Claim Missing Document
Check
Articles

Found 74 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Perancangan Standard Operating Procedure (SOP) Pengendalian Risiko K3 Berdasarkan Requirement ISO 45001:2018 Klausul 6.1 di CV Kayu Aji Menggunakan Metode Business Process Management (BPM) Ramadhan , Muhamad Rafi; Widaningrum, Sri; Lubis, Marina Yustiana
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV Kayu Aji merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan perdagangan kayu berkualitas tinggi. Dalam proses produksinya, CV Kayu Aji belum menerapkan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) dengan baik. Sehingga, masih terjadi kasus kecelakaan kerja dalam beberapa tahun terakhir dan tingginya risiko kecelakaan kerja pada lingkungan kerja dan proses produksi di CV Kayu Aji. Permasalahan tersebut disebabkan oleh belum pernah dilakukan identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko kecelakaan kerja di perusahaan serta belum memiliki prosedur mengenai K3. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Standard Operating Procedure (SOP) Pengendalian Risiko K3 berdasarkan requirement ISO 45001:2018 Klausul 6.1 dan Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012. Metode yang digunakan dalam penelitian merancang SOP Pengendalian Risiko K3 adalah metode Business Process Management (BPM). Hasil dari penelitian ini adalah SOP Pengendalian Risiko K3 yang berisi alur aktivitas untuk mengidentifikasi bahaya, penilaian risiko, pengendalian risiko, hingga mengevaluasi hasil implementasi pengendalian risiko tersebut untuk dilakukan tindakan perbaikan. Dalam SOP Pengendalian Risiko K3 terdapat dokumen-dokumen pendukung seperti Form HIRARC, Form Monitoring & Kontroling Implementasi, dan Form Inspeksi APD, Alat, dan Mesin. SOP Pengendalian Risiko K3 ini dapat digunakan perusahaan sebagai acuan untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja dalam proses produksi, sehingga potensi kecelakaan kerja dapat diminimalkan dan tercipta lingkungan kerja yang aman bagi seluruh pekerja. Kata kunci — Business Process Management, ISO 45001:2018, K3, Risiko, SOP
Perancangan Alat Usulan Untuk Perbaikan Proses Sewing Pada Produksi Pakaian Di Pt Xyz Dengan Metode Perancangan Qfd Ayuningtyas, Ganis Woro; Lubis, Marina Yustiana; Nugrahaini, Yunita
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—PT XYZ merupakan sebuah perusahaan manufaktur bergerak pada bidang industri konveksi yang memproduksi pakaian. PT XYZ menetapkan CTQ (Critical To Quality) dengan tujuan menetapkan standar yang ditetapkan. Pada periode bulan januari sampai dengan desember tahun 2021 PT XYZ tidak mampu memenuhi CTQ (Critical To Quality) produk dengan baik, karena terdapatnya gap antara persentase defect dengan rata-rata presentase sebesar 18,55% dan batas toleransi defect yang sudah ditetapkan pada PT XYZ, yaitu sebesar sebesar 3%. Tahapan proses sewing merupakan proses dengan jumlah terbanyak CTQ proses yang tidak terpenuhi, berdasarkan diagram pareto tahapan proses sewing memiliki frekuensi defect tertinggi.Untuk mengetahui mode kegagalan digunakan analisis permasalahan dengan fishbone diagram, analisis 5 whys, dan FMEA. Untuk memperbaiki permasalahan, dilakukan perancangan alaram mesin jahit sebagai pengingat operator untuk melakukan tindakan corrective pada mesin sewing. Pemberian rancangan usulan alarm mesin sewing, mampu mengingatkan admin jahit sebagai tindakan perbaikan berkelanjutan pada proses sewing untuk meminimasi defect. Hasil simulasi perhitungan level sigma baru menunjukan rata-rata peningkatan 0,3 dan nilai DPMO menurun sebesar 8.730.Kata kunci— defect, DMAI, alarm mesin sewing, pakaian, komponen jalur benang, QFD
Usulan Perbaikan Pelayanan Pasang Baru (PSB) IndiHome untuk Meminimalisir Waste Delay pada Proses Pemasangan dengan Menggunakan Metode Lean Service dan Extreme Programming di Telkom STO Sepanjang Husna, Amani Aulia; Lubis, Marina Yustiana; Nugrahaini, Yunita
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Telkom STO (Sentral Telepon Otomatis) Sepanjang merupakan salah satu cabang perusahaan dari Telkom Sidoarjo yang berada di wilayah Kecamatan Sepanjang, Sidoarjo, Jawa Timur. Layanan Pasang Baru (PSB) dipilih dari ke enam layanan yang diberikan oleh Telkom STO Sepanjang, hal tersebut dikarenakan masih belum tercapai target permintaan PSB pada pelanggan setiap bulan nya. Dalam menyelesaikan permasalahan PSB di Telkom STO Sepanjang, maka metode yang digunakan adalah Lean Service dengan melakukan identifikasi awal menggunakan Value Stream Mapping dan Process Activity Mapping. Maka waste delay menjadi fokus utama pada jenis waste yang perlu dilakukan perbaikan dengan menggunakan waste finding checklist. Selain itu, perlu juga melakukan pemilihan proses dari pelayanan PSB yang menjadi fokus perbaikan dengan membandingkan nilai cycle time dengan perhitungan takt time sehingga proses pemasangan dipilih. Kemudian dilakukan perancangan sistem pengingat waktu standar dan penjadwalan pasang baru dengan menggunakan metode Extreme Programming sehingga dapat meminimalisir waste delay pada proses pemasangan.Kata kunci— layanan pasang baru, lean service, extreme programming.
Perancangan Needle Detector untuk Meminimasi Defect Produk Celana Pada Proses Sewing di PT Daiwabo Menggunakan Metode QFD Falah, Hanif Rizqi; Lubis, Marina Yustiana; Nugrahaini, Yunita
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT. DAIWABO GARMENT INDONESIA adalah perusahaan yang bergerak di bidang garmen dengan fokus utama produksinya adalah pakaian dalam, baju tidur dan piyama. Dalam melakukan produksinya, PT Daiwabo Garmen Indonesia menerapkan beberapa proses di dalamnya. Salah satu proses yang sangat berpengaruh dan merupakan proses utama yang digunakan oleh PT Daiwabo Garmen Indonesia adalah proses sewing (menjahit). Proses sewing merupakan proses yang paling utama dimana sangat memiliki pengaruh yang sangat besar dalam produksi dan paling banyak menimbulkan defect (cacat). Berdasarkan data produksi belakangan ini periode 2021 juga banyak ditemukan jenis cacat pada proses sewing. Jenis cacat ini biasanya sering ditemukan dalam proses sewing seperti jump stitch, open seam, jahitan terlepas, dan robek. Proses sewing juga dijadikan fokus dari penelitian ini juga dikarenakan dalam proses ini menimbulkan defect yang paling banyak sehingga produksi tidak bisa berjalan maksimal. Dalam penyusunan tugas akhir ini digunakan metode Six Sigma dengan menggunakan pendekatan DMAI (Define, Measure, Analyze, Improve). Tahap pertama adalah define. Pada tahap define dilakukan suatu iddentifikasi mengenai alur proses produksi dari garmen serta standar ketentuan yang harus dipenuhi oleh masing masing stasiun produksi. Pada tahap define juga terdapat critiqal to quality (CTQ) sebagai tolak ukur. Tahap kedua yaitu measure. Pada proses measure, akan dihitung stabilitas dan kapabilitas proses. Pada tahap ketiga yaitu Analyze. Pada tahap analyze, akan dijelaskan mengenai potensi kegagalan pada suatu proses. Pada tahap ini akan dilakukan dengan bantuan fishbone diagram, 5why’s dan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Tahap keempat yaitu Improve. Pada tahap improve, akan dilakukan usulan perbaikan untuk meminimalisisr terjadinya defect pada proses sewing.Kata kunci- Garment, Six sigma, DMAIC, CTQ, Sewing process,QFD
Perancangan Penjadwalan Preventive Maintenance untuk Mesin Tenun Guna Meminimasi Defect pada Produksi Sarung Tenun di CV XYZ dengan pendekatan DMAI Amroh, Nadya Almira; Lubis, Marina Yustiana; Nugrahaini, Yunita
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-CV XYZ adalah perusahaan yang bergerak di industri tekstil yang memproduksi sarung tenun. Pada data produksi sarung tenun periode Januari 2020 hingga April 2021 diketahui pada proses tenun terdapat jenis cacat permukaan sarung tenun berkerut sebanyak 280 pcs produk. Jumlah tersebut merupakan jumlah tertinggi dibandingkan proses lainnnya. Cacat tersebut dapat terjadi akibat tidak terpenuhinya CTQ proses pada setiap tahapan proses pada masing-masing proses yang ada. Untuk menyelesaikan masalah tersebut digunakan metode DMAI yang terdiri dari define, measure, analyze, dan improve. Usulan perancangan yang dibuat adalah penjadwalan preventive maintenance untuk mesin tenun guna meminimasi cacat yang terjadi pada proses tenun. Perancangan penjadwalan preventive maintenance untuk mesin tenun dilakukan dengan perhitungan nilai Mean Time to Failure (MTTF) dan nilai Mean Time to Repair (MTTR). Diketahui bahwa pelaksanaan preventive maintenance harus dilakukan sebelum 17,29 hari dari kerusakan terakhir dan preventive maintenance dilakukan selama 3,10 jam. Hasil rancangan tersebut diharapkan dapat menurunkan jumlah cacat pada proses tenun sebesar 75% dari jumlah cacat pada proses tenun dan secara keseluruhan proses produksi mampu menurunkan jumlah cacat dari 616 pcs produk menjadi 406 pcs produk. Dengan menurunnya jumlah cacat, nilai sigma juga akan meningkat dimana sebelumnya bernilai 3,985 sigma dan diharapkan akan meningkat menjadi 4,094 sigma.Kata Kunci-sarung tenun, DMAI, proses tenun, CTQ, preventive maintenance
Perancangan Trolley untuk Meminimasi Cacat Produk Leg Assy RR1 Model D2XX pada Proses Assembly di PT XYZ Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) Adinegoro, Ghifary; Lubis, Marina Yustiana; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- PT XYZ merupakan sebuah perusahaan manufaktur yang memproduksi jok, komponen jok, komponen interior, dan komponen unit mesin untuk mobil. Salah satu jenis komponen jok mobil yang diproduksi oleh PT XYZ adalah Leg Assy RR1 Model D2XX. Data produksi perusahaan periode Oktober 2021 hingga Juli 2022 menunjukkan terdapat produk defect yang terdiri dari 13 jenis cacat. Terdapat enam proses pada produksi Leg Assy RR1 Model D2XX, yaitu proses receiving, welding, painting, assembly, final inspection, dan packing. Defect yang dapat terjadi diakibatkan oleh CTQ (critical to quality) proses yang tidak terpenuhi. Proses assembly merupakan proses dengan jumlah kemunculan defect terbanyak. Tugas akhir ini akan memperbaiki proses assembly dengan merancang trolley yang digunakan pada proses assembly. Penyelesaian masalah dilakukan menggunakan metode DMAI (define, measure, analyze, improve) dan perancangan produk usulan menggunakan metode quality function deployment (QFD). Hasil rancangan trolley usulan ini diharapkan dapat membantu mengurangi jumlah defect produk produk Leg Assy RR1 Model D2XX dan meningkatkan nilai level sigma yang semula 3,255 sigma menjadi 3,55 sigma dengan asumsi hasil rancangan produk usulan telah diimplementasikan dan jenis cacat paint scratch telah hilang seluruhnyaKata kunci- DMAI, defect, CTQ, QFD
Perancangan Visual Display pada Proses Sewing Guna Meminimasi Defect pada Produksi Celana Jeans Denim 13 oz Indigo Blue di PT. XYZ Berdasarkan Pendekatan Ergonomi Hutari, Nur Afiah; Lubis, Marina Yustiana; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan di Makassar yang bergerak di bidang konveksi. PT.XYZ melakukan produksi celana jeans. PT.XYZ memproduksi produk berdasarkan ukuran celana, jenis kain, dan warna kain. Salah satu jenis kain yang paling sering diproduksi oleh PT.XYZ dalam pembuatan celana jeans adalah kain Denim 13 oz berwarna indigo blue. Berdasarkan data produksi selama 2 tahun atau 24 bulan, terdapat 21 bulan yang memiliki nilai persentase produk cacat yang melebihi batas toleransi yang telah ditetapkan oleh perusahaan yaitu sebesar 10%. Pada produksi celana jeans di PT. XYZ, terdapat 6 tahapan proses yaitu, persiapan bahan yang mencakup pemeriksaan kain, warna, dan aksesoris, penggambaran pola, pemotongan kain, penjahitan kain, inspeksi, dan packaging. Penyelesaian permasalahan menggunakan pendekatan DMAI (Define, Measure, Analyze, Improve) serta dalam melakukan perancangan visual display akan digunakan pendekatan ergonomi. Hasil evaluasi dari rancangan perbaikan diharapkan dapat meminimasi cacat pada proses sewing sebesar 32% dari cacat sebelumnya, mengurangi produk cacat keseluruhan sebanyak 3296 menjadi 2764, meningkatkan nilai sigma 3.56 menjadi 3.63, dan mengurangi nilai DPMO 19800 kemungkinan defect per satu juta kali kesempatan produksi menjadi 16474 kemungkinan defect per satu juta kali kesempatan produksi.Kata kunci- kualitas, DMAI, sewing, visual display, ergonomi
Rancangan Perbaikan Alur Proses Produksi Obat P di PT. XYZ untuk Mengurangi Waktu Proses dengan Mtode Business Process Improvement Sinaga, Yoseph Caesario Nugroho; Lubis, Marina Yustiana; Nugrahaini, Yunita
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT. XYZ merupakan perusahaan yang mengembangkan obat-obat untuk masyarakat, salah satunya adalah Obat P. PT. XYZ memiliki target jumlah output proses produksi Obat P 12 lot per minggu. Namun, target tersebut belum tercapai dengan rata-rata jumlah output 6 lot. Pencapaian target dipengaruhi oleh proses produksi. Efektivitas proses produksi diukur dengan waktu standar. PT. XYZ menetapkan waktu standar proses produksinya, yang meliputi tahap prepraration, running, dan cleaning. Namun, ada beberapa waktu aktual proses produksi yang melebihi waktu standar. Hal tersebut disebabkan beberapa hal, seperti aktivitas sama yang dilakukan berulang-ulang. Perancangan perbaikan pada penelitian ini menggunakan metode business process improvement untuk mengurangi waktu proses. Akan dilakukan streamlining pada proses produksi yang meliputi penghapusan non value added activities dan penggabungan aktivitas. Lalu, dari hasil rancangan perbaikan akan dimodelkan menggunakan business process modelling notation. Dari rancangan perbaikan, waktu proses berkurang 55 menit untuk proses produksi tanpa tahap cleaning dan 406 menit untuk proses produksi dengan tahap cleaning.Kata Kunci-proses produksi, business process improvement
Usulan Perbaikan Proses Obras untuk Meminimasi Defect Produk Cardigan Rajut di XYZ Collection Menggunakan Metode Perancangan QFD Ivano, Chandika; Lubis, Marina Yustiana; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-XYZ Collection merupakan perusahaan yang memproduksi cardigan rajut dengan menggunakan sistem make to order. Berdasarkan data produksi produk cardigan rajut, defect terjadi pada setiap periode yang melebihi batas toleransi yang telah ditetapkan sebesar 2% oleh perusahaan. Salah satu proses yang bermasalah yaitu proses obras dikarenakan terdapat kinerja proses masih belum memenuhi standar persyaratan proses sehingga output yang dihasilkan tidak sesuai dengan spesifikasi perusahaan. Untuk memperbaiki proses obras yang bermasalah dan dapat meminimasi defect yang muncul, maka dilakukan perancangan alat bantu check sheet yang terintegrasi dengan mesin obras agar operator dapat memastikan keadaan mesin sebelum digunakan dengan menggunakan metode QFD. Perancangan alat bantu check sheet yang terintegrasi dengan mesin obras diharapkan dapat meminimasi defect yang terjadi pada proses obras dan meningkatkan kapabilitas proses dengan pengukuran level sigma eksisting sebesar 3,666 sigma menjadi 4,182 sigma.Kata kunci-DMAI, check sheet, QFD, six sigma
Perancangan Alat Pemerata Tembakau Pada Proses Giling Rokok Batangan Menggunakan Metode Dmai Dan Qfd Di Pt. Xyz Putra, Muhammad Satria; Lubis , Marina Yustiana; Susanto, Hadi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerakdi industri tembakau. Perusahaan ini berfokus pada produksirokok batangan pada wilayah Kudus, Jawa Tengah. PT. XYZmemiliki kendala dalam proses produksi yaitu perusahaanselalu menghasilkan produk defect setiap harinya. Proses gilingrokok menjadi proses yang menghasilkan produk defect palingbanyak. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki prosesmemasukkan tembakau kedalam mulut gilingan denganpendekatan metode DMAI (Define, Measure, Analyze,Improve) sedangkan usulan yang diberikan yaitu alat pemeratatembakau dengan menerapkan metode Quality FunctionDeployment (QFD). Hasil penelitian ini berupa rancangan alatpemerata tembakau dengan dimensi 21 x 8 x 14 cm dengantinggi yang dapat diperpanjang hingga 22 cm sesuai dengankebutuhan. Alat pemerata tembakau ini dapat digunakan padaalat gilingan yang saat ini sudah dimiliki perusahaan. Namun,alat ini hanya dapat digunakan pada model gilingan yang saatini ada pada perusahaan. Estimasi biaya yang perludikeluarkan untuk membuat satu alat pemerata tembakau inisebesar Rp414.000. Berdasarkan hasil perhitungan nilai sigmabaru, penggunaan alat pemerata tembakau diharapkan dapatmenurunkan 46.89% jumlah produk defect setelahdiimplementasikan di perusahaan PT. XYZ. Kata kunci— Six Sigma, Defect, Kualitas, Tembakau, Rokok
Co-Authors Adinegoro, Ghifary Aditya Candradesta Aditya Rifqi Pratama Agus Alex Yanuar Aida Mahdyana Amalina, Yenny Nurul Amroh, Nadya Almira Andwi Wulansari Aqilaghazi , Hafizha Ari Hendriyanto Arnis Arisma Putri Asyifa Fadhila Rizki Atya Nur Aisha Ayuningtyas, Ganis Woro Bela Pitria Hakim Bella Hestina Putri Christian Dhimas Maharddhika Cut Chaerani Amanda Deandra Nobela Yahya Deden Guna Sasmitha Elvan Pratama Endang Budiasih Ergiana Reiza Ramdani* Fajrin, Juan Naufalda Falah, Hanif Rizqi FANDI ACHMAD Fany Putri Novitasari Firda Maulida Fitria Fithratur Rahmi Fransiscus Sucipto Fransiskus Tatas Dwi Atmaji Hadi Susanto Hana Qatrunnada Hanny Setyaningrum Hendy Kurnia Heriyono Lalu Husein Bimantoro Husna, Amani Aulia Hutari, Nur Afiah Intan Geovani Irsyad, Amanullah Ivano, Chandika Izzati, Fajrina Nurkhalisha Jamil, Farhana Haifa Putri Khairul Abrar Kusumaningputri, Rindha Ayu Labibah Isnaini Choeronissa Madya, Gelar Aditya Meita Ratna Sari Sagala Meldi Rendra Mira Eka Annisa Muhammad Fauzi Aulia Rahman Muhammad Iqbal Muhammad Kinan Ammar Nabilatushalihah Rahandari Heruputri Nadella Yusfarani Nadhifah, Nida Syifa Nadia Fairuz Havi Nino Setyo Utomo Nugrahaini , Yunita Nugrahaini, Yunita Nur Fauziah Karin Nur Intan Dhewanty Mayangsari Octavia Ratna Dewi Permana, Muhamad Candra Permitasari , C. Digna Arga Poeri Suryadhini Pramudya, Hafizh Pratya Poeri Suryadhini Puspa Oktaviani Putra, Muhammad Satria Putria Dhiakanza Purwinto Qonitah Zahidah Rahmah, Nabila Rahmi Nur Afifah Ramadhan , Muhamad Rafi Ramadhan, Rafli Rizky Ramdani*, Ergiana Reiza Ratih Larasati Rio Aurachman Riska Renata Yasin Riska Safira Permatasari Rizka Malia Khulda Rizki Nur Rachman Rizky Ibnu Abi Cahyono Roberta Nidia Risandha Putri Ryan Rachmadian Salma Fauzia Sarah Ni'ma Shafira Saskia Latifah Choir Sheila Amalia Salma Sheila Sekar Soka Shiela Azmy Simbolon Agnes Gracecia Sinaga, Yoseph Caesario Nugroho Sri Widaningrum Suci Rachma Sari Susanto , Hadi Tito Try Arto Tyas Danny Setyaningrum Utami Wulandari Varyna Ayu Rahmalisa Wibowo Vicky Nurdiawati Viorina Rachminda Putri Widia Juliani Winta Pingkan Wiyono Yoga Cahyo Wibowo Yudhistya, Daneswari Yumna Sabila Yunita Nugrahaini Yunita Nugrahaini Yunita Nugrahaini Yunita Nugrahaini Safrudin Zalfa Husnul Afifah