Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

NILAI-NILAI AJARAN HASTABRATA DALAM LAOKONPEWAYANGAN MAKUTHARAMA SEBAGAI MEDIA MEMBANGUN KARAKTER BANGASA suhari, suhari suhari
Jurnal Budaya Nusantara Vol 1 No 2 (2014): BUDAYA ADI LUHUNG
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/b.nusantara.vol1.no2.a417

Abstract

The Doctrine of Hastabrata is eight behaviors or eight characters that should be run by someone who serves as leader base done elements derived from nature. Although there are different interpretations, but it is commonly a natural element: Surya (sun); Chandra (Moon); Sudama (Star); Maruta/Angin (moving air); Mendhung (rain clouds); Dahana (Fire); Tirta/Samudra (Water); Pratala (Land); More value is owned of Hastabrata doctrine rooted in the natural elements. It can be applied in the context of the formation of character to anyone, especially the position as leader and the led.Keywords: value, hastabrata, character.
MENGGALI NILAI-NILAI KARAKTER BANGSA DALAM AJARAN HASTABRATA LAKON PEWAYANGAN MAKUTHARAMA Suhari, Suhari
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Fakultas Pedagogi dan Psikologi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bp.vol13.no24.a776

Abstract

Nilai-nilai karakter dalam ajaran Hasta Brata nilai karakter yang bersumber pada laku atau watak alam yang berjumlah delapan laku atau watak, yaitu laku atau watak yang dimiliki Surya (matahari); Candra (Bulan); Sudama (Bintang); Maruta/Angin (Udara yang bergerak); Mendhung (Awan hujan); Dahana (Api); Tirta/Samudra (Air); pratala (Tanah); Pada dasarnya delapan laku atau delapan watak ini adalah laku atau watak yang harus dijalankan oleh seseorang yang berkedudukan sebagai pemimpin yang bersumberkan pada unsur-unsur yang berasal dari alam, namun nilai karakter ini juga bisa diterapkan pada manusia pada umumnya. Dalam rangka pembangunan karakter bangsa, nilai karakter yang berasal dari ajaran Hasta Brata ini dikontribusikan pada pengamalan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia yang merupakan sumber utama pembentukan karakter bagi bangsa Indonesia.
Pelatihan Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Siswa Budhi Surabaya Dalam Membentuk Kecakapan Hidup ABK Melaui Pembelajaran Pkn Berbasis Simulasi Permainan Tradisonal Suhartono Suhartono; Suhari Suhari; Achmad Qomaru Zaman
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.444 KB) | DOI: 10.31537/speed.v3i2.289

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan pelatihan bagi guru-guru yang mendampingi siswa berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa Siswa Budhi Surabaya dalam membangun SDM berdaya saing di Era Global dengan segala keterbatasan fisik yang dimiliki melalui pembelajaran PKn berbasis permainan tradisional. Bagaimanapun kekurangan fisik yang dimiliki oleh siswa Sekolah luar biasa Siswa Budhi mereka juga mempunyai Hak dan kesempatan yang sama sebagai warga negara Indonesia untuk berkembang dan berkarya seperti manusia normal pada umumnya. Skenario dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dengan mempergunakan tes (pretest dan posttest design) dalam pelaksanaannya. Adapun Metode yang dipergunakan dalam kegiatan ini ialah pembelajaran Audio visual dan metode simulasi permainan tradisional. Jumlah peserta dalam kegiatan ini ada 8 orang guru SLB. Ada tiga sesi dalam kegiatan pelatihan ini. Sebelum dilaksanakan kegiatan para peserta diberikan tes awal mengerjakan beberapa soal yang sudah Tim siapkan, adapun tujuan pemberian tes di awal kegiatan ialah untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan para peserta tentang pembelajaran PKn pada siswa berkebutuhan khusus. Hasil dari keseluruhan kegiatan PPM ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa ada peningkatan pemahaman dan perbedaan cara mengajar yang dilakukan guru-guru pendamping siswa berkebutuhan khusus dalam pembelajaran PKn yang disampaikan kepada para siswa. Hal ini dapat diukur melalui nilai rata-rata tes awal sebanyak 65.28 dan setelah mengikuti pelatihan nilai rata-rata meningkat menjadi 72.75.
RECOUNTING AS REALIZATION OF BROWN AND LEVINSON’S POSITIVE POLITENESS STRATEGIES IN INSTRUCTIONAL INTERACTIONS Agung Pramujiono; Suhari Suhari; Tri Indrayanti; Dyah Rochmawati
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 5 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v5i2.9996

Abstract

Dalam interaksi instruksional, seorang dosen dituntut mampu membangun harmoni di kelas sehingga terbangun suasana kelas yang kondusif sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bercerita sebagai realisasi strategi kesantunan positif Brown dan Levinson dalam interaksi instruksional di kelas. Subjek penelitian ini adalah enam orang dosen Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Data penelitian berupa ujaran dosen dalam perkuliahan.  Data dikumpulkan dengan menggunakan metode simak dengan teknik rekam dan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik deskriptif mengikuti model alir Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan cerita yang digunakan meliputi cerita tentang diri dosen, cerita tentang mahasiswa, cerita tentang pengalaman dosen, dan cerita tentang tokoh/sikap tokoh. Selain berfungsi membangun kedekatan hubungan dengan interaktan, strategi bercerita juga berfungsi untuk menanamkan nilai karakter dan untuk memotivasi mahasiswa.
THE ROLE OF PARENTING IN THE USE OF ETHICAL SOCIAL MEDIA IN KAUMAN VILLAGE, SEDAYU DISTRICT, GRESIK DISTRICT Akhmad Qomaru Zaman; Dwi Retnani Srinarwati; Suhari Suhari; I Made Arsana
Pasundan International of Community Services Journal (PICS-J) Vol 2 No 1 (2020): Volume 2 Number 01 June 2020
Publisher : LPM Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pics.v2i1.2822

Abstract

The purpose of this community service activity was explained, so that parents, and the community in Kauman Village, Sedayu District, Gresik Regency, had more attention about the importance of assisting children in operating the Mobile Phone (HP), especially in accessing social media. The approach that will be applied in the implementation of this activity is the lecture and simulation methods. The activities that will be carried out are an explanation of the understanding, rules, and dangers that will come if the operation of a child without the assistance and education of a parent, parenting is done by providing how the application of parents who should, in assisting their children to play mobile or social media. From this parenting activity, it can be concluded that there is an increase in the community's understanding of the nature of parenting, and the implementation of parenting, the impacts that can occur. The increase was seen from the average value of the pre-test of 85%, which initially not many participants understood the positive and negative aspects of social media, this means that only 15% of participants knew the nature of parenting. After taking part in the training in parenting activities, the average post-test score rose to 92% of participants who understood parenting, and only 8% were left with low scores.
PENGEMBANGAN MEDIA MOBILE INTERACTIVE BERBASIS ANDROID UNTUK MATA PELAJARAN SISTEM KOMPUTER MATERI POKOK SISTEM BILANGAN UNTUK SISWA KELAS X PROGRAM STUDI KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN INFORMATIKA DI SMK WACHID HASYIM 2 DAN SMK SEJAHTERA SURABAYA. Devi Dwi Cahyanto; Iskandar Wiryokusumo; Suhari .
Jurnal Education and Development Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.024 KB)

Abstract

Pengembangan media Mobile Interactive Berbasis Android pada Mata pelajaran sistem komputer dengan pokok materi sistem bilangan bertujuan untuk memberikan media pembelajaran yang dapat digunakan sebagai bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik siswa. Media Mobile Interactive Berbasis Android merupakan media yang digunakan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan perangkat lunak berupa program Android yang berisi materi pelajaran yang akan diterapkan dalam handphone Android ataupun Tab yang dimiliki siswa. Dengan media ini dapat mempermudah penyampaian materi sistem komputer pokok bahasan sistem bilangan yang sulit untuk dipahami siswa dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang hasil untuk mengetahui kelayakan media yang dikembangkan didasarkan pada uji validasi oleh ahli materi dan ahli media melalui wawancara terstruktur. Dari hasil analisis reviu ahli materi dihasilkan persentase nilai sebanyak 93,75% yang dapat disimpulkan baik sekali. Dari hasil analisis reviu ahli media dihasilkan persentase nilai sebanyak 91,71% yang dapat disimpulkan baik sekali. Sedangkan untuk mengetahui keefektifan media didasarkan pada angket respon siswa. Dari hasil analisis uji coba angket perorangan dikategorikan baik sekali dengan perolehan persentase 91,41%, hasil uji coba angket kelompok kecil dikategorikan baik sekali dengan perolehan persentase 87,81%, dan hasil uji coba angket kelompok besar dikategorikan baik sekali dengan perolehan persentase 91,61%.
MENGGALI NILAI-NILAI KARAKTER BANGSA DALAM AJARAN HASTABRATA LAKON PEWAYANGAN MAKUTHARAMA Suhari Suhari
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.219 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol13.no24.a776

Abstract

Nilai-nilai karakter dalam ajaran Hasta Brata nilai karakter yang bersumber pada laku atau watak alam yang berjumlah delapan laku atau watak, yaitu laku atau watak yang dimiliki Surya (matahari); Candra (Bulan); Sudama (Bintang); Maruta/Angin (Udara yang bergerak); Mendhung (Awan hujan); Dahana (Api); Tirta/Samudra (Air); pratala (Tanah); Pada dasarnya delapan laku atau delapan watak ini adalah laku atau watak yang harus dijalankan oleh seseorang yang berkedudukan sebagai pemimpin yang bersumberkan pada unsur-unsur yang berasal dari alam, namun nilai karakter ini juga bisa diterapkan pada manusia pada umumnya. Dalam rangka pembangunan karakter bangsa, nilai karakter yang berasal dari ajaran Hasta Brata ini dikontribusikan pada pengamalan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia yang merupakan sumber utama pembentukan karakter bagi bangsa Indonesia.
NILAI-NILAI AJARAN HASTABRATA DALAM LAOKONPEWAYANGAN MAKUTHARAMA SEBAGAI MEDIA MEMBANGUN KARAKTER BANGASA suhari suhari suhari
Jurnal Budaya Nusantara Vol 1 No 2 (2014): BUDAYA ADI LUHUNG
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/b.nusantara.vol1.no2.a417

Abstract

The Doctrine of Hastabrata is eight behaviors or eight characters that should be run by someone who serves as leader base done elements derived from nature. Although there are different interpretations, but it is commonly a natural element: Surya (sun); Chandra (Moon); Sudama (Star); Maruta/Angin (moving air); Mendhung (rain clouds); Dahana (Fire); Tirta/Samudra (Water); Pratala (Land); More value is owned of Hastabrata doctrine rooted in the natural elements. It can be applied in the context of the formation of character to anyone, especially the position as leader and the led.Keywords: value, hastabrata, character.
Multiplatform Visual Novel for Culture Education in a Part of Using ICT for Developing a Lifelong Learning Moechammad Sarosa; Zamah Sari; Suhari Suhari; Hilmy Bahy Hakim
International Conferences SDGs 2030 Challenges and Solutions Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : International Conferences SDGs 2030 Challenges and Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1816.694 KB)

Abstract

Over the past decade, ICT (Information Communication Technology) have enabled changes in the way people live, work, interact and acquire knowledge. In Indonesia, the progress of using ICT for education and training has growing rapidly, it called E-learning. However, until this time, they still have limitations in a term of system, platform, and usage. E-learning system that we are using until now, one of these, they are usually only available in web-based system take a small part of supporting the whole basic education such as Science and IT only. Teaching social and culture is very important especially when the students still at elementary school. There is a good point for developing software that could teach these students about Indonesia’s social and culture that can be accessed whenever and wherever they are available. Therefore we create the application in a form of visual novel that can be used in multiple platforms. Here, we will present the Visual Novel that used for moral education, there will be a story about honesty, be grateful, helping each other etc.
OPTIMALISASI POWER POINT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK GURU DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR Suyono Suyono; Suhari Suhari; Dwi Retnani Srinarwati; Nur Sabilatul Ulfa; Natasha Bilqies Andriayani
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.318 KB) | DOI: 10.46306/jabb.v3i1.200

Abstract

The purpose of this service activity is to provide training on the development of power point learning media as interactive learning for teachers of SMA Muhammadiyah 1 Taman Kecamatan Taman, Sidoarjo Regency. The service method used includes lectures, questions and answers, discussions and practice. The steps for the Community Service program are 1) Compile and develop training materials, 2) Training Phase, 3) Practice stage for assisting the creation of interactive media in the form of power points. Community service has been carried out showing that the training that has been carried out in activities can improve the ability of Muhammadiyah 1 Taman SMA teachers for the development of knowledge and analysis and creativity in making power points as interactive media as learning media in SMA