Claim Missing Document
Check
Articles

Green Building Implementation at Adiwiyata Mandiri Elementary School in Malang City Putri Herlia Pramitasari; Suryo Tri Harjanto
ESE International Journal (Environmental Science and Engineering) Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Green Visioneers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Green School Festival and Adiwiyata award are the government's efforts to build the character of the nation's next generation for improving the quality of the environment based on education, participation, and sustainability. The application of green building principles in school buildings is equally important to support environmental quality improvement. Therefore, this study is focused on evaluating the fulfillment of green building criteria at Adiwiyata Mandiri Elementary School in Malang City. The analytical descriptive qualitative research method was carried out in this study by taking the object of study at SDN Tunjungsekar 1 and SD Insan Amanah Malang City. The results showed that the fulfillment of the green building criteria at the Adiwiyata Mandiri Elementary School in Malang City has not been optimal in fulfilling the principles of green buildings, both related to site management, energy efficiency, water, materials, improving the quality of indoor health and comfort, also building environmental management.
Optimization of Active Open Space Use at Al-Hidayah Musalla Design Concept Sri Winarni; Putri Herlia Pramitasari; Maria Istiqoma
ESE International Journal (Environmental Science and Engineering) Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Green Visioneers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of active open space is one way to improve the value of environmental quality to be more optimal. It could be seen that RT. 06 RW. 05 Penanggungan Village, Malang, had an active open space in the form of contoured land that was not functioning properly. For this reason, the purpose of this study was to utilize this active open space as a forum for religious and social activities in Al-Hidayah Musalla (Islamic prayer room). The research method employed was a qualitative descriptive method with the object study approach of Musalla (Islamic prayer room) design concept. The results of this design concept were optimized for limited land use through function and space efficiency as well as optimization of green space on steep contoured land in the form of vertical gardens so that the existing land could have functioned optimally as active and contextual land with the surrounding environment.
KANTOR PEMERINTAH KOTA MALANG TEMA : ARSITEKTUR MODERN Bernadus David Kurniade; Breeze Maringka; Putri Herlia Pramitasari
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 01 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor Pemerintah merupakan sebuah tempat yang didalamnya terdapat hubungan timbal balik antara pegawai Kantor dengan orang yang memiliki kepentingan didalamnya. Kebanyakan Kantor Pemerintah hanya memiliki satu fungsi, yaitu sebagai Kantor Pemerintah. Namun pada perancangan saat ini, penyusun mencoba untuk menambahkan fungsi tambahan selain dari fungsi utama tadi. Fungsi tambahan ini berada di sekitar bangunan Kantor Pemerintah. Metode perancangan menggunakan metode desktiptif kualitatif, yaitu metode yang menggunakan landasan teori yang terkait, baik secara arsitektural maupun non arsitektural. Dengan demikian, fasilitas dan prasarana yang telah dikonsepkan pada Kantor Pemerintah Kota Malang, mampu membuat daya tarik tersendiri bagi warga sekitar kawasan Kantor maupun warga dari luar. Kemudian yang boleh masuk ke dalam Kantor Pemerintah Kota Malang, tidak hanya orang yang memiliki kepentingan dengan Kantor, melainkan orang yang ingin menikmati sarana tambahan yang telah tersedia di dalamnya.
KARAKTERISTIK KONSUMSI ENERGI BANGUNAN PADA PERMUKIMAN PADAT PENDUDUK DI KOTA MALANG Suryo Tri Harjanto; Putri Herlia Pramitasari; Bambang Joko Wiji Utomo
Pawon: Jurnal Arsitektur Vol 3 No 01 (2019): PAWON : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.215 KB) | DOI: 10.36040/pawon.v3i01.137

Abstract

Rumah deret pada permukiman padat penduduk di area bantaran sungai di Kampung Warna-warni Jodipan dan Kampung Muria di Kota Malang memiliki densitas bangunan yang padat. Pengaruh karakteristik spasial bangunan yang belum memenuhi kriteria ramah lingkungan dengan minimnya pencahayaan dan penghawaan alami perlu dikaji lebih lanjut terhadap kinerja termal dan konsumsi energi bangunan. Metode penelitian kuantitatif dilakukan melalui pengambilan data primer dan sekunder untuk selanjutnya dilakukan analisis perbandingan dan korelasi. Hasil akhir penelitian didapatkan bahwa karakteristik spasial bangunan pada rumah deret sangat berpengaruh terhadap kinerja termal dan konsumsi energi bangunan, dimana semakin padatnya densitas bangunan tanpa desain bukaan dan tata ruang yang optimal terhadap pencahayaan dan penghawaan alami, maka kinerja termal bangunan makin tidak memenuhi kriteria nyaman termal. Tingkat konsumsi energi bangunan juga didapatkan hasil bahwa semakin luas tipe bangunan diiringi pula dengan peningkatan kebutuhan operasional listrik, air, dan gas. Hal ini tentu banyak dipengaruhi oleh penghasilan penduduk, gaya hidup, dan jumlah penghuni tiap rumah penduduk.
KARAKTERISTIK KONSUMSI ENERGI BANGUNAN PADA RUMAH SUSUN UMUM DI MALANG Putri Herlia Pramitasari; Suryo Tri Harjanto
Pawon: Jurnal Arsitektur Vol 2 No 02 (2018): PAWON : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.454 KB) | DOI: 10.36040/pawon.v2i02.255

Abstract

Arah pengembangan hunian vertikal berupa rumah susun umum untukkalangan masyarakat berpenghasilan rendah menjadi prioritaspembangunan Pemerintah Kota Malang pada tahun mendatang.Kelayakan desain rumah susun perlu dikaji lebih lanjut agar terwujuddesain rumah susun yang hemat energi. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui karakteristik konsumsi energi bangunan pada rumah susunumum dilihat dari karakteristik pengguna terhadap kondisi termal dankonsumsi energi bangunan pada rumah susun umum. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini, yaitu metode kuantitatif dengan teknikpengumpulan data berupa data primer melalui observasi lapangan, survei(wawancara dan kuesioner), dan data sekunder. Sedangkan teknik analisisdata dilakukan dengan menggunakan analisis perbandingan dan korelasi.Hasil akhir penelitian didapatkan bahwa semakin berpendidikan danmapan kondisi finansial penghuni, memiliki kecenderungan makinmeningkat pula konsumsi energi bangunan. Hal ini tentu sangatdipengaruhi oleh desain bangunan, karakteristik, dan pola perilakupenghuni terhadap kesadaran managemen kontrol energi bangunan.Penerapan strategi kontrol energi bangunan yang baik diharapkan dapatmenambah durabilitas bangunan dengan perawatan minimal, tercapainyaman termal dalam ruang, tingkat konsumsi energi lebih sedikit, dantercapai kehidupan yang layak dan sehat bagi penghuni rumah susun.
PERENCANAAN KONSEP DESAIN KLOJEN KULINER HERITAGE DI KOTA MALANG Putri Herlia Pramitasari; Maria Istiqoma; Sri Winarni
Pawon: Jurnal Arsitektur Vol 3 No 02 (2019): PAWON : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.841 KB) | DOI: 10.36040/pawon.v3i02.892

Abstract

Konsep wisata urban heritage pada Kelurahan Klojen layak diangkat sebagai daya tarik pariwisata Kota Malang sebagai upaya memperkuat citra kota. Banyaknya potensi fisik dan non-fisik kawasan menjadikan kawasan objek studi sangat potensial dikembangkan menjadi salah satu pilihan kawasan wisata dalam kota. Pelaksanaan pendampingan ini ditujukan sebagai upaya keberlanjutan pengembangan fisik kawasan dalam bentuk perencanaan konsep desain Klojen kuliner heritage pada area objek studi. Metode perancangan arsitektur rasional-pragmatis dijadikan sebagai pendekatan konsep desain. Penataan fisik kawasan objek studi sepanjang Jl. Trunojoyo hingga Jl. Dr. Sutomo dijadikan sebagai ruang terbuka aktif, edukatif, rekreatif, dan inovatif untuk memperkuat citra kawasan sebagai Klojen Kuliner Heritage. Strategi penataan konsep desain fisik kawasan difokuskan pada pemberian gerbang masuk destinasi wisata, shelter, billboard, elemen penanda, street furniture bernuansa heritage, perbaikan pedestrian khususnya area sepanjang Jl. Trunojoyo, serta pemberian booth kuliner dan souvenir khas Malang, spot-spot foto, dan panggung kreasi sebagai area atraksi di area Jl. Dr. Sutomo. Upaya perencanaan konsep desain Klojen kuliner heritage harus dapat memenuhi kriteria urban heritage tourism sebagai strategi memperkuat city branding Kota Malang sebagai kota pariwisata dan dapat berjalan sinergi melalui keterlibatan para stakeholders.
STUDI KELAYAKAN KELURAHAN KLOJEN SEBAGAI PUSAT WISATA KULINER HERITAGE KOTA MALANG Putri Herlia Pramitasari; Maria Istiqoma; Mariza Kertaningtyas
Pawon: Jurnal Arsitektur Vol 2 No 01 (2018): PAWON : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.418 KB) | DOI: 10.36040/pawon.v2i01.1064

Abstract

Kelurahan Klojen terletak di pusat Kota Malang yang sangat strategis, dimana sekelilingnya terdapat pusat pemerintahan Kota Malang, hotel dan home stay, stasiun Kota Malang, sekolah, pasar tradisional, Rumah Sakit Umum, dan area perkantoran. Banyaknya potensi lokal, diantaranya usaha kuliner dengan beragam produk unggulan, serta peninggalan bangunan kolonial menjadikan Kelurahan Klojen dipertimbangkan sebagai salah satu kawasan ikon wisata kuliner tradisional khas Malang. Di sisi lain, belum terkonsepnya area kawasan usaha secara jelas dan matang, kualitas produk usaha dan upaya pemberdayaan masyarakat yang belum optimal, maka diperlukan pendampingan studi kelayakan pada Kelurahan Klojen khususnya kawasan Trunojoyo ini sekaligus sebagai upaya untuk menindaklanjuti Lomba Kampung Tematik - Festival Rancang Malang 2016, dimana telah berhasil masuk dalam 10 nominator terbaik. Metode penelitian fenomenologis atau eksploratori dilakukan melalui wawancara, observasi lapangan, dan pengumpulan data sekunder menggunakan metode pendekatan deskriptif analisis. Klojen Kuliner Heritage diangkat sebagai branding kawasan yang diharapkan dapat memperkuat citra kawasan sepanjang Jl. Trunojoyo hingga Jl. Dr. Sutomo menjadi area jajanan kuliner tradisional khas Malang dan wisata heritage. Strategi ini diupayakan melalui perbaikan dan peningkatan program fisik dan non-fisik kawasan yang diharapkan dapat memperkuat city branding Kota Malang sebagai Kota Wisata Kuliner Heritage. Kata kunci : Klojen Kuliner Heritage, Kampung Tematik Malang, City Branding Malang
PERANCANGAN STREET FURNITURE PADA RUANG TERBUKA PUBLIK KLOJEN KULINER HERITAGE KOTA MALANG Putri Herlia Pramitasari; Maria Istiqoma; Sri Winarni
Pawon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 01 (2020): PAWON : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.763 KB) | DOI: 10.36040/pawon.v4i01.2349

Abstract

Elemen fisik sarana prasarana pejalan kaki memiliki peran yang vital dalamperancangan ruang terbuka publik. Tatanan elemen street furniture padakondisi eksisting kawasan Klojen Kuliner Heritage belum optimal dariaspek fungsi, tata visual, juga lingkungan dalam pemenuhan kebutuhandan kenyamanan pengguna pada ruang terbuka publik. Metodeperancangan glassbox melalui pendekatan desain yang rasional dijadikansebagai pendekatan perancangan dalam tahap pengembangan desainelemen fisik pejalan kaki pada objek studi dengan analisis deskriptif.Perancangan elemen penanda berupa gate serta jalur pedestrian menjadifokus pengembangan desain pada kajian ini. Desain elemen streetfurniture dirancang berkarakter dan edukatif untuk memperkuat citra danidentitas kawasan.
Jaringan Lintas Komunitas Menuju Pembangunan Partisipatif Berkelanjutan Muhammad Nelza Mulki Iqbal; Putri Herlia Pramitasari
Pawon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): PAWON : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/pawon.v4i02.2809

Abstract

Pembangunan partisipatif di Indonesia untuk mengatasi masalah-masalah kota terutama terkait dengan penanganan permukiman kumuh dan pengentasan kemiskinan semakin digalakkan terutama sejak era desentralisasi dimulai. Desentralisasi sejatinya menawarkan komitmen pemerintah pusat dalam mendelegasikan tanggung jawab pada pemerintah daerah untuk memantik kerjasama multi sektor dan partisipasi masyarakat. Sayangnya, banyak program pemerintah yang melibatkan partisipasi masyarakat di masa awal desentralisasi menemui jalan buntu terutama terkait keberlanjutannya. Kampung Improvement Program (KIP) pada era 1970-1980 menjadi salah satu contoh yang menarik untuk dikaji kembali dengan memberikan perbandingan pada inisiasi pembangunan lingkungan berbasis masyarakat terkini seperti yang dilakukan Arkom (Arsitektur Komunitas) Yogya dan Paguyuban Kalijawi di Yogyakarta. Paper ini tidak akan mengulangi pembahasan pembangunan partisipatif terkait dengan tingkat kepentingannya, bentuk dan tantangan mengapa hal ini perlu dipertahankan. Namun, memberikan fokus terkait bagaimana menemu-kenali dan menggalakkan inisiasi-inisiasi perbaikan lingkungan berbasis masyarakat pada konteks negara demokratis dan meiliki aspek sosial-budaya yang kental seperti Indonesia. Penelitian pada paper ini merupakan penelitian kualitatif dengan deskripsi analisis melalui pengumpulan data berbasis literatur dan observasi lapangan untuk memberikan gambaran pokok permasalahan yang ada. Hasil komparasi kedua proyek diatas menunjukkan bagaimana peran jaringan lintas komunitas mampu memberikan dampak signifikan dalam mewujudkan pembangunan partisipatif berkelanjutan di Indonesia.
KARAKTERISTIK BANGUNAN HIJAU PADA RUMAH SUSUN UMUM DI DAERAH BERIKLIM TROPIS LEMBAB Putri Herlia Pramitasari; Suryo Tri Harjanto; Muhammad Nelza Mulki Iqbal
Pawon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): PAWON : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/pawon.v4i02.2812

Abstract

Saat ini, desain bangunan vertikal telah menjadi kebutuhan dalam pembangunan hunian rumah susun hingga masa mendatang. Konsep bangunan hijau diperlukan sebagai strategi penerapan pembangunan berkelanjutan yang efisien energi. Kajian ini dimaksudkan untuk mengetahui karakteristik bangunan hijau pada rumah susun umum, khususnya di daerah beriklim tropis lembab. Metodologi penelitian kualitatif digunakan sebagai pendekatan penelitian kali ini melalui metode deskriptif analisis dengan mengambil objek studi bangunan Rumah Susun Muharto, Rusunawa Buring 1, dan Rusunawa Buring 2, Kota Malang. Variabel yang dikaji, diantaranya efisiensi terhadap tapak, efisiensi penggunaan energi, konservasi air, efisiensi penggunaan material, aspek kesehatan dan kenyamanan ruang, serta sistem kontrol dan tata kelola lingkungan bangunan. Hasil penelitian didapatkan bahwa konsep desain bangunan hijau belum diterapkan secara optimal pada objek studi penelitian. Strategi penerapan bangunan hijau pada bangunan rumah susun umum harus dikembangkan dari standard atau pedoman bangunan hijau didukung legalitas dan kebijakan pemerintah, serta diaplikasikan dalam seluruh siklus hidup bangunan sehingga terpenuhi prinsip arsitektur berkelanjutan.