Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pembelajaran Matematika Realistik dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Operasi Bilangan Pecahan Hilaria Melania Mbagho; Stefanus Notan Tupen
Jurnal Basicedu Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.632

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMP PGRI 3 Paga dengan alasan rendahnya hasil belajar dalam proses pembelajaran matematika. Pembelajaran matematika bersifat transmitif artinya pengajaran menerapkan konsep-konsep secara langsung kepada siswa dan metode pembelajaran kurang bervariatif yaitu masih menggunakan pembelajaran konvensional yang menyebabkan siswa cepat bosan dengan pembelajaran matematika. Hal ini dapat menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Agar pembelajaran matematika menjadi pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan, maka dapat dilakukan melalui cara penerapan model pembelajaran matematika realistik yang lebih menekankan pada adanya aktivitas siswa dan interaksi antar siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi. Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VII A SMP PGRI 3 Paga. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, angket, pemberian tes hasil belajar, dan diskusi dengan guru mata pelajaran, dengan menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) penerapan pembelajaran matematika realistik siklus I meningkat menjadi 65,55% (kategori cukup) (2) pada siklus II meningkat menjadi 75,28% (kategori baik). Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran matematika realistik dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP PGRI 3 Paga pada materi operasi bilangan pecahan.
PEMANFAATAN SAMPAH ANORGANIK MENJADI SOFA SEBAGAI BEKAL BERWIRAUSAHA MANDIRI IBU RUMAH TANGGA KELURAHAN KOTA RAJA KECAMATAN ENDE UTARA KABUPATEN ENDE Natalia Peni; Murdaningsih Murdaningsih; Ariswan Usman Aje; Stefanus Notan Tupen; Kristianus Jago Tute; Lely Suryani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2495-2501

Abstract

Kelurahan Kota Raja merupakan sebuah Kelurahan di Kecamatan Ende Utara dengan Jum lah RT sebanyak 18 dan RW sebanyak 9. Letak goegrafis kelurahan ini adalah sepanjang pantai sehingga pada waktu musim hujan wilayah kelurahan ini terhambur banyak salah yang berasal dari hulu. Salah salah upaya yang dilakukan untuk meminimalisir dampak  sampah adalah melakukan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang dampak dari sampah dan cara pengelolaan sampah menjadi barang bernilai ekonmis. Setelah memiliki pengetahuan dari hasil sosialisasi Ibu-ibu Rumah Tangga Kelurahan Kota raja diberikan pelatihan pembuat sofa dari bahan dasar ecobricik dari sampah anorganik. Hasil yang diperoleh bahwa minat peserta terhadap keberlanjutan program pelatihan pembuatan ecobrick sebagai bahan dasar pembuatan sofa sebanyak 90% menjawab ya dan 10 % menjawah tidak. Hasil ini menunjukkan bahwa Ibu-ibu Rumah Tangga Kelurahan Kota raja Sangat Auntusias. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peningkatan kapasitas pengetahuan dan keterampilan pengelolaan sampah bagi Ibu-Ibu Rumah Tangga  di Kelurahan Kota Raja Kabupaten Ende dengan menhasilkan produk berupa ecobrick dan sofa
SOSIALISASI, EDUKASI ,CLEAN UP DAN PEMBENTUKAN BANK SAMPAH UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH ANORGANIK DI WILAYAH KELURAHAN KOTARAJA Ariswan Usman Aje; Lely Suryani; Stefanus Notan Tupen; Murdaningsih Murdaningsih; Natalia Peni; Kristianus J. Tute
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11618

Abstract

ABSTRAKKelurahan Kotaraja kecamatan Ende Utara Kabupaten Ende merupakan lokasi kegiatan pengabdian ini. Kelurahan ini merupakan salah satu kelurahan di Kabupaten Ende yang sebagian besar wilayahnya adalah wilayah pesisir. Pada kelurahan ini juga terdapat situs sejarah rumah pengasingan Bungkarno. Wilayah pesisir rentan dengan permasalahan sampah, hal itu pun juga terjadi pada wilayah kelurahan Kotaraja Kecamatan Ende Utara Kabupaten Ende. Berdasarkan hasil observasi ditemukan bahwa masih banyak sampah yang dibuang ke laut khususnya sampah anorganik. Untuk mengatasi masalah tersebut tim pengabdian Universitas Flores bekerjasama dengan Organisasi Anak Cinta Lingkungan Kabupaten Ende melakukan kegiatan pengabdian diwilayah tersebut. Adapun kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat dalam mengatasi masalah sampah, mengelolah dan memanfaatkan menjadi barang yang bernilai ekonomis melalui kegiatan sosialisasi. Kegiatan lainya adalah membentuk Kepengurusan organisasi Bank Sampah Kelurahan Kotaraja Kecamatan Ende Utara Kabupaten Ende serta melakukan kegiatan Clean up sampah diwilayah pesisir kelurahan Kotaraja. Adapun hasil dari kegiatan tersebut adalah adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait dengan pengelolaan sampah yang diukur dengan hasil test dimana terdapat peningkatan sebesar 59,2%. Kegiatan ini pun berhasil membentuk organisasi Bank Sampah Kelurahan Kotaraja.   Kata kunci: kotaraja; cleanup; sosialisasi; bank sampah. ABSTRACTKotaraja Village, North Ende District, Ende Regency is the location of this service activity. This village is one of the villages in Ende Regency, most of which are coastal areas. In this village there is also a historical site of Bungkarno's exile house. Coastal areas are vulnerable to waste problems, this also occurs in the Kotaraja village area, North Ende District, Ende Regency. Based on observations, it was found that there is still a lot of garbage thrown into the sea, especially inorganic waste. To overcome this problem, the Flores University service team in collaboration with the Ende Regency Children's Love for the Environment Organization carried out service activities in the area. The service activities carried out are providing education and understanding to the community in overcoming the problem of waste, managing and utilizing it into goods of economic value through socialization activities. Other activities are to form the management organization of the Waste Bank in Kotaraja Village, North Ende District, Ende Regency and carry out clean up activities for waste in the coastal area of Kotaraja Village. The result of these activities is an increase in public understanding related to waste management as measured by test results where there is an increase of 59.2%. This activity also succeeded in forming the Kotaraja Village Garbage Bank organization Keywords: Kotaraja; cleanup; socialization; trashbank.
Penerapan Model Talking Stick untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar pada Materi Operasi Bentuk Aljabar Maxima Ernesta Jelita Elu; Stefanus Notan Tupen; Ningsih
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.366 KB) | DOI: 10.30762/factor_m.v3i2.3110

Abstract

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan peneliti di kelas VII SMPN Satu Atap 1 Bajawa Utara ditemukan bahwa banyak siswa yang belum terlalu aktif dan hasil belajar belum mencapai KKM yakni 65. Salah satu penyebabnya adalah guru masih menggunakan metode konvesional. Penelitian ini bertujuan guna melihat peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa, melalui model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tahapan sebagai berikut : perencanaan, Pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN Satap 1 Bajawa Utara.Teknik pengumpulan data melalui observasi, tes dan dokumentasi. Hasil analisis peneliti menemukan bahwa ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 46,67% dan pada siklus II sebesar 86,36% sehingga terdapat peningkatan hasil belajar sebesar 40% hasil observasi pengamatan pada aktivitas siswa dalam pembelajaran siklus I sebesar 70,45% dan pada siklus II sebesar 86,34% sehingga terdapat peningkatan sebesar 15,91%. Oleh karena itu penulis menyimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
Pelatihan Pembuatan Paving Blok dari Sampah Anorganik sebagai Bekal Berwirausaha Mandiri Masyarakat Kelurahan Kotaraja KRISTIANUS JAGO TUTE; Ariswan Usman Aje; Lely Suryani; Natalia Peni; Murdaningsih; Stefanus Notan Tupen; Umi Kalsum
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.704 KB)

Abstract

Masalah dalam pengabdian masyarakat ini adalah masih rendah kesadaran masyarakat dan membuang sampah di sembarang tempat, masyarakat juga belum memahami bagaimana pengolahan sampah anorganik menjadi Bahan yang bernilai ekonomis. Tujuan dalam pengabdian ini adalah melakukan sosialisasi, edukasi melaluli clean up sampah berdasarkan jenisnya, mencacah dan mengolah menjadi bahan yang bernilai ekonomis. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini dengan memberikan pre test untuk mengukur tingkat pemahaman pengolahan sampah, sosialisasi, edukasi dan pelatihan pembuatan paving blok dari sampah anorganik dan memberikan post test untuk mengukur kemampuan akhir setelah melakukan pelatihan. Hasil pengabdian menunjukan bahwa masyarakat sudah memahami pemilahan sampah berdasarkan jenisnya dan di edukasi saat clean up, hasil clean up di cacah menjadi serbuk untuk diolah menjadi paving blok. Kesimpulan masyarakat sudah paham pemanfaatan sampah anorganik yang bernilai ekonomis dengan pembuatan paving blok.
MOTIVASI BELAJAR MANDIRI TERHADAP HASIL BELAJAR OPERASI BILANGAN BULAT PADA SISWA SMP Florentina Arni Alus; Sofia Sa'o; Stefanus Notan Tupen
JUPIKA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 6 No. 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jupika.v6i2.3153

Abstract

This study aims to determine the effect of independent learning motivation on the learning outcomes of integer operations in students of Ende Christian Private Junior High School. This type of research is quantitative. The population in this study was all students of Ende Christian Private Junior High School while the sample in this study was 23 students of grade VII B ENDE Christian Junior High School. Data collection was carried out using two questionnaire instruments and a test of learning outcomes of integer operations. The results of descriptive statistical analysis showed that the self-learning motivation of grade VII B students of Ende Christian Private Junior High School was categorized as medium with an average score of 59.00 with the highest score of 80 and the lowest score of 34 while the learning outcomes of integer operations of Ende Christian Private Junior High School were categorized as lacking an average score of 62,22 with the highest score of 90 and the lowest score of 40. While inferential statistical analysis obtained independent learning motivation had a significant effect on the learning outcomes of integer operations in grade VII B students of Ende Christian Private Junior High School by 56.1%.
PENERAPAN MODEL TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI SPLDV Maria Magdalena Noi Bupu; Stefanus Notan Tupen; Maria Fatima Mei
JUPIKA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 6 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jupika.v6i1.2447

Abstract

This study aims 1) to find out the learning activities of students in class X UPW SMKN 1 Ende on the subject matter of a system of two-variable linear equations (SPLDV) through a group investigation (GI) cooperative learning model; 2) To find out the increase in student learning outcomes a material system of two-variable linear equations (SPLDV) in class X SMKN 1 UPW Ende through the group investigation (GI) cooperative learning model. The type of research used is Classroom Action Research (PTK) with data collection techniques namely observation and tests. The learning process is carried out in stages, namely the planning stage, the action stage, the observation stage, and the reflection stage. A series of stages is called a cycle. This research occurred in 2 cycles with the same implementation stages. The results showed that student learning activities and teacher activity in learning mathematics using the group investigation cooperative model can be seen in the results of the evaluation of the first cycle and the percentage of student activity greatly increased where in the first cycle the percentage of students was 52% and in the second cycle the percentage of students reached 83%. As for teacher activity in cycle I with a percentage of 55% and in cycle II it reached 81%. Thus the GI-type cooperative model can be used in SPLDV materials.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA TARIAN GAWI Stefanus Notan Tupen; Ningsih Ningsih; Sofia Sa'o; Elisabeth Elviana Se’a; Marta Rini Siwo
JUPIKA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jupika.v7i1.3756

Abstract

Culture is something that cannot be avoided in social life because culture is a whole and comprehensive unity that becomes the basis for a relationship between individuals. This unity allows mathematical concepts to be embedded in cultural practices and recognizes that all people develop special ways of facilitating mathematical knowledge. culture-based mathematics learning is part of the way that is perceived to create meaningful and contextualized mathematics learning that is closely related to culture.in ethnomathematics, the relationship between mathematical concepts and culture will be deeply studied. Ethnomathematics is used to explore mathematical values and geometry concepts in gawi traditional dance. The purpose of this study is to describe the concepts of geometry implemented in gawi traditional dance. The concepts of geometry in gawi traditional dance will be reviewed based on the form, dance movements and dancers’ clothing. This study uses descriptive qualitative research with library data collection methods and field data. The data were analyzed descriptively and qualitatively. The results showed that the geometry concepts found in gawi traditional dance were devoted to the material of lines, angles and flat shapes. It was concluded that gawi traditional dance has ethnomathematics concepts, namely circles, parallel lines, acute angles, right angles, obtuse angles, triangles, and rectangles.
Pembelajaran Matematika Realistik dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Operasi Bilangan Pecahan Mbagho, Hilaria Melania; Tupen, Stefanus Notan
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.632

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMP PGRI 3 Paga dengan alasan rendahnya hasil belajar dalam proses pembelajaran matematika. Pembelajaran matematika bersifat transmitif artinya pengajaran menerapkan konsep-konsep secara langsung kepada siswa dan metode pembelajaran kurang bervariatif yaitu masih menggunakan pembelajaran konvensional yang menyebabkan siswa cepat bosan dengan pembelajaran matematika. Hal ini dapat menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Agar pembelajaran matematika menjadi pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan, maka dapat dilakukan melalui cara penerapan model pembelajaran matematika realistik yang lebih menekankan pada adanya aktivitas siswa dan interaksi antar siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi. Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VII A SMP PGRI 3 Paga. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, angket, pemberian tes hasil belajar, dan diskusi dengan guru mata pelajaran, dengan menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) penerapan pembelajaran matematika realistik siklus I meningkat menjadi 65,55% (kategori cukup) (2) pada siklus II meningkat menjadi 75,28% (kategori baik). Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran matematika realistik dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP PGRI 3 Paga pada materi operasi bilangan pecahan.
Pembelajaran Matematika Realistik dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Operasi Bilangan Pecahan Mbagho, Hilaria Melania; Tupen, Stefanus Notan
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.632

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMP PGRI 3 Paga dengan alasan rendahnya hasil belajar dalam proses pembelajaran matematika. Pembelajaran matematika bersifat transmitif artinya pengajaran menerapkan konsep-konsep secara langsung kepada siswa dan metode pembelajaran kurang bervariatif yaitu masih menggunakan pembelajaran konvensional yang menyebabkan siswa cepat bosan dengan pembelajaran matematika. Hal ini dapat menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Agar pembelajaran matematika menjadi pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan, maka dapat dilakukan melalui cara penerapan model pembelajaran matematika realistik yang lebih menekankan pada adanya aktivitas siswa dan interaksi antar siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi. Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VII A SMP PGRI 3 Paga. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, angket, pemberian tes hasil belajar, dan diskusi dengan guru mata pelajaran, dengan menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) penerapan pembelajaran matematika realistik siklus I meningkat menjadi 65,55% (kategori cukup) (2) pada siklus II meningkat menjadi 75,28% (kategori baik). Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran matematika realistik dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP PGRI 3 Paga pada materi operasi bilangan pecahan.