Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Factors Influencing Tourists Revisit to Bali as Mice Destination Ni Made Eka Mahadewi; I Komang Gde Bendesa; Made Antara
E-Journal of Tourism Volume 1 Number 1 (March 2014)
Publisher : Centre of Excellence in Tourism Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.191 KB) | DOI: 10.24922/eot.v1i1.9845

Abstract

Plan to revisit of MICE tourists has been highlighted as an important research topic in competitive market of tourism destinations especially in MICE Destination. Despite the considerable number of research on MICE tourists, it remains unclear why MICE tourists undertake to plan their repeated visits and what kind of indicators influenced. This research aims to identify factors influencing MICE tourists to revisit to Bali – Indonesia. By using SEM (Structural Equation Model), one of the results of this study indicated that MICE Destination’s attribute, Promotion, Satisfaction and Image were the important factor to affect Revisit of MICE tourists to come again or revisit to Bali as MICE Destination. Concerning with MICE tourists perception on revisit; tourist visit to Bali for MICE destination can be enhanced by promotion through image of Bali.
PERSEPSI WISATAWAN MANCANEGARA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PEMANDU WISATA DI DESA WISATA PINGE, KECAMATAN MARGA KABUPATEN TABANAN I Kadek Edi Dana Arta; Ni Made Eka Mahadewi; Luh Gede Leli Kusuma Dewi
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol 4 No 1 (2016): Jurnal IPTA (July 2016)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.606 KB) | DOI: 10.24843/IPTA.2016.v04.i01.p06

Abstract

Kualitas pelayanan pemandu wisata di Desa Wisata Pinge akan berdampak terhadap kepuasan wisatawan yang berkunjung ke desa wisata pinge. Sehingga, kualitas pelayanan pemandu wisata menjadi tolak ukur dalam menentukan kepuasan wisatawan. Rumusan masalah yang diangkat adalah (1) bagaimana persepsi wisatawan mancanegara terhadap kualitas pelayanan pemandu wisata di Desa Wisata Pinge, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam, kuesioner dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa wisatawan merasa kurang puas terhadap kualitas pelayanan pemandu wisata di desa wisata pinge, dengan tingkat kesesuaian sebesar 97,04%, dengan rata-rata tingkat kepentingan 4,19 yang berarti penting dan rata-rata tingkat kinerja sebesar 4,00 yang berarti penting sedangkan faktor-faktor yang dianggap penting dan perlu mendapat prioritas dengan tingkat kesesuaia yang kecil adalah Perhatian pemandu wisata terhadap keinginan dan kebutuhan wisatawan, kelengkapan perlengkapan pamandu wisata ( air dan pengeras suara), Inisiatif pemandu wisata dalam mengantisipasi masalah dan hambatan yang mungkin didapat selama dalam pemanduan, keandalan pemandu wisata dalam memberikan pelayanan sesuai dengan janji yang diberikan pada wisatawan.
PERSPEKTIF WISATAWAN DOMESTIK TERHADAP KUALITAS PELAYANAN WISATA ARUNG JERAM DI SUNGAI AYUNG, BALI Ni Putu Evi Wijayanti; I Nyoman Darma Putra; Ni Made Eka Mahadewi
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 03, Nomor 02, Januari 2017
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2017.v03.i02.p05

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif wisatawan domestik terhadap kualitas pelayanan wisata arung jeram di Sungai Ayung, Bali, dan pengaruhnya terhadap tingkat kepuasan wisatawan. Variabel yang diukur dalam penelitian ini terdiri dari 23 indikator dari aspek pelayanan yang merupakan bagaian dari lima dimensi yaitu: bukti fisik (tangible), kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (empathy). Metode analisis data yang digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasan wisatawan domestik dalam penelitian ini adalah Importance Performan Analysis (IPA) yang digambarkan dengan diagram kartesius. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa dari 23 indikator aspek pelayanan yang diuji ada 15 aspek pelayanan yang belum memenuhi harapan wisatawan atau wisatawan belum merasa puas dan 8 aspek pelayanan yang sudah memberikan nilai kepuasan bagi wisatawan domestik. Indikator yang belum memberikan nilai kepuasan perlu diberikan perhatian dan penanganan dari semua pihak berupa upaya-upaya yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sehingga kepuasan dapat tercapai.
NOMADIC TOURISM, WISATA PENDIDIKAN, DIGITALISASI DAN WISATA EVENT DALAM PENGEMBANGAN USAHA JASA AKOMODASI HOMESTAY DI DESTINASI WISATA Ni Made Eka Mahadewi
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 17 No 1 (2018): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jpar.v17i1.26

Abstract

Nomadic tourism atau wisata nomad merupakan terminologi yang belum lazim digunakan dalam kepariwisataan Bali.Model kegiatan wisata dalam bentuk wisata nomad, memberikan alternatif baru dalam pengembangan pariwisata Bali, khsususnya kabupaten Badung. Kajian dan pendekatan teori konsep terhadap nomadic tourism, wisata pendidikan, digitalisasi dan wisata event dilakukan untuk mendapatkan model pengembangan destinasi wisata Bali secara umum. Kajian ini akan mengungkap secara teoritis peran penting dari sinergi wisata nomad (nomadic tourism), wisata pendidikan, digitalisasi dan event dalam menggerakkan roda perekonomian destinasi dengan bisnis homestay yang dikelolanya. Observasi lapangan dan pengumpulan data primer- sekunder dilakukan untuk mendapatkan informasi yang bermanfaat terkait Badung sebagai destinasi yang mendukung wisata nomad.Hasil akhir penelitian ini adalah implikasi pengembangan nomadic tourism, wisata pendidikan, digitalisasi dan event budaya terhadap pengembangan destinasi wisata di kabupaten Badung.
PENGARUH KOMUNIKASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN HOTEL (Studi Kasus Hotel Bintang 4 dan 5 di Destinasi Wisata Jawa Barat) Zulkifli Harahap; Ni Made Eka Mahadewi
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 16 No 1 (2017): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jpar.v16i1.80

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini didasarkan pada fenomena yang ada dimana kinerja karyawan yang belum optimal sehingga kualitas pelayanan hotel belum optimal pada saat ini.Adapun yang menjadi faktor utama rendahnya kinerja karyawan adalah tingkat kepuasan kerja karyawan dalam bekerja masih rendah.Berdasarkan penelitian awal, rendahnya kepuasan kerja lebih disebabkan komunikasi yang belum optimal di hotel bintang 4 dan 5 di Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji Pengaruh komunikasi terhadap Kepuasan Kerja di Hotel bintang 4 dan 5 di Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan verifikatif, metode peneltian yang digunakan descriptive survey dan exlanantory survey. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel adalah karyawan tingkat manajer Hotel bintang 4 dan 5 di Jawa Barat sebanyak 199 orang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh langsung komunikasi terhadap Kepuasan Kerja sebesar 4,96 persen. Secara simultan pengaruh varabel bebas terhadap Kepuasan Kerja sebesar 4,96 persen sisanya sebesar 95,4 persen merupakan factor lain yang tidak diteliti namun turut mempengaruhi Kepuasan Kerja.
FAKTOR PENENTU WISATAWAN EROPA MEMILIH BALI SEBAGAI DESTINASI PARIWISATA I Gusti Bagus Rai Utama; Ni Made Eka Mahadewi
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jpar.v15i2.205

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Provinsi Bali yang bertujuan untuk menentukan faktorfaktor yang menjadi daya tarik pariwisata Bali menurut wisatawan asal Eropa, dan menentukan faktor-faktor yang dominan menentukan wisatawan asal Eropa berwisata ke Bali, Penelitian dirancang menggunakan penelitian survei yang melibatkan 167 wisatawan asal Eropa. Para wisatawan tersebut dipilih secara purposif ketika mereka sedang berlibur di Bali.Teknik analisis faktor konfirmatori digunakan untuk menganalisis berbagai variabel daya tarik Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menjadi daya tarik pariwisata Bali menurut wisatawan asal Eropa adalah (1) imigrasi, keamanan destinasi, dan biro perjalanan, (2) harga, akomodasi, makanan, dan transportasi, (3) sejarah, budaya, dan keindahan alam. Sedangkan faktor yang paling dominan menentukan wisatawan asal Eropa berwisata ke Bali adalah imigrasi, keamanan destinasi, dan biro perjalanan.Temuan penelitian ini juga mengindikasikan bahwa citra destinasi pariwisata Bali adalah destinasi sejarah, budaya, dan alam.
PEMBANGUNAN DESTINASI PARIWISATA YANG BEKELANJUTAN MELALUI PENERAPAN NILAI-NILAI ERGONOMI Ni Made Eka Mahadewi; Ni Ketut Dewi Irwanti
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 19 No 2 (2020): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jpar.v19i2.426

Abstract

The development of tourism can not only refer to attractions, accessibility and destination facilities. However, the values of structuring in each tourist attraction in a destination are important to note. And along with various tourism developments, the comfort factor is one of the important factors that determine the decision of tourists to visit a tourist destination. Many things affect the comfort of tourists while in a tourist destination. One of the approaches used to make tourists comfortable using the infrastructure, facilities, tourist activities, and services provided is to implement the ergonomic approach that seeks for people to be healthy, safe, comfortable, effective and efficient so that they are more productive and the quality of life is better also they got happiness and sustainable.
STRATEGI PEMASARAN DAYA TARIK WISATA JATILUWIH, TABANAN, BALI PADA ERA NEW NORMAL Desy Paradina; Ni Made Eka Mahadewi; Luh Yusni Wiarti
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 4, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.4.1.13-22.2021

Abstract

Salah satu daya tarik wisata di Bali yaitu daya tarik wisata Jatiluwih yang terletak di kabupaten Tabanan, Bali terkena dampak wabah virus corona sedang kembali bangkit dengan menerapkan strategi pemasaran yang tepat agar wisatawan mau berkunjung kembali ke Jatiluwih. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa tantangan yang dihadapi daya tarik wisata Jatiluwih dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan pada era new normal, menganalisa penerapan strategi pemasaran daya tarik wisata Jatiluwih pada era new normal, serta menentukan strategi pemasaran yang tepat melalui analisis SWOT dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan pada era new normal. Peneliti menggunakan deskriptif kualitatif sebagai desain penelitian untuk mengumpulkan data. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan yang digunakan pada penelitian ini adalah karyawan manajemen operasional pengelolaan daya tarik wisata Jatiluwih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukannya tantangan yang sedang dihadapi oleh DTW Jatiluwih dan menerapkan strategi pemasaran yang diterapkan pada masa era new normal. Hasil analisis SWOT yang paling efektif adalah strategi S-O yaitu: Jatiluwih merupakan warisan budaya dunia yang telah diakui UNESCO sehingga dapat menjadi peluang bagi DTW Jatiluwih untuk memasarkan produk yang dimiliki.
STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA MASCETI GIANYAR DALAM PENINGKATAN JUMLAH PENGUNJUNG DAN NILAI EKONOMI Sri Dewi Handayani; Ni Made Eka Mahadewi; I Ketut Surata
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 4, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.4.2.71-77.2021

Abstract

Kawasan wisata Masceti di Desa Medahan, Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, merupakan kawasan wisata berbasis budaya yang dikembangkan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat sekitarnya. Bila meninjau dari tujuan pokok tersebut, Kawasan Wisata Masceti yang merupakan kawasan wisata berbasis budaya memiliki dualisme fungsi, yaitu sebagai (1) Kawasan Pariwisata, serta sebagai (2) Penyedia lapangan kerja bagi masyarakat sekitarnya.  Sehingga dalam pengelolaannya, kawasan Masceti di Desa Medahan ini membutuhkan strategi pengembangan yang tepat. Penelitian ini menfokuskan kepada strategi pengembangan untuk meningkatkan jumlah pengunjung dan nilai ekonomi masyarakat.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian secara kualitatif dan kuantitatif (mixed method)  dengan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threat) untuk menguji analisa data yang ada dari hasil teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Sehingga demikian, akan dapat diketahui faktor pendukung dari peningkatan jumlah pengunjung dan nilai ekonomi masyarakat Desa Medahan, Gianyar.  Sehingga Kawasan wisata Masceti dapat memenuhi kebutuhan (needs) dan keinginan (wants) dari wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata tersebut.   Dan untuk strategi peningkatan nilai ekonomi masyarakat agar dibuatkan perencanaan kegiatan ekonomi yang dapat memajukan kesejahteraan masyarakat lokal.
IMPLEMENTASI PROTOKOL KESEHATAN BERBASIS CHSE PADA ERA NEW NORMAL DI INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION THE NUSA DUA BALI Ibnu Avichena; Ni Made Eka Mahadewi; I Ketut Murdana
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 4, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.4.1.32-44.2021

Abstract

Perkembangan  pariwisata Indonesia setiap tahunya telah mengantarkan sektor pariwisata sebagai sektor penyumbang devisa negara kedua setelah minyak dan gas. Tingginya angka kunjungan wisatawan ke Indonesia membuat Indonesia semakin terkenal.dikalangan wisatawan. Indahnya alam Indonesia membuat para wisatawan datang untuk berlibur  menikmati budaya dan alam yang sangat natural. Salah satu destinasi unggulan yaitu kawasan The Nusa Dua. Kawasan ini merupakan contoh kawasan wisatawan yang paling diminati oleh wisatawan kelas atas. Pada akhir tahun 2019 dunia digemparkan dengan adanya wabah virus covid-19 yang membuat hampir semua sektor terhenti,termasuk sektor pariwisata.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi  penerapan protokol kesehatan dan implementasi protokol kesehatan berbasis CHSE pada era new normal. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, serta menggunakan instrumen penelitian yaitu pedoman wawancara dan pengumpulan literatur sebagai penunjang. Dalam penelitian ini dilakukan pengumpulan data terlebih dahulu, reduksi data, display data dan yang terakhir verifikasi dan penegasan kesimpulan. Sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan protokol kesehatan berbasis CHSE di kawasan ITDC The Nusa Dua sudah berjalan dengan baik. Sistem yang terintegrasi membuat kawasan ITDC The Nusa Dua menjadi zona hijau sehingga membuat kawasan ITDC The Nusa Dua sudah bisa dibuka untuk tujuan tertentu. Pengontrolan para pengunjung dengan aplikasi Pedulu Lindungi sangat membantu petugas untuk melakukan pengontrolan kegiatan pengunjung di ITDC dengan standar CHSE.