ونظرًا لأن الفاء المحسوبة أكبر من جداول الفاء فجاز استخدام نموذج انحدار خطي بسيط للتكهُّن على أثر تطبيق طريقة الممتاز في تحسين مهارة الكلام للطلاب. ثمّ تدلّ نتيجة حساب معامل الانحدار بأن الفاء المحسوبة تحصل على 8.546 ونتيجة جداول الفاء هي 2.010 فيتضح منها أن الفاء المحسوبة أكبر من جداول الفاء وبالتالي يُستنتج أن هناك تأثير كبير بين تطبيق طريقة الممتاز على تحسين مهارة الكلام للطلاب في المدرسة المتوسطة الجُنَيْدِيّة بمنطقة بُوْنِي من ولاية سُلاويِسي (Sulawesi) الجنوبية وكانت في مستوى الدلالات 0.05. علاوة على ذلك فإن نتيجة تحليل البيانات على المتغير X إلى Y_2 تدلّ على وجود الارتباط الإيجابي بين استخدام طريقة الممتاز وتحسين مهارة الكتابة للطلاب وهي تحصل على r = 0.562 . فبناءً على نتيجة الاختبار أَنُوْفاَ (Anova) باستخدام اختبار F كانت نتيجة الفاء ( ) المحسوبة هي 22.204 وبينما كانت نتيجة جداول الفاء ( ) هي 3.200 . ونظرًا لأن الفاء المحسوبة أكبر من جداول الفاء فجاز استخدام لنموذج انحدار خطي بسيط للتكهُّن على أثر تطبيق طريقة الممتاز في تحسين مهارة الكتابة للطلاب. ثمّ تدلّ نتيجة حساب معامل الانحدار بأن الفاء المحسوبة تحصل على 4.712 ونتيجة جداول الفاء هي 2.010 . فيتضح منها أن الفاء المحسوبة أكبر من جداول الفاء وبالتالي يُستنتج أن هناك تأثير كبير بين تطبيق طريقة الممتاز على تحسين مهارة الكتابة للطلاب في المدرسة المتوسطة الجُنَيْدِيّة بمنطقة بُوْنِي من ولاية سُلاويِسي الجنوبية وكانت في مستوى الدلالات 0.05.