Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGARUH KEBIASAAN SARAPAN DAN PENDIDIKAN IBU TERHADAP STATUS GIZI DAN TINGKAT PRESTASI ANAK KELAS IV DAN V DI SD INPRES WEETEBULA II Ester Verninde; I Gede Mustika; Purwaningtyas Kusumaningsih
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol 2, No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN TERPADU
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.173 KB)

Abstract

ABSTRAKSumber daya manusia (SDM) adalah salah satu factor utama yang diperlukan dalam melaksanakan pembangunan nasional. Dua diantaranya yang berperan penting yaitu factor kesehatan dan gizi. Tingkat prestasi pada anak SD di pengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kebiasaan sarapan, pedidikan ibu dan status gizi terhadap tingkat prestasi anak kelas IV dan V SD Inpres Weetebula II. Desain Cross Sectional yang dilakukan pada bulan Mei-Juni 2018 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan cara simple random sampling pada siswa kelas IV dan V (37 responden). Data kebiasaan sarapan menggunakan kuesioner, pendidikan ibu menggunakan data sekolah, status gizi menggunakan pengukuran antropometri, sedangkan tingkat prestasi menggunakan nilai raport. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebiasaan sarapan pagi terhadap status gizi berpengaruh (nilai p=0,000), pendidikan ibu terhadap status gizi tidak berpengaruh (nilai p=0,520), status gizi tidak berpengaruh terhadap tingkat prestasi (nilai p=0,638), kebiasaan sarapan berpengaruh terhadap tingkat prestasi (nilai p=0,044), pendidikan ibu tidak berpengaruh terhadap tingkat prestasi (nilai p=0,334). Penelitian ini menunjukkan ada pengaruh antara kebiasaan sarapan terhadap status gizi dan tingkat prestasi dan tidak ada pengaruh antara kebiasaan sarapan, pendidikan ibu dan status gizi terhadap tingkat prestasi.Kata kunci :kebiasaan sarapan, pendidikan ibu, status gizi dan tingkat prestasi. Siswa SDABSTRACT Human resources (HR) are one of the main factors needed in carrying out national development. Two of them have important roles, namely health and nutrition factors. The level of achievement in elementary school children is influenced by internal and external factors. The purpose of this study was to determine the effect of breakfast habits, maternal education and nutritional status on the level of achievement of grade IV and V children of SD Inpres Weetebula II. Cross Sectional Design conducted in May-June 2018 with a sampling technique using probability sampling by means of simple random sampling for students in grades IV and V (37 respondents). Data on breakfast habits using questionnaires, maternal education using school data, nutritional status using anthropometric measurements, while the achievement level uses report cards. The results of this study indicate that the habit of breakfast to nutritional status has an effect (p value = 0,000), maternal education on nutritional status has no effect (p value = 0.520), nutritional status does not affect the level of achievement (p value = 0.638), influential breakfast habits towards the level of achievement (p value = 0.044), maternal education does not affect the level of achievement (p value = 0.334). This study shows that there is an influence between breakfast habits on nutritional status and level of achievement and no influence between breakfast habits, maternal education and nutritional status on achievement levels.Keywords: breakfast habits, maternal education, nutritional status and level of achievement. Elementary students
IDENTIFIKASI FRAKSI AIR SENYAWA ANTIOKSIDAN MINUMAN SINOM (Curcuma domestica Val.- Tamarindus indica L.) Purwaningtyas Kusumaningsih; Ni Ketut Wiradnyani
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Terpadu
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.601 KB)

Abstract

ABSTAKSinom meminum makanan fungsional analternatif. Bahan-bahannya adalah curcumin dan daun tamarin muda, mudah didapat, relatif mahal yang dikonsumsi, mengandung senyawa antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa antioksidan minuman sinom terhadap perlakuan fraksi pelarut air secara in vitro. Dengan metode analisis GCMS dan TLC. Kapasitas antioksidan dalam fraksi minuman sinom air (13,91%) adalah AAEAC 1990,9 ppm dan hasil (10,94%). Fraksi air mengandung senyawa: asam lemak 9-oktadecanoid (69,43%), asam askorbat (32,7%), Ribovlafin (37,1%), ar-tumeron (1,31%), tumeron (2,85) %) dan curlon (1,09%.). Penelitian ini dengan analisis blok acak. Hasil penelitian menunjukkan fraksi air minuman sinom mengandung senyawa: asam lemak 9-oktadecanoid, asam askorbat, ribovlafin, artumeron, tumeron dan curlon. Kata kunci: Minuman Sinom, fraksi pelarut air, kapasitas antioksidan, Identifikasi ABSTRACTSinom beverages analternative functional food. The ingredients are curcumin and young tamarin leaves, it is easily available, relatively in expensive expected that is consumed, it contains antioxidant compounds. This study aimed to identification of sinom beverages antioxidant compounds to treatment of water solvent fraction in vitro. With GCMS and TLC analysis of method. The antioxidant capacity in beverages sinom water fraction (13,91%) is 1990,9 ppm AAEAC and yield (10,94%). The water fraction contain compounds: 9-oktadecanoid fatty acids (69,43%), ascorbic acid (32,7%), Ribovlafin (37,1%), ar-tumeron (1,31%), tumeron (2,85%) and curlon (1,09%.). This research with randomized block analysis. The results showed water fraction of sinom beverages contains compound: 9-oktadecanoid fatty acids, ascorbic acid, Ribovlafin, ar-tumeron, tumeron and curlon. Keywords: Sinom beverage, water solvent fraction, antioxidant capacity, Identification
Peningkatan Wawasan Kewirausahaan Ternak Itik Petelur “Gama Farm” di Desa Dawan, Klungkung Bali Purwaningtyas Kusumaningsih; I Gede Mustika
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.389 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v7i1.2510

Abstract

Kesuksesan dalam mengelola peternakan itik petelur, tidak hanya sebatas menghasilkan produk berupa telur yang berkualitas dan sehat. Akan tetapi perlu dipikirkan juga tentang pemasaran telur yang luas dan berkesinambungan. Upaya memperluas pemasaran perlu dibentuk suatu usaha kewirausahaan yang terdiri dari beberapa peternak dan membentuk suatu kelompok usaha ternak itik petelur. Kelompok yang dibentuk, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan telur itik di masyarakat dan meningkatkan perekonomian kelompok peternak telur itik. Pemberian materi pada pengabdian ini kepada peternak itik petelur “Gama Farm” ditujukan membuka wawasan dan pengetahuan peternak untuk membentuk kelompok swadaya masyarakat dibidang ekonomi usaha telur itik. Peningkatan pengetahuan ini, dilakukan dengan memberikan pembelajaran tentang cara membentuk kelompok swadaya dan keuntungan secara ekonomis kelompok swadaya dibidang penjualan telur itik. Keberhasilan pembelajaran kepada mitra diukur berdasarkan pendekatan tematik dari hasil wawancara yang dianalisis dengan penilaian konteks, input, proses dan produk (CIPP) sebelum dan sesudah pemberian materi. Mitra menunjukkan kemauan untuk merencanakan mengajak peternak lain untuk membentuk kelompok usaha.
Balanced Nutrition Education and Consultation of Elderly Health Problems in Banjar Tegal Jaya, Badung Bali Kusumaningsih, Purwaningtyas; Yogeswara, Ida Bagus; Nursini, Ni Wayan; Mantra, Ida Bagus
MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Mitra: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitra.v8i1.4396

Abstract

The health problems of the elderly have become an important concern for the government and society. Especially those who have care for elderly family members at home or nursing homes. Elderly Posyandu is one way to facilitate the elderly to stay active, interact and get health services. Doing exercise, health consultations, and counseling as activities that bring togetherness for the elderly. Health problems that often arise in the elderly such as decreased their appetite and digestive disorders are characterized by difficulty on defecating or has irregular frequence. Decreased the appetite will affect on the imbalance of nutritional intake, lack of sources of fiber, which causing digestive problems, malnutrition and other health problems. The purpose of this service is to remind the elderly about the importance of maintaining a balanced diet. Answer the problems faced by the elderly on a daily basis and provide input, especially for consuming healthy food every day according to the health conditions of the elderly. At the end of the implementation of this service activity, it will help improve the quality of life of the elderly in Banjar Tegal Jaya to be healthier and happier.
Pelatihan Pengolahan Kudapan Berbahan Dasar Protein Hewani di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Widhya Asih Badung Kusumawati, I Gusti Ayu Wita; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah; Sulistyadewi, Ni Putu Eny; Yogeswara, Ida Bagus Agung; Nursini, Ni Wayan; Kusumaningsih, Purwaningtyas; Wiradnyani, Ni Ketut; Mantra, Ida Bagus Ketut
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 8 No. 2 (2024): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v8i2.3330

Abstract

Masalah gizi yang umumnya terjadi di Indonesia diakibatkan karena minimnya tingkat pengetahuan mengenai menu gizi seimbang. Anak yatim piatu yang tinggal di panti asuhan rentan mengalami malnutrisi. Tujuan dilakukannya kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan pelatihan mengenai olahan berbahan dasar protein hewani untuk memenuhi kebutuhan protein hewani anak yang berada di LKSA Widhya Asih Badung. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan metode pelatihan pengolahan kudapan berbahan dasar protein hewani, yaitu berupa nugget lele, bakso ayam, dan dendeng babi. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan mitra mengenai cara pengolahan kudapan berbahan dasar protein hewani. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mitra dapat mengkonsumsi kudapan berbahan protein hewani yang bervariasi dan bergizi.
Uji Organoleptik pada Snack Telur Gabus dengan Fortifikasi Tepung Cangkang Telur Kalumbang, Handriany Ines; Kusumaningsih, Purwaningtyas; Kusumawati, I Gusti Ayu Wita
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i3.2709

Abstract

Cangkang telur merupakan limbah yang ketersediannya sangat melimpah dan memiliki harga yang murah. Fortifikasi tepung cangkang telur juga dapat diaplikasikan pada snack telur gabus. Snack telur gabus (kue bidaran keju atau widaran keju) merupakan kue tradisional Indonesia berbentuk kecil kembung panjang, berwarna kuning keemasan, bertekstur halus, tidak pecah-pecah serta berasa gurih dan renyah. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitan eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Tiga sampel perlakuan dengan fortifikasi cangkang telur dengan konsentrasi yang berbeda  yaitu 0%, 3% , 15% dan 25%. Hasil organoleptik menunjukan nilai tertinggi pada tingkat kesukaan rasa pada sampel TG 3 yaitu 4,24; pada kesukaan aroma tidak ada perbedaan yang signifikan dari semua perlakuan berkisar 3,48-3,72 pada tingkat kesukaan warna yang paling disukai sampel TG 3 yaitu 3.68; pada tekstur tidak ada perbedaan yang signifikan dari semua perlakuan berkisar 3,68-408; pada tingkat kesukaan keseluruhan tidak terdapat perbedaan signifikan dari semua perlakuan berkisar antara 3,88-4,04.
Edukasi Gizi Berbasis Kudapan Protein Hewani untuk Meningkatkan Pemahaman dan Pencegahan Stunting pada Anak Sekolah SD Kusumawati, I Gusti Ayu Wita; Yogeswara, Ida Bagus Agung; Mantra, Ida Bagus Ketut; Nursini, Ni Wayan; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah; Sulistyadewi, Ni Putu Eny; Kusumaningsih, Purwaningtyas; Sumadewi, Ni Luh Utari; Kurniati, Ni Made; Wasita, Rai Riska Resty
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat Februari 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v5i1.71

Abstract

masalah gizi pada anak usia sekolah, terutama stunting, masih menjadi tantangan di banyak daerah Indonesia, termasuk di Kabupaten Karangasem. Program pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi gizi kepada siswa SD Negeri 2 Bunutan melalui penyuluhan dan pemberian kudapan tinggi protein hewani. Metode yang digunakan meliputi ceramah, demonstrasi, dan pemberian contoh kudapan bergizi berupa bahan pangan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa tentang pentingnya konsumsi gizi, khususnya protein hewani, serta perubahan kebiasaan makan yang lebih sehat. Diharapkan, kegiatan ini dapat berkontribusi dalam upaya menurunkan prevalensi stunting di daerah tersebut.   Nutritional problems in school-age children, especially stunting, are still a challenge in many regions in Indonesia, including Karangasem Regency. This community service program aims to provide nutritional education to students of SD Negeri 2 Bunutan through counseling and providing high-protein animal snacks. The methods used include lectures, demonstrations, and providing examples of nutritious snacks in the form of local food ingredients. The results of the activity showed an increase in student knowledge about the importance of nutritional consumption, especially animal protein, as well as changes in healthier eating habits. It is hoped that this activity can contribute to efforts to reduce the prevalence of stunting in the area.
Staphylococcus aureus contamination in traditional Balinese Indonesian stem food: Tum bungkil, Tum pusuh and Tum biu batu Kusumaningsih, Purwaningtyas; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah; Dachi, Milafebriani; Mboru, Adriana Dehi
Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Sci and Tech, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/bio.v12i2.55600

Abstract

Tum is a traditional Balinese Indonesian dish made from various parts of the stone banana tree, including the stone banana root bulb (bungkil), stone banana flower (pusuh), and stone banana fruit (biu batu). However, when tum is made by hand without gloves, there is a risk of contamination with Staphylococcus aureus. Although the steaming process may reduce some bacteria, contamination can still occur. S. aureus can survive in ready-to-eat foods prepared under poor hygiene conditions. The toxins produced by S. aureus can lead to skin infections, respiratory problems, and sepsis. This study aims to investigate the presence of S. aureus in processed tum. Purposive sampling was conducted in two districts that sell tum bungkil, pusuh, and biu batu. Six samples were tested using mannitol salt agar (MSA) which is specific media from a dilution level of 10-3. Identification is conducted based on morphology, gram staining and total plate count (TPC) results. The results indicated that the highest level of contamination was found in sample 3 (S3) were 1.7x102CFU/g, which contained tum pusuh. This study implies that it is essential to improve hygiene practices during the preparation of tum pusuh to minimize the risk of contamination.
Lama Pengeringan terhadap Kulit Buah Bligo (Benincasa Hispida) Putri, Dewi Mega Anggreni; Kusumawati, IGAW; Kusumaningsih, Purwaningtyas
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i3.2713

Abstract

Buah bligo memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, diantaranya dapat meredakan gangguan saraf, gangguan saluran cerna, gangguan pada saluran pernapasan, gangguan saluran kemih, diabetes mellitus, anti diare, dan anti maag. Pada kulit buah bligo juga dapat dimanfaatkan untuk melancarkan buang air kecil dan menyembuhkan radang ginjal. Potensi kulit buah bligo sebagai obat belum termanfaatkan secara optimal, maka dari itu perlu pengolahan lebih lanjut agar kulit buah bligo memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Salah satu nya dengan cara kulit buah bligo dikonsumsi dalam bentuk kering yang kemudian diseduh dan diminum. Kulit buah bligo yang akan dijadikan minuman fungsional harus melalui proses pengeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama pengeringan terhadap kulit buah bligo dengan menggunakan perhitungan rendemen. Pada penelitian ini didapatkan hasil rendemen sebesar 10% selama 7 hari pengeringan.
Edukasi Pemahaman Stop Boros Pangan kepada Siswa Sekolah Dasar Dawan Kaler, Kabupaten Klungkung Kusumaningsih, Purwaningtyas; Agung Yogeswara, Ida Bagus; Ayu Wita Kusumawati, I Gusti; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah; Nursini, Ni Wayan; Mantra, Ida Bagus Ketut; Utari Sumadewi, Ni Luh; Kurniati , Ni Made; Wasita, Rai Riska Resty
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 8 No. 1 (2024): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v8i1.3012

Abstract

Penanaman prilaku untuk tidak membuang makanan, menyimpan makanan dengan baik dan menggunakan atau mengolah makanan secukupnya merupakan salah satu implementasi gerakan “Stop Boros Pangan” yang sedang di laksanakan didalam kegiatan GENIUS (Gerakan Edukasi Dan Pemberian Pangan Bergizi Untuk Siswa). Kegiatan pengabdian ini menyasar pada Siswa-Siswi Sekolah dasar di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Bali. Salah satu Sekolah Dasar yang ditunjuk sebagai perwakilan di Provinsi Bali adalah Sekolah Dasar Dawan Kaler, Kabupaten Klungkung. Pelaksanaan kegiatan GENIUS meliputi pemberian edukasi tentang pengertian boros pangan dan bagaimana untuk tidak berprilaku boros pangan. Pengabdian ini melibatkan Program Studi Ilmu Gizi, Universitas Dhyana Pura dengan mengerahkan 10 dosen dan 50 mahasiswa. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk memberikan pemahaman tentang prilaku stop boros pangan. Metode yang digunakan dengan penyuluhan tentang pengertian boros pangan dan sikap tidak boros pangan. Pelaksanaan pengabdian dimulai dengan sosialisasi kegiatan kepada siswa sekolah dasar SDN Dawan Kaler Klungkung dan penyuluhan menggunakan media bergambar agar mudah untuk dipahami oleh siswa. Siswa belajar memahami untuk tidak boros pangan dengan menyimpan kudapan yang tidak habis dimakan dengan disimpan secara baik untuk dikonsumsi di jam makan siang.