Claim Missing Document
Check
Articles

Pengenalan Fauna Penghuni Ekosistem Mangrove Bagi Anak-Anak Usia Sekolah di Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai Merly, Sendy Lely; Untari, Untari; Tuhumena, Jeremias; Redu, Silas Tanggu; Ismanto, Heru
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 4, No 4 (2024): Abdira, Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v4i4.532

Abstract

The mangrove forest ecosystem is an important ecosystem in coastal areas. It functions as a greenbelt and is able to provide a source of food for people living in coastal areas. Even the mangrove ecosystem is a habitat for various fauna that inhabit the ground floor, trees, and also the waters in this ecosystem. The role of early childhood is very important, by providing a proper understanding of both the types of fauna that inhabit the mangrove ecosystem on the coast of Kampung Kondo and what are the benefits of each fauna, children will be able to recognize the potential they have, utilize and manage the resources they have based on local wisdom they have. The method used is the exploring method where together with the children enter the mangrove forest area and the samples found are immediately identified and, together they pay attention to the habitat of the fauna found. The results of this activity are that children are able to identify 5 gastropods species, 1 shellfish species, 2 crab species, and 1 fish species, and ultimately, understand the habitat of each fauna.
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani jagung manis di Kampung Semangga Jaya, Distrik Semangga Sahra, Jihan Fatimatus; Untari, Untari; Nurliah, Nurliah
AGRICOLA Vol 14 No 2 (2024): AGRICOLA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/ag.v14i2.6355

Abstract

Indonesia's corn production has not fully met the community's consumption needs because it is vulnerable to climate and seasonal changes, which affect farmers' income and welfare. The study aims to analyze the factors that influence the income of sweet corn farmers in Semangga Jaya Village, Semangga District simultaneously and partially and the variables that have a dominant influence on the income of sweet corn farmers. The study was carried out in Semangga Jaya Village from May to July 2024. The study used a quantitative descriptive approach. The data analysis method used was multiple linear regression analysis with 4 variables measured, namely selling price (X1), demand (X2), climate (X3) and supply (X4) on the dependent variable of sweet corn farmers' income (Y). The results showed that the four variables simultaneously had a significant effect on the income of sweet corn farmers by 81.9%. Partially, the income of sweet corn farmers is seen based on the influence of the selling price factor of 15.7%, demand has an effect of 2.9%, climate has an effect of 32.8% and supply has an effect of 23.4%. The results of the study concluded that climate factors are more dominant in influencing the income of sweet corn farmers in Semangga Jaya Village.
Penerapan Metode Pembelajaran Ekstrakurikuler Karawitan Sebagai Pendukung Pendidikan Karakter Untari, Untari
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol 8 No 1 (2025): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v8i1.811

Abstract

Budaya Indonesia harus dikenal dan dicintai peserta didik agar memiliki rasa menghargai terhadap kearifan local yang ada. Dengan demikian tumbuh kesadaran untuk mempertahankan dan menjaga kebudayaan bangsa sendiri. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran ekstrakurikuler Karawitan di SMP Negeri 26 Semarang. Penelitian ini menggunakan pendeketan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data yang diambil pada penelitian yakni primer dan sekunder dengan data yang diambil dalam penelitian yaitu kepala sekolah, guru ekstrakurikuler Karawitan SMP Negeri 26 Semarang, dan juga siswa. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan dalam proses pembelajaran Karawitan SMP Negeri 26 Semarang guru memberi prasyarat di awal pertemuan dengan memberikan materi pengenalan gamelan serta refleksi di akhir pertemuan. Pada kegiatan inti pembelajaran guru menggunakan strategi pembelajaran langsung dan interaktif yang proses pembelajaran berpusat pada guru pembimbing ekstrakurikuler. Teknik evaluasi tersebut digunakan untuk mengambil nilai berupa penilaian sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Jurnal ini membahas lebih lanjut tentang bagaimana pembelajaran ekstrakurikuler karawitan sebagai pendukung pendidikan karakter di SMP Negeri 26 Semarang yang tidak semata-mata untuk pelestarian budaya bangsa, tetapi juga dari aspek psikologi anak untuk mengembangkan kreativitas siswa.
Peningkatan Persepsi Gizi pada Remaja dalam Upaya Pencegahan Kejadian Anemia Permata, Reni; Untari, Untari
Nuras : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): January
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.386 KB) | DOI: 10.36312/njpm.v2i1.70

Abstract

Anemia is a medical condition in which the number of red blood cells or hemoglobin is less than normal. Normal hemoglobin levels are generally different in men and women. For men anemia is usually defined as a hemoglobin level  of  less  than  13.5  grams/100  ml. Anemia is a common blood disorder that occurs when the level of red blood cells (erythrocytes) in the body becomes too low. This can cause health problems, because red blood cells contain hemoglobin, which carries oxygen to body tissues. Anemia can cause various complications including fatigue and stress on the body's organs. Anemia occurs due to lack of iron and folic acid in the body. Women who suffer from anemia will have an impact on pregnancy and have the potential to give birth to babies with low birth weight. Besides that, Anemia can result in the death of both mother and baby during childbirth. This community service aims to provide knowledge about the importance of consuming a variety of foods that contain iron. The implementation procedure is carried out by counseling youth about the importance of nutrition in preventing anemia, so that the problem of anemia in Indonesia can be resolved. The solution to the problem is to teach teenagers about the importance of knowing balanced nutrition and the importance of consuming iron, so it is hoped that adolescents do not experience anemia. The expected achievement target is that teenagers understand and know how to prevent the nutritional problem of anemia.
Sosialisasi Pentingnya Mengetahui dan Identifikasi Bahan Tambah Pangan (Kimia) pada Makanan Untari, Untari; Permata, Reni; Hukom, Evi Hudriyah
Nuras : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): January
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.328 KB) | DOI: 10.36312/njpm.v2i1.71

Abstract

Food Additives (FA) are ingredients/mixtures which are not naturally part of food raw materials, but are added to food with the aim of influencing the nature or shape of the food. Food additives are usually widely used by food industry companies as ingredients that can produce food structures that attract the attention of consumers and obtain large profits with the smallest capital. Lack of public knowledge about the dangers and how to identify Food Additives (FA) is one of the factors that many people continue to consume without thinking about the impacts that occur. The long-term impact of consuming Food Additives (FA) is the emergence of various diseases such as cancer, tumors, kidney disease, sore throat and others. This is especially true for elementary school children who really like to consume sweet, colorful, tasteful and eye-catching foods that are sold freely around their school environment. The aim of this community service is to become a means to share information on chemical food additives and simple ways to detect these food additives. From the results of the socialization, elementary school children were taught how to identify foods that contain borax in a very simple and very easy way to do so that it can be the first step in protecting themselves from consuming foods that contain dangerous food additives.
Penerapan Metode Pembelajaran Ekstrakurikuler Karawitan Sebagai Pendukung Pendidikan Karakter: Penerapan Metode Pembelajaran Ekstrakurikuler Karawitan Sebagai Pendukung Pendidikan Karakter Untari, Untari
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v8i1.811

Abstract

Budaya Indonesia harus dikenal dan dicintai peserta didik agar memiliki rasa menghargai terhadap kearifan local yang ada. Dengan demikian tumbuh kesadaran untuk mempertahankan dan menjaga kebudayaan bangsa sendiri. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran ekstrakurikuler Karawitan di SMP Negeri 26 Semarang. Penelitian ini menggunakan pendeketan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data yang diambil pada penelitian yakni primer dan sekunder dengan data yang diambil dalam penelitian yaitu kepala sekolah, guru ekstrakurikuler Karawitan SMP Negeri 26 Semarang, dan juga siswa. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan dalam proses pembelajaran Karawitan SMP Negeri 26 Semarang guru memberi prasyarat di awal pertemuan dengan memberikan materi pengenalan gamelan serta refleksi di akhir pertemuan. Pada kegiatan inti pembelajaran guru menggunakan strategi pembelajaran langsung dan interaktif yang proses pembelajaran berpusat pada guru pembimbing ekstrakurikuler. Teknik evaluasi tersebut digunakan untuk mengambil nilai berupa penilaian sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Jurnal ini membahas lebih lanjut tentang bagaimana pembelajaran ekstrakurikuler karawitan sebagai pendukung pendidikan karakter di SMP Negeri 26 Semarang yang tidak semata-mata untuk pelestarian budaya bangsa, tetapi juga dari aspek psikologi anak untuk mengembangkan kreativitas siswa.
Analisis pelaksanaan penilaian hasil belajar biologi siswa SMA se-Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten OKI pada masa pandemi Covid-19 Untari, Untari; Wijayanti, Tutik Fitri; Hidayat, Saleh
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v5i2.49

Abstract

Pada saat terjadi pandemi Covid-19 beredarnya surat edaran bahwa pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara daring dari rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan penilaian hasil belajar biologi siswa SMA se-Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan pada masa pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel penelitian terdiri atas 2 kepala sekolah, 2 guru biologi, 113 peserta didik UPT SMAN 12 OKI dan 45 peserta didik UPT SMAN 25 OKI. Pengumpulan data menggunakan wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Model Miles and Huberman. Hasil penelitian ini diperoleh data sebagai berikut: (1) Penilaian sikap menggunakan teknik observasi, penilaian pengetahuan menggunakan teknik tes tertulis dan penugasan, penilaian keterampilan menggunakan teknik penilaian praktik, proyek dan produk, (2) Penilaian sikap dilakukan menggunakan aplikasi WhatsApp, penilaian pengetahuan dilakukan menggunakan aplikasi WhatsApp, Google form dan Google classroom, penilaian keterampilan dilakukan menggunakan aplikasi WhatsApp, (3) Hambatan dalam penilaian adalah sulitnya menilai aspek sikap serta tidak semua aspek sikap dapat diamati dan dinilai secara daring, peserta didik susah mengumpulkan tugas, peserta didik terlambat bahkan tidak mengumpulkan tugas. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan penilaian hasil belajar biologi siswa SMA se-Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten OKI pada masa pandemi Covid-19 dilakukan secara daring.
Peran Guru Dalam Pembelajaran Musik Gamelan Untuk Menanamkan Nilai Kerja Sama Pada Siswa SMPN 12 Semarang: Peran Guru Dalam Pembelajaran Musik Gamelan Untuk Menanamkan Nilai Kerja Sama Pada Siswa SMPN 12 Semarang untari, untari; Widodo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25845

Abstract

Peran seorang guru memegang peranan yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran dalam menentukan keberhasilan pendidikan. Peran guru tersebut meliputi berbagai aspek seperti pengelolaan kurikulum, penggunaan metode, dan pemanfaatan media ajar, khususnya dalam pembelajaran seni musik, seperti musik gamelan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran guru dalam proses pembelajaran musik gamelan di SMPN 12 Semarang untuk menanamkan nilai kerja sama pada siswa. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan landasan pedagogik, psikologi anak, dan musikologi. Analisis data penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru merupakan faktor penting dalam keberhasilan proses belajar mengajar musik gamelan mencakup aspek kepribadian, proses, motivasi dan produk. Selain itu, nilai-nilai dalam kerja sama diterapkan dalam pembelajaran. Nilai-nilai ini sangat relevan dan sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia dalam memperkuat pendidikan karakter di tingkat sekolah.
ANALISIS NILAI TDS (Total Disolve Solid) PADA AIR SUMUR KOTA DAN KABUPATEN SORONG SEBAGAI GAMBARAN KUALITAS AIR SUMUR BOR Untari, Untari
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 7, No. 02 October (2022) Analit : Analytical and Enviromental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v7i02.2022.p115-121

Abstract

Penelitian ini mengkaji kualitas air sumur yang berada di Kota dan Kabupaten Sorong berdasarkan parameter fisika seperti TDS (Total Disolve Solid), Kekeruhan, Warna, Bau dan Rasa yang telah dilaksanakan pada bulan juni yang bertujuan untuk mengetahui kondisi dari air sumur yang dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari di lingkungan tersebut. Analisis kualitas air sumur dilakukan dengan metode teknik simple sampling yang mengambil sampel dari 36 air sumur bor yang ada di wilayah kota dan kabupaten Sorong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air sumur bor di 36 titik kota dan kabupaten sorong memiliki nilai TDS di bawah 1000 mg/L. Dari semua sampel air sumur bor terdapat 10 sampel yang masuk ke dalam range tidak baik digunakan untuk minum. Warna sampel air sumur mulai dari jernih hingga ada yang sedikit keruh dengan hampir tidak ada bau maupun rasa. Sebagai air yang diperuntukkan sebagai air kelas 1 berdasarkan PP No. 82 Tahun 2001 maka air tersebut tidak memenuhi standart sehingga hanya direkomendasikan untuk mencuci dan mandi. Kata kunci: Air sumur, kota Sorong, TDS
Upaya pencegahan dan pengobatan diabetes melitus di RPLSU Wening Wardoyo Kabupaten Semarang Ramadhani, Melati Aprilliana; Suyudi, Salsabiela Dwiyudrisa; Pradana, Andi; Untari, Untari; Maulana, Muhammad Rifqi; Hikmawati, Septiana Rohama Ria; Ramadhani, Afni Nadya
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.34125

Abstract

Abstrak Era modern saat ini dan struktur masyarakat yang juga berubah seiring dengan berjalannya waktu menyebabkan terjadinya masa transisi dari pola hidup masyarakat agraris menuju masyarakat industri. Adanya perubahan tersebut maka terjadilah perubahan pada pola makan dan aktivitas fisik di masyarakat, yang menyebabkan terjadi penyakit gangguan metabolisme, salah satunya Diabetes Mellitus (DM). Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia (RPLSU) Wening Wardoyo merupakan mitra pada program PkM ini, dimana banyak lansia yang memiliki riwayat penyakit DM. Tujuan kegiatan PkM ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan dan pengobatan DM melalui usaha pembuatan jamu secara sederhana yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi kadar gula darah yang tinggi, serta makanan dan minuman yang perlu diwaspadai. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah dilakukan dengan tatap muka secara langsung dengan sasaran bapak ibu lansia. Tahapan pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, persiapan, partisipasi mitra, pelaksanaan pretest, edukasi dan pelatihan, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil pengabdian ini adalah terdapat kenaikan pengetahuan peserta, dengan % rata-rata peningkatan pengetahuan adalah 33,92%. Setiap pertanyaan terdapat peningkatan pengetahuan secara signifikan antara hasil pretest dan postest. Pertanyaan nomor 1 dan 2 memiliki persentase pengetahuan yang paling tinggi yaitu 91,67%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan peserta tentang cara-cara yang dapat digunakan untuk untuk mengontrol kadar gula. Kesimpulan pengabdian ini adalah kegiatan ini memberikan manfaat kepada peserta tentang diabetes melitus, pola makan yang perlu diwaspadai, dan pembuatan herbal secara sederhana terlihat dari peningkatan presentase pada kuisioner posttest. Kata kunci: diabetes mellitus; pengobatan herbal; lansia; peningkatan pengetahuan. Abstract The modern era and the changing structure of society over time have led to a transition from an agrarian lifestyle to an industrial one. This change has resulted in changes in dietary patterns and physical activity in society, leading to metabolic disorders, one of which is diabetes mellitus (DM). The Wening Wardoyo Elderly Social Service Centre (RPLSU) is a partner in this PkM programme, where many elderly people have a history of DM. The aim of this PkM activity is to increase knowledge about the prevention and treatment of DM through the simple preparation of herbal medicine that can be used to help control high blood sugar levels, as well as foods and drinks that need to be watched out for. The implementation method of this community service was conducted through direct face-to-face interactions with the elderly participants. The stages of the activity included socialisation, preparation, partner participation, pre-test implementation, education and training, as well as mentoring and evaluation. The results of this community service showed an increase in participants' knowledge, with an average knowledge improvement rate of 33.92%. Each question shows a significant increase in knowledge between the pre-test and post-test results. Questions 1 and 2 have the highest knowledge percentage, namely 91.67%. The results indicate that this community service activity increased participants' knowledge of methods for controlling blood sugar levels. The conclusion is that this community service activity provided participants with valuable information about diabetes mellitus, dietary concerns, and simple herbal preparations, as evidenced by the increased percentage of participants on the post-test questionnaire Keywords: diabetes mellitus; herbal medicine; elderly;, knowledge enhancement.