Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

FAKTOR PENDORONG DAN FAKTOR PENARIK WISATAWAN MANCANEGARA DALAM MEMILIH DAYA TARIK WISATA SPIRITUAL TIRTA EMPUL KABUPATEN GIANYAR BALI Dwi Rahayu, Kadek Mayola; Mahadewi, Ni Made Eka; Susianti, Woro
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 23 No 2 (2024): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jpar.v23i2.1543

Abstract

This research was conducted to determine the push factors and pull factors of foreign tourists in choosing Tirta Empul Spiritual Tourism Attraction. The type of data used is quantitative data with data sources using primary and secondary data. The population in this study are foreign tourists who have visited Tirta Empul Tourist Attraction. The sampling technique uses purposive sampling with a total of 100 respondents. Data collection was done by questionnaire, literature study, and observation. The data analysis technique used Exploratory Factor Analysis using the Statistical  Program For Social Science version 25 (SPSS) application program. Based on the study's results, there are 5 driving factors and 2 pull factors for foreign tourist visits to Tirta Empul Spiritual Tourism Attraction. The main factor in the driving factor is Emotional Escape which has a total variance value of 33.623%. while the main factor in the pull factor is the Innovative Exploration factor which has a total variance value of 52.664%.
FAKTOR PENDORONG DAN FAKTOR PENARIK WISATAWAN MANCANEGARA DALAM MEMILIH DAYA TARIK WISATA SPIRITUAL TIRTA EMPUL KABUPATEN GIANYAR BALI Dwi Rahayu, Kadek Mayola; Mahadewi, Ni Made Eka; Susianti, Woro
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 23 No 2 (2024): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jpar.v23i2.1543

Abstract

This research was conducted to determine the push factors and pull factors of foreign tourists in choosing Tirta Empul Spiritual Tourism Attraction. The type of data used is quantitative data with data sources using primary and secondary data. The population in this study are foreign tourists who have visited Tirta Empul Tourist Attraction. The sampling technique uses purposive sampling with a total of 100 respondents. Data collection was done by questionnaire, literature study, and observation. The data analysis technique used Exploratory Factor Analysis using the Statistical  Program For Social Science version 25 (SPSS) application program. Based on the study's results, there are 5 driving factors and 2 pull factors for foreign tourist visits to Tirta Empul Spiritual Tourism Attraction. The main factor in the driving factor is Emotional Escape which has a total variance value of 33.623%. while the main factor in the pull factor is the Innovative Exploration factor which has a total variance value of 52.664%.
PENGARUH CITRA DESTINASI, PENGETAHUAN CITRA TERHADAP NIAT BERKUNJUNG WISATAWAN THE MANDALIKA, LOMBOK TENGAH Damayanti, Made Purnama; Mahadewi, Ni Made Eka; Utama, I Putu
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 7, No 1: Juni 2024
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.7.1.12-19.2024

Abstract

DSP The Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah sebuah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang sudah ditetapkan pemerintah sejak tahun 2014. Pendanaan pembangunan di The Mandalika mencapai total Rp 9,25 Triliun (hingga 2026) untuk pembangunan infrastruktur. ITDC menargetkan kunjungan wisatawan yang datang ke The Mandalika adalah sebanyak 500.000 kunjungan tiap tahun, tetapi kunjungan wisatawan ke Nusa Tenggara Barat dan The Mandalika belum mencapai target yang semestinya. Oleh karena itu untuk meningkatkan kunjungan wisatawan yang berkelanjutan, dibutuhkan branding agar orang semakin mengenal The Mandalika. Objek dalam penelitian ini adalah pengetahuan wisatawan mengenai daya tarik wisata yang ada di The Mandalika dan identifikasi pengaruh antara destination branding dan brand knowledge terhadap niat berkunjung wisatawan ke The Mandalika. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan eksplanatori. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan domestik dengan jumlah sampel 200 orang responden. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan teknik purposive sampling dan accidental sampling. Penelitian ini menggunakan 2 (dua) metode untuk mengumpulkan data guna memperoleh informasi yang relevan, akurat, dan reliabel yaitu menggunakan kuesioner dan studi kepustakaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Destination branding berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkunjung karena The Mandalika mampu menawarkan beragam kegiatan dan daya tarik yang ditawarkan untuk wisatawan lakukan selama berkunjung. (2) Brand knowledge berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkunjung karena peranan citra dari destinasi mampu memberikan sebuah motivasi untuk wisatawan berkunjung. (3) Destination branding berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand knowledge karena dalam konsepnya memberikan peranan yang sama untuk memberikan dampak pada citra destinasi wisata dan pengalaman serta informasi untuk wisatawan. (4) Destination branding berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkunjung melalui brand knowledge
Perencanaan Tata Letak Fasilitas Umum dan Fasilitas Pariwisata di Kawasan Geopark Maros-Pangkep Farid, Rahmadani Safitri; Mahadewi, Ni Made Eka; Wiarti, Luh Yusni
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 6, No 2: DESEMBER 2023
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.6.2.56-64.2023

Abstract

Kawasan Geopark Maros-Pangkep masuk dalam wilayah 2 kabupaten Maros dan Pangkep memiliki Kawasan gugusan karst yang ada di darat sangat bersejarah dan memiliki nilai unggul, selain itu potensi lainnya yaitu gugusan batu atoll di Kawasan spermonde yang terletak di selat makassar di kabupaten Pangkep. Kawasan Geopark adalah terbesar kedua di Dunia setelah China berdasarkan UNESCO Global Geopark. Kawasan geopark maros-pangkep meskipun sudah memiliki (master plan) kawasan geopark Maros Pangkep, namun belum memiliki tata letak fasilitas (site plan) pariwisata yang memadai. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk menganalisis eksistensi fasilitas umum dan fasilitas pariwisata geosite Ramang-Ramang dan Sumpang Bita di kawasan geopark (2) Untuk mengidentifikasi peran stakeholder yang terlibat dalam pengembangan Fasilitas Umun dan Fasilitas Pariwisata geosite Ramang-ramang dan Sumpang Bita di kawasan geopark (3) Untuk mendesain prototipe tata letak Fasilitas Umun dan Fasilitas Pariwisata geosite Ramang-Ramang dan Sumpang Bita kawasan geopark. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan ADDIE menurut Branch pada metode ini terdapat 5 tahapan, yaitu (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evalution.. Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara & Focus Group Disucussion, serta studi dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan validasi internal, validasi eksternal, reabilitas, obyektivitas. Hasil penelitian ini mengungkapkan Fasilitas pariwisata di Kawasan geopark maros pangkep perlu direkomendasikan purna rupa (prototipe) guna mendukung peningkatan kualitas daya saing desinasi pariwisata serta pengendalian pembangunan yang sudah melampaui ambang batas daya dukung agar wisatawan yang berkunjung ke daya Tarik Kawasan geopark maros-pangkep bisa merasa nyaman selama berada di Kawasan geopark maros pangkep.
Pengaruh Media Sosial Instagram Terhadap Niat Berkunjung Kembali Wisatawan Nusantara Ke Kebon Vintage Cars Museum Bali Kusuma, Anak Agung Istri Arikania; Mahadewi, Ni Made Eka; Widana, Ida Bagus Gede Agung
Journal of Applied Science in Tourism Destination Vol. 1 No. 2 (2023): Journal of Applied Science in Tourism Destination
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jastd.v1i2.1323

Abstract

Salah satu digital tourism yang sedang gencar digunakan sebagai media informasi adalah media sosial Instagram. Penggunaan media sosial tersebut digunakan untuk menyebarkan foto, video, teks dan lainnya untuk memenuhi kebutuhan informasi. Kebon Vintage Cars Museum Bali merupakan satu-satunya museum yang memiliki koleksi 150 mobil kuno yang antik dan klasik dari tahun 1917 hingga tahun 1990-an dengan berbagai merk dan tipe. Namun pada tahun 2022 terjadi penurunan wisatawan sejumlah 16.49%, hal ini menjadi tolak ukur pihak manajemen untuk gencar mempromosikan Kebon Vintage Cars Museum Bali melalui media sosial Instagram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh media sosial Instagram terhadap niat berkunjung kembali wisatawan nusantara ke Kebon Vintage Cars Museum Bali dan berdasarkan gender laki-laki serta perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan penyebaran kuesioner melalui direct messsage dan insta-story Instagram. Total sampel pada penelitian ini yaitu 140 responden.  Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel media sosial Instagram berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel niat berkunjung kembali. Media sosial Instagram memberikan pengaruh sebesar 20,3% terhadap niat berkunjung kembali wisatawan nusantara ke Kebon Vintage Cars Museum Bali dan sisanya sebesar 79,7% disebabkan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Sedangkan pada gender laki-laki media sosial Instagram memberikan pengaruh sebesar 27,4% dan 15,7% pada gender perempuan terhadap niat berkunjung kembali wisatawan nusantara ke Kebon Vintage Cars Museum Bali.
E-Service Quality on the Ubud Monkey Forest Website, Gianyar (Demand Perspectives) Dwiari, Ni Made Septi; Mahadewi, Ni Made Eka; Mertha, I Wayan
Indonesian Journal of Interdisciplinary Research in Science and Technology Vol. 2 No. 8 (2024): August 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/marcopolo.v2i8.11035

Abstract

This study aims to determine the e-service quality on the Monkey Forest Ubud website, Gianyar with a tourist perception approach. The sampling technique used was non-probability sampling with a total of 192 respondents consisting of domestic and foreign tourists. The analysis technique used in this study was measured using Importance Performance Analysis (IPA). The results of the study show that the level of satisfaction of domestic and foreign tourists has different satisfactions. Domestic tourists have a 92% suitability rate and foreign tourists have a 90% suitability rate. Based on the GAP analysis, it was found that the average was (-0.30) which means that tourists are still not satisfied with the service that meets the expectations of tourists. The findings of this study can be used as a consideration to improve the quality of electronic services by prioritizing indicators that have low performance with high levels of tourist expectations.
The Influence of Service Quality and Tourist Satisfaction on Tourist Loyalty Visiting Garuda Wisnu Kencana Cultural Park Bali Noviani, Ni Komang Nia; Mahadewi, Ni Made Eka; Mertha, I Wayan; Liestiandre, Hanugerah Kristiono
Indonesian Journal of Interdisciplinary Research in Science and Technology Vol. 2 No. 9 (2024): September 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/marcopolo.v2i9.11190

Abstract

The level of service quality provided is the main determinant in meeting tourist expectations and highlighting the excellence of a destination. (Tjiptono, 2002). This study aims to determine the effect of service quality and tourist satisfaction on the loyalty of tourists visiting the Garuda Wisnu Kencana Bali Cultural Park. This study used a sampling method, namely purposive Accidental Sampling, with a total of 150 respondents (Hair et al, 2014). The analysis technique in the study was the Structural Equation Modeling (SEM) model with the Partial Least Square (PLS) approach, and using SmartPLS 4.0 software. The results of the study showed that the tourist satisfaction variable had a significant effect on tourist loyalty (p value Sig = 0.000). The service quality variable had a significant effect on tourist satisfaction (p value Sig = 0.000). The service quality variable had a significant effect on tourist loyalty (p value Sig = 0.000). The tourist satisfaction variable can mediate the effect of service quality on tourist loyalty (p value Sig = 0.000).
Website Quality, Tourist Experience, Satisfaction, And Loyalty At Badung Market Kusumayanti, Anak Agung Made Dwi Putri; Utama, I Putu; Mahadewi, Ni Made Eka
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 7 No. 4 (2025): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v7i4.8160

Abstract

This study investigates the relationship between website quality, memorable tourism experience, tourist satisfaction, and loyalty in the context of Badung Market, Denpasar. As Bali’s largest traditional market, Badung Market is evolving into a digital-based cultural destination through the Smart Heritage Market concept. Employing a quantitative approach with a survey method, data were collected from 200 tourists who had visited the market and accessed its digital platforms. Using purposive sampling and a five-point Likert scale, the analysis reveals that: (1) website quality significantly influences tourist satisfaction; (2) memorable tourism experience positively affects both satisfaction and loyalty; (3) satisfaction significantly drives loyalty; (4) website quality indirectly influences loyalty through satisfaction as a mediating variable; and (5) loyalty also mediates the relationship between memorable experience and satisfaction. The findings highlight the strategic importance of enhancing website quality and creating memorable experiences to strengthen satisfaction and foster sustainable loyalty in digital cultural destinations.