Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PERSPEKTIF WISATAWAN DOMESTIK TERHADAP KUALITAS PELAYANAN WISATA ARUNG JERAM DI SUNGAI AYUNG, BALI Ni Putu Evi Wijayanti; I Nyoman Darma Putra; Ni Made Eka Mahadewi
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 03, Nomor 02, Januari 2017
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2017.v03.i02.p05

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif wisatawan domestik terhadap kualitas pelayanan wisata arung jeram di Sungai Ayung, Bali, dan pengaruhnya terhadap tingkat kepuasan wisatawan. Variabel yang diukur dalam penelitian ini terdiri dari 23 indikator dari aspek pelayanan yang merupakan bagaian dari lima dimensi yaitu: bukti fisik (tangible), kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (empathy). Metode analisis data yang digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasan wisatawan domestik dalam penelitian ini adalah Importance Performan Analysis (IPA) yang digambarkan dengan diagram kartesius. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa dari 23 indikator aspek pelayanan yang diuji ada 15 aspek pelayanan yang belum memenuhi harapan wisatawan atau wisatawan belum merasa puas dan 8 aspek pelayanan yang sudah memberikan nilai kepuasan bagi wisatawan domestik. Indikator yang belum memberikan nilai kepuasan perlu diberikan perhatian dan penanganan dari semua pihak berupa upaya-upaya yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sehingga kepuasan dapat tercapai.
NOMADIC TOURISM, WISATA PENDIDIKAN, DIGITALISASI DAN WISATA EVENT DALAM PENGEMBANGAN USAHA JASA AKOMODASI HOMESTAY DI DESTINASI WISATA Ni Made Eka Mahadewi
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 17 No 1 (2018): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jpar.v17i1.26

Abstract

Nomadic tourism atau wisata nomad merupakan terminologi yang belum lazim digunakan dalam kepariwisataan Bali.Model kegiatan wisata dalam bentuk wisata nomad, memberikan alternatif baru dalam pengembangan pariwisata Bali, khsususnya kabupaten Badung. Kajian dan pendekatan teori konsep terhadap nomadic tourism, wisata pendidikan, digitalisasi dan wisata event dilakukan untuk mendapatkan model pengembangan destinasi wisata Bali secara umum. Kajian ini akan mengungkap secara teoritis peran penting dari sinergi wisata nomad (nomadic tourism), wisata pendidikan, digitalisasi dan event dalam menggerakkan roda perekonomian destinasi dengan bisnis homestay yang dikelolanya. Observasi lapangan dan pengumpulan data primer- sekunder dilakukan untuk mendapatkan informasi yang bermanfaat terkait Badung sebagai destinasi yang mendukung wisata nomad.Hasil akhir penelitian ini adalah implikasi pengembangan nomadic tourism, wisata pendidikan, digitalisasi dan event budaya terhadap pengembangan destinasi wisata di kabupaten Badung.
PENGARUH KOMUNIKASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN HOTEL (Studi Kasus Hotel Bintang 4 dan 5 di Destinasi Wisata Jawa Barat) Zulkifli Harahap; Ni Made Eka Mahadewi
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 16 No 1 (2017): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jpar.v16i1.80

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini didasarkan pada fenomena yang ada dimana kinerja karyawan yang belum optimal sehingga kualitas pelayanan hotel belum optimal pada saat ini.Adapun yang menjadi faktor utama rendahnya kinerja karyawan adalah tingkat kepuasan kerja karyawan dalam bekerja masih rendah.Berdasarkan penelitian awal, rendahnya kepuasan kerja lebih disebabkan komunikasi yang belum optimal di hotel bintang 4 dan 5 di Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji Pengaruh komunikasi terhadap Kepuasan Kerja di Hotel bintang 4 dan 5 di Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan verifikatif, metode peneltian yang digunakan descriptive survey dan exlanantory survey. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel adalah karyawan tingkat manajer Hotel bintang 4 dan 5 di Jawa Barat sebanyak 199 orang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh langsung komunikasi terhadap Kepuasan Kerja sebesar 4,96 persen. Secara simultan pengaruh varabel bebas terhadap Kepuasan Kerja sebesar 4,96 persen sisanya sebesar 95,4 persen merupakan factor lain yang tidak diteliti namun turut mempengaruhi Kepuasan Kerja.
FAKTOR PENENTU WISATAWAN EROPA MEMILIH BALI SEBAGAI DESTINASI PARIWISATA I Gusti Bagus Rai Utama; Ni Made Eka Mahadewi
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jpar.v15i2.205

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Provinsi Bali yang bertujuan untuk menentukan faktorfaktor yang menjadi daya tarik pariwisata Bali menurut wisatawan asal Eropa, dan menentukan faktor-faktor yang dominan menentukan wisatawan asal Eropa berwisata ke Bali, Penelitian dirancang menggunakan penelitian survei yang melibatkan 167 wisatawan asal Eropa. Para wisatawan tersebut dipilih secara purposif ketika mereka sedang berlibur di Bali.Teknik analisis faktor konfirmatori digunakan untuk menganalisis berbagai variabel daya tarik Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menjadi daya tarik pariwisata Bali menurut wisatawan asal Eropa adalah (1) imigrasi, keamanan destinasi, dan biro perjalanan, (2) harga, akomodasi, makanan, dan transportasi, (3) sejarah, budaya, dan keindahan alam. Sedangkan faktor yang paling dominan menentukan wisatawan asal Eropa berwisata ke Bali adalah imigrasi, keamanan destinasi, dan biro perjalanan.Temuan penelitian ini juga mengindikasikan bahwa citra destinasi pariwisata Bali adalah destinasi sejarah, budaya, dan alam.
PEMBANGUNAN DESTINASI PARIWISATA YANG BEKELANJUTAN MELALUI PENERAPAN NILAI-NILAI ERGONOMI Ni Made Eka Mahadewi; Ni Ketut Dewi Irwanti
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 19 No 2 (2020): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jpar.v19i2.426

Abstract

The development of tourism can not only refer to attractions, accessibility and destination facilities. However, the values of structuring in each tourist attraction in a destination are important to note. And along with various tourism developments, the comfort factor is one of the important factors that determine the decision of tourists to visit a tourist destination. Many things affect the comfort of tourists while in a tourist destination. One of the approaches used to make tourists comfortable using the infrastructure, facilities, tourist activities, and services provided is to implement the ergonomic approach that seeks for people to be healthy, safe, comfortable, effective and efficient so that they are more productive and the quality of life is better also they got happiness and sustainable.
STRATEGI PEMASARAN DAYA TARIK WISATA JATILUWIH, TABANAN, BALI PADA ERA NEW NORMAL Desy Paradina; Ni Made Eka Mahadewi; Luh Yusni Wiarti
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 4, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.4.1.13-22.2021

Abstract

Salah satu daya tarik wisata di Bali yaitu daya tarik wisata Jatiluwih yang terletak di kabupaten Tabanan, Bali terkena dampak wabah virus corona sedang kembali bangkit dengan menerapkan strategi pemasaran yang tepat agar wisatawan mau berkunjung kembali ke Jatiluwih. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa tantangan yang dihadapi daya tarik wisata Jatiluwih dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan pada era new normal, menganalisa penerapan strategi pemasaran daya tarik wisata Jatiluwih pada era new normal, serta menentukan strategi pemasaran yang tepat melalui analisis SWOT dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan pada era new normal. Peneliti menggunakan deskriptif kualitatif sebagai desain penelitian untuk mengumpulkan data. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan yang digunakan pada penelitian ini adalah karyawan manajemen operasional pengelolaan daya tarik wisata Jatiluwih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukannya tantangan yang sedang dihadapi oleh DTW Jatiluwih dan menerapkan strategi pemasaran yang diterapkan pada masa era new normal. Hasil analisis SWOT yang paling efektif adalah strategi S-O yaitu: Jatiluwih merupakan warisan budaya dunia yang telah diakui UNESCO sehingga dapat menjadi peluang bagi DTW Jatiluwih untuk memasarkan produk yang dimiliki.
STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA MASCETI GIANYAR DALAM PENINGKATAN JUMLAH PENGUNJUNG DAN NILAI EKONOMI Sri Dewi Handayani; Ni Made Eka Mahadewi; I Ketut Surata
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 4, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.4.2.71-77.2021

Abstract

Kawasan wisata Masceti di Desa Medahan, Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, merupakan kawasan wisata berbasis budaya yang dikembangkan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat sekitarnya. Bila meninjau dari tujuan pokok tersebut, Kawasan Wisata Masceti yang merupakan kawasan wisata berbasis budaya memiliki dualisme fungsi, yaitu sebagai (1) Kawasan Pariwisata, serta sebagai (2) Penyedia lapangan kerja bagi masyarakat sekitarnya.  Sehingga dalam pengelolaannya, kawasan Masceti di Desa Medahan ini membutuhkan strategi pengembangan yang tepat. Penelitian ini menfokuskan kepada strategi pengembangan untuk meningkatkan jumlah pengunjung dan nilai ekonomi masyarakat.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian secara kualitatif dan kuantitatif (mixed method)  dengan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threat) untuk menguji analisa data yang ada dari hasil teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Sehingga demikian, akan dapat diketahui faktor pendukung dari peningkatan jumlah pengunjung dan nilai ekonomi masyarakat Desa Medahan, Gianyar.  Sehingga Kawasan wisata Masceti dapat memenuhi kebutuhan (needs) dan keinginan (wants) dari wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata tersebut.   Dan untuk strategi peningkatan nilai ekonomi masyarakat agar dibuatkan perencanaan kegiatan ekonomi yang dapat memajukan kesejahteraan masyarakat lokal.
IMPLEMENTASI PROTOKOL KESEHATAN BERBASIS CHSE PADA ERA NEW NORMAL DI INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION THE NUSA DUA BALI Ibnu Avichena; Ni Made Eka Mahadewi; I Ketut Murdana
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 4, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.4.1.32-44.2021

Abstract

Perkembangan  pariwisata Indonesia setiap tahunya telah mengantarkan sektor pariwisata sebagai sektor penyumbang devisa negara kedua setelah minyak dan gas. Tingginya angka kunjungan wisatawan ke Indonesia membuat Indonesia semakin terkenal.dikalangan wisatawan. Indahnya alam Indonesia membuat para wisatawan datang untuk berlibur  menikmati budaya dan alam yang sangat natural. Salah satu destinasi unggulan yaitu kawasan The Nusa Dua. Kawasan ini merupakan contoh kawasan wisatawan yang paling diminati oleh wisatawan kelas atas. Pada akhir tahun 2019 dunia digemparkan dengan adanya wabah virus covid-19 yang membuat hampir semua sektor terhenti,termasuk sektor pariwisata.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi  penerapan protokol kesehatan dan implementasi protokol kesehatan berbasis CHSE pada era new normal. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, serta menggunakan instrumen penelitian yaitu pedoman wawancara dan pengumpulan literatur sebagai penunjang. Dalam penelitian ini dilakukan pengumpulan data terlebih dahulu, reduksi data, display data dan yang terakhir verifikasi dan penegasan kesimpulan. Sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan protokol kesehatan berbasis CHSE di kawasan ITDC The Nusa Dua sudah berjalan dengan baik. Sistem yang terintegrasi membuat kawasan ITDC The Nusa Dua menjadi zona hijau sehingga membuat kawasan ITDC The Nusa Dua sudah bisa dibuka untuk tujuan tertentu. Pengontrolan para pengunjung dengan aplikasi Pedulu Lindungi sangat membantu petugas untuk melakukan pengontrolan kegiatan pengunjung di ITDC dengan standar CHSE.
The Economic Contribution to Sustainable Tourism Development in Badung Regency - Bali Ni Made Eka Mahadewi
Journal of Business on Hospitality and Tourism Vol 1, No 1 (2015): Journal of Business on Hospitality and Tourism
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.982 KB) | DOI: 10.22334/jbhost.v1i1.34

Abstract

Sustainable tourism has achieved the status of being the superior goal in Badung Regency government tourism policy, and is attaining much attention in the national scientific and political discourse on tourism. Tourism is a tool that has been widely used around the world for the purpose of intensifying the economic aspects of the local community. Badung is supportive of this tool. The main objective of this paper is to unveil the potential economic benefits that can be offered by the tourism and its related activities to progressive community in Badung-Bali. Data were collected through document analyses. The qualitative studies concluded that tourism can be the impetus for sustainable development for Badung community. The benefits include enhancing their social empowerment system, strengthening their social ties and developing their social skills and relationships, increasing the income of local community, diversifying and intensifying the economic activities, providing job opportunities and alleviation of poverty. Thus, tourism has the potential to raise the consciousness of the selected community regarding sustainable development.
Faktor Pendorong (Push Factor) dan Faktor Penarik (Pull Factor) Yang Mempengaruhi Kunjungan Wisatawan Domestik Ke Desa Wisata Sasak Ende Lombok Tengah Oktoraini, Septia; Mahadewi, Ni Made Eka; Murdana, I Ketut
Journal of Mandalika Review Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of Mandalika Review
Publisher : Politeknik Pariwisata Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55701/mandalika.v3i1.114

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong dan menarik kunjungan wisatawan domestik ke Desa Wisata Sasak Ende di Lombok Tengah. Wisata pedesaan semakin populer sebagai destinasi alternatif bagi wisatawan domestik yang mencari pengalaman budaya dan alam yang autentik. Desa Wisata Sasak Ende adalah salah satu contoh desa wisata yang berusaha mempromosikan warisan budaya dan lingkungannya. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan domestik yang pernah mengunjungi Desa Wisata Sasak Ende, dengan sumber data menggunakan data primer dan sekunder. Metodologi: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 250 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Faktor dengan menggunakan program aplikasi Statistical Program for Social Science (SPSS) versi 26. Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor pendorong dan penarik yang mempengaruhi kunjungan wisatawan domestik ke Desa Wisata Sasak Ende. Faktor-faktor pendorong meliputi keinginan untuk berkunjung ke Desa Wisata Sasak Ende merasakan budaya Sasak yang autentik, menghabiskan waktu bersama teman, keindahan alam, serta keinginan untuk bersosialisasi dengan penduduk setempat. Di sisi lain, faktor-faktor penarik melibatkan indikator infrastruktur pariwisata, fasilitas akomodasi yang berkualitas, aksesibilitas yang baik, dan harga yang terjangkau. Kesimpulan: Hasil penelitian ini dapat menjadi pedoman bagi pihak-pihak terkait, seperti pemerintah daerah, pengelola desa wisata, dan pemangku kepentingan lainnya, untuk meningkatkan pengembangan dan promosi Desa Wisata Sasak Ende sebagai destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan domestik. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi referensi bagi penelitian lebih lanjut tentang pengembangan desa wisata di Indonesia. Keywords: Push Factor, Pull Factor, Sasak