Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Master Bahasa

Analisis Ragam Pertanyaan dan Strategi Bertanya Guru dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 8 Banda Aceh Azhari Azhari; Wildan Wildan
Master Bahasa Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.096 KB) | DOI: 10.24173/mb.v5i1.11079

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan ragam pertanyaan dan strategi bertanya yang digunakan guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 8 Banda Aceh. Asumsi dilakukannya penelitian ini adalah terdapatnya pembelajaran yang tidak aktif yang diakibatkan oleh cara atau strategi bertanya guru yang tidak tepat dalam pembalajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Sumber data penelitian ini adalah guru yang mengajar di kelas VII SMP Negeri 8 Banda Aceh. Tahapan penelitian: (1) mencatat dan merekam semua dialog guru dengan siswa pada saat pembelajaran berlangsung; (2) mentranskripsikan data rekaman dengan teknik catat; (3) mengelompok data berdasarkan variabel; dan(4) menganalisis dan mendeskripsikan data hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan enam ragam pertanyaan: (1) ragam pertanyaan pengetahuan; (2) ragam pertanyaan pemahaman; (3) ragam pertanyaan terapan; (4) ragam pertanyaan analisis; (5) ragam pertanyaan sintesis; dan (6) ragam pertanyaan evaluasi, dan menggunakan empat strategi bertanya: (1) strategi waktu tunggu; (2) strategi penguatan; (3) strategi pertanyaan menggali, dan (4) strategi persamaan interaksi. Ragam pertanyaan yang paling sering digunakan guru dalam pembelarajaran: (1) ragam pertanyaan pengetahuan; (2) ragam pertanyaan pemahaman; (3) ragam pertanyaan analisis; (4) ragam pertanyaan evaluasi; (5) ragam pertanyaan terapan; dan (6) ragam pertanyaan sintesis. Strategi bertanya yang paling sering digunakan guru dalam pembelajaran: (1) strategi penguatan; (2) strategi waktu tunggu; (3) strategi pertanyaan menggali; dan (4) persamaan interaksi.
Kekerasan terhadap Perempuan dalam Novel Bidadari Hitam Karya T.i. Thamrin Dewi Fitriani; Wildan Wildan
Master Bahasa Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.864 KB) | DOI: 10.24173/mb.v5i2.11080

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis bentuk dan dampak tindak kekerasan terhadap tokoh perempuan dalam novel Bidadari Hitam karya T.I. Thamrin. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Sumber data adalah novel Bidadari Hitam karya T.I. Thamrin. Data yang dijadikan objek dalam penelitian ini adalah kata-kata, kalimat, dan dialog pada sumber data yang mendeskripsikan bentuk-bentuk kekerasan dan dampak tindak kekerasan yang dialami tokoh perempuan. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk-bentuk kekerasan terhadap perempuan dalam novel Bidadari Hitam karya T.I.Thamrin adalah kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan seksual, dan kekerasan ekonomi; (2) Dampak dari tindak kekerasan yang dialami tokoh perempuan yaitu fatal dan nonfatal. Dampak yang tergolong fatal meliputi bunuh diri dan pembunuhan. Selanjutnya, dampak yang tergolong nonfatal meliputi cedera fisik, gangguan reproduksi, gangguan psikologis, gangguan kronis, dan gangguan perilaku. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kekerasan terhadap perempuan terjadi berulang- ulang pada korban dan keluarganya sehingga mengakibatkan penderitaan dan kesengsaraan yang berkepanjangan. Di samping itu, konflik bersenjata yang terjadi di Aceh pada tahun 1989-2001 menambah kuantitas kekerasan yang dilakukan oleh aparat keamanan (TNI/POLRI) maupun GAM dan warga sipil. Semua kekerasan tersebut tidak dapat diterima oleh tokoh-tokoh perempuan baik secara psikis maupun batin.