Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Edukasi Infeksi Kecacingan dan Pemeriksaan Telur Soil Transmited Helminth (STH) Pada Anak-Anak di Kelurahan Lapulu Kota Kendari Sri Aprilianti Idris; Muhammad Sultanul Aulya; Firdayanti Firdayanti; Darmayanita Wenty; Kemal Idris Balaka; Muhammad Ilyas Y; Apriyanto Apriyanto; Bonni Rubak
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): Bantenese : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v6i1.8764

Abstract

Infeksi kecacingan yang disebabkan oleh Soil Transmitted Helminth (STH) adalah cacing golongan nematoda usus yang penularannya melalui tanah dalam daur hidupnya. Berbagai macam cacing kelas nematoda yang diketahui yaitu cacing gelang (Ascaris Lumbricoides) cacing cambuk (Trichuris trichiura) dan cacing tambang (Ancylostoma duodenale dan Necator americanus). Penyakit cacingan sangat berpengaruh buruk bagi kesehatan, pada anak-anak cacingan akan berdampak pada gangguan dalam belajar, menurunnya kualitas kecerdasan dan berkurangnya asupan gizi yang diperoleh. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi terkait infeksi kecacingan dan mengetahui tingkat infeksi kecacingan pada anak-anak di kelurahan Lapulu Kota Kendari dengan menggunakan metode kato katz. Jenis kegiatan ini bersifat Deskriktif yaitu untuk melihat gambaran dan mendeteksi hasil pemeriksaan telur cacing nematoda usus pada anak-anak kelurahan Lapulu Kota Kendari. Sampel yang digunakan adalah feses sebanyak 40 sampel. Hasil pemeriksaan dengan metode kato katz pada 40 sampel feses anak – anak dikelurahan Lapulu Kota Kendari terdapat 1 sampel positif yaitu dengan tingkat infeksi kecacingan sangat ringat yaitu invertil sedangkan 39 sampel feses anak tidak terdapat telur cacing Nematoda Usus.
PENINGKATAN IMUNITAS NON SPESIFIK (INNATE IMMUNITY) MENCIT Balb/C YANG DIBERI EKSTRAK ETANOL DAUN TUMBUHAN GALING (Cayratia trifolia L. Domin) ENHANCEMENT OF NON SPECIFIC IMMUNITY (INNATE IMMUNITY) MICE Balb/C GIVEN ETHANOL EXTRACT OF GALING PLANT (Cayratia trifolia L. Domin) Muhammad Ilyas Yusuf; . Firdayanti; . Wahyuni
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v3i2.55

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang efek imunomodulator ekstrak etanol daun galing (Cayratia trifolia L. Domin.) terhadap daya fagositosis makrofag mencit jantan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek imunomodulator ekstrak etanol daun galing terhadap peningkatan aktivitas fagositosis sel makrofag mencit jantan. Ekstrak uji dibuat dengan dua variasi dosis 400 mg/kgBB dan 500 mg/kgBB. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa semua pemberian perlakuan dosis ekstrak memberikan hasil yang baik terhadap peningkatan akivitas fagositosis sel makrofag, persen aktivitas sel makrofag tertinggi ditunjukkan pada pemberian dosis ekstak 500 mg/kgBB yaitu sebesar 65, 4%, dibandingkan dengan peningkatan aktivitas sel pada dosis 400mg/kgBB dan kontrol positif dengan masing-masing memiliki persen aktivitas sel sebesar 55, 4% dan 60, 5%. Sedangkan nilai aktivitas sel terendah ditunjukkan pada kelompok kontrol negatif (NaCMC) dengan persen aktivitas sel sebesar 37, 8%. Hasil analisis data statistik (ANOVA) menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun galing (C. trifolia L. Domin.) dapat meningkatkan imunitas non spesifik (p0,05).
PROFIL HEMATOLOGI PENANDA ANEMIA PADA PENDERITA TUBERKULOSIS DENGAN PENGOBATAN DI PUSKESMAS PUUWATU KOTA KENDARI Firdayanti Firdayanti; Susanti; Nurmina Nurmina
Journal of Nursing and Health Vol. 9 No. 2 (2024): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v9i2.367

Abstract

PENGARUH PENGGUNAAN PESTISIDA TERHADAP KADAR SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) DAN KADAR SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) PADA PETANI DI DESA EPEEA KECAMATAN ABUKI KABUPATEN KONAWE Susanti Susanti; Firdayanti Firdayanti
Jurnal Analis Kesehatan Kendari Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Analis Kesehatan Kendari
Publisher : Program Study of Medical Laboratory Technology , Politeknik Bina Husada Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pestisida adalah bahan beracun berbahaya. Pestisida tersebut dapat menimbulkan dampak positif maupun negatif bagi kesejahtraan manusia. Dampak negatif tersebut akan menimbulkan berbagai masalah baik secara langsung ataupun tidak langsung terhadap kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pestisida terhadap kadar SGOT (Serum Glutamic Oxoloacetic Transminase) dan kadar SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transminase) petani yang menggunakan pestisida di desa Epeea kecamatan Abuki kabupaten Konawe. Jenis penelitian yang digunakan adalah asosiatif dengan teknik pengambilan sampel Purposive sampling dimana jumlah sampelnya sebanyak 22 orang. Berdasarkan uji korelasi penggunaan pestisida, terdapat hubungan penggunaan pestisida terhadap kadar SGOT dan SGPT. Hasil uji menggunakan analisa regresi pada tabel ringkasan ANOVA didapatkan nilai F (11,278) dengan nilai signifikan (0,003). Ha diterima dan Ho ditolak yang menunjukkan ada pengaruh penggunaan pestisida terhadap kadar SGOT dan kadar SGPT. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh penggunaan pestisida terhadap kadar SGOT dan SGPT pada petani di desa Epeea kecamatan Abuki kabupaten Konawe Kata Kunci : Petani, Pestisida, SGOT dan SGPT ABSTRACT Pesticides are dangerous toxic substances. These pesticides can have a positive or negative impact on human welfare. These negative impacts will cause various problems both directly and indirectly to health. This study aims to determine the effect of pesticide use on levels of SGOT (Serum Glutamic Oxoloacetic Transaminase) and SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) levels of farmers who use pesticides in Epeea village, Abuki district, Konawe district. The type of research used is associative with Purposive sampling technique where the number of samples is 22 people. Based on the correlation test of pesticide use, there is a correlation between the use of pesticides on SGOT and SGPT levels. The test results using regression analysis in the ANOVA summary table obtained the value of F (11,278) with significant value (0,003). Ha is accepted and Ho is rejected which shows the influence of pesticide use on SGOT levels and SGPT levels. The conclusion in this study is that there are influences on the use of pesticides on SGOT and SGPT levels in farmers in the village of Epeea, Abuki, Konawe district Keywords: Farmers, Pesticides, SGOT and SGPT
VARIASI KONSENTRASI CUKA DAPUR SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI ASAM ASETAT GLASIAL 6% PADA PEMERIKSAAN PROTEINURIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS LEPO-LEPO KOTA KENDARI Sernita Sernita; Firdayanti Firdayanti
Jurnal Analis Kesehatan Kendari Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Analis Kesehatan Kendari
Publisher : Program Study of Medical Laboratory Technology , Politeknik Bina Husada Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Proteinuria yaitu urin manusia terdapat protein yang melebihi nilai normalnya yaitu lebih dari 150 mg/24 jam atau pada anak-anak lebih dari 140 mg/m2. Penyakit ini ditandai dengan meningkatnya tekanan darah yang diikuti oleh peningkatan kadar protein di dalam urin. Wanita hamil dengan preeklampsia juga akan mengalami pembengkakan pada kaki dan tangan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hasil pemeriksaan proteinuria dengan menggunakan metode asam asetat glasial 6% dan asam asetat (cuka dapur) dengan berbagai variasi konsentrasi 5%, 6%, 7%. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 9 sampel urin ibu hamil. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Puskesmas Lepo-Lepo Kota Kendari. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa diperoleh hasil pemeriksaan proteinuria yang sama pada ibu hamil dengan metode asam asetat 6% dan metode asam asetat (cuka dapur). Kata kunci: Asam asetat glacial 6%, Asam asetat (cuka dapur), Proteinuria, Urin Ibu Hamil ABSTRACT Proteinuria, which is human urine, has a protein that exceeds its normal value of more than 150 mg / 24 hours or in children more than 140 mg / m2. This disease is characterized by increased blood pressure followed by increased levels of protein in the urine. Pregnant women with preeclampsia will also experience swelling of the legs and arms. The study aimed to determine the results of proteinuria examination using the 6% glacial acetic acid method and acetic acid (kitchen vinegar) with various concentrations of 5%, 6%, 7%. The number of samples obtained was 9 urine samples of pregnant women. This research was conducted at the Laboratory of Lepo-Lepo Health Center in Kendari City. The results of the research that has been done show that the same results of proteinuria examination in pregnant women with acetic acid 6% and acetic acid (kitchen vinegar) method. Keywords: 6% Glacial Acetic Acid, Acetic Acid, Proteinuria, Urine for Pregnant Women
PROFIL LIPID PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN KADAR HbA1C TINGGI Firdayanti Firdayanti; Sri Aprilianti Idris; Linda Faudziah
Jurnal Analis Kesehatan Kendari Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Analis Kesehatan Kendari
Publisher : Program Study of Medical Laboratory Technology , Politeknik Bina Husada Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Diabetes Mellitus (DM) merupakansalahsatupenyakitmetabolik yang ditandai dengan hiperglikemia dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang disebabkanoleh kekurangan secara absolut atau relatif dari kerja dan atau sekresi insulin.Kontrol glikemik pasien mendapat dampak yang kuat pada tingkat lipid serum dan dislipidemia yang sering dijumpai pada mereka yang telah mendapat kontrol glikemik yang buruk.Pengukuran kadar HbA1c harus dilakukan secara serial untuk memperkirakan kontrol glukosa seorang individu, memperkirakan resiko komplikasi serta respon pengobatan. Tujuanpenelitianadalahuntukmengetahuigambaranprofil lipid padapenderita DM dengankadar HbA1c tinggi. Jenispenelitian yang digunakanadalahdeskriptifdenganmetodecross sectional danpengambilan data secara Purposive sampling,sampel data diambildaricatatanmedikpasien DM di LaboratoriumKlinikMaixmaKendari. Data yang diambiladalahusia, jeniskelamin, kadar HbA1Cdanprofil lipid. Sampel data diambildaricatatanrekammedikpasienDMsebanyak 23 orang.Hasilpenelitianmenunjukkanmenunjukkanbahwapenderita DM dengankadar HbA1C tinggi (5,7% - 15,0%) memilikiresikopeningkatansejumlahprofil lipid diantaranyakadarkolesteroltinggi (> 200 mg/dL) sebanyak 15 responden (65%), HDL rendah (< 40 mg/dL) sebanyak 9 responden (39%), kadar LDL tinggi (> 100 mg/dL) sebanyak 23 responden (100%), kadartrigliseridatinggi (> 200 mg/dL) sebanyak 15 responden (65%).Penderita DM dengancontrolglikemikburuk (HbA1C > 5,7%) memilikiresikotinggiuntukterjadinyapeningkatansejumlahbagian lipid (kolesterol, LDL, dantrigliserida) danpenurunan HDL. Kata Kunci : Pofil Lipid, Diabetes Mellitus, HbA1C ABSTRACT Diabetes Mellitus (DM) is one of the metabolic diseases characterized by hyperglycemia and carbohydrate, fat, and protein metabolism disorders caused by absolute or relative deficiencies of the work and / or insulin secretion (Fatima, 2015). Glycemic control of patients gets a strong impact on the level of serum lipids and dyslipidemia which is often found in those who have had poor glycemic control. Measurement of HbA1c levels must be done serially to estimate an individual's glucose control, estimate the risk of complications and treatment response. The purpose of the study was to determine the description of lipid profiles in patients with DM with high HbA1c levels. The type of research used was descriptive with cross sectional method and purposive sampling data collection, data samples were taken from medical records of DM patients at the Maixma Clinic Kendari Laboratory. The data taken were age, sex, HbA1C and lipid profile. Data samples were taken from records of medical records of DM patients as many as 23 people. The results showed that DM patients with high HbA1C levels (5.7% -15.0%) had an increased risk of lipid profiles including high cholesterol (> 200 mg / dL) of 15 respondents (65%), low HDL ( <40 mg / dL) of 9 respondents (39%), high LDL (> 100 mg / dL) of 23 respondents (100%), high triglyceride levels (> 200 mg / dL) of 15 respondents (65%). DM patients with poor glycemic control (HbA1C> 5.7%) have a high risk of increased lipid portions (cholesterol, LDL, andtriglycerides) and HDL decreases. Keywords : Lipid Profile, Diabetes Mellitus, HbA1C
GAMBARAN KADAR SERUM GLUTAMIC OXALOACETIC TRANSAMINASE (SGOT) DAN SERUM GLUTAMIC PYRUVIC TRANSAMINASE (SGPT) PADA PASIEN JIWA DENGAN TERAPI ANTIPSIKOTIK Firdayanti Firdayanti; Sernita Sernita; Ani Umar
Jurnal Analis Kesehatan Kendari Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Analis Kesehatan Kendari (JAKK) : Vol. 3 (2) Juni 2021)
Publisher : Program Study of Medical Laboratory Technology , Politeknik Bina Husada Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46356/jakk.v3i2.111

Abstract

ABSTRACT Mental disorder is a physiological process or mentally said a person cannot function properly so that it interferes with daily activities. Handling mental patients with antipsychotic therapy is a pharmacological therapy. Therapy aims to restore the patient's normal function and prevent recurrence of the disease. Side effects were shown in hospitalized psychiatric patients given antipsychotic therapy, one of which was an increase in liver enzyme levels (SGOT and SGPT). The purpose of this study was to describe the levels of SGOT and SGPT in mental patients receiving antipsychotic therapy. This study was a descriptive study with a cross sectional study design. The levels of SGOT and SGPT enzymes were obtained by examining serum from mental patients with enzymatic methods using a spectrophotometer. The results showed that 15 (27%) mental patients with SGOT and SGPT levels were examined from 15 mental patients with SGPT and SGPT, 3 (20%) mental patients with high SGOT levels, and 8 (53%) mental patients with high levels of SGOT. SGOT and SGPT are normal. Keywords: Antipsychotics, Liver, Mental Patients, SGOT, SGPT ABSTRAK Gangguan jiwa merupakan proses fisiologis atau dikatakan mental seseorang tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga mengganggu dalam aktivitas sehari-hari. Penanganan pasien gangguan jiwa dengan dilakukan pemberian terapi antipsikotik yang merupakan terapi farmakologi. Terapi bertujuan untuk mengembalikan fungsi normal pasien dan mencegah kekambuhan penyakitnya. Efek samping ditunjukkan pada pasien gangguan jiwa rawat inap yang diberikan terapi antipsikotik, salah satunya peningkatan kadar enzim hati (SGOT dan SGPT). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar SGOT dan SGPT pada pasien jiwa yang mendapatkan terapi antipsikotik. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional study. Kadar enzim SGOT dan SGPT diperoleh dengan dilakukan pemeriksaan serum dari pasien gangguan jiwa dengan metode enzimatik menggunakan spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukkan dari 15 pasien jiwa yang dilakukan pemeriksaan SGOT dan SGPT dijumpai 4 (27%) pasien jiwa dengan kadar SGOT dan SGPT tinggi, 3 (20%) pasien jiwa dengan kadar SGOT tinggi, dan 8 (53%) pasien jiwa dengan kadar SGOT dan SGPT normal. Kata kunci : Antipsikotik, Hati, Pasien Jiwa, SGOT, SGPT
GAMBARAN NILAI TROMBOSIT PADA PASIEN TUBERCULOSIS PARU YANG MENDAPAT PAKET OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA KENDARI Muhammad Ilyas Yusuf; Firdayanti Firdayanti; Salmawati Salmawati
Jurnal Analis Kesehatan Kendari Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Analis Kesehatan Kendari (JAKK) : Vol. 3 (2) Juni 2021)
Publisher : Program Study of Medical Laboratory Technology , Politeknik Bina Husada Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46356/jakk.v3i2.112

Abstract

ABSTRACT Tuberculosis (TB) is an infectious disease that attacks the lungs caused by the bacteria Mycobacterium tuberculosis is transmitted through the air. One of the drugs used for TB disease rifampisin known as a cause of thrombocytopenia. This study aims to describe the number of platelets in patients receiving antituberculosis treatment medication package (OAT) in the General Hospital of City of Kendari. This type of research is descriptive , Automatic method. Based on the results of 18 samples of normal platelet values ​​obtained on the duration of treatment 2-6 months as many as 15 people (83.3%), while acquired decreased platelet count (thrombocytopenia) in the old first month of treatment as many as three people (16.7%). Keywords :Tuberculosis lung, Anti tuberculosis drug, Platelet, RSUD Kendari city ABSTRAK Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi yang menyerang paru-paru yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis yang penularannya melalui udara. Salah satu obat yang digunakan untuk penyakit TB yaitu rifampisin yang diketahui sebagai penyebab trombositopenia.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran nilai trombosit pada pasien tuberculosis paru yang mendapat perawatan paket obat anti tuberkulosis (OAT) di Rumah sakit Umum Daerah Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, pemeriksaan jumlah trombosit dilakukan menggunakan metode automatik.Berdasarkan hasil penelitian dari 18 sampel diperoleh nilai trombosit normal pada pasien dengan lama pengobatan 2-6 bulan sebanyak 15 orang (83,3%), sedangkan nilai trombosit tidak normal (trombositopenia) pada pasien dengan pengobatan 1 bulan sebanyak 3 orang (16,7%) . Kata kunci : Tuberkulosis paru, obat anti tuberkulosis, trombosit, RSUD Kota Kendari
SKRINING Human Immunodeficiency Virus (HIV) PADA IBU HAMIL TRIMESTER II DI PUSKESMAS WILAYAH KABUPATEN KONAWE UTARA Firdayanti Firdayanti; Sri Aprilianti Idris
Jurnal Analis Kesehatan Kendari Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Analis Kesehatan Kendari (JAKK : Vol. 4 (1) Desember 2021)
Publisher : Program Study of Medical Laboratory Technology , Politeknik Bina Husada Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46356/jakk.v4i1.171

Abstract

ABSTRAK Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyebabkan AIDS yang termasuk dalam kelompok retrovirus. AIDS adalah Acquired Immune Deficiency Syndrome. “Acquired” artinya tidak diturunkan, tetapi didapat; “Immune” adalah sistem daya tangkap atau kekebalan tubuh terhdap penyakit; “Deficiency” artinya tidak cukup atau kurang dan “Syndrome” adalah kumpulan tanda dan gejala penyakit. Lebih dari 90% anak terinfeksi HIV didapat dari ibunya. Virus dapat ditularkan dari ibu yang terinfeksi HIV kepada anaknya selama hamil, saat persalinan dan menyusui, HIV tidak ditularkan melalui bersalaman, berpelukan, bersentuhan atau berciuman, penggunaan toilet umum, kolam renang, alat makan atau minum secara bersama, ataupun gigitan serangga seperti nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil skrining HIV pada ibu hamil trimester II di puskesmas Kab Konawe Utara. Jenis penelitian ini adalah Observasional analitik dengan teknik pengambilan sampel bersifat accidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 43 orang. Metode pemeriksaan yang digunakan adalah ICT (immunokromatografi)Rapid test/strip. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dari 43 pasien ibu hamil trimester II di puskesmas wilayah Kabupaten Konawe Utara yang telah dilakukan pemeriksaan Human Immunodeficiency Virus (HIV), didapatkan hasil negatif yaitu sebanyak 43 orang (100%).Kata kunci : HIV, Ibu hamil Trimester II ABSTRACT Human Immunodeficiency Virus (HIV) is the virus that causes AIDS which is included in the retrovirus group. AIDS is from Acquired Immune Deficiency Syndrome. "Acquired" means not derived, but obtained; "Immune" is a system of capture or immunity against disease; "Deficiency" means not enough or less and "Syndrome" is a collection of signs and symptoms of the disease. More than 90% of children infected with HIV are from their mothers. Viruses can be transmitted from HIV-infected mothers to their children during pregnancy, during labor and breastfeeding. Without proper and early treatment. It should be noted that, HIV is not transmitted through shaking hands, hugging, touching or kissing, using public toilets, swimming pools, eating utensils or drinking together, or insect bites such as mosquitoes. This study aims to determine the results of HIV screening in second trimester pregnant women in North Konawe Kab. This type of research is analytic observational with the sampling technique is accidental sampling, with a total sample of 43 people The examination method used is ICT (immunochromato graphy) Rapid test / strip. Based on the results of the research that has been done, it can be concluded that of 43 patients in the second trimester of pregnant women in the health center of North Konawe District who had been examined by Human Immunodeficiency Virus (HIV), negative results were obtained, namely 43 people (100%). Keywords : HIV, Trimester pregnant women
GAMBARAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PENDERITA DIABETES MELLITUS DI RUMAH SAKIT BENYAMIN GULUH KOLAKA firdayanti Firdayanti; Angriani Fusvita; Irdayanti Irdayanti
Jurnal Analis Kesehatan Kendari Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Analis Kesehatan Kendari (JAKK : Vol. 4 (2) Juni 2022)
Publisher : Program Study of Medical Laboratory Technology , Politeknik Bina Husada Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46356/jakk.v4i2.186

Abstract

Diabetes mellitus is a hyperglycemia disease charactherized by absolute absence of insulin or a relative decrease in insulin insensitivity to insulin., diseases of the eyes, kidneys and nerves. Cholesterol and diabetes mellitus have a related , where factors that can increase total cholesterol (hyperglycemia), namely nutrition, drugs, obesity and age are also factors that cause a person suffering from diabetes mellitus. This study aims to determine the picture of total cholesterol levels in people with diabetes mellitus in Benyamin guluh hospital Kolaka. The sample taken in this study is the outpatient plasma at the Benyamin guluh hospital Kolaka that was diagnosed with diabetes mellitus. In this study the number of samples studied were 30 samples as many as 30 people were obtained by accidental sampling . The results of the study were from the examination of 30 patiens with diabetes mellitus at Benyamin Guluh Kolaka Hospital. Normal kolesterol result were 11 people (37%), and abnormal 19 people (30%). Keywords : Diabetes mellitus, Total cholesterol levels, Hyperglycemia