Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Ketebalan Pelepah Pisang terhadap Koefisien Absorpsi Material Akustik Nurul Nabila; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.783 KB) | DOI: 10.25077/jfu.9.2.244-249.2020

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh ketebalan pelepah pisang terhadap koefisien absorpsi bunyi material akustik.  Metode yang digunakan yaitu metode tabung impedansi berbahan dasar pelepah pisang dengan matriks resin epoksi.  Material komposit tersebut diberi perlakuan yang sama untuk  ketebalan pelepah pisang yang berbeda yaitu 2 cm, 1 cm ,dan 0,5 cm. Material uji yang dibuat dengan ketebalan sampel yang sama yaitu 1,5 cm. Frekuensi yang digunakan pada penelitian ini adalah 500 Hz, 1000 Hz, 1500 Hz, 2000 Hz dan 2500 Hz.  Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien absorpsi tertinggi yaitu 0,99  pada frekuensi 1500 Hz pada ketebalan 2 cm.  Nilai koefisien absorpsi terendah yaitu 0, 75 pada frekuensi 500 Hz dan 2500 Hz pada ketebalan pelepah 0,5 cm.  Pelepah pisang memenuhi persyaratan penting dari karakteristik dasar bahan akustik yaitu, bahan berpori yang memiliki jaringan selular dengan pori – pori yang saling berhubungan. Research has been conducted on the effect of the thickness of the banana fronds on the sound absorption coefficient of acoustic material. The method used is the impedance tube method made from banana fronds with epoxy resin matrix. The composite material was given the same treatment for different thicknesses of banana fronds namely 2 cm, 1 cm, and 0.5 cm. Test material made with the sample thickness is 1.5 cm. The frequency used in this study is 500 Hz, 1000 Hz, 1500 Hz, 2000 Hz and 2500 Hz. The result of the study indicate that the highest absorption coefficient value is 0.99 at a frequency 0f 1500 Hz at a thickness of the midrib 0.5 cm. Banana sheath fulfills an important requirement of the basic characteristics of acoustic materials, namely, porous material which has cellular tissue with interconnected porously.
Pengaruh Waktu Ultrasonikasi Terhadap Sifat Mekanik Selulosa Serat Pinang Al Rahman; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.559 KB) | DOI: 10.25077/jfu.9.3.331-337.2020

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh waktu ultrasonikasi terhadap sifat mekanik selulosa serat pinang dengan variasi waktu 30, 60, 90, 120 menit dan perlakuan alkalisasi NaOH yaitu 18%. Karakterisasi fasa dan ukuran kristal selulosa menggunakan XRD (X- Ray Diffractometer). Karakterisasi morfologi dan ukuran partikel selulosa menggunakan SEM (Scanning Electron Microscopy). Karakterisasi transparansi selulosa menggunakan Spectrometer Visible. Sifat mekanik meliputi kuat tarik, regangan, dan modulus elastisitas. Dari hasil pengujian didapatkan ukuran kristal adalah 39,77 nm dan indeks kristalinitas 61,89 %. Kekuatan tarik dan modulus elastisitas tertinggi dari serat pinang diperoleh pada waktu ultrasonikasi 30 menit yaitu 0,98 MPa, dan 1,6 MPa. Nilai regangan tertinggi pada waktu 60 menit yaitu 6,2%. Berdasarkan hasil karakterisasi, perlakuan setelah alkalisasi NaOH dan setelah dihasilkan pemutihan (bleaching) tingkat indek kristalinitas yaitu 61,89 %. A study was conducted on the effect of time on the mechanical reasons for areca cellulose fiber with time variations of 30, 60, 90, 120 minutes and the NaOH alkalization treatment of 18%. Phase and cellulose crystal characterization using XRD (X-Ray Diffractometer). Morphological characterization and cellulose particle size using SEM (Scanning Electron Microscopy). Characterization of cellulose approval using a Visible Spectrometer. Mechanical properties of strong coverage, strain, and modulus of elasticity. From the test results, the crystal size was 39.77 nm and the crystallinity index was 61.89%. The highest tensile strength and elastic modulus of areca fiber were obtained at an ultrasonication time of 30 minutes, namely 0.98 MPa and 1.6 MPa. The highest strain value at 60 minutes is 6.2%. Based on the results of the characterization, the treatment after NaOH alkalization and after the resulting bleaching (bleaching) crystallinity index level was 61.89%.
Analisis Pengaruh Persentase Volume Serat Eceng Gondok dan Serat Pinang Terhadap Sifat Mekanik dan Biodegradasi Komposit Hibrid Matrik Epoksi Lovely Dwina Putri; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.448 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.3.288-294.2019

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh persentase volume serat eceng gondok dan serat pinang terhadap sifat mekanik dan biodegradasi komposit hibrid matrik epoksi. Pada penelitian ini, dilakukan pengujian meliputi uji kuat tarik, regangan, modulus elastisitas, kuat impak, dan uji biodegradasi. Serat pinang dan serat eceng gondok yang digunakan memiliki panjang 3 mm dengan variasi persentase volume 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40%. Dari hasil pengujian didapatkan nilai kuat tarik terbesar pada volume serat 10% yaitu 27,27 MPa. Nilai kuat tarik komposit mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya volume serat. Modulus elastisitas tertinggi pada volume serat 0% sebesar 343,1 MPa. Nilai kuat impak tertinggi pada volume serat 40% sebesar 0,0161 J/mm2. Nilai kuat impak komposit dipengaruhi oleh volume serat yang diberikan, nilai kuat impak meningkat seiring dengan bertambahnya volume serat. Nilai biodegradasi tertinggi pada volume serat 40% sebesar 0,0102%. Nilai biodegradasi komposit sangat dipengaruhi oleh volume serat yang diberikan, semakin banyak serat yang digunakan maka semakin besar nilai biodegradasi yang diperoleh.Kata kunci: serat pinang, serat eceng gondok, epoksi, komposit hibrid, biodegradasi.
Karakterisasi Sifat Mekanik Film PVA Berserat Selulosa Kulit Buah Pinang (Areca Catechu L) yang Mengalami Perlakuan NaOH Hanifah Karmuliani; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.968 KB) | DOI: 10.25077/jfu.9.4.495-501.2020

Abstract

Penelitian telah dilakukan mengenai karakterisasi sifat mekanik film PVA berserat selulosa kulit buah pinang yang mengalami perlakuan NaOH. Serat pinang diberi perlakuan NaOH 2,5%, 5%, 7,5% dan 10% kemudian serat direndam selama 4 jam. Tahap penelitian ini adalah penghalusan serat, perendaman serat, ekstraksi selulosa, pemutihan serat, proses sonikasi, dan pembentukan film bioplastik dengan pencampuran antara selulosa dengan matrik film polyvinil alcohol (PVA). Untuk mengetahui karakteristik sifat mekanik menggunakan alat uji tarik. Nilai optimum kekuatan tarik diperoleh pada variasi konsentrasi NaOH 5 % yaitu sebesar 1,27 MPa, nilai regangan tertinggi pada konsentrasi NaOH 10 % yaitu 0,077 dan modulus elastisitas tertinggi pada NaOH 5 % yaitu sebesar 17,39 MPa. Nilai absorbansi tertinggi di peroleh pada konsentrasi NaOH 2,5 % yaitu sebesar 2,897. Penelitian ini memiliki prospek untuk mengembangkan bahan alam untuk pembuatan material maju berupa film bioplastik seperti kaca ITO, dan anti gores handphone. Research has been carried out on the characterization of of PVA fibrous cellulose’s mechanical properties, betel nut skin, which has NaOH treatment. Areca nut is treated with 2.5%, 5%, 7.5%, and 10% then the fiber is soaked for 4 hours. The stages of this research are fiber refinement, fiber immersion, cellulose extraction, fiber bleaching, sonication process, and the formation of bioplastic films by mixing cellulose with a polyvinyl alcohol film matrix. To determine the characterization of mechanical properties using a tensile test tool. The optimal value of tensile strength occurs at 5% NaOH concentration variation of 1.27 MPa. The highest strain value at 10% NaOH concentration is 0.077, and the highest modulus of elasticity at 5% NaOH is 17.39 MPa. The highest absorbance value was obtained at a 2.5% NaOH concentration of 2.897. This research has the prospect of developing other materials for the manufacture of advanced materials in the form of bioplastic films such as ITO glass and mobile phone scratch resistance.
Pengaruh Persentase Serat Sabut Kelapa dan Resin Polyester Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Beton Ringan Lara Putri Jatmika; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.769 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.4.387-393.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh persentase serat sabut kelapa dan resin polyester terhadap sifat fisik dan mekanik papan beton ringan. Persentase serat sabut kelapa yang digunakan adalah 0%, 0,2%, 0,4%, 0,6%, dan 0,8%. Persentase resin polyester pada penelitian ini adalah 0%, 0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1%. Pengujian yang dilakukan pada sampel meliputi uji densitas, daya serap air, porositas, kuat tekan, dan kuat lentur. Penambahan serat sabut kelapa dan resin polyester dapat membuat papan beton lebih ringan dibandingkan dengan papan GRC yang ada di pasaran. Nilai densitas yang terendah diperoleh pada 0,8% serat sabut kelapa yaitu 1,502 g/cm3 dan 0,75% resin polyester yaitu 1,509 g/cm3. Penambahan 0,6% serat sabut kelapa dan 0,75% resin polyester merupakan persentase optimum yang dapat diisikan ke dalam papan beton ringan. Nilai densitas papan beton ringan sudah memenuhi SNI 03-3449-2002 namun kuat tekan beton ringan jenis struktural belum memenuhi SNI 03-3449-2002. Nilai daya serap air beton ringan berbahan serat sabut kelapa dan resin polyester belum memenuhi SNI 03-2105-2006.Kata kunci: densitas, kuat tekan, porositas, resin polyester, serat sabut kelapa
Pengaruh Penambahan SrTiO3 pada Struktur dan Sifat Listrik Bahan Piezoelektrik BNT-BT Uchi Delfia; Alimin Mahyudin; Syahfandi Ahda
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 1: Januari 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.81 KB) | DOI: 10.25077/jfu.3.1.%p.2014

Abstract

Sintesis bahan piezoelektrik BNT-BT dengan menambah SrTiO3 telah dilakukan dengan menggunakan metode solid state reaction. Parameter yang digunakan pada metode ini diantaranya penggerusan selama 4 jam, kompaksi dengan tekanan 5000 psi, kalsinasi selama 1 jam pada suhu 300oC dan sintering pada suhu 1000oC selama 4 jam. Pada penelitian ini dilakukan variasi terhadap persentase SrTiO3 sebesar 2,5%, 5%, 7,5% dan 10%. Sampel dikarakterisasi menggunakan LCR meter dan STA. Hasil karakterisasi LCR menunjukkan pada penambahan 7,5% ST terdapat lonjakan tajam pada nilai konstanta dielektrik yaitu sebesar 3625, begitupun untuk nilai temperatur curienya sebesar 400oC. Hasil karakterisasi STA menunjukkan nilai onset tertinggi yang diindikasi sebagai daerah perubahan fasa dari feroelektrik ke paraelektrik berada pada penambahan 7,5% mol ST. Ini memperkuat kemungkinan bahwa daerah MPB (Morphotropic Phase Boundary) berada pada penambahan 7,5% mol ST untuk bahan BNT-BT-ST.
Pengaruh Persentase Serat Pelepah Pisang Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Semen-Foam agent Randa Randa; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.987 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.1.46-51.2019

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh persentase serat pelepah pisang terhadap sifat fisik dan mekanik papan semen. Persentase serat yang digunakan adalah 0%, 0,2%, 0,4%, 0,6% dan 0,8%. Penambahan serat pelepah pisang dan foam agent dapat membuat papan semen menjadi lebih ringan dibandingkan dengan papan Glass-Fiber Reinforced Cement (GRC) yang komersial. Hasil pengujian menunjukkan nilai densitas berbanding terbalik dengan porositas dimana nilai minimum densitas yaitu 1,27 g/cm3 terdapat pada serat 0,8%. Nilai porositas tertinggi terdapat pada persentase 0,8% yaitu 33,93%. Kuat tekan maksimum yaitu 82,76 kg/cm2 terdapat pada persentase serat 0,4% dan telah memenuhi SNI 03-3449-2002, sedangkan untuk nilai kuat lentur maksimum yaitu 77,40 kg/cm2 terdapat pada komposisi serat 0,6%. Hasil pengujian menyatakan papan semen serat pelepah pisang - foam agent telah memenuhi SNI 03-3449-2002 dengan nilai densitas <1,90 g/cm3.Kata kunci: papan semen, densitas, porositas, kuat tekan, kuat lentur, serat pelepah pisang.
Pengaruh Panjang Serat Pinang Terhadap Sifat Mekanik dan Uji Biodegradasi Material Komposit Matriks Epoksi dengan Penambahan Pati Talas Sindy Dwi Putri Dynanty; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.218 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.3.233-239.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh panjang serat pinang terhadap sifat mekanik dan fisik material komposit matriks epoksi dengan penambahan pati talas. Variasi panjang serat 3 mm, 6 mm, 9 mm, 12 mm, dan 15 mm. Fraksi volume serat yaitu 3%. Hasil pengujian didapatkan nilai kuat tarik tertinggi pada panjang serat 3 mm yaitu 11,02 MPa. Pada pengujian modulus elastisitas diperoleh nilai tertinggi pada panjang serat 12 mm yaitu 132,52 MPa. Nilai regangan dan kuat impak tertinggi pada panjang serat 9 mm yaitu 10 % dan 0,0052 J/mm2. Nilai biodegradasi rata-rata yaitu sebesar 0,098%.Kata kunci: serat pinang, epoksi, pati talas, kuat tarik, kuat impak, biodegradasi.
PENGARUH PENAMBAHAN PVDF (POLYVINYLIDINE FLOURIDE) PADA HASIL PEMOLINGAN BAHAN PIEZOELEKTRIK PbZr(0,52)Ti(0,48)O3 (PZT) YANG DILENGKAPI ALAT PEMUTUS POLING Kgs Haprido; Alimin Mahyudin; Mardiyanto -
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 1: Januari 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.086 KB) | DOI: 10.25077/jfu.4.1.%p.2015

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan PVDF (Polyvinylidene Flouride) pada hasil pemolingan bahan piezoelektrik PbZr(0,52)Ti(0,48)O3 (PZT) yang dilengkapi alat pemutus poling. Sintesis bahan piezoelektrik PZT  dengan metode reaksi padatan (solid state reaction) pada suhu sintering 900 0C. Bahan piezoelektrik dicampur dengan  PVDF dengan variasi massa 0,05 gr, 0,07gr, 0,09 gr, 0,11 gr, dan 0,13 gr sebagai perekat agar PZT tidak mudah hancur saat digunakan. Campuran PZT dan PVDF diberi lapisan logam di kedua sisinya dengan metode thermal spraying menggunakan alat sputtering cutter. Sampel kemudian dipoling dengan tegangan 2 kV/mm dengan mesin televisi sebagai sumber tegangan tinggi yang dilengkapi dengan regulator sebagai pengatur tegangan keluaran dan alat pemutus poling untuk menghindari terjadinya arus pendek.  Alat pemutus poling bekerja dengan tegangan referensi sebesar 10 V.  Sebelum dan sesudah pemolingan dilakukan pengukuran koefisien piezoelektrik menggunakan alat d33 meter. Koefisien piezoelektrik terbesar yaitu sebesar 45x10-12 C/N diperoleh pada penambahan PVDF 0,05 gr.Kata kunci : Piezoelektrik, PZT, PVDF, tegangan, poling, pemutus polingAbstractThe research is about effect of addition of PVDF on piezoelectric coefficient of PZT using poling breaker. PbZr(0.52)Ti(0.48)O3(PZT) was synthesized using solid state reaction method with sintering temperature of 900 0C. The piezoelectric material was mixed with PVDF (polyvinylidene fluoride) as a glue of 0.05 gr, 0.07 gr, 0.09 gr, 0.11 gr, and 0.13 gr so that PZT is not easily broken during using it. The mixtures of PZT and PVDF are then coated with metal layer on their both sides by thermal spraying method using a sputtering coating tool. Samples were then polled at 2 kV / mm by using television machine as the source of high voltage that equipped with regulator to regulate output voltage and polling breaker to avoid a short circuit. Polling breaker worked at refences voltage 10 V. Before and after polling, piezoelectric coefficient was measured using d33 meter. The highest value of d33 is reached at addition of 0.05 gr PVDF 45x10-12 C / N.Keyword : Piezoelectric, PZT, PVDF,  voltage,  polling, polling breaker
Pengaruh Panjang Serat Pinang terhadap Sifat Mekanik dan Uji Biodegradabel Komposit Polipropilena Berpati Talas Sonia Yong Lisha; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.673 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.2.139-145.2019

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh panjang serat pinang terhadap sifat mekanik dan uji biodegradabel komposit polipropilena berpati talas. Variasi panjang serat 3 mm, 6 mm, 9 mm dan 12 mm dengan empat pengulangan, dengan fraksi volume serat yaitu 3%. Sifat mekanik dan fisik yang diujikan meliputi kuat tarik, regangan, modulus elastisitas, kuat impak, dan uji biodegradabel. Penelitian ini menggunakan metode hand lay-up. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan nilai kuat tarik tertinggi pada panjang serat 12 mm yaitu 19,65 MPa. Nilai regangan tertinggi ditemukan pada panjang serat 9 mm yaitu 4,66 %. Nilai kuat impak tertinggi pada panjang serat 6 mm dan 12 mm yaitu 0,0083 J/mm2. Nilai modulus elastisitas tertinggi ditemukan pada panjang serat 6 mm yaitu 520,36 Mpa. Nilai uji biodegradabel rata-rata yaitu 0,0018% per hari. Pada uji spektrum FTIR sampel ukuran 5 x 1 x 1 cm dengan panjang serat 3 mm didapatkan ikatan-ikatan baru yaitu ikatan N-H, H-H, C≡C, C≡N, C=N, dan C-N.Kata kunci: Serat pinang, pati talas, biodegradabel, kuat tarik, kuat impak, FTIR.
Co-Authors 'Arifah, Nur A. Fadhil Desafa Adrial, Rico Afdal Afdal Afdal Afdal Afdhal Muttaqin Afri, Hafiza Rahmi Zul Agus Taufiq Ahmad Fauzi Pohan Al Rahman Andrestama, Habib Anggraini, Ressi Annisa, Hafizha Fitri Anugrah, Fajar Anum, Paridah Arif Budiman Arif Budiman Arsal Chayri Iby Arsal Chayri Iby Artika, Mila Putri Astuti Astuti Astuti - Aulia, Hana Awaluddin - Awaluddin -, Awaluddin Ayuzia Puspa Indah Betta Centaury Citra, Firda Yulia Dahyunir Dahlan Damayanti, Elok Dedi Mardiansyah Defta Eka Sari Deora Murza Oktora Deri Wahyuni Desha Putri, Indah Pratiwi Devi Yunita Devi Yunita Devi Yunita Dewi, Mutia Sukma Dhia, Husna Dian Fitriyani Dian Fitriyani Dian Milvita Dwi Pujiastuti Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Dwisa, Mega Dynanty, Sindy Dwi Putri Elistia Liza Namigo, Elistia Elvaswer Engkir Sukirman Fajar Anugrah Fani Anjelina Fatmi, Riefli Feriska Handayani Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fiqi Diyona Firda Yulia Citra Geby Sri Ayu Oktavia Habib Andrestama Hafiza Rahmi Zul Afri Haldis Alvaro Hana Aulia Hanifah Karmuliani Hanovatias, Yazid Reza Harmadi Harmadi Harmadi Harmadi Hilda Trisna Hilda Trisna Husna Dhia Imam Taufiq Imam Taufiq Indah Pratiwi Desha Putri Indah, Ayuzia Puspa Ira Febri Winda Jatmika, Lara Putri Karmuliani, Hanifah Kgs Haprido Kgs Haprido, Kgs Lara Putri Jatmika Lisha, Sonia Yong Lovely Dwina Putri M. Ali Shafii M. Wahyu Ramadhani Mardiyanto - Mardiyanto - Mardiyanto Mardiyanto Mardiyanto Mardiyanto Marzuki Marzuki Mega Dwisa Meqorry Yusfi Meri Darmawi Meri Darmawi Meri Darmawi Mila Putri Artika Moh. Rasyid Ridho Mohammad Ali Shafii Mona Vadila Monica, Shelly Muhammad Blestynsky Renaldi Muhammad Fachrul Rozi Muhammad Fachrul Rozi, Muhammad Fachrul Muldarisnur, Mulda Mutia Sukma Dewi Mutya Vonnisa Nabila, Nurul Nini Firmawati Nur 'Arifah Nurul Annisa Nurul Hasanah Nurul Hasanah Nurul Nabila Nurwijayanti Oktora, Deora Murza Olly Norita Tetra Paridah Anum Putri, Lovely Dwina Putri, Yanandra Amelia Qorina, Ummi Rahman, Al Rahmat Rasyid Ramacos Fardela Ramadhani, M. Wahyu Randa Randa Randa, Randa Rasyid Ridho Renaldi, Muhammad Blestynsky Ressi Anggraini Riefli Fatmi Salim Muhaimin Sari, Defta Eka Shelly Monica Sindy Dwi Putri Dynanty Solly Aryza Sonia Yong Lisha Sri Handani Sri Oktamuliani Suci Olanda Suci Olanda Syahfandi Ahda Syahfandi Ahda Syahfandi Ahda Syahfandi Ahda Syahfandi Ahda Sylvia, Yosi Trengginas Eka Putra Trengginas Eka Putra Sutantyo Uchi Delfia Uchi Delfia Ummi Qorina Ummi Qorina Usna, Sri Rahayu Alfitri Vadila, Mona Vinny Alvionita Wahyuni, Deri Wildian Wildian Winda, Ira Febri Yanandra Amelia Putri Yazid Reza Hanovatias Yoniza, Yuliana Yosi Sylvia Yuliana Yoniza Yusfi, Meqqory Zozy Aneloi Noli Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi, Zulfi