Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengabdian Masyarakat dengan Meningkatkan Minat Siswa Kelas X SMA N 2 Gunung Talang Terhadap Pelajaran Fisika Mardiansyah, Dedi; Eka Putra Sutantyo, Tringginas; Fardela, Ramacos; Puryanti, Dwi; Irka, Feriska Handayani; Muttaqin, Afdhal; Isdi, Muhammad Ridho; Herviyana, Herviyana; Dahlianum, Dahlianum; Musra, Faizah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Departemen Fisika Universitas Andalas di SMA N 2 Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat siswa terhadap Pelajaran fisika yang sering dianggap rumit. Kegiatan ini terdiri dari penyempaian materi dan demonstrasi Praktikum Fisika kepada siswa-siswi kelas X. Siswa-siswi diajak untuk menggali ilmu fisika dalam kehidupan sehari-hari dan terlibat langsung dalam demonstrasi percobaan yang dilakukan. Mereka mendapatkan pengalaman baru yang menyenangkan dalam pembelajaran ilmu fisika yang dianggap sebagain siswa sulit. Evaluasi dilakukan diakhir kegiatan dengan hasil mengingkatnya minat siswa kelas X terhadap Pelajaran Fisika.
Penumbuhan Minat Siswa Terhadap Fisika dengan Metode Demonstrasi Teknologi di SMA N 1 Gunung Talang Fardela, Ramacos; Delvihardini, Rani; Mardiansyah, Dedi; Sutantyo, Trengginas Eka Putra; Puryanti, Dwi; Irka, Feriska Handayani; Muttaqin, Afdhal; Isdi, Muhammad Ridho; Herviya, Herviya; Dahlianum, Dahlianum; Musra, Faizah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh tim pengabdian Departemen Fisika Universitas Andalas yang dilaksanakan di SMA N 1 Gunung Talang. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat siswa terhadap fisika dengan menggunakan metode demonstrasi teknologi. Tidak sedikit dari siswa tingkat SMA yang menyatakan bahwa pelajaran fisika rumit dan membosankan. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu metode yang dapat meningkatkan kualitas belajar siswa agar siswa dapat menyukai pelajaran fisika. Maka dari itu, dilakukannya kegiatan pengabdian ini yang terdiri dari penyampaian materi mengenai ilmu fisika, memberikan motivasi dan demonstrasi praktikum fisika instrumentasi kepada para siswa SMA N 1 Gunung Talang. Melalui kegiatan pengabdian ini, para siswa dapat memahami konsep dan menerapkan ilmu fisika secara langsung dengan memperagakan praktikum fisika serta dapat memberikan pengalaman baru yang menyenangkan mengenai pembelajaran ilmu fisika. Evaluasi kegiatan dilakukan setelah penyampaian materi dan demonstrasi praktikum fisika, didapatkan bahwa para siswa memahami ilmu fisika sebagai ilmu dasar untuk kemajuan teknologi dan semakin meningkat rasa minat para siswa dalam pelajaran fisika serta menganggap fisika menyenangkan.
Analisis Kekritisan dan Rasio Konversi Reaktor Cepat Berpendingin Gas dengan Variasi Fraksi Bahan Bakar UN-PuN Menggunakan Skema Burn-up Modified CANDLE Arah Radial Irka, Feriska Handayani; Su'ud, Zaki; Irwanto, Dwi; Khotimah, Siti Nurul; Sekimoto, Hiroshi
Newton-Maxwell Journal of Physics Vol. 4 No. 1: April 2023
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/nmj.v4i1.27127

Abstract

Analysis of the criticality and conversion ratio of a gas-cooled fast reactor (GFR) with various UN-PuN fuel fractions using modified CANDLE scheme burn-up in radial direction has been conducted. The fuel fraction varies from 40% - 60% with 5% intervals, the cladding fraction is 10% and the coolant fraction varies from 30% -50%. Data calculations were performed using SRAC 2006 programming with JENDL 4.0 library data. The reactor is divided into 10 regions with equal volume in the radial direction. Each region is filled with natural uranium fuel without enrichment with different burn-up levels. Regions are arranged in such a way that the reactor can reach critical conditions throughout the burn-up period. The results showed that variations in the 40% fuel fraction had not been able to reach critical conditions at the beginning of life, while 45%-60% fuel fraction variations had reached reactor criticality. The conversion ratio for all fuel fractions is greater than 1, which indicates that a breeding process appears in the GFR reactor core.  The conversion ratio for all variations in fuel fractions has almost the same pattern for all regions. The first region has the largest conversion ratio value because it has natural uranium as fuel input which has the highest density compared to other regions.  
Analisis Densitas Nuklida Lead-Bismuth Cooled Fast Reactor (LFR) Bedasarkan Variasi Daya Keluaran Guskha, Cici Rahmadya; Shafii, Mohammad Ali; Irka, Feriska Handayani; Su’ud, Zaki
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.1.7-13.2016

Abstract

Analisis densitas nuklida Lead-bismuth Cooled Fast Reactor (LFR) berdasarkan variasi daya keluaran telah dilakukan. Reaktor ini menggunakan UN-PuN sebagai bahan bakar dan timbal-bismuth sebagai pendingin. Parameter yang diamati adalah Inte.C.R (Integral Convertion Ratio) dan densitas nuklida (235U, 238U, 239Pu).  Penelitian ini dilakukan secara simulasi komputasi menggunakan kode SRAC dengan JENDL-32 sebagai library. Model teras adalah cylinder dua dimensi R-Z dengan lima variasi daya keluaran yaitu 300, 350, 400, 450, dan 500 MWTh. Teras reaktor dibagi menjadi 11 region radial dan 2 region axial. Sepuluh region pertama merupakan region untuk menempatkan bahan bakar sedangkan region ke sebelas adalah reflektor. Pada awal operasi reaktor, masing-masing region diisi dengan bahan bakar uranium alam. Setelah 10 tahun pembakaran, hasil burn up pada region 1 di shuffling ke region 2, hasil burn up region 2 di shuffling ke region 3, dan seterusnya sampai hasil burn up region 9 di shuffling ke region 10 dan hasil burn up region 10 dikeluarkan dari teras reaktor sehingga region 1 dapat diisi dengan bahan bakar baru (fresh fuel). Proses ini dilakukan sampai 100 tahun operasi reaktor. Hasil simulasi menunjukkan bahwa daya 300 MWTh mempunyai nilai Inte.C.R dan densitas nuklida yang paling optimal (memiliki nilai yang paling besar dibandingkan dengan daya keluaran yang lain sehingga bisa digunakan dalam pengoperasian reaktor dalam jangka panjang).Kata kunci: burn up, densitas nuklida, LFR, shuffling, UN-PuN.
Optimasi Ukuran Teras Reaktor Cepat Berpendingin Gas dengan Uranium Alam sebagai Bahan Bakar Andris, Dora; Fitriyani, Dian; Irka, Feriska Handayani
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.1.21-27.2016

Abstract

Optimasi ukuran teras reaktor cepat berpendingin gas dengan uranium alam sebagai bahan bakar telah dilakukan. Optimasi ukuran teras dilakukan untuk model teras silinder dua dimensi R-Z pada volume 8 m3, 14 m3 dan 20 m3. Setiap volume dibuat lima model ukuran teras dengan menvariasikan tinggi dan diameter teras. Diameter teras untuk setiap model ukuran teras dibagi menjadi 10 region. Perhitungan dilakukan dengan simulasi komputasi dengan program SRAC. Reaktor ini menggunakan strategi shuffling arah radial agar reaktor dapat beroperasi dengan bahan bakar uranium alam. Setelah 10 tahun periode burn up, bahan bakar di-shuffling secara radial dari region 1 ke region 2, region 2 ke region 3, begitu seterusnya sampai bahan bakar di region 9 di-shuffling ke region 10 sehingga bahan bakar region 10 dikeluarkan dari teras reaktor dan bahan bakar baru ditempatkan di region 1. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa untuk teras dengan volume 8 m3 dan 14 m3 diperoleh nilai keff  antara 0,95 sampai 1,05 (reaktor berada dalam keadaan kritis) dan untuk volume 20 m3 keff ˃ 1,05 (keadaan superkritis) dengan ayunan reaktivitas ±0,05. Teras dengan model paling pipih pada volume 8 m3 merupakan model yang direkomendasikan untuk desain reaktor karena menghasilkan kinerja neutronik reaktor yang optimal dibandingkan model lain.Kata kunci: ukuran teras reaktor, uranium alam, SRAC, strategi shuffling
Analisis Neutronik pada Gas Cooled Fast Reactor (GCFR) dengan Variasi Bahan Pendingin (He, CO2, N2) Riska, Riska; Fitriyani, Dian; Irka, Feriska Handayani
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.1.28-34.2016

Abstract

Telah dilakukan analisis perhitungan neutronik pada gas cooled fast reactor (GCFR) menggunakan program SRAC yang dikembangkan oleh JAERI. Parameter neutronik pada GCFR yang diamati adalah nilai faktor multiplikasi (keff) dan burn up level pada teras reaktor. Analisis neutronik dilakukan untuk tiga variasi bahan pendingin, yaitu: helium, karbon dioksida dan nitrogen. Pada reaktor diterapkan strategi shuffling, yang bertujuan agar reaktor dapat beroperasi menggunakan uranium alam. Langkah pertama yang dilakukan adalah menetapkan spesifikasi umum reaktor, menentukan nilai densitas dan variasi fraksi volume yang akan digunakan pada program. Selanjutnya, dilakukan perhitungan power level pada bagian sel. Hasil perhitungan akan dihomogenisasi dan dicolapsing berdasarkan grup yang telah ditentukan. Kemudian hasil ini digunakan pada perhitungan teras untuk mendapatkan faktor multiplikasi dan power density. Proses ini terus berulang sampai didapatkan power level yang homogen dengan error ≤ 10-6.  Dari hasil simulasi menunjukkan bahwa pendingin karbon dioksida dengan fraksi coolant 25% mempunyai nilai faktor multiplikasi (keff) dan burn up level yang paling optimal.Kata kunci: analisis neutronik, bahan pendingin, GCFR, karbon dioksida.
Analisis Kekritisan Sodium-Cooled Fast Reactor (SFR) Berdasarkan Variasi Bahan Bakar Septi, Revina; Shafii, Mohammad Ali; Irka, Feriska Handayani; Su'ud, Zaki
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.1.69-72.2018

Abstract

Analisis kekritisan Sodium-Cooled Fast Reactor (SFR) berdasarkan variasi bahan bakar telah dilakukan. Variasi bahan bakar yang digunakan adalah MOX, UN-PuN, dan U-Zr. Reaktor ini menggunakan natrium sebagai pendingin dan parameter yang diamati adalah faktor multiplikasi (keff )pada teras reaktor. Penelitian ini dilakukan secara simulasi komputasi meggunakan kode SRAC (Standard Thermal Reactor Analysis Code System) dengan JENDL-32 sebagai library. Teras reaktor dibagi menjadi 10 region arah radial.  Pada awal operasi reaktor, masing-masing region diisi dengan bahan bakar uranium alam.  Setelah 10 tahun pembakaran, hasil burn up pada region 1 di shuffling ke region 2, hasil region 2 di shuffling ke region 3 dan seterusnya sampai hasil burn up di region 9 di shuffling ke region 10, hasil burn up region 10 dikeluarkan dari teras reaktor dan pada region 1 akan diisi dengan bahan bakar yang baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan bakar MOX dan U-Zr memilki nilai keff  yang paling optimal digunakan pada reaktor SFR.Kata kunci: faktor multiplikasi keff , periode burn up, program SRAC, strategi shuffling
Analisis Kekritisan Lead-Cooled Fast Reactor (LFR) Berdasarkan Variasi Bahan Bakar (U-Zr dan UN-PuN) Munita, Lidia; Shafii, Mohammad Ali; Irka, Feriska Handayani; Su'ud, Zaki
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.1.80-83.2018

Abstract

Telah dilakukan analisis kekritisan Lead-Cooled Fast Reactor (LFR) menggunakan program SRAC. Reaktor ini menggunakan Pb-Bi sebagai pendingin. Analisis kekritisan LFR dilakukan dengan menvariasikan jenis bahan bakar yaitu uranium-plutonium nitrida (UN-PuN) dan uranium-zirkonium (U-Zr). Parameter neutronik yang dianalisis adalah faktor multiplikasi neutron (keff). Pada penelitian ini digunakan metode shuffling. Metode shuffling digunakan agar reaktor dapat beroperasi tanpa pengayaan dan menggunakan uranium alam sebagai bahan bakar. Teras reaktor dibagi menjadi 11 region arah radial. Sepuluh region pertama digunakan untuk menempatkan bahan bakar dan region ke-11 sebagai reflektor. Pada awal operasi reaktor, masing-masing region diisi dengan bahan bakar uranium alam yang telah di burn up terlebih dahulu. Setelah 10 tahun pembakaran, hasil burn up pada region 1 di shuffling ke region 2, hasil burn up region ke-2 di shuffling ke region 3, begitu seterusnya sampai hasil burn up region ke-9 di shuffling ke region 10 dan hasil burn up region ke-10 dikeluarkan dari teras reaktor sehingga region 1 dapat diisi dengan bahan bakar baru dan begitu seterusnya sampai 100 tahun operasi reaktor. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa bahan bakar UN-PuN lebih optimal dibandingkan bahan bakar U-Zr. Hal ini ditunjukkan oleh nilai keff yang diperoleh pada bahan bakar UN-PuN lebih tinggi dibandingkan U-Zr untuk fraksi bahan bakar yang sama.Kata kunci : keff, LFR, SRAC, UN-PuN, U-Zr, strategi shuffing.
Analisis Neutronik pada Gas Cooled Fast Reactor (GCFR) dengan Variasi Umur Teras dan Daya Reaktor Sardi, Widya; Fitriyani, Dian; Irka, Feriska Handayani
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.2.151-158.2018

Abstract

Telah dilakukan analisis neutronik pada Gas Cooled Fast Reactor (GCFR) dengan variasi umur teras dan daya reaktor. Reaktor ini menggunakan uranium alam sebagai bahan bakar dan helium sebagai pendingin. Parameter neutronik yang diamati meliputi faktor multiplikasi (keff) dan densitas bahan bakar. Pengaturan bahan bakar menggunakan strategi shuffling pada model teras silinder dua dimensi R-Z.Teras dibagi menjadi 10 region. Setiap 10 tahun bahan bakar yang ada pada masing-masing region di shuffling ke region berikutnya. Bahan bakar di region 10 dikeluarkan sedangkan pada region 1 akan diisi dengan bahan bakar baru. Penelitian ini dilakukan dengan 3 variasi umur teras dan 3 variasi daya reaktor. Perhitungan menggunakan kode SRAC dengan JENDL-32 sebagai data library. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa reaktor dapat dioperasikan hingga 100 tahun pada daya 500 MWTh karena neutron yang berada dalam teras reaktor dapat mempertahankan kekritisannya selama reaktor beroperasi. Semakin lama umur teras maka nilai densitas 235U dan 238U semakin berkurang dan nilai densitas 239Pu semakin bertambah. Semakin tinggi daya yang digunakan maka densitas bahan bakar yang tersisa di akhir periode burn up lebih rendah. Kata kunci : Burn up, faktor multiplikasi, GCFR, shuffling, uranium alam
Analisis Neutronik Pada Gas Cooled Fast Reactor dengan Variasi Strategi Shuffling Bahan Bakar Arah Radial Putri, Muthia Annisa; Fitriyani, Dian; Irka, Feriska Handayani
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.2.166-171.2018

Abstract

Analisis neutronik pada Gas Cooled Fast Reactor (GCFR) dengan variasi strategi shuffling bahan bakar telah dilakukan dengan pengaturan awal daya reaktor 550 MWTh dan umur 100 tahun menggunakan input bahan bakar uranium alam tanpa pengayaan. Bahan bakar pada pada teras reaktor dibagi atas 10 region, dengan label region 1 hingga region 10. Setiap region bahan bakar mengalami perbedaan lama proses burnup dan perbedaan densitas nuklida. Variasi strategi shuffling dilakukan dengan cara menyusun masing-masing region bahan bakar secara acak dari region 1 hingga 10. Pada penelitian ini dirancang 4 macam variasi strategi shuffling bahan bakar arah radial. Shuffling bahan bakar dilakukan sekali dalam 10 tahun bersamaan dengan periode refueling. Perhitungan dilakukan dengan metode komputasi menggunakan kode SRAC dengan input data nuklir dari JENDL-32 Library dengan model teras silinder 2D R-Z. Hasil analisis menunjukkan bahwa berdasarakan nilai faktor multiplikasi efektif, variasi strategi shuffling memenuhi kriteria desain reaktor. Strategi shuffling dengan pengaturan region bahan bakar berdensitas fisil tertinggi yang didekatkan dengan region bahan bakar berdensitas fisil rendah menghasilkan densitas 239Pu yang tinggi. Kata kunci: analisis neutronik, GCFR, SRAC, strategi suffling
Co-Authors Adrial, Rico Afdal Afdal Afdal Afdal, Afdal Afdhal Muttaqin Ahmad Fauzi Pohan Alimin Mahyudin Andriati, Susi Arif Budiman Astuti Astuti Astuti Astuti Astuti Astuti Astuti Cici Rahmadya Guskha Cici Rahmadya Guskha, Cici Rahmadya Dahlianum, Dahlianum Dahyunir Dahlan Damayanti, Elok Dedi Mardiansyah Delvihardini, Rani Dian Fitriyani Dian Fitriyani Dian Milvita Dora Andris Dora Andris, Dora Dwi Pujiastuti Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Eka Putra Sutantyo, Tringginas Elistia Liza Namigo, Elistia Elsa Yolanda Putri Elvaswer Elvaswer Harmadi Harmadi Harmadi Harmadi Herviya, Herviya Herviyana, Herviyana Imam Taufik Imam Taufiq Imam Taufiq Iqbal Ramadhan Iqbal Ramadhan Irwanto, Dwi Isdi, Muhammad Ridho Lidia Munita Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Meqorry Yusfi Mohammad Ali Shafii Mora Mora Mora Mora Mora Mousa, Almahdi Muhammad Arif Muhammad Arif Muhammad Kahfi Muhammad Kahfi Muldarisnur, Mulda Munita, Lidia Musra, Faizah Muthia Annisa Putri Mutya Vonnisa Naela Amalia Zulfa Naela Amalia Zulfa Nella Permata Sari Nini Firmawati Nurul Hasanah Putri, Muthia Annisa Rahmad Rasyid Rahmad Rasyid Rahmat Rasyid Rahmat Rasyid Ramacos Fardela Rani Delvihardini Revina Septi Riska Riska Riska Riska Sardi, Widya Sekimoto, Hiroshi Septi, Revina Siti Nurul Khotimah Solly Aryza Sri Handani Sri Oktamuliani Su'ud, Zaki Su’ud, Zaki Trengginas Eka Putra Sutantyo Usna, Sri Rahayu Alfitri Veithzal Rivai Zainal Wahyuni, Ade Widya Sardi Wildian Wildian Zaki Su'ud Zaki Su’ud Zaki Su’ud Zaki Suud Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi