Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Students’ Perception on the Use of Grammarly in Thesis Writing Nursanti, Ida; Salam, Urai; Rezeki, Yanti Sri
Lexeme : Journal of Linguistics and Applied Linguistics Vol. 7 No. 2 (2025): JULY 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/ljlal.v7i2.50959

Abstract

This research aims to know students’ perceptions of the use of Grammarly in thesis writing and their experiences in using it. The data were derived from Likert Scale questionnaire and interview. The questionnaire was distributed to 40 English Education students to know about students’ perceptions, which covered three aspects: perceived usefulness, perceived easiness, and students’ satisfaction. Meanwhile, the interview was conducted with three chosen participants to learn about students’ actual experiences in using Grammarly. The result showed the mean score for each aspect with the following distribution: perceived usefulness is 4.06, perceived ease is 3.92, and students’ satisfaction is 4.01. These scores were verbally interpreted as ‘agree’, meaning that students perceived using Grammarly positively. These are supported by the interview results, in which students shared that they experienced benefits from using Grammarly in correcting punctuation, detecting mistyping, reconstructing sentences, and detecting grammar errors. However, the participants also stated that they noticed some weaknesses of this tool, which were related to inaccuracy of the feedback given. Eventually, this study revealed that in general, students agree that Grammarly is a helpful tool to help them with thesis writing, along with its advantages and disadvantages. Therefore, students’ awareness is required to avoid errors that Grammarly might produce.
Corn (Zea mays L.) Response of Palm Oil Mill Effluent Plus Zeolite, and Water Availability in Potential Acid Sulphate Soil Nursanti, Ida; Defitri, Yuza
AGRIVITA Journal of Agricultural Science Vol 46, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v46i2.4087

Abstract

Potential use of acid sulfate soils in agriculture is faced by low pH and the presence of a pyrite layer especially in dry conditions. In order for potential acid sulfate soils to support corn growth during the dry season, technological input is needed to improve soil fertility and overcome water availability by organic fertilizer palm oil mill effluent (POME) plus zeolite. The study used a Split Plot Design with two treatment factors. The treatment factors consisted of plots of water availability: C1 = 100%, C2 = 75%, C3 = 50%, C4 = 25%. POME subplot factor: L0 = No POME, L1 = Secondary Anaerobic POME  (zeolite 0%) dose of 1000 ml, L2 = POME Acidification Pool (zeolite 10%) dose of 1000 ml. Availability of water and the provision of POME plus zeolite affect pH, organic-C, total-N, P-Bray I, and soil CEC. In terms of plant growth, both treatments also influence canopy dry weight, seed weight, N content, P and proline leaf corn. Palm oil mill effluent acidification pool plus zeolite 10% dose of 1000 ml increases the adaptability of plants to water shortages and the fertility of potential acid sulfate soils, and the growth and production of corn.
Pengaruh Pendampingan Pemberian Stimulasi Perkembangan Terhadap Pengetahuan, Keterampilan Keluarga dan Perkembangan Sosial Kemandirian Anak Batita di Posyandu Anggrek Ponggok 1 Sumariyani Saputri, Yunda Khofifah; Nursanti, Ida
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i7.3406

Abstract

Golden age pada usia 12–36 bulan merupakan fase penting, di mana stimulus positif lingkungan sangat krusial bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. UNICEF mencatat adanya keterlambatan sosial kemandirian, bahasa, kognitif, dan motorik pada anak batita. Profil Kesehatan Indonesia tahun 2022 menempatkan D.I. Yogyakarta di peringkat 32 dari 35 provinsi dalam pemantauan perkembangan balita. Di Kabupaten Bantul pada tahun 2022, cakupan pemeriksaan perkembangan di wilayah Puskesmas Jetis 1, khususnya Desa Trimulyo, masih rendah. Posyandu Anggrek Ponggok 1 memiliki balita usia 12–36 bulan terbanyak, dengan keterlambatan sosial kemandirian yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendampingan pemberian stimulasi perkembangan terhadap pengetahuan, keterampilan keluarga dan perkembangan sosial kemandirian anak Batita di Posyandu Anggrek Ponggok 1. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain quasi experimen (one group pretest-posttest) dengan teknik sampling yaitu purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 59 balita dan sampel sebanyak 25 Batita. Instrumen meliputi kuesioner pengetahuan, lembar observasi keterampilan, video edukasi stimulasi sosial kemandirian, dan Denver Developmental Screening Test (DDST). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon terdapat pengaruh positif dan signifikan pada pengetahuan keluarga (p = 0,014), keterampilan keluarga (p = 0,002), dan perkembangan sosial kemandirian batita (p = 0,014) di Posyandu Anggrek Ponggok 1. Adanya pengaruh positif dan signifikan pada pendampingan pemberian stimulasi perkembangan terhadap pengetahuan keluarga, keterampilan dan perkembangan sosial kemandirian anak Batita.
PKM Berbasis Mindfullness-Based Cognitive Program untuk Menurunkan Parental Burnout dan Postpartum Blues Menuju Generasi Emas Pada Ibu dengan Balita di Posyandu Kalurahan Bener Yogyakarta Ayuningtyas, Ika Fitria; Nursanti, Ida; Ferianto; Erwan Syah, Muhammad
Gotong Royong: Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Gotong Royong (JP3KM) Desember 2025
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v5i1.87

Abstract

Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan kesadaran dan penerimaan diri serta menumbuhkan kualitas hidup yang jauh lebih baik. Selain itu, untuk mengurangi stres, depresi, dan kecemasan pada ibu dengan balita. Oleh karena itu, program ini akan memberi dampak tidak hanya pada ibu dengan balita, tetapi juga pada kualitas pengasuhan, tumbuh kembang anak, komunikasi pada keluarga dan kader posyanduKegiatan yang dilakukan diantaranya pelatihan dan pendampingan terhadap ibu dengan balita pada mitra dengan kegiatan untuk mentransfer pengetahuan yaitu Membantu mitra melengkapi sarana dan prasarana kegiatan pelatihan dan pendampingan implementasi MBCP, Mendampingi mitra melaksanakan persiapan ruang pelatihan dan pendampingan, Menyiapkan instrument pendukung MBCP, Menyiapkan alat dan bahan pelatihan MBCP dan pendampingan implementasi kepada ibu dengan balita; Pelatihan MBCP bagi ibu dengan balita; Pendampingan implementasi MBCP bagi ibu dengan balita; dan Psikoedukasi kepada ibu dengan balita. Kegiatan PKM Berbasis Mindfullness-Based Cognitive Program (MBCP) untuk Menurunkan Parental Burnout dan Postpartum Blues Menuju Generasi Emas Pada Ibu dengan Balita di Posyandu Kalurahan Bener Yogyakarta dapat berjalan efektif dan berkesinambungan, menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan Sejahtera. Selain itu bagi masyarakat lebih peduli terhadap kesadaran dan penerimaan diri serta menumbuhkan kualitas hidup yang jauh lebih baik khususnya bagi para Ibu dengan Balita di Posyandu Kalurahan Bener Yogyakarta
UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI BERMAIN MENCIPTA BIDANG DARI KEPINGAN GEOMETRI PADA KELOMPOK B TK IT PERMATA BUNDA MRANGGEN DEMAK TAHUN AJARAN 2014/2015 Nursanti, Ida; Khasanah, Ismatul
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 Oktober (2015): PAUDIA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v4i2 Oktober.821

Abstract

Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.