Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA MASCETI GIANYAR DALAM PENINGKATAN JUMLAH PENGUNJUNG DAN NILAI EKONOMI Sri Dewi Handayani; Ni Made Eka Mahadewi; I Ketut Surata
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 4, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.4.2.71-77.2021

Abstract

Kawasan wisata Masceti di Desa Medahan, Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, merupakan kawasan wisata berbasis budaya yang dikembangkan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat sekitarnya. Bila meninjau dari tujuan pokok tersebut, Kawasan Wisata Masceti yang merupakan kawasan wisata berbasis budaya memiliki dualisme fungsi, yaitu sebagai (1) Kawasan Pariwisata, serta sebagai (2) Penyedia lapangan kerja bagi masyarakat sekitarnya.  Sehingga dalam pengelolaannya, kawasan Masceti di Desa Medahan ini membutuhkan strategi pengembangan yang tepat. Penelitian ini menfokuskan kepada strategi pengembangan untuk meningkatkan jumlah pengunjung dan nilai ekonomi masyarakat.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian secara kualitatif dan kuantitatif (mixed method)  dengan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threat) untuk menguji analisa data yang ada dari hasil teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Sehingga demikian, akan dapat diketahui faktor pendukung dari peningkatan jumlah pengunjung dan nilai ekonomi masyarakat Desa Medahan, Gianyar.  Sehingga Kawasan wisata Masceti dapat memenuhi kebutuhan (needs) dan keinginan (wants) dari wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata tersebut.   Dan untuk strategi peningkatan nilai ekonomi masyarakat agar dibuatkan perencanaan kegiatan ekonomi yang dapat memajukan kesejahteraan masyarakat lokal.
IMPLEMENTASI PROTOKOL KESEHATAN BERBASIS CHSE PADA ERA NEW NORMAL DI INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION THE NUSA DUA BALI Ibnu Avichena; Ni Made Eka Mahadewi; I Ketut Murdana
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 4, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.4.1.32-44.2021

Abstract

Perkembangan  pariwisata Indonesia setiap tahunya telah mengantarkan sektor pariwisata sebagai sektor penyumbang devisa negara kedua setelah minyak dan gas. Tingginya angka kunjungan wisatawan ke Indonesia membuat Indonesia semakin terkenal.dikalangan wisatawan. Indahnya alam Indonesia membuat para wisatawan datang untuk berlibur  menikmati budaya dan alam yang sangat natural. Salah satu destinasi unggulan yaitu kawasan The Nusa Dua. Kawasan ini merupakan contoh kawasan wisatawan yang paling diminati oleh wisatawan kelas atas. Pada akhir tahun 2019 dunia digemparkan dengan adanya wabah virus covid-19 yang membuat hampir semua sektor terhenti,termasuk sektor pariwisata.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi  penerapan protokol kesehatan dan implementasi protokol kesehatan berbasis CHSE pada era new normal. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, serta menggunakan instrumen penelitian yaitu pedoman wawancara dan pengumpulan literatur sebagai penunjang. Dalam penelitian ini dilakukan pengumpulan data terlebih dahulu, reduksi data, display data dan yang terakhir verifikasi dan penegasan kesimpulan. Sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan protokol kesehatan berbasis CHSE di kawasan ITDC The Nusa Dua sudah berjalan dengan baik. Sistem yang terintegrasi membuat kawasan ITDC The Nusa Dua menjadi zona hijau sehingga membuat kawasan ITDC The Nusa Dua sudah bisa dibuka untuk tujuan tertentu. Pengontrolan para pengunjung dengan aplikasi Pedulu Lindungi sangat membantu petugas untuk melakukan pengontrolan kegiatan pengunjung di ITDC dengan standar CHSE.
The Economic Contribution to Sustainable Tourism Development in Badung Regency - Bali Ni Made Eka Mahadewi
Journal of Business on Hospitality and Tourism Vol 1, No 1 (2015): Journal of Business on Hospitality and Tourism
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.982 KB) | DOI: 10.22334/jbhost.v1i1.34

Abstract

Sustainable tourism has achieved the status of being the superior goal in Badung Regency government tourism policy, and is attaining much attention in the national scientific and political discourse on tourism. Tourism is a tool that has been widely used around the world for the purpose of intensifying the economic aspects of the local community. Badung is supportive of this tool. The main objective of this paper is to unveil the potential economic benefits that can be offered by the tourism and its related activities to progressive community in Badung-Bali. Data were collected through document analyses. The qualitative studies concluded that tourism can be the impetus for sustainable development for Badung community. The benefits include enhancing their social empowerment system, strengthening their social ties and developing their social skills and relationships, increasing the income of local community, diversifying and intensifying the economic activities, providing job opportunities and alleviation of poverty. Thus, tourism has the potential to raise the consciousness of the selected community regarding sustainable development.
Faktor Pendorong (Push Factor) dan Faktor Penarik (Pull Factor) Yang Mempengaruhi Kunjungan Wisatawan Domestik Ke Desa Wisata Sasak Ende Lombok Tengah Oktoraini, Septia; Mahadewi, Ni Made Eka; Murdana, I Ketut
Journal of Mandalika Review Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of Mandalika Review
Publisher : Politeknik Pariwisata Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55701/mandalika.v3i1.114

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong dan menarik kunjungan wisatawan domestik ke Desa Wisata Sasak Ende di Lombok Tengah. Wisata pedesaan semakin populer sebagai destinasi alternatif bagi wisatawan domestik yang mencari pengalaman budaya dan alam yang autentik. Desa Wisata Sasak Ende adalah salah satu contoh desa wisata yang berusaha mempromosikan warisan budaya dan lingkungannya. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan domestik yang pernah mengunjungi Desa Wisata Sasak Ende, dengan sumber data menggunakan data primer dan sekunder. Metodologi: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 250 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Faktor dengan menggunakan program aplikasi Statistical Program for Social Science (SPSS) versi 26. Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor pendorong dan penarik yang mempengaruhi kunjungan wisatawan domestik ke Desa Wisata Sasak Ende. Faktor-faktor pendorong meliputi keinginan untuk berkunjung ke Desa Wisata Sasak Ende merasakan budaya Sasak yang autentik, menghabiskan waktu bersama teman, keindahan alam, serta keinginan untuk bersosialisasi dengan penduduk setempat. Di sisi lain, faktor-faktor penarik melibatkan indikator infrastruktur pariwisata, fasilitas akomodasi yang berkualitas, aksesibilitas yang baik, dan harga yang terjangkau. Kesimpulan: Hasil penelitian ini dapat menjadi pedoman bagi pihak-pihak terkait, seperti pemerintah daerah, pengelola desa wisata, dan pemangku kepentingan lainnya, untuk meningkatkan pengembangan dan promosi Desa Wisata Sasak Ende sebagai destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan domestik. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi referensi bagi penelitian lebih lanjut tentang pengembangan desa wisata di Indonesia. Keywords: Push Factor, Pull Factor, Sasak
FAKTOR PENDORONG DAN FAKTOR PENARIK WISATAWAN MANCANEGARA DALAM MEMILIH DAYA TARIK WISATA SPIRITUAL TIRTA EMPUL KABUPATEN GIANYAR BALI Dwi Rahayu, Kadek Mayola; Mahadewi, Ni Made Eka; Susianti, Woro
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 23 No 2 (2024): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jpar.v23i2.1543

Abstract

This research was conducted to determine the push factors and pull factors of foreign tourists in choosing Tirta Empul Spiritual Tourism Attraction. The type of data used is quantitative data with data sources using primary and secondary data. The population in this study are foreign tourists who have visited Tirta Empul Tourist Attraction. The sampling technique uses purposive sampling with a total of 100 respondents. Data collection was done by questionnaire, literature study, and observation. The data analysis technique used Exploratory Factor Analysis using the Statistical  Program For Social Science version 25 (SPSS) application program. Based on the study's results, there are 5 driving factors and 2 pull factors for foreign tourist visits to Tirta Empul Spiritual Tourism Attraction. The main factor in the driving factor is Emotional Escape which has a total variance value of 33.623%. while the main factor in the pull factor is the Innovative Exploration factor which has a total variance value of 52.664%.
FAKTOR PENDORONG DAN FAKTOR PENARIK WISATAWAN MANCANEGARA DALAM MEMILIH DAYA TARIK WISATA SPIRITUAL TIRTA EMPUL KABUPATEN GIANYAR BALI Dwi Rahayu, Kadek Mayola; Mahadewi, Ni Made Eka; Susianti, Woro
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 23 No 2 (2024): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jpar.v23i2.1543

Abstract

This research was conducted to determine the push factors and pull factors of foreign tourists in choosing Tirta Empul Spiritual Tourism Attraction. The type of data used is quantitative data with data sources using primary and secondary data. The population in this study are foreign tourists who have visited Tirta Empul Tourist Attraction. The sampling technique uses purposive sampling with a total of 100 respondents. Data collection was done by questionnaire, literature study, and observation. The data analysis technique used Exploratory Factor Analysis using the Statistical  Program For Social Science version 25 (SPSS) application program. Based on the study's results, there are 5 driving factors and 2 pull factors for foreign tourist visits to Tirta Empul Spiritual Tourism Attraction. The main factor in the driving factor is Emotional Escape which has a total variance value of 33.623%. while the main factor in the pull factor is the Innovative Exploration factor which has a total variance value of 52.664%.
PENGARUH CITRA DESTINASI, PENGETAHUAN CITRA TERHADAP NIAT BERKUNJUNG WISATAWAN THE MANDALIKA, LOMBOK TENGAH Damayanti, Made Purnama; Mahadewi, Ni Made Eka; Utama, I Putu
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 7, No 1: Juni 2024
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.7.1.12-19.2024

Abstract

DSP The Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah sebuah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang sudah ditetapkan pemerintah sejak tahun 2014. Pendanaan pembangunan di The Mandalika mencapai total Rp 9,25 Triliun (hingga 2026) untuk pembangunan infrastruktur. ITDC menargetkan kunjungan wisatawan yang datang ke The Mandalika adalah sebanyak 500.000 kunjungan tiap tahun, tetapi kunjungan wisatawan ke Nusa Tenggara Barat dan The Mandalika belum mencapai target yang semestinya. Oleh karena itu untuk meningkatkan kunjungan wisatawan yang berkelanjutan, dibutuhkan branding agar orang semakin mengenal The Mandalika. Objek dalam penelitian ini adalah pengetahuan wisatawan mengenai daya tarik wisata yang ada di The Mandalika dan identifikasi pengaruh antara destination branding dan brand knowledge terhadap niat berkunjung wisatawan ke The Mandalika. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan eksplanatori. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan domestik dengan jumlah sampel 200 orang responden. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan teknik purposive sampling dan accidental sampling. Penelitian ini menggunakan 2 (dua) metode untuk mengumpulkan data guna memperoleh informasi yang relevan, akurat, dan reliabel yaitu menggunakan kuesioner dan studi kepustakaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Destination branding berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkunjung karena The Mandalika mampu menawarkan beragam kegiatan dan daya tarik yang ditawarkan untuk wisatawan lakukan selama berkunjung. (2) Brand knowledge berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkunjung karena peranan citra dari destinasi mampu memberikan sebuah motivasi untuk wisatawan berkunjung. (3) Destination branding berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand knowledge karena dalam konsepnya memberikan peranan yang sama untuk memberikan dampak pada citra destinasi wisata dan pengalaman serta informasi untuk wisatawan. (4) Destination branding berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkunjung melalui brand knowledge
Perencanaan Tata Letak Fasilitas Umum dan Fasilitas Pariwisata di Kawasan Geopark Maros-Pangkep Farid, Rahmadani Safitri; Mahadewi, Ni Made Eka; Wiarti, Luh Yusni
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 6, No 2: DESEMBER 2023
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.6.2.56-64.2023

Abstract

Kawasan Geopark Maros-Pangkep masuk dalam wilayah 2 kabupaten Maros dan Pangkep memiliki Kawasan gugusan karst yang ada di darat sangat bersejarah dan memiliki nilai unggul, selain itu potensi lainnya yaitu gugusan batu atoll di Kawasan spermonde yang terletak di selat makassar di kabupaten Pangkep. Kawasan Geopark adalah terbesar kedua di Dunia setelah China berdasarkan UNESCO Global Geopark. Kawasan geopark maros-pangkep meskipun sudah memiliki (master plan) kawasan geopark Maros Pangkep, namun belum memiliki tata letak fasilitas (site plan) pariwisata yang memadai. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk menganalisis eksistensi fasilitas umum dan fasilitas pariwisata geosite Ramang-Ramang dan Sumpang Bita di kawasan geopark (2) Untuk mengidentifikasi peran stakeholder yang terlibat dalam pengembangan Fasilitas Umun dan Fasilitas Pariwisata geosite Ramang-ramang dan Sumpang Bita di kawasan geopark (3) Untuk mendesain prototipe tata letak Fasilitas Umun dan Fasilitas Pariwisata geosite Ramang-Ramang dan Sumpang Bita kawasan geopark. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan ADDIE menurut Branch pada metode ini terdapat 5 tahapan, yaitu (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evalution.. Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara & Focus Group Disucussion, serta studi dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan validasi internal, validasi eksternal, reabilitas, obyektivitas. Hasil penelitian ini mengungkapkan Fasilitas pariwisata di Kawasan geopark maros pangkep perlu direkomendasikan purna rupa (prototipe) guna mendukung peningkatan kualitas daya saing desinasi pariwisata serta pengendalian pembangunan yang sudah melampaui ambang batas daya dukung agar wisatawan yang berkunjung ke daya Tarik Kawasan geopark maros-pangkep bisa merasa nyaman selama berada di Kawasan geopark maros pangkep.
Pengaruh Media Sosial Instagram Terhadap Niat Berkunjung Kembali Wisatawan Nusantara Ke Kebon Vintage Cars Museum Bali Kusuma, Anak Agung Istri Arikania; Mahadewi, Ni Made Eka; Widana, Ida Bagus Gede Agung
Journal of Applied Science in Tourism Destination Vol. 1 No. 2 (2023): Journal of Applied Science in Tourism Destination
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jastd.v1i2.1323

Abstract

Salah satu digital tourism yang sedang gencar digunakan sebagai media informasi adalah media sosial Instagram. Penggunaan media sosial tersebut digunakan untuk menyebarkan foto, video, teks dan lainnya untuk memenuhi kebutuhan informasi. Kebon Vintage Cars Museum Bali merupakan satu-satunya museum yang memiliki koleksi 150 mobil kuno yang antik dan klasik dari tahun 1917 hingga tahun 1990-an dengan berbagai merk dan tipe. Namun pada tahun 2022 terjadi penurunan wisatawan sejumlah 16.49%, hal ini menjadi tolak ukur pihak manajemen untuk gencar mempromosikan Kebon Vintage Cars Museum Bali melalui media sosial Instagram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh media sosial Instagram terhadap niat berkunjung kembali wisatawan nusantara ke Kebon Vintage Cars Museum Bali dan berdasarkan gender laki-laki serta perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan penyebaran kuesioner melalui direct messsage dan insta-story Instagram. Total sampel pada penelitian ini yaitu 140 responden.  Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel media sosial Instagram berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel niat berkunjung kembali. Media sosial Instagram memberikan pengaruh sebesar 20,3% terhadap niat berkunjung kembali wisatawan nusantara ke Kebon Vintage Cars Museum Bali dan sisanya sebesar 79,7% disebabkan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Sedangkan pada gender laki-laki media sosial Instagram memberikan pengaruh sebesar 27,4% dan 15,7% pada gender perempuan terhadap niat berkunjung kembali wisatawan nusantara ke Kebon Vintage Cars Museum Bali.
E-Service Quality on the Ubud Monkey Forest Website, Gianyar (Demand Perspectives) Dwiari, Ni Made Septi; Mahadewi, Ni Made Eka; Mertha, I Wayan
Indonesian Journal of Interdisciplinary Research in Science and Technology Vol. 2 No. 8 (2024): August 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/marcopolo.v2i8.11035

Abstract

This study aims to determine the e-service quality on the Monkey Forest Ubud website, Gianyar with a tourist perception approach. The sampling technique used was non-probability sampling with a total of 192 respondents consisting of domestic and foreign tourists. The analysis technique used in this study was measured using Importance Performance Analysis (IPA). The results of the study show that the level of satisfaction of domestic and foreign tourists has different satisfactions. Domestic tourists have a 92% suitability rate and foreign tourists have a 90% suitability rate. Based on the GAP analysis, it was found that the average was (-0.30) which means that tourists are still not satisfied with the service that meets the expectations of tourists. The findings of this study can be used as a consideration to improve the quality of electronic services by prioritizing indicators that have low performance with high levels of tourist expectations.